LAPORAN KULIAH KERJA NYATA ANGKATAN IV TAHUN 2009

KELOMPOK DESA

: A6 : GUNUNG PELAWAN

KECAMATAN : BELINYU KABUPATEN : BANGKA

OLEH : Budi Wisjnu Wardhana Delima Sari Diah Ayu Indriyati Hangga Wicaksana. H Hendri Rahmat Fikri Rissa Natasha Rizan Afringga Robika

(302 06 11 013) (301 06 11 014) (202 06 11 048) (402 06 11 035) (301 06 11 066) (402 06 11 015) (401 06 11 037) (101 06 11 023) (203 06 11 007)

UNIVERSITAS NEGERI BANGKA BELITUNG 2009
HALAMAN PENGESAHAN

1

Dengan selesainya pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata angkatan IV tahun NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 NAMA MAHASISWA Budi W Delima Diah Ayu Indriati Hangga W Hendri Rahmat Fikri Rizan Afringga Risa Natasha Robika NIM 302 06 11 013 301 06 11 04 202 06 11 048 402 06 11 035 301 06 11 066 402 06 11 015 101 06 11 023 401 06 11 037 203 06 11 007 TANDA TANGAN

2009 maka kami : Telah melaksanakan kegiatan dan menyelesaikan Laporan Kuliah Kerja Nyata.

Mengetahui/Menyetujui Pejabat Pemerintah Setempat

Desa Gunung Pelawan, Mengetahui/Menyetujui Dosen Pembimbing Lapangan

Ridiawati

E.P.S.B Taman Tono S.T

KATA PENGANTAR

2

Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena atas berkat dan Rahmat-Nyalah kami dapat menyelesaikan laporan Kuliah Kerja Nyata angkatan VI tahun 2009 di Desa Gunung Pelawan. Laporan ini disusun berdasarkan observasi yang telah kami laksanakan selama 7 hari (satu minggu) dan kegiatan-kegiatan yang telah kami lakukan selama 45 hari yang tercatat dari tanggal 27 Juli – 9 september , yang berlokasikan di Desa Gunung Pelawan pada umumnya dan Kampung Stasiun VI pada khususnya. Selama kegiatan KKN, kami banyak mendapat masukkan dari Bapak Tamantono selaku Dosen Pembimbing Lapangan dan Masyarakat setempat. Untuk itu kami ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada Beliau, dan begitu juga kepada Masyarakat Desa Gunung Pelawan. Dalam laporan ini tentunya masih banyak memiliki kekurangan, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca, demi kesempurnaan laporan ini. Demikian yang dapat kami sampaikan. Akhir kata kami ucapkan terimakasih.

Gunung Pelawan, September 2009

TIM KKN UBB ANGKATAN IV 2009

BAB I PENDAHULUAN

3

A. Latar Belakang Universitas Negeri Bangka Belitung ( UBB ) sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi yang tidak hanya mengembangkan pendidikan formal saja tetapi juga kemasyarakatan yang merupakan bagian dari kesatuan sistem. Perguruan Tinggi yang ada di indonesia terlibat dalam proses dan mekanisme pembangunan bangsa. Penerjunan mahasiswa ke daerah–daerah dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai upaya partisipasi Perguruan yang Tinggi aktif dalam memecahkan masalah-masalah pembangunan sedang dihadapi

masyarakat dan pemerintah daerah. Sejalan dengan arah pelaksanaan, pembangunan, UBB berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan pada arti yang lebih luas. Oleh karena itu program pelaksanaan KKN UBB menerjunkan mahasiswa ke lokasi pedesaan. KKN UBB bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mempercepat proses pembangunan dan mempersiapkan kader-kader pembangunan di pedesaan serta menyadarkan masyarakat tentang pentingnya potensi daerah dalam rangka pembangunan nasional. Sesuai dengan kedudukan UBB sebagai Peguruan Tinggi Negeri, maka dalam pelaksanaan KKN di usahakan untuk meletakan potensi daerah sebagai faktor pendorong dalam usaha-usaha pembangunan desa. Sesuai dengan latar belakang pengetahuan dan keterampilan mahasiswa, maka pendekatan kepada masyarakat dilaksanakan melalui pendekatan agama (religion approach) dan pendekatan ke masyarakat ( social approach ), maka peserya KKN mahasiswa melaksanakan kegiatan-kegiatan pembangunan masyarakat desa seperti dalam bidang teknologi, keteknikan, keagamaan, lingkungan hidup, pemerintahan desa, ekonomi dan produksi, kesehatan, sosial budaya,pemukiman dan sarana prasarana kependudukan dan lain-lain. Pelaksanaan KKN merupakan realisasi salah satu dari Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat melalui pengamalan ilmu pengetahuan yang dilaksanakan oleh mahasiswa dengan bimbingan Universitas dan Pemerintah Daerah serta merupakan ”Laboratorium Gemblengan” pendidikan multi-purpose ke arah pembangunan motivasi dan persepsi mahasiswa terhadap lingkungan tempat mereka mengabdikan diri

4

dikemudian hari. Oleh karena itu, KKN merupakan program studi intra-kurikuler dengan sifat yang berkesinambungan dan terpadu. KKN UBB angkatan IV kali ini dilakukan dalam waktu yang singkat yaitu 45 hari dengan harapan dapat memberikan kontribusi pada masyarakat dalam hal pembangunan di segala bidang. Pada akhirnya KKN UBB angkatan IV kali ini bertujuan untuk memecahkan segala permasalahan yang terjadi di lapangan untuk membuat arah perubahan manusia dan sekitarnya lebih baik. B. Tujuan Tujuan umum dilaksanakan KKN ini adalah :

1.

Terwujudnya integrasi dan peran serta civitas akademika UBB dalam mengkaji dan memecahkan berbagai persoalan masyarakat, membina dan mengembangkan kehidupan bergama dan sosial kemasyarakatan di pedesaan.

2.

Terciptanya

calon

sarjana

sebagai

penerus

pembangunan

yang

menghayati dan memahami permasalahan yang langsung dihadapi masyarakat. Disamping itu, mahasiswa dapat belajar langsung dalam menanggulangi permasalahan yang muncul secara pragmatik dan inter disipliner. 3. Membantu pemerintah dalam mempercepat proses pembangunan serta mempersiapkan kader-kader desa. Adapun tujuan khusus dilaksanakan KKN ini adalah : Bagi mahasiswa : 1. Mahasiswa mampu menerapkan kerja nyata dengan pola yang baik, sehingga hasilnya lebih bernilai lebih bagi masyarakat.

2. Mahasiswa mampu menguraikan konsep-konsep kerja dalam bentuk
program kerja yang terencana dan tersusun dengan baik.

3. Mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu yang diterima di bangku
perkuliahan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

A. Manfaat Adapun manfaat KKN adalah : Bagi masyarakat :

5

1. Masyarakat desa mendapat bantuan baik tenaga maupun pikiran dalam
perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. 2. Masyarakat desa mendapat bantuan dalam upaya mencari pemecahan masalah yang sedang dihadapi. 3. Masyarakat desa mendapat bantuan dalam proses pembinaan dan pengembangan potensi dan kader-kader masyarakat handal khususnya kalangan generasi muda dengan mengembangkan program pelatihan yang pada inti sebagai upaya yang terarah untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pembangunan desa. Bagi mahasiswa

1. Mahasiswa mendapatkan ilmu yang mungkin tidak didapatkan di bangku
kuliah.

2. Mahasiswa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan bagaimana cara
bersosialisasi di masyarakat.

3. Mahasiswa mendapatkan pengetahuan bagaimana cara menjalin
kerjasama dengan berbagai elemen-elemen masyarakat.

4. Mahasiswa mampu menjalin kerjasama antara anggota tim.

BAB II DESKRIPSI WILAYAH LETAK DAN BATAS WILAYAH

6

Desa Gunung Pelawan terletak di Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka dengan luas wilayah 131,33 Km2. Desa Gunung Pelawan mempunyai perbatasan sebagai berikut : 1. Sebelah utara berbatasan dengan laut Cina Selatan. 2. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kelurahan Bukit Ketok dan Gunung Muda. 3. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Bintet dan Kelurahan Bukit Ketok. 4. Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Pugul dan desa Mapur.

KEADAAN WILAYAH Desa Gunung Pelawan berada pada dataran rendah dan perbukitanperbukitan. Terdiri dari dua dusun yakni Dusun Air Anget dan Dusun Pejem. Dusun-dusun tersebut terdiri dari beberapa kampung. Adapun pembagian kampung-kampung tersebut adalah sebagai berikuut: 1. Dusun Air Anget/ RW001. Terdiri dari ; – – – – Kampung Stasiun VI RT 01 dan RT 02 Kampung Parit 14 RT 03 Kampung Parit 19 lama RT 04 Kampung Prit 19 Gunung Pelawan (Kampung Jawa) RT 05 dan RT 06 1. Dusun Pejem/RW 002 – – Kampung Pejem RT 07dan RT 08 Kampung Lubuk Lesung RT 09 dan RT 10

JUMLAH DAN POTENSI PENDUDUK Dari data yang diperoleh melalui pemerintah desa tentang kependudukan adalah sebagai berikut : 1. Jumlah Penduduk : 1.870 jiwa

7

2. Pembagian penduduk menurut umur dan jenis kelamin, dijelaskan dalam table dibawah ini :

Tabel 1 . Pembagian penduduk menurut umur dan jenis kelamin
Umur 0 – 5 tahun 6 – 17 tahun 18 – 60 tahun >60 tahun Jumlah Jenis Kelamin Pria Wanita 83 71 166 161 543 62 467 39 Jumlah 154 327 1.010 101 1.592

KEADAAN PEREKONOMIAN Dari segi ekonomi, mata pencarian pokok masyarakat Desa Gunung Pelawan adalah buruh. Sumber mata pencaharian penduduk Desa Gunung Pelawan sebagian besar adalah buruh. Adapun penjelasan mengenai mata pencaharian dan jumlah penduduk dapat dilihat dalam tabel dibawah ini.
M P ata encaharian M arakat asy

0% 0%

10%

3% 26%

1 Sektor P ertanian 2 Buruh/sw asta 3 Pegawai negeri 4 Pengrajin 5 Sektor P edagang
61%

6 Nelay an 7W irasw asta

Gambar 1. Persentase mata pencaharian penduduk

SUMBER DAYA MANUSIA Tingkat pendidikan di Desa Gunung Pelawan yaitu : Tabel 2. Tingkat pendidikan masyarakat Desa Gunung Pelawan No. Tingkat Pendidikan 1. Belum sekolah Jumlah 138

8

2. 3. 4. 5. 6. 7.

Tidak pernah sekolah Tidak tamat SD Tamat SD dan sedang sekolah SD SMP SMA PT

325 50 518 256 176 8

Tingkat Pendidikan Masyarakat

1. Belum sekolah 2. Tidak pernah sekolah

12% 17%

1%

9% 22%

3. Tidak tamat SD 4. Tamat SD dan sedang sekolah SD

3% 36%

5. SMP 6. SMA 7. PT

Gambar 2. Persentase tingkat pendidikan Desa Gunung Pelawan

KEAGAMAAN Agama yang dianut oleh masyarakat Desa Gunung Pelawan adalah agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan agama kepercayaan yakni adat Mapur. Tabel 3. Agama yang dianut masyarakat Desa Gunung Pelawan No. 1. 2. 3. Agama Islam Kristen Katolik Jumlah 1244 85 50

9

4. 5. 6.

Hindu Budha Adat Mapur

2 444 45

Agam yang dianut m a asyarakat D esa G unung Pelaw an

2% 24%

1. Islam 2. Kristen 3. Katolik 4. H indu 66% 5. Budha 6. Adat M apur

0% 3% 5%

Gambar 3. Persentase agama yang dianut masyarakat

POTENSI SARANA DAN PRASARANA Potensi sarana dan prasarana yang ada di Desa Gunung Pelawan dijelaskan dalam tabel dibawah ini. Tabel 4. Sarana dan Prasarana Desa No . 1. Prasarana Transportasi 1. Darat Sarana Kondisi Jumlah

2. Sungai/Laut

Jalan aspal Jembatan besi Jembatan beton Jembatan kayu Perahu motor Perahu tanpa motor TV Parabola

Baik Baik Baik Baik Baik Baik -

476 Unit 92 Unit

2.

Komunikasi

10

3.

Air Bersih

4.

Pemerintahan

5.

Peribadatan

Sumur pompa Sumur Gali MCK Mesin Ketik Meja Kursi Almari Arsip Komputer Masjid Surau/Mushola Gereja Kristen Wihara Lapangan sepak bola Lapangan bulu tangkis Lapangan voli Lapangan basket Puskesmas pembantu Polindes Sekolah Dasar Bilyar

Baik Baik Kurang Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Rusak Rusak Baik Baik Baik Baik Baik

3 Unit 241 Unit 1 4 70 4 1 4 1 1 2 1 Buah 2 Buah 3 Buah 1 Buah 1 1 2 Buah 1

6.

Olahraga

7. 8. 9.

Kesehatan Pendidikan Hiburan/wiasata

Gambar 4. Kantor Desa

Gambar 5. Masjid Al-Muhajirin

11

Gambar 6. Sekolah Dasar 21 Dusun Pejem Gambar 7. Kampung Stasiun VI Dusun Air Anget PEMERINTAHAN DAN KELEMBAGAAN Di desa Gunung Pelawan, pusat kegiatan pemerintahan berada di balai desa yang terletak di dusun Air anget. Aparat yang bertugas untuk mengurus administrasi didesa ini adalah kepala desa, sekretaris desa, kepala dusun sebanyak dua orang, kaur pembangunan, kaur pemerintahan, kaur keuangan dan kaur umum. Selain itu juga terdapat Lembaga Pengembangan Masyarakat (LPM) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang mempunyai hubungan koordinatif dengan kepala desa. BPD bertugas memberi saran untuk kegiatan pembangunan.

BPD

Kepala Desa

Sekretaris Desa

KAUR Umum

KAUR Pemerintahan

KAUR Keuangan

KAUR Pembangunan 12

Kepala Dusun I

Kepala Dusun II

Gambar 8. Struktur Oganisasi Pemerintahan Desa

SOSIAL DAN BUDAYA Desa Gunung Pelawan memiliki budaya yaitu Nujuh Jerami (hari raya Suku lum) dan Betaber. Untuk kelembagaan masyarakat yang formal atau informal sudah ada dan berjalan cukup baik, misalnya kegiatan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga seperti PKK, posyandu, dan sebagainya. Kemudian untuk kegiatan pemuda di desa ini belum cukup menonjol, seperti karang tarunanya, karena mungkin dikarenakan kesibukan mereka masing-masing sehingga tidak cukup waktu yang disisihkan untuk berkegiatan di karang taruna. Masyarakat Desa Gunung Pelawan terdiri dari lima etnis yakni Melayu, Cina, Jawa, Sunda, dan Batak. Mayoritas masyarakat Desa Gunung Pelawan adalah etnis Melayu.

Tabel 5. Etnis masyarakat Desa Gunung Pelawan No. 1. 2. 3. 4. 5. Etnis Melayu Cina Jawa Sunda Batak Jumlah 872 480 317 189 12

13

Etnis Masy arakat Desa Gunung Pelawan

10% 17%

1% 46%

1. M elayu 2. Cina 3. Jawa 4. Sunda 5. Batak

26%

Gambar 9. Persentase etnis masyarakat Desa Gunung Pelawan
KESEHATAN Sumber air bersih masyarakat Desa Gunung Pelawan antara lain berasal dari sumur gali, sumur pompa, dan mata air. Masyarakat Desa Gunung Pelawan kurang memperhatikan kesehatan. Kebanyakan warga masyarakat umumnya mandi di Kolong bekas penambangan TI yang kebersihan airnya sangat kurang. Selain itu ketersediaan MCK juga sangat kurang di desa ini, sehingga sebagian besar warga membuang hajat di kebun belakang rumah dan kolong. Prasarana kesehatan yang tersedia hanya 1 puskesmas pembantu dan 1 Polindes. Penyakit yang sedang mewabah adalah demam berdarah, malaria, dan chikungunya. Posyandu berjalan rutin setiap bulannya,

PARIWISATA Desa Gunung Pelawan tidak terkenal dalam hal pariwisata. Selama ini, belum ada tempat atau aset wisata yang dikenal oleh publik. Akan tetapi, Desa Gunung Pelawan memiliki beberapa aset yang berpotensi sebagai tempat pariwisata, diantaranya yaitu Pantai Pejem di Dusun Pejem yang memiliki panorama alam yang sangat indah, sumber air panas di dusun Air Anget, air terjun di bukit Gunung Pelawan dan panorama hamparan perkebunan kelapa sawit milik PT GPL yang terletak tepat di kaki bukit.

14

INDUSTRI DAN PRODUKSI Perindustrian di Desa Gunung Pelawan berskala industri kecil dan menengah yang didukung oleh ketersediaan bahan baku. Mekanisme pemasaran hasil industri yaitu melalui penjualan langsung ke konsumen, tengkulak, dan pengecer.

BAB III PERMASALAHAN

15

N O 1.

BIDANG

PERMASALAHAN

POTENSI PENUNJANG • • Sekolah gratis Program dusun binaan (Dinsos Pemprov) •

Pendidikan

• • •

Kurangnya fasilitas Kendala keuangan Kerapian siswa

• • •

2.

Kesehatan

3.

Pembangunan

4.

Perekonomian

Sanitasi kurang (air bersih,tidak ada MCK layak pakai) • KLB(Diare,Ma laria, Chikungunya) • Kurangnya SDM • Kurangnya fasilitas • Listrik • Jalan • Transportasi • Jembatan • Kurangnya SDM • Kurangnya modal • Kurangnya pangsa pasar • Pemasaran terhambat • Masyarakat konsumtif

• • • •

Poskesdes JKSS,Askeski n Tabulin, Imunisasi Berobat gratis ibu hamil 9 bulan Alat KB gratis (pemasangan 3 bulan) Listrik timah Perhatian Dinas PU Hasil bumi (jamur,karet,s awit,sahang,ti mah padi dan kopra) Hasil laut (telur penyu,ikan, kepiting,udan g) Home industri (kerajinan tangan,kempe lang,belacan, minyak kelapa,siput gunggung) Bantuan pemerintah (mesin boat,

• •

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH Pengadaan rumah dinas, kendaraan operasional Tambahan buku Tambahan dana untuk transportasi guru Penyuluhan kesehatan(sanitas i) Tambahan tenaga medis Fogging

• • •

Tenaga Surya

• • • •

Menarik investor Pembentukan koperasi BUMDES(progra m pemerintah) Pengelolaan hasil bumi desa

16

Tabel 6. Permasalahan di Desa Gunung Pelawan Berdasarkan permasalahan – permasalahan diatas dapat kita gambarkan beberapa sasaran – sasaran yang perlu diperhatikan antara lain : a) Sasaran Objek Berdasarkan permasalahan – permasalahan diatas, yang menjadi sasaran objek dalam kegiatan KKN ini yaitu lingkungan sekolah dan lingkungan pemukiman. Lingkungan sekolah yang dijadikan sasaran adalah Sekolah Dasar Negeri 18 Kampung Parit 14 Dusun Air Anget yang terletak di RT 03 dan Sekolah Dasar Negeri 21 Dusun Pejem yang terletak di RT 08. Adapun lingkungan pemukiman yang menjadi sasaran adalah lingkungan pemukiman yang berada di Kampung Stasiun VI, Kampung Parit 14, Kampung 19 Gunung, Kampung 19 Lama, Kampung Lubuk Lesung, Kampung Benak, dan Kampung Pejem. b). Sasaran Objek Adapun sasaran subjek dalam program KKN ini yaitu siswa Sekolah Dasar Negeri 18 Kampung Parit 14 dan masyarakat secara umum, khususnya masyarakat yang ada di RT 01 dan 02 Kampung Stasiun VI, Dusun Air Anget, Desa Gunung Pelawan. c). Sasaran Program Sasaran program dalam kegiatan KKN ini adalah pengabdian masyarakat yaitu mengabdi secara langsung kepada masyarakat dan bangsa dalam proses pembangunan dan pemeliharaan serta pemanfaatan lingkungan pedesaan menuju arah pembangungan. Hal ini dilakukan dengan cara melaksanakan berbagai program yaitu : Observasi Daerah,pembuatan KTP secara kolektif, melakukan kerja bakti di sekitar wilayah desa, perbaikan dan pembuatan sarana Desa Gunung Pelawan, Peningkatan pendidikan,dan keagamaan b) Lembaga Pendukung Yang Ada Di Desa Gunung Pelawan Kampung Stasiun VI sudah ada penunjang dalam pemberdayaan masyarakat sebagai wadah untuk membantu mempercepat proses pembangunan, pemeliharaan dan pemanfaatan lingkungan pedesaan menuju arah pembangunan yaitu koperasi Ikhitiar Sejahtera dan LPM

17

18

BAB IV RENCANA PROGRAM KERJA I. Observasi Daerah 1.A Pemetaan potensi dan permasalahan dusun 1.B Penyusunan program kerja II. Gotong Royong 2.A Sosialisasi kegiatan gotong royong 2.B Kegiatan gotong royong III. Peningkatan Pendidikan 3.A Mengajar 3.B Pemutaran film bertema pendidikan IV.Keagamaan 4.A Yasinan bersama 4.B Pengajian anak-anak V. Pembentukan Organisasi Masyarakat 5.A Pengaktifan kembali Karang Taruna 5.B Pembentukan Ikatan Remaja Mesjid VI.Perpisahan VII.Penyusunan Laporan

19

BAB V PELAKSANAAN PROGRAM KERJA I. Observasi Daerah Dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2009 sampai dengan 2 Agustus 2009. 1.A Pemetaan potensi dan permasalahan dusun 1.B Penyusunan program kerja Penanggung jawab : Hangga Wicaksana a. Tujuan Kegiatan Adapun yang menjadi tujuan kegiatan ini antara lain : • Menggali dan memberdayakan potensi daerah agar dapat dikelola oleh • • masyarakat tersebut sehingga yang dapat di meningkatkan desa dengan pembangunan di desa. Memecahkan permasalahan ada memberikan solusi. Memudahkan dalam penyusunan program kerja kelompok.

a. Masalah yang Dipecahkan Dengan adanya pemetaan potensi dan permasalahan desa akan memudahkan masyarakat dalam melakukan pembangunan ekonomi desa. b. Lokasi Observasi Desa : Desa Gunung Pelawan c. Waktu Tanggal : 27 Juli s/d 2 Agustus 2009 d. Pelaksanaan Kegiatan Dilakukan di beberapa titik,diantaranya: 1. Poskesdes 2. BPD (Badan Permusyawaratan Desa) 3. Kantor Desa 4. SDN 21 Pejem 5. SDN 18 Parit 14 6. Daerah pesisir pantai Pejem 7. Daerah pegunungan pasca penambangan 8. Sumber air panas 9. Perkebunan kelapa sawit

20

a. Hasil Kegiatan Berdasarkan observasi daerah yang dilakukan maka dapat dilihat sumber daya alam yang belum digali secara maksimal karena kurangnya perhatian dari masyarakat dan minimnya sumber daya manusia untuk mengelolanya. Dan diharapkan dapat memberikan solusi terbaik dalam memecahkan permasalahan di desa tersebut.

I. SAP (Standar Akuntansi Publik) Administrasi Keuangan Desa,
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus s/d 9 Agustus 2009. Penanggung jawab : Delima Sari a. Tujuan Kegiatan Adapun yang menjadi tujuan kegiatan ini antara lain : • • • Melihat sejauh mana kemampuan perangkat desa, khususnya bendahara desa dalam menyusun RAPBDes. Mengamati sejauh mana partisipasi perangkat desa dalam menyusun RAPBDes. Penerapan 3 E (efektif,efisien dan ekonomis) dalam penggunaan ADD (Alokasi Dana Desa) a. Masalah yang Dipecahkan Format pembukuan telah disesuaikan dengan peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat,pemerintah kabupaten dan undangundang. b. Tempat Pelaksanaan : Di Rumah kediaman Bendahara Desa Gunung Pelawan c. Waktu Tanggal : 3 Agustus s/d 9 Agustus 2009 d. Sasaran Sasaran dari kegiatan ini adalah perangkat desa Gunung Pelawan. e. Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi beberapa tahap : 1. Kelengkapan dokumen pendukung Dokumen-dokumen pendukung diperoleh dari arsip kantor desa dan BPD pada tanggal 28 & 29 Juli 2009. antara lain: Dokumen-dokumen yang diperoleh

21

• •

RAPBDes 2008 & 2009 LPJ 2009

1. Analisis Keuangan RAPBDes 2. Wawancara Dengan Bendahara Desa Wawancara • dengan bendahara desa menghasilkan beberapa pembahasan,diantaranya : Penyusunan RAPBDes melalui musrenbangdes (Musyawarah Rencana Bangun Desa) yang dihadiri oleh BPD,perangkat desa dan tokoh masyarakat yang diadakan bulan Maret dan diajukan ke bendaharawan pemerintah untuk disahkan sebagai APBDes sehingga Alokasi Dana Desa dari pemerintah pusat. • Lemahnya koordinasi antara Badan Pengawas Daerah (Bawasda) Kabupaten Bangka dan bendahara desa tentang Pajak Penghasilan (PPh) 22 yaitu pajak penghasilan yang harus dibayarkan atas pemakaian dana Negara di atas Rp 1.000.000. • • Masih minimnya pengetahuan SDM perangkat desa dalam mengelola keuangan desa. Pencairan ADD yang bertahap dan rumitnya prosedur pencairan ADD membuat proyek desa yang direncanakan menjadi sedikit lambat. a. Kerjasama Dengan Instansi Tidak ada kerja sama dengan instansi manapun. j. Hasil Kegiatan • • Penyusunan RAPBDes 2009 sudah sesuai dengan UndangBerdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan maka diperoleh : undang,Peraturan Pemerintah Pusat dan Daerah. Rumitnya pembayaran PPh pasal 22 ,yaitu pajak penghasilan atas penggunaan dana Negara di atas Rp 1.000.000, karena kurangnya koordinasi antara Bawasda dengan perangkat desa, khususnya bendahara desa. • • Keefektifan waktu RAPBDes disahkan menjadi APBDes tergantung pada penyusunan RAPBDes. Dari hasil pemeriksaan RAPBDes 2008 & 2009 ditemukan adanya deficit atau SILPA (Selisih Lebih Perhitungan Akuntansi) atas belanja desa.

22

I. Pembuatan KTP Kolektif,
Pembuatan KTP kolektif dimulai dari tanggal 5 Agustus 2009 sampai dengan 29 Agustus 2009. 3.A Sosialisasi dengan perangkat desa 3.B Pendataan dan dokumentasi di tiap RT 3.C Pengisian formulir F.1 C.1 di Kantor desa 3.D Penyerahan berkas KTP ke Dinas DUKCAPIL 3.E Penyelesaian dan penyerahan KTP warga Penanggung jawab : Budi Wisjnu Wardhana a. Tujuan Kegiatan Adapun yang menjadi tujuan kegiatan ini antara lain : • • Memudahkan pemerintah daerah dalam pendataan penduduk (sensus penduduk) yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Membantu masyarakat dalam pembuatan KTP dan pembaruan Kartu Keluarga (KK) sehingga masyarakat mendapatkan akses kesehatan dan membantu masyarakat dalam pendataan keluarga kurang mampu serta menjadi anggota koperasi plasma “Ikhtiar Sejahtera”. • Mensosialisasikan pentingnya Identitas penududuk yakni kepemilikan KTP bagi penduduk agar memudahkan dalam administrasi pemerintahan. a. Masalah yang Dipecahkan Dengan adanya pembuatan KTP secara kolektif ini dapat memudahkan masyarakat dalam pembuatan administrasi pemerintah maupun swasta seperti syarat menjadi anggota koperasi plasma “Ikhtiar Sejahtera” dan mendapatkan jaminan akses kesehatan bagi masyarakat yang kurang mampu. b. Tempat Sosialisasi 09 Pengambilan gambar : Rumah Ketua RT 02 Rumah Ketua RT 05 Rumah Ketua RT 09 Posyandu Dusun Pejem Pengolahan data : Kantor Desa Gunung Pelawan : Balai Desa Gunung Pelawan dan rumah ketua RT

23

Pendataan Penyerahan KTP

: Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Sungailiat : Rumah ketua RT 02 Rumah ketua RT 09 Posyandu Dusun Pejem

c. Waktu Tanggal : 5 Agustus – 3 September 2009 d. Susunan Kepanitiaan Penanggung jawab Bendahara Anggota Pelawan e. Sasaran Sasaran dari kegiatan ini adalah penduduk desa Gunung Pelawan. f. Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi beberapa tahap : 1. Sosialisasi Sosialisasi pembuatan KTP secara kolektif dilaksanakan di dua tempat yakni, dibalai Desa Gunung Pelawan dan rumah ketua RT 09. Sosialisasi pertama dilaksanakan dibalai desa Gunung Pelawan dan dihadiri oleh perangkat desa mulai dari ketua RT, Kepala Dusun, Sekertaris Desa dan Kepala Desa. Kegiatan sosialisasi dilakukan untuk mengkoordinasikan pelaksanaan pembuatan KTP sekaligus penyuluhan kepada penduduk mengenai pentingnya kepemilikan identitas berupa KTP. 2. Pengambilan gambar Kegiatan pengambilan gambar dilaksanakan di beberapa tempat yakni, • Pengambilan gambar penduduk Kp. Stasiun VI dilaksanakan di rumah Ketua RT 02 • Pengambilan gambar penduduk Kp. Lubuk lesung dilaksanakan di rumah ketua RT 09 • Pengambilan gambar penduduk Dusun Pejem dilaksanakan di posyandu Dusun Pejem 1. Pengolahan data penduduk Dalam pembuatan KTP secara kolektif mahasiswa membantu mengisi formulir F1 C1, hal ini dilakukan untuk mempercepat pengolahan data penduduk yang diperoleh dari data kartu keluarga yang telah ada : Budi wisjnu wardhana : Diah Ayu Indriyati : Semua anggota tim KKN UBB Desa Gunung

24

sebelumnya. Data penduduk yang telah diolah/dipindahkan ke dalam formulir F1 C1 lalu diantarkan ke kantor Dinas Dukcapil Sungailiat untuk kemudian didata dan dibuatkan KTP nasional. 2. Pendataan penduduk Pendataan penduduk dilaksanakan oleh Dinas Dukcapil Sungailiat, dengan pendataan tersebut maka penduduk desa Gunung Pelawan dapat didata dan mendapatkan Kart identitas (KTP) nasional. 3. Penyerahan KTP KTP yang telah selesai kemudian diserahkan kepada masing-masing penduduk di masing-masing kampung. Adapun tempat penyerahan KTP adalah di rumah ketua RT 02, di rumah ketua RT 09 dan di posyandu dusun Pejem.

a.

Kerjasama Dengan Instansi Pembuatan KTP kolektif dilaksanakan bekerjasama dengan perangkat Desa Gunung Pelawan dan Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Sungailiat.

i.

Biaya dan Sumbernya Penerimaan : Iuran sukarela dari penduduk Masyarakat Dusun Pejem (22 orang) : Rp. 440.000,00 : : Rp. 210.000,00 Rp. 260.000,00 Rp. 910.000,00 : : : : : : Rp. 73.000,00 Rp. 60.000,00 Rp. 57.000,00 Rp. 20.000,00 Rp. 100.000,00 Rp. 10.000,00 Rp. 320.000,00 Rp. 590.000,00

Masyarakat kp. Stasiun IV (10 orang) Masyarakat kp. Lubuk lesung (13 orang) Total Pengeluaran : Biaya Transportasi pengantaran KTP Pelunasan uang foto Transportasi pengambilan KTP Transportasi ke Dusun Pejem Pengembalian uang warga Transportasi ke Lubuk lesung Total Saldo Uang (Penerimaan - Pengeluaran)

25

Sisa uang yang terdapat dalam program KTP kolektif kemudian dialokasikan untuk program kegiatan selanjutnya, yakni acara berbuka puasa bersama sekaligus perpisahan mahasiswa KKN dengan masyarakat. a. Hasil Kegiatan Pembuatan KTP secara kolektif diikuti oleh 48 penduduk desa Gunung Pelawan. Terdiri dari 12 orang dari Kp.Stasiun VI, 13 orang dari Kp. Lubuk lesung, 18 orang dari Dusun Pejem. Hampir semua permohonan pembuatan KTP telah berhasil dilaksanakan, namun terdapat satu data keluarga yang bermasalah sehingga iuran sukarela yang telah dibayarkan kemudian dikembalikan oleh panitia program KTP kolektif. Secara umum kegiatan berlangsung secara tertib dan aman.

I. Gotong Royong,
Kegiatan gotong royong dimulai pada tanggal 30 Juli 2009 sampai dengan 1 Agustus 2009. 4.A Sosialisasi kegiatan gotong royong 4.B Kegiatan gotong royong Penanggung jawab: Rahmat Fikri a) Tujuan kegiatan  Meningkatakan semangat kerjasama  Membangun rasa solidaritas antar sesama  Meningkatkan rasa pentingnya kebersihan lingkungan a) Masalah yang dipecahkan Setelah acara gotong royong ini terlaksana, masyarakat sekitar dapat meningkatkan rasa kebersamaannya yang selama ini telah terkikis akibat kurangnya rasa kebersamaan dan tanggung jawab dalam menjaga sarana yang telah ada. Serta memfungsikan kembali MCK yang tidak terawat dan berfungsi. b) Lokasi Masjid AL,MUHAJIRIN dan jalan utama Desa Gunung Pelawan. c) Waktu Tanggal : 30 juli dan 09 agustus 2009 Pukul : 08.00 – 11.00 WIB d) Susunan Kepanitiaan

26

Koordinator : HANGGA WICAKSANA Wakil koordinator : RIZAN AFRINGGA Sie. Dokumentasi : BUDI W,B Sie. Acara : RAHMAT FIKRI e) Sasaran Masyarakat kampung stasiun VI f) Kerjasama dengan instansi Tidak kerja sama dengan instansi apapun g) Hasil kegiatan Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan. Tetapi kegiatan ini tidak bjsa berjalan dengan jangka panjang, hal tersebut karena terkendala dengan waktu (BULAN RAMADHAN). Walaupun demikian, hasil yang di capai dalam kegiatan ini bisa dikatakan sukses.

I. Perbaikan dan pembuatan sarana dan prasarana,
Kegiatan ini dimulai pada tanggal 15 Agustus 2009 sampai dengan tanggal 27 Agustus 2009. 5.A Pengecatan tembok pembatas desa 5.B Pembuatan plang RT dan KADUS Penanggung jawab : Rizan Afringga a. Tujuan Kegiatan • Agar mempermudah masyarakat yang belum mengetahui keberadaan tempat tinggal Ketua RT dan Kepala Dusun itu sendiri . • Memberikan kontribusi dalam bentuk fisik kepada setiap RT dan Kepala Dusun a. Masalah Yang Dipecahkan • Agar mempermudah masyarakat yang belum mengetahui keberadaan tempat tinggal Ketua RT dan Kepala Dusun itu sendiri . a. Lokasi Desa Gunung Pelawan b. Waktu Tanggal : 20 Agustus - 29 Agustus 2009

27

Lama pengerjaan dalam tiap hari c. Sasaran

: 5 jam

Ketua RT dan Kepala Dusu yang ada di Desa Gunung Pelawan d. Kerjasama Dengan Instansi Pemerintah Kabupaten Bangka e. Biaya dan Sumbernya Pengeluaran : Seng Paku Biaya pembuatan huruf Biaya transportasi Cat Tiner Pilox Kuas Cutter Total

Rp 80.000,00 Rp 5.000,00 Rp 5.000,00 Rp 50.000,00 Rp 15.000,00 Rp 10.000,00 Rp 40.000,00 Rp 10.000,00 Rp 1.500,00 Rp 216.500,00

Sumber dana : Proposal yang ditujukan kepada GPL Uang sumbangan sukarela KTP Total f. Hasil Kegiatan

Rp 50.000,00 Rp 166.500,00 Rp 216.500,00

Keseluruhan RT dan Kadus memiliki identitas dengan terpasangnya plang nama di setiap rumah RT dan Kadus.

I. Peningkatan Pendidikan,
Kegiatan ini dimulai pada tanggal 3 Agustus 2009 dan 2 September 2009. 6.A Mengajar di kelas 6.B Melatih PBB 6.C Pemutaran film bertema pendidikan 6.D Perbaikan komputer 6.E Sumbangan buku ke sekolah dan BPD Mengajar di Kelas Penanggung jawab : Diah Ayu Indriyati a. Tujuan Kegiatan 1. Mengabdikan diri di bidang pendidikan

28

2. Berbagi ilmu dengan para siswa 3. Memotivasi siswa untuk lebih giat belajar b. Masalah Yang Dipecahkan Waktu pengajaran kosong yang disebabkan karena ada beberapa guru tidak dapat memberikan pelajaran dapat diefektifkan. c. Lokasi Sekolah Dasar Negeri 18 Kampung Parit 14 d. Waktu Tanggal : 3 Agustus - 15 Agustus 2009 Pukul : 08.00 - 10.00 WIB e. Sasaran Siswa SD Negeri 18 Kampung Parit 14, Kelas 4,5 dan 6 f. Pelaksanaan dan Khalayak Sasaran Kegiatan mengajar di SDN 18 Parit 14 dilakukan setelah melatih pasukan baris berbaris. Mata pelajaran yang diajarkan antara lain : Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA dan PPKN. Kegiatan ini dilaksanakan ketika ada jam pelajaran yang kosong dikarenakan guru yang bersangkutan berhalangan hadir. g. Kerjasama Dengan Instansi Tidak ada Kerja sama dengan instansi h. Hasil Kegiatan Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar, dimulai pukul 07.30 dan berakhir pukul 10.00. Pelatihan Pasukan Baris Berbaris Penanggung jawab : Hendri a. Tujuan Kegiatan 1. Meningkatkan semangat belajar siswa 2. Menanamkan pentingnya pendidikan kepada masyarakat, khususnya guru dan orang tua sebagai pendidik 3. Melatih siswa agar dapat disiplin melalui pelatihan baris berbaris a. Masalah Yang Dipecahkan Setelah kegiatan ini terlaksana, siswa SD yang mengikuti kegiatan Pelatihan Pasukan Baris Berbaris dapat meningkatkan sikap kedisplinan

29

kepada diri sendiri bagi siswa SD yang dilatih dan rasa cinta terhadap tanah air. b. Lokasi Sekolah Dasar Negeri 18 Kampung Parit 14 c. Waktu Tanggal : 3 Agustus - 15 Agustus 2009 Pukul : 08.00 - 10.00 WIB d. Susunan Panitia Koordinator : HANGGA WICAKSANA Wakil koordinator : RIZAN AFRINGGA Sie. Dokumentasi : BUDI W, Sie. Acara : RAHMAT FIKRI e. f. Sasaran Siswa SD Negeri 18 Kampung Parit 14, Kelas 4,5 dan 6 Pelaksanaan dan Khalayak Sasaran Kegiatan “ Pelatihan Baris BerBaris untuk Peringatan Hari Ulang Tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia Ke – 64” merupakan salah satu bentuk pengabdian pendidikan yang dilakukan oleh Tim KKN UBB Desa Gunung Pelawan untuk meningkatkan kedisplinan para siswa dan menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air. Kegiatan ini akan dijelaskan sebagai berikut : Pelatihan Baris Berbaris di halaman SD Negeri 18 Kampung Parit 14 Pada pelatihan ini, para siswa diajarkan beberapa latihan dasar dari baris berbaris seperti hadap kanan, hadap kiri, balik kanan , serong kanan, serong kiri, gerakan hormat, jalan di tempat, langkah tegap maju, langkah biasa, haluan kanan, haluan kiri, belok kanan dan belok kiri dan perkenalan dengan Tim KKN UBB. – Pelatihan Baris Berbaris di jalan raya sekitar wilayah SD Negeri 18 Kampung Parit 14. Pada pelatihan ini, para siswa melakukan pelatihan di jalan umum sekitar wilayah SD Negeri 18 Kampung Parit 14. Adapun hal – hal yang diajarkan pada pelatihan ini adalah buka tutup barisan, gerakan hormat dengan tetap jalan, dan beberapa penyuluhan untuk meningkatkan semangat siswa agar menyadari pentingnya kegiatan ini.

30

a. Kerjasama Dengan Instansi Tidak ada Kerja sama dengan instansi b. Biaya dan Sumbernya Transportasi ke SD Negeri 18 Kampung Parit 14 : Rp 20.000,00 c. Hasil Kegiatan Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar, dimulai pukul 07.30 dan berakhir pukul 10.00. Jumlah siswa yang mengikut kegiatan ini adalah 30 orang dengan dua kelompok yaitu 1 putra dan 1 Putri, dan Bapak/Ibu Guru yang mengikuti adalah 4 orang. Materi yang kami sampaikan adalah tentang metode baris berbaris yang baik dan benar. Pemutaran Film Bertemakan Pendidikan Penanggung jawab : Hangga Wicaksana 1. Tujuan Kegiatan Adapun yang menjadi tujuan kegiatan ini antara lain : • • Memeriahkan Peringatan Hari Besar Nasional Mengubah pola pikir masyarakat tentang pentingnya pendidikan

1. Masalah yang Dipecahkan Masyarakat memahami pentingnya arti pendidikan dimana secara ekonomi mereka mampu akan tetapi kurangnya minat untuk memperoleh pendidikan yang layak. 2. Tempat Pelaksanaan : Halaman Rumah Ketua RT 02 Kampung Stasiun IV Waktu Pelaksanaan : Senin,17 Agustus 2009 pukul 20.00 WIB s/d selesai 3. Sasaran Sasaran dari kegiatan ini adalah warga Desa Gunung Pelawan. 4. Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi beberapa tahap : • Sosialisasi dilakukan kepada seluruh masyarakat Desa Gunung Pelawan

1. Kerjasama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
Dalam hal ini bekerja sama dengan Event Organizer Blueberry Belinyu.

31

2. Biaya dan Sumbernya Pengeluaran : Pembelian Kain Rp 150.000,00 Konsumsi operator Total Rp 50.000,00 Rp 200.000,00

Sumber Dana : Sumbangan Individu Kas kelompok KKN Total Rp 150.000,00 Rp 50.000,00 Rp 200.000,00

3. Hasil Kegiatan Antusiasme yang tinggi dari masyarakat untuk menghadiri acara pemutaran film tersebut sehingga membuka pola pikir mereka akan pentingnya arti pendidikan. Selain itu dari kegiatan tersebut dapat menjalin hubungan silaturahmi dan kekeluargaan antara sesama warga. Sumbangan Buku di Sekolah dan BPD Penanggung jawab : Budi Wisjnu Wardhana a. Tujuan Kegiatan Adapun yang menjadi tujuan kegiatan ini antara lain : • • Menambah referensi buku yang ada di perpustakaan sekolah tersebut. Menambah wawasan perangkat desa dan masyarakat melalui membaca. a. Masalah yang Dipecahkan Menimbulkan minat baca masyarakat b. Tempat Sumbangan Buku : Kantor BPD, SDN 18 Parit 14 dan SDN 21 Pejem. c. Waktu Tanggal : 7 September 2009 d. Sasaran

32

Sasaran dari kegiatan ini adalah lembaga pendidikan dan lembaga kemasyarakatan e. Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi beberapa tahap : 1. Perolehan Buku Adapun buku-buku tersebut diperoleh dari : • • Perpustakaan Rektorat UBB Sumbangan individu

1. Penyerahan Buku Dilakukan serentak pada hari Senin tanggal 7 September 2009. a. Kerjasama Dengan Instansi Rektorat UBB b. Biaya dan Sumbernya Pengeluaran : Biaya transportasi Rp 100.000,00

Pembelian sampul plastik Rp 21.000,00 Sumber dana : Kas kelompok KKN c. Hasil Kegiatan Kegiatan tersebut diterima dengan baik oleh pihak sekolah dan BPD, diharapkan mampu menambah pengetahuan melalui kegiatan membaca. Rp 121.000,00

I. Keagamaan, Rencana kegiatan dimulai pada tanggal 30 Juli 2009 sampai
dengan tanggal 19 Agustus 2009. 8.A Yasinan bersama 8.B Pengajian anak-anak Pengajian Anak-Anak Penanggung jawab : Delima Sari a. Tujuan Kegiatan Adapun yang menjadi tujuan kegiatan ini antara lain : • Meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT

33

• •

Membantu anak-anak di kampung Stasiun VI dalam Menjalin hubungan silaturahmi dengan anak-anak.

mengenal huruf hijaiyah

a. Masalah yang Dipecahkan Anak-anak memahami pentingnya mengenal huruf hijaiyah karena salah satu syarat untuk memasuki bangku sekolah harus bisa mengaji. b. Tempat Pelaksanaan : Masjid Al-Muhajirin Kampung Stasiun VI

c. Waktu Pelaksanaan: Setiap malam kecuali malam Kamis dan malam
Jum’at d. Sasaran Sasaran dari kegiatan ini adalah anak-anak warga Desa Gunung Pelawan. e. Hasil Kegiatan Kegiatan ini diterima dengan baik oleh masyarakat dan anak-anak di wilayah kampung Stasiun VI,sehingga banyak anak-anak yang datang ke masjid untuk mengaji. Yasinan Bersama Penanggung jawab : Hangga Wicaksana a. Tujuan Kegiatan Adapun yang menjadi tujuan kegiatan ini antara lain : • • • Meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT Membangun masyarakat yang berlandaskan Islam Menjalin hubungan silaturahmi dengan warga desa

a. Masalah yang Dipecahkan Masyarakat memahami pentingnya arti agama dan peranannya dalam kehidupan masyarakat. b. Tempat Pelaksanaan : Masjid Al-Muhajirin Kampung Stasiun VI

c. Waktu Pelaksanaan: Setiap malam Jumat
d. Sasaran Sasaran dari kegiatan ini adalah warga Desa Gunung Pelawan. e. Hasil Kegiatan Kegiatan ini diterima dengan baik oleh masyarakat walaupun kurangnya partisipasi dari masyarakat

34

I. Demo Pembuatan Tempe dan Susu Kedelai II. Pembentukan Organisasi Masyarakat 9.A Pengaktifan kembali Karang Taruna 9.B Pembentukan Ikatan Remaja Mesjid III. Perpisahan IV.Penyusunan Laporan

35

BAB VI EVALUASI OBSERVASI DAERAH Rencana observasi daerah telah terlaksana 80% (delapan puluh persen). Observasi daerah dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2009 sampai dengan 2 Agustus 2009. Observasi daerah dilakukan ke beberapa titik yang dimulai dari Poskesdes (Pos Kesehatan Desa), BPD (Badan Permusyawaratan Desa), Kantor Kepala Desa, SDN 21 Pejem, SDN 8 Parit 14, daerah pesisir pantai Pejem, daerah pegunungan pasca penambangan dan sumber air panas. Rencana observasi daerah yang tidak terlaksana 20% (dua puluh persen),yaitu di beberapa titik diantaranya air terjun Gunung Pelawan, Pulau Mengkudu dan kampung Benak. Hambatan dan Kendala : 1. Jarak tempuh wilayah perjalanan yang jauh. 2. Tidak memadainya transportasi 3. Tidak ada pemandu jalan ke daerah observasi yang tidak terlaksana Adapun progam kegiatan yang dilakukan setelah observasi dan melihat dari kebutuhan desa tersebut 1. Pembuatan KTP kolektif 2. SAP Administrasi Keuangan Desa 3. Perbaikan dan pembuatan sarana dan prasarana desa 4. Demo pembuatan tempe dan susu kedelai STANDAR AKUNTANSI PUBLIK (SAP) ADMINISTRASI KEUANGAN DESA Rencana penerapan SAP pada administrasi keuangan desa telah terlaksana 75%. Hambatan dan kendala yang dihadapi adalah : 1. Bendahara desa yang tidak selalu ada di tempat sehingga informasi yang diperoleh tidak menyeluruh. 2. Sulitnya mengikuti panduan yang diberikan oleh pemerintah kabupaten dikarenakan tidak adanya pembimbing langsung. 3. Data yang tersedia belum seutuhnya dilengkapi. PEMBUATAN KTP KOLEKTIF

36

Rencana program pembuatan KTP kolektif dimulai dari tanggal 5 Agustus 2009 sampai dengan 29 Agustus 2009. Kegiatan ini terdiri dari beberapa bagian yakni : 1. Sosialisasi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan beberapa perwakilan masyarakat. 2. Pendataan dan dokumentasi warga ditiap RT 3. Pengisian formulir F1, C1 di kantor desa 4. Penyerahan berkas KTP ke Dinas Dukcapil 5. Penyelesaian dan penyerahan KTP ke warga Pembuatan KTP secara kolektif diikuti oleh 48 penduduk desa Gunung Pelawan. Terdiri dari 12 orang dari Kp.Stasiun VI, 13 orang dari Kp. Lubuk lesung, 18 orang dari Dusun Pejem. Hampir semua permohonan pembuatan KTP telah berhasil dilaksanakan, namun terdapat dua data keluarga yang bermasalah terdiri dari lima orang sehingga iuran sukarela yang telah dibayarkan kemudian dikembalikan oleh panitia program KTP kolektif. Secara umum kegiatan berlangsung secara tertib dan aman. Hambatan dan kendala

1. Berkas penduduk yang tidak lengkap 2. Jauhnya jarak antar kampung untuk menuju kantor desa 3. Pembedaan penduduk asli dengan masyarakat pendatang 4. Kurangnya koordinasi penduduk dengan kantor desa dan Dinas Dukcapil
Sungailiat. GOTONG ROYONG Rencana kegiatan gotong royong dimulai pada tanggal 30 Juli 2009 sampai dengan 1 Agustus 2009. Terdiri dari sosialisasi kegiatan dan pelaksanaan kegiatan. Sosialisasi kegiatan gotong royong dilaksanakan di rumah ketua RT 02 dengan melibatkan tokoh pemuda kampung Stasiun VI. Kegiatan gotong royong berjalan dengan baik meliputi pembersihan di beberapa tempat yakni masjid stasiun VI, di sepanjang jalan dan daerah sekitar tugu selamat datang. Hambatan dan kendala 1. Kurangnya koordinasi perangkat desa terhadap masyarakat sekitar 2. Kurangnya antusias masyarakat dalam melaksanakan gotong royong PERBAIKAN DAN PEMBUATAN SARANA PRASARANA

37

Rencana kegiatan dimulai pada tanggal 15 Agustus 2009 sampai dengan tanggal 27 Agustus 2009. Kegiatan ini terdiri dari Pengecatan tembok pembatas desa dan pembuatan plang RT dan kadus. Hambatan dan kendala dalam kegiatan ini : 1. Jarak yang jauh masing-masing RT dalam pemasangan plang RT. 2. Rumitnya proses pembuatan plang dikarenakan menggunakan limbah penambangan eks tambang inkonvensional (pipa) harus dibakar terlebih dahulu, dipotong dan dipress. PENINGKATAN PENDIDIKAN Rencana kegiatan dimulai pada tanggal 3 Agustus 2009 dan 2 September 2009. Terdiri dari beberapa bagian kegiatan 1. Mengajar 2. Melatih PBB 3. Pemutaran film bertemakan pendidikan 4. Perbaikan komputer 5. Sumbangan buku ke sekolah dan BPD Adapun kendala dan hambatan pada kegiatan ini adalah 1. Kegiatan ini terlambat dilaksanakan sekitar 30 menit dikarenakan ada beberapa anggota tim KKN yang tidak disiplin dan menghargai waktu. 2. Para siswa sering tidak fokus dengan pemberian materi tentang Pelatihan Baris Berbaris. KEAGAMAAN Rencana kegiatan dimulai pada tanggal 30 Juli 2009 sampai dengan tanggal 19 Agustus 2009. Kegiatan terdiri dari pengajian anak-anak dan yasinan bersama. Kegiatan yasinan bersama diikuti oleh Bapak-bapak dari desa Gunung Pelawan dan sekitarnya. Hambatan dan kendala Kurang mendapatkan respon dari masyarakat dalam mengikuti kegiatan pengajian dan yasinan bersama. DEMO PEMBUATAN TEMPE DAN SUSU KEDELAI

38

Rencana kegiatan dilakukan pada tanggal 5 September 2009. Kegiatan diikuti oleh ibu-ibu warga kampung stasiun VI dan dilaksanakan di balai desa dengan melibatkan ibu kepala desa. Tidak ada hambatan dan kendala yang dihadapi dalam proses kegiatan ini.

39

BAB VII PENUTUP

A.

Kesimpulan
Kegiatan KKN Universitas Bangka Belitung yang dilaksanakan di Desa Gunung Pelawan mulai tanggal 27 Juli – 9 September 2009 secara umum berjalan lancar walaupun terdapat berbagai kendala. Dengan adanya kegiatan KKN ini mahasiswa mampu bersosialisasi dan menghadapi permasalahan yang terjadi dimasyarakat dengan baik. Inovasi dan kreativitas dari mahasiswa juga tumbuh dengan adanya kegiatan KKN ini yang berguna untuk memajukan daerah yang ditempati khususnya Desa Gunung Pelawan. Desa Gunung Pelawan merupakan salah satu desa yang sedang berkembang. Selama berada di desa ini, peserta KKN membantu mengurangi beberapa permasalahan yang dihadapi olehwarga. Mahasiswa berperan aktif dalam mengurangi permasalahan yang ada dengan peningkatan pada sektor perekonomian, pendidikan, keagamaan, kesehatan masyarakat dan administrasi pemerintahan desa.

B. Saran Program kerja yang telah dilaksanakan memberikan manfaat yang sangat banyak baik bagi mahasiswa maupun masyarakat Desa Gunung Pelawan. Demi kelancaran pembangunan di Desa Gunung Pelawan beberapa saran dapat Kami berikan yaitu :

1. Pada KKN yang telah dilakukan tidak memiliki tema yang spesifik
sehingga hasil yang didapatkan dirasakan kurang optimal. Oleh karena itu pada KKN yang akan datang perlu ditentukan tema yang spesifik sehingga kegiatan yang dilakukan dapat lebih fokus pada satu bidang.

2. Perlu adanya tindak lanjut dari program kerja yang telah dilaksanakan
oleh mahasiswa KKN sehingga program yang telah dibuat dapat benarbenar bermanfaat bagi pengembangan desa.

3. Perlu adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang arti
pentingnya kesehatan lingkungan dan pendidikan sehingga pembangunan masyarakat desa dapat lebih optimal.

40

4. Pentingnya peran pemerintah Kabupaten Bangka terutama di bidang pariwisata yang belum tersentuh sama sekali seperti wisata air panas Gunung Pelawan.

41

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful