P. 1
16) Gelombang

16) Gelombang

5.0

|Views: 525|Likes:
Publicado porFrans

More info:

Published by: Frans on Nov 28, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/09/2013

pdf

text

original

Sections

Gelombang

Gelombang - Fisika Dasar 2
2
11/28/09
Gelombang
Partikel: konsentrasi materi, dapat
mentransmisikan energi.
Gelombang: distribusi lebar (broad) dari
energi, mengisi ruang yang dilaluinya →
gangguan yang menjalar (bukan medium).
Mekanika Kuantum: gelombang materi
(matter waves)
Gelombang
Particle
Gelombang - Fisika Dasar 2
3
11/28/09
Tipe Gelombang
Tiga tipe gelombang:
Gelombang Mekanik (bunyi, air, perlu medium untuk
menjalar)
Gelombang Elektromagnetik (cahaya, radio, tidak perlu
medium)
Gelombang Materi
Contoh gelombang:
Gelombang air (air bergerak naik & turun)
Gelombang bunyi (udara bergerak maju & mundur)
Gelombang stadium (orang bergerak naik & turun)
Gelombang cahaya (apa yang bergerak??)
Gelombang - Fisika Dasar 2
4
11/28/09
Tipe Gelombang
Gelombang Transversal:
Perpindahan medium ⊥
Arah jalar gelombang
Gelombang Longitudinal:
Perpindahan medium //
Arah jalar gelombang
Menurut arah gangguan relatif terhadap arah propagasi:
Gelombang - Fisika Dasar 2
5
11/28/09
Tipe Gelombang
Gelombang Longitudinal
Gelombang Transversal
Gelombang - Fisika Dasar 2
6
11/28/09
Tipe Gelombang
Gelombang Air
Gelombang - Fisika Dasar 2
7
11/28/09
Tipe Gelombang
Gelombang Permukaan Rayleigh
Gelombang - Fisika Dasar 2
8
11/28/09
Sifat Gelombang
q
Panjang Gelombang: Jarak λ antara titik-titik identik pada
gelombang.
q
Amplitudo: Perpindahan maksimum A dari sebuah titik
pada gelombang.
λ
Panjang gelombang
Amplitudo A
A
q
Perioda: Waktu T dari sebuah titik pada gelombang untuk
melakukan satu osilasi secara komplit.
Gelombang - Fisika Dasar 2
9
11/28/09
f = 1/T : Frekuensi, jumlah
perioda per detik (Hertz, Hz)
= vT v = T = f
+A
-A
+A
-A
+A
-A
-A
+A
+A
-A
y
0 · t
4
T
t ·
4
2T
t ·
4
3T
t ·
T t ·
x
x
x
x
x
λ
Sifat Gelombang
q
Laju: Gelombang bergerak
satu panjang gelombang λ
dalam satu perioda T sehingga
lajunya v = λ / T.
Gelombang - Fisika Dasar 2
10
11/28/09
Contoh
q
Sebuah kapal melempar sauh pada suatu lokasi dan
diombang-ambingkan gelombang naik dan turun. Jika
jarak antara puncak gelombang adalah 20 meter dan laju
gelombang 5 m/s, berapa lama waktu ∆ t yang
dibutuhkan kapal untuk bergerak dari puncak ke dasar
lembah gelombang? t
t + ∆ t
q
Diketahui v = λ / T, maka T = λ / v. Jika λ = 20 m dan
v = 5 m/s, maka T = 4 sec
q
Waktu tempuh dari puncak ke lembah adalah setengah
perioda, jadi ∆ t = 2 sec
Gelombang - Fisika Dasar 2
11
11/28/09
q
Laju bunyi di udara sedikit lebih besar dari 300 m/s, dan
laju cahaya di udara kira-kira 300,000,000 m/s.
q
Misal kita membuat gelombang bunyi dan gelombang
cahaya yang keduanya memiliki panjang gelombang 3 m.
±
Berapa rasio frekuensi gelombang cahaya terhadap
gelombang bunyi?
Contoh
q
Diketahui v = λ / T = λ f (karena f = 1 / T )
Jadi f
v
·
λ
Karena λ sama untuk kedua gelombang, maka
1,000,000
v
v
f
f
sound
light
sound
light
≅ ·
Solusi
Gelombang - Fisika Dasar 2
12
11/28/09
q
Berapakah frekuensi tersebut???
f
v 300m s
3m
100 Hz · ≈ ·
λ

Untuk bunyi dengan λ = 3m :
f
v 3 10 m s
3m
100 MHz
8
· ≈
×
·
λ

Untuk cahaya dengan λ = 3m :
(low hum)
(radio FM)
Contoh …
Gelombang - Fisika Dasar 2
13
11/28/09
q
Panjang gelombang microwave yang dihasilkan oleh oven
microwave kira-kira 3 cm. Berapa frekuensi yang
dihasilkan gelombang ini yang menyebabkan molekul air
makanan anda bervibrasi?
Contoh
34
1 GHz = 10
9
siklus/sec
Laju cahaya c = 3x10
8
m/s
q
Ingat v = λ f.
f
v 3 10 m s
.03m
10 Hz 10GHz
8
10
· ·
×
· ·
λ
H H
O
Membuat molekul air bergoyang Membuat molekul air bergoyang
Gelombang - Fisika Dasar 2
14
11/28/09
Koefisien
absorbsi dari air
sebagai fungsi
dari frekuensi.
f = 10 GHz
Visible
“water
hole”
36
Gelombang - Fisika Dasar 2
15
11/28/09
Fungsi Gelombang
y(x,t) = y
m
sin(kx-ω t)
y
m
: amplitudo
kx-ω t : fasa
k: bilangan gelombang
k ·

λ
Jika ∆x=λ , fasa
bertambah 2π
ω : frekuensi angular
(2π rads = 360°) ω ·

T
· 2πf
Jika ∆t=T, fasa
bertambah 2π

Kita menggunakan fungsi sinusoid untuk
menggambarkan berbagai gelombang
Gelombang - Fisika Dasar 2
16
11/28/09
(a) k = 60 cm
-1
, T=0.2 s, z
m
=3.0 mm
z(y,t)=z
m
sin(ky-ω t)
ω = 2π /T = 2π /0.2 s =10π s
-1
z(y, t)=(3.0mm)sin[(60 cm
-1
)y -(10π s
-1
)t]
(a) Tuliskan persamaan yang gelombang sinusoidal transversal
yang menjalar pada tali dalam arah +y dengan bilangan
gelombang 60 cm
-1
, perioda 0.20 s, dan amplitudo 3.0 mm.
Ambil arah z sebagai arah transversal. (b) Berapa laju
transversal maksimum dari titik pada tali?
Contoh
u
z
·
∂z(y, t)
∂t
· −ωz
m
cos ky − ωt ( )
· −ωz
m
sin
π
2
− (ky − ωt)
|
.
`
,
(b) Laju
u
z, max
= ω z
m
= 94 mm/s
Gelombang - Fisika Dasar 2
17
11/28/09
Soal
Gelombang sinusoidal dengan frekuensi 500 Hz menjalar
dengan laju 350 m/s. (a) Berapa jarak dua titik yang berbeda
fasa π /3 rad? (b) Berapa beda fasa antara dua pergeseran
pada suatu titik dengan perbedaan waktu 1.00 ms ?
f = 500Hz, v=350 mm/s
φ x, t ( ) · kx − ωt
(a) Fasa
φ x, t ( ) ·
2πf
v
x − 2πft
k ·

λ
v · λf ·
ω
k
ω · 2πf
∆φ ·
2πf
v
∆x
∆x ·
v
2πf
∆φ ·
350m/s
2π 500Hz ( )
π
3
|
.
`
,
· 0.117 m
y(x,t) = y
m
sin(kx-ω t)
(b)
∆φ · 2πf∆t · 2π 500 Hz ( )(1.00×10
−3
) · π rad.
Gelombang - Fisika Dasar 2
18
11/28/09
Mengapa sinusoid?
Komposisi Fourier dari gelombang square
Gelombang - Fisika Dasar 2
19
11/28/09
Mengapa sinusoid?
Gelombang gigi gergaji
Pulse train
Gelombang - Fisika Dasar 2
20
11/28/09
Laju Gelombang

Seberapa cepat bentuk gelombang menjalar?
Pilih sebuah perpindahan tertentu ⇒ fasa tertentu
kx-ω t = konstan
v ·
dx
dt
·
ω
k
y(x,t) = y
m
sin(kx-ω t) v>0
y(x,t) = y
m
sin(kx+ω t)
v<0
v ·
τ
µ
Gelombang Transversal (Tali):
µ : rapat massa, τ : tegangan

Laju gelombang adalah konstanta yang bergantung hanya
pada medium, bukan pada amplitudo, panjang gelombang
atau or perioda (seperti OHS)
Gelombang - Fisika Dasar 2
21
11/28/09
Gelombang pada tali

Apa yang menentukan laju gelombang?

Tinjau sebuah pulsa yang menjalar pada sebuah tali:
v
R
µ
F
q
Tegangan tali adalah F
q
Massa per satuan panjang adalah µ (kg/m)
q
Bentuk tali pada daerah maksimum pulsa adalah
lingkaran dengan jari-jari R
Misalkan:
Gelombang - Fisika Dasar 2
22
11/28/09
Gelombang pada tali ...
q
Gaya total F
NET
adalah jumlah tegangan F pada ujung-ujung
segmen tali.
q
Total gaya pada arah-y
θ
θ
F
F
x
y
F
NET
= 2F θ
(karena θ kecill, sin θ ~ θ )
v
q
Tinjau gerak bersama dengan pulsa
q
Gunakan F = ma pada segmen kecil tali di “punck” pulsa
Gelombang - Fisika Dasar 2
23
11/28/09
q
Massa m dari segmen adalah panjangnya (R x 2θ )
dikalikan massa per satuan panjang µ .

m = R 2θ µ
R
x
y
θ
θ
Gelombang pada tali ...
Gelombang - Fisika Dasar 2
24
11/28/09
q
Percepatan a dari segmen adalah v
2
/ R (sentripetal)
dalam arah-y.
R
v
x
y
a
Gelombang pada tali ...
Gelombang - Fisika Dasar 2
25
11/28/09
q
Jadi F
NET
= ma menjadi:
2
v F µ ·
µ
·
F
v
R
v
2 R F 2
2
⋅ θ µ · θ
F
TOT
m a
v
tegangan F
massa per satuan panjang µ
Gelombang pada tali ...
Gelombang - Fisika Dasar 2
26
11/28/09
q
Jadi didapat:
µ
·
F
v
q
Jika tegangan makin besar, laju bertambah.
q
Jika tali makin berat, laju berkurang.
q
Seperti disebutkan sebelumnya, ini bergantung hanya
pada sifat alami medium, bukan pada amplitudo, frekuensi,
dst. dari gelombang.
v
tegangan F
massa per satuan panjang µ
Gelombang pada tali ...
Gelombang - Fisika Dasar 2
27
11/28/09
Daya Gelombang

Gelombang menjalar karena tiap bagian dari medium
meng-komunikasikan geraknya pada bagian di sekitarnya.

Energi di-transfer karena ada kerja yang dilakukan!

Berape energi yang bergerak pada tali per satuan waktu.
(atau berapa daya-nya?)
P
Gelombang - Fisika Dasar 2
28
11/28/09
Daya Gelombang ...

Bayangkan tali bagian kiri digerakkan naik dan turun
dalam arah y.

Anda pasti melakukan kerja karena F
.
dr > 0 saat tangan
anda bergerak naik dan turun.

Energi pasti bergerak menjauh dari tangan anda (ke
kanan) karena energi kinetik (gerak) dari tali tetap sama.
P
Gelombang - Fisika Dasar 2
29
11/28/09
Bagaimana energi bergerak?

Tinjau sembarang posisi x pada tali. Tali di
bagian kiri x melakukan kerja pada tali di bagian
kanan x, sama seperti yang dilakukan tangan
anda:
x
θ
x
F
Daya P = F
.
v
v
Gelombang - Fisika Dasar 2
30
11/28/09
Daya sepanjang tali

Karena v hanya dalam arah sumbu y, untuk menghitung
Daya = F
.
v kita hanya perlu mencari F
y
= -F sin θ ≈ -F
θ jia θ kecil.

Kecepatan v dan sudut θ
pada sembarang titik pada tali
dapat dicari dengan mudah:

Jika
θ
x
F
v
y
( ) ( ) t kx sin A
dt
dy
t , x v
y
ω − ω · ·
( ) θ ≈ ω − − · · θ t kx sin kA
dx
dy
tan
Ingat
sin θ ≈ θ
cos θ ≈ 1
untuk
θ kecil
tan θ ≈ θ
) t kx cos( A ) t , x ( y ω − ·
F
y
θ
dy
dx
Gelombang - Fisika Dasar 2
31
11/28/09
Daya ...

Jadi:
q
Tapi kita telah tunjukkan and
k
v
ω
· F v ·µ
2
( ) ( ) t kx sin A v t , x P
2 2 2
ω − ω µ ·
( ) t kx sin
2
ω −
( ) t kx cos ω −
) t (kx sin kFA F F t) P(x,
2 2
y y
ω ω θ − · − ≈ · ⋅ · v v
y
v F
( ) ( ) t kx Asin t x, v
y
ω − ω ·
( ) t kx kAsin ω − − ≈ θ
Gelombang - Fisika Dasar 2
32
11/28/09
Daya Rata-rata

Kita baru saja menunjukkan bahwa daya yang mengalir
melalui titik x pada tali pada waktu t diberikan oleh:
( ) ( ) t kx A v t x P
2 2 2
ω ω µ − · sin ,
q
Sering kali kita hanya tertarik pada daya rata-rata pada
tali. Dengan mengingat bahwa nilai rata-rata dari fungsi
sin
2
(kx - ω t) is
1
/
2
, maka dapat dituliskan:
P v A ·
1
2
2 2
µ ω
q
Secara umum, daya gelombang sebanding dengan laju
gelombang v dan amplitudo kuadrat A
2
.
Gelombang - Fisika Dasar 2
33
11/28/09
Energi Gelombang

Telah ditunjukkan bahwa energi “mengalir”
sepanjang tali.

Sumber energi ini (dalam contoh kita) adalah
tangan yang menggoyang tali naik dan turun.

Tiap segmen dari tali mentransfer energi pada
(melakukan kerja pada) segmen berikutnya
dengan menggerakkannya, sama seperti
tangan..
P A v ·
1
2
2 2
µ ω q
Kita dapatkan
dE
dt
A
dx
dt
·
1
2
2 2
µω
dE A dx ·
1
2
2 2
µω
Jadi
adalah energi rata-rata
per satuan panjang
dE
dx
A ·
1
2
2 2
µω
Gelombang - Fisika Dasar 2
34
11/28/09
Contoh Daya:

Sebuah tali dengan massa µ = 0.2 kg/m diletakkan di
atas lantai licin. Salah satu ujungnya anda pegang dan
digoyangkan ke kanan dan kiri dua kali per detik dengan
amplitudo of 0.15 m. Anda melihat bahwa jarak antara
dua perut dari gelombang adalah 0.75 m.

Berapa rata-rata daya yang anda berikan pada tali?

Berapa energi rata-rata per satuan panjang dari tali?

Berapa tegangan tali?
A = 0.15 m
λ = 0.75 m
f = 2 Hz
Gelombang - Fisika Dasar 2
35
11/28/09
Contoh Power ...

Diketahui A, µ dan ω = 2π f. Ditanya v!

Ingat v = λ f = (.75 m)(2 s
-1
) = 1.5 m/s .

Jadi:
P v A ·
1
2
2 2
µ ω
( ) ( )
2 2
m 15 0 Hz 2 2
s
m
5 1
m
kg
2 0
2
1
P . . . ⋅

,
`

.
|

,
`

.
|
· π
P W · 0 533 . Daya rata-rata
Gelombang - Fisika Dasar 2
36
11/28/09
Contoh Daya ...

Jadi:
dE
dx
A ·
1
2
2 2
µω
dE
dx
J/m · 0 355 .
( ) ( )
dE
dx
kg
m
Hz m ·
|
.

`
,


1
2
0 2 2 2 015
2 2
. . π
Energi rata-rata per satuan panjang
Gelombang - Fisika Dasar 2
37
11/28/09
Contoh Daya ...

Diketahui bahwa tegangan tali bergantung pada laju
gelombang dan rapat massa:
Tegangan tali: F = 0.45 N
2
2
s
m
5 . 1
m
kg
2 . 0 v F

,
`

.
|

,
`

.
|
· µ ·
Gelombang - Fisika Dasar 2
38
11/28/09
Contoh : Daya Gelombang
q
Sebuah gelombang menjalar pada tali. Jika amplitudo dan
panjang gelombang dibuat menjadi dua kali, berapa kali
perubahan daya rata-rata yang dibawa oleh gelombang?
(Laju gelombang tidak berubah).
(a) 1 (b) 2 (c) 4
P
i
P
f
Gelombang - Fisika Dasar 2
39
11/28/09
q
Telah ditunjukkan bahwa daya rata-rata
P A v ·
1
2
2 2
µω
P
P
A v
A v
A
A
f
i
f f
i i
f f
i i
· ·
1
2
1
2
2 2
2 2
2 2
2 2
µω
µω
ω
ω
Jadi
Contoh : Daya Gelombang …
q
Tapi karena v = λ f = λ ω / 2π konstan,
ω
ω
λ
λ
f
i
i
f
·
i.e. menlipatduakan panjang gelomang sama dengan
membuat frekuensi menjadi separuh dari awalnya.
P
P
A
A
A
A
f
i
f f
i i
i
f
f
i
· ·
|
.

`
,


|
.

`
,

ω
ω
λ
λ
2 2
2 2
2 2
So
·
|
.

`
,


|
.

`
,

·
1
2
2
1
1
2 2
Daya sama
Gelombang - Fisika Dasar 2
40
11/28/09
Superposisi

Q: Q: Apa yang terjadi saat dua
gelombang “bertabrakan?”

A: A: Keduanya DIJUMLAHKAN!

Kita katakan gelombang
tersebut di-”superposisi.”
Gelombang - Fisika Dasar 2
41
11/28/09
Superposisi
Gelombang - Fisika Dasar 2
42
11/28/09
Superposisi
Gelombang - Fisika Dasar 2
43
11/28/09
Prinsip Superposisi
Gelombang yang overlapping dijumlahkan
untuk menghasilkan gelombang resultan
y’(x,t) = y
1
(x,t) + y
2
(x,t)
Catatan: Gelombang yang overlapping tidak
mengubah penjalaran masing-masing gelombang.
Gelombang - Fisika Dasar 2
44
11/28/09
Mengapa superposisi bekerja

Dapat ditunjukkan bahwa persamaan gelombang adalah linier.

Persamaan tidak memiliki suku dimana variabel dikuadratkan.
x
dt
x d
2
2
2
ω − ·
 Untuk persamaan linier, jika terdapat dua (atau lebih) solusi berbeda, f
1
dan f
2
,
maka Bf
1
+ Cf
2
juga sebuah solusi! (B dan C adalah konstanta sembarang.)

Ini dapat dilihat pada kasus osilasi harmonik sederhana:
x = B sin(ω t) + C cos(ω t)
linier dalam x!
Gelombang - Fisika Dasar 2
45
11/28/09
Penjumlahan Fasor
FASOR: vektor dengan amplitudo y
m
dari
gelombang dan bergerak rotasi terhadap titik
asal dengan laju angular ω dari gelombang
Penjumlahan Fasor dapat digunakan jika:

Gelombang yang akan disuperposisi memiliki
laju angular ω yang sama

Gelombang memiliki amplitudo yang berbeda
Gelombang - Fisika Dasar 2
46
11/28/09
Diagram Fasor
Fungsi gelombang diberikan oleh proyeksi fasor
(vektor E
0
dalam diagram) pada sumbu vertikal.
Gelombang - Fisika Dasar 2
47
11/28/09
α
Penjumlahan fasor 2 gelombang
Penjumlahan dua gelombang dengan beda fasa φ secara grafis.
Gelombang resultan E
P
(proyeksi dari fasor E
R
pada sumbu
vertikal) adalah:
( ) α ω + · t
R P
sin E E
Gelombang - Fisika Dasar 2
48
11/28/09
Penjumlahan fasor N gelombang
( ) α ω + · t
R P
sin E E
Gelombang - Fisika Dasar 2
49
11/28/09
Interferensi
( )

,
`

.
|
+ −
]
]
]

· + ·

φ ω φ
2
1
sin
2
1
cos 2
2 1
t kx y y y t y
m
y
1
t ( ) · y
m
sin kx −ωt ( )
y
2
t ( ) · y
m
sin kx −ωt +φ ( )
sinα + sin β · 2sin
1
2
α + β ( )cos
1
2
α − β ( )

Dua gelombang, dengan amplitudo, panjang gelombang,
laju yang sama, tapi berbeda fasa
m=0,1,2, ...
Konstruktif:
Destruktif:
φ · m 2π ( )
( ) π φ 2
2
1

,
`

.
|
+ · m
Amplitudo=2y
m
Amplitudo=0
Gelombang - Fisika Dasar 2
50
11/28/09
′ y t ( ) · 2y
m
cos
1
2
φ


]
]
sin kx −ωt +
1
2
φ
|
.
`
,
y
1
t ( ) · y
m
sin kx −ωt ( )
y
2
t ( ) · y
m
sin kx −ωt +φ ( )
2
π
φ ·
Untuk
A · 2y
m
cos
1
2
φ · 2y
m
cos
π
4
· 1.4y
m
Dua gelombang identik yang bergerak searah, memiliki
perbedaan fasa sebesar π /2 rad. Berapa amplitudo
gelombang resultan dinyatakan dalam amplitudo y
m
dari
masing-masing gelombang?
Soal
Gelombang - Fisika Dasar 2
51
11/28/09
Superposisi & Interferensi

Telah kita lihat jika gelombang saling bertabrakan
(dijumlahkan), hasilnya dapat lebih besar atau lebih kecil
dibandingkan aslinya.

Ini disebut penjumlahan “konstruktif” atau “destruktif”
bergantung pada tanda relatif dari masing-masing
gelombang.
penjumlahan konstruktif
penjumlahan destruktif
q
Secara umum, keduanya dapat terjadi
Gelombang - Fisika Dasar 2
52
11/28/09
Superposisi & Interferensi

Tinjau dua gelombang harmonik A dan B yang bertemu
pada x=0.

Amplitudo sama, tapi ω
2
= 1.15 x ω
1
.

Perpindahan terhadap waktu untuk masing-masing sbb:
Bagaimana bentuk C(t) = A(t) + B(t) ??
A(ω
1
t)
B(ω
2
t)
INTERFERENSI
DESTRUKTIF
INTERFERENSI
KONSTRUKTIF
Gelombang - Fisika Dasar 2
53
11/28/09
Pelayangan
( ) ( ) t cos t cos A 2 ) t cos( A ) t cos( A
H L 2 1
ω ω · ω + ω
( )
ω ω ω
L
· −
1
2
1 2
( )
2 1 H
2
1
ω + ω · ω
q
Dapatkan pola ini diprediksi secara matematik?
±
Tentu!
q
Jumlahkan dua kosinus dan ingat identitas:
where
and
cos(ω
L
t)
Gelombang - Fisika Dasar 2
54
11/28/09
Pelayangan
Gelombang - Fisika Dasar 2
55
11/28/09
Refleksi

Saat gelombang menjalar dari
satu batas ke batas lainnya,
terjadilah refleksi. Beberapa
gelombang berbalik kembali
(mundur) dari batas

Menjalar dari cepat ke
lambat -> terbalik

Menjalar dari lambat ke
cepat -> tetap tegak
µ
·
F
v
Gelombang - Fisika Dasar 2
56
11/28/09
Refleksi
Gelombang - Fisika Dasar 2
57
11/28/09
Refleksi
From high speed to
low speed (low
density to high
density)
From low speed to
high speed (high
density to low
density)
Gelombang - Fisika Dasar 2
58
11/28/09
Gelombang Tegak
Dua gelombang sinusoidal dengan AMPLITUDO
dan PANJANG GELOMBANG sama menjalar
dalam ARAH BERLAWANAN berinterferensi untuk
menghasilkan gelombang berdiri
′ y x, t ( ) · y
1
+ y
2
· 2y
m
sinkx
[ ]
cosωt
sinα + sin β · 2sin
1
2
α + β ( )cos
1
2
α − β ( )
Gelombang
tidak menjalar
Amplitudo bergantung
pada posisi
y
1
t ( ) · y
m
sin kx −ωt ( )
( ) ( ) t kx y t y
m
ω + · sin
2
Gelombang - Fisika Dasar 2
59
11/28/09
Gelombang Tegak
Gelombang - Fisika Dasar 2
60
11/28/09
′ y x, t ( ) · 2y
m
sinkx
[ ]
cosωt
ANTINODES: titik-titik dengan amplitudo
maksimum (2y
m
)
kx · n +
1
2
|
.
`
,
π, or x · n +
1
2
|
.
`
,
λ
2
n · 0,1, 2,...
NODES: titik-titik dengan amplitudo nol
kx · nπ, or x ·

2
n · 0,1, 2, ...
k ·

λ
sin nπ ( ) · 0 sin n +
1
2
|
.
`
,
π


]
]
· 1
Gelombang Tegak…
Gelombang - Fisika Dasar 2
61
11/28/09
Gelombang Tegak pada Tali
SYARAT BATAS menentukan bagaimana
gelombang direfleksikan.
Ujung terikat: y = 0, node pada ujung
Ujung bebas: antinode pada ujung
Gelombang yg direfleksikan memiliki
tanda terbalik
Gelombang yg direfleksikan memiliki
tanda yang sama
Gelombang - Fisika Dasar 2
62
11/28/09
Kasus: Kedua Ujung Terikat
y x, t ( ) · 2y
m
sinkx
[ ]
cosωt
y x · 0 ( ) · 0 y x · L ( ) · 0
sin kL ( ) · 0
k ·

L
, n · 1, 2, 3,....
k hanya dapat
memiliki nilai
berikut
λ ·
2L
n
ATAU
k ·

λ
f ·
v
λ
f ·
nv
2L
ATAU
v ·
τ
µ
dimana
Gelombang - Fisika Dasar 2
63
11/28/09
Gelombang Tegak

Fundamental n=1

λ
n
= 2L/n

f
n
= n v / (2L)
Gelombang - Fisika Dasar 2
64
11/28/09
Frekuensi Resonansi
f ·
n
2L
τ
µ
λ ·
2L
n
Harmonik fundamental atau pertama
2
1
λ
· L
µ
τ
L
f
2
1
1
·
Harmonik ke dua atau overtone pertama
2
λ · L
1 2
2 f f ·
Dst…dst.
Resonansi: saat terbentuk gelombang berdiri.

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->