Está en la página 1de 1

Laboratorium Bahan Galian Sie.

Petrologi 2014
Komposisi Batuan Karbonat
Mineralogi dan komposisi kimia batuan karbonat tidak melihat lingkungan
pengendapan, tetapi lebih ke derajat diagenesa rekristalisasi dan penggantian kalsium
karbonat (Graha, 1987).
a. Aragonit (CaCO3)
Ciri-iri dari mineral !ragonit antara lain mempun"ai kristal #rtorombik, bentuk
paling tidak stabil, diendapkan seara kimia$i dari prespitasi air laut, perubahann"a
menjadi kalsit. #rganisme laut "ang berangkang gampingan membuat test dengan
!ragonit. !ragonit terbentuk pada %ona !C& (!ragonite Compensation &epth) "aitu
pada kedalaman ' ( )''' meter diba$ah permukaan air laut.
b. Kalsit (CaCO3)
Ciri-iri dari mineral ini adalah lebih stabil, hasil pengkristalan kembali
dari aragonit, kristaln"a jelas dan bentuk heksagonal. *alsit terbentuk pada %ona
CC& (Calsite Compensation &epth) "aitu pada kedalaman lebih dari )''' meter
diba$ah permukaan air laut.
c. Dolomit (CaMg (CO3)2)
&olomit merupakan mineral penting, terutama sebagai batuan reser+oir,
mengandung unsur karbonat lebih besar dari ,' - .erjadi seara primer, keban"akan
hasil peresapan kandungan Mg dari air laut ke dalam kalsit atau disebut proses
dolomitasi. !da juga "ang seara sekunder "aitu diendapkan sebagai e+aporit.
d. Magnesit (MgCO3)
Magnesit dapat ditemukan dalam mineral sekunder dan biasan"a berasosiasi
dengan batuan sedimen atau batuan metamor/ik, berasal dari endapan marin, keuali
brukit. 0iasan"a berasosiasi denga e+aporit.
Nama : Haryo Jalu Saksono
Nim : 111.10.0!1
Plug : "