Está en la página 1de 18

BAB I PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Kebutuhan cairan dan elektrolit merupakan suatu proses dinamik karena metabolisme tubuh membutuhkan perubahan yang tetap dalam berespon terhadap stresor fisiologi dan lingkungan. Ketidak seimbangan yang berdiri sendiri jarang terjadi dalam berbentuk kelebihan dan kekurangan. Kekurangan volume cairan adalah Keadaan individu yang mengalami penurunan cairan intravaskuler, interstisial, dan cairan intrasel. Diagnosis ini merujuk ke dehidrasi yang merupakan kehilangan cairan saja tanpa perubahan dalam natrium. (Wilkinson, Judith M. !!"#

Decreased intravascular,interstitial, and intracellular fluid. $his refers to dhydration,%ater loss alone %ithout change in sodium (&erman,$. &eather. !!'# a. Jenis cairan tubuh (airan )kstraseluler (()*# +autan cairan yang dibungkus oleh kulit sel organisme. (airan ini berfungsi sebagai penyuplai nutrisi dan oksigen,serta sebagai tempat pembeuangan atau pengeluaran metabolisme juga sebagai medium transport substansi kimia,transmisi implus dari suatu sel ke sel yang lain. (airan intrasel ((-*# Merupakan medium reaksi kimia (aktifitas,biokimia%i sel#

b. Mekanisme pergerakan cairan a# Difusi Merupakan proses dimana partikel yang terdapat dalam cairan bergerak dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah sampai keadaan seimbang b# .smosis Merupakan proses bergeraknya pelarut bersih seperti air,melalui membran semi permeabel dan larutan yang konsentrasinya rendah ke larutan yang konsentrasi tinggi c# $ransport aktif /artikel bergerak dari konsentrasi rendahke tinggi karena adanya daya aktif dari tubuh seperti pompa jantung.

2.2 Etiologi a. 0aktor infeksi Kekurangan cairan dapat disebabkan oleh infasinya mikroorganisme ke dalam tubuh. b. 0aktor non infeksi Kekurangan cairan dapat disebabkan oleh obat1obatan tertentu gangguan metabolik dan endokrin. c. Kehilangan cairan eksternal d. /erpindahan cairan internal

2.3 Patofisiologi

/ola makan salah

)fek samping obat

Diare

23K 2erlebih

2erkeringat 2erlebih

Muntah

Kekurangan 4olume (airan

5angguan Keseimbangan (airan dan )lektrolit

2.4 Batasan karakteristik a. Mayor 1 1 1 1 Ketidak cukupan masukan cairan oral Keseimbangan negatif antara masukan dan keluaran /enurunan berat badan Kulut,membran mukosa kering

b. Minor 1 1 /eningkatan natrium serum /enurunan pengeluaran urin atau keluaran urin yang berlebihan

1 1

/enurunan turgor kulit &aus,mual,anoreksia

2.5 Prosentase Cairan Tu u! 1 1 2ayi (baru lahir# De%asa 6 7"8 6 /ria ( !19! tahun# "!8 Wanita ( !19! tahun# :!8 1 +ansia 6 9:1:!8

2." Tan#a$tan#a atau ge%ala klinis kekurangan &airan ' 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 5elisah *uhu meningkat ;afsu makan menurun 0eses cair Warna feses lama kelamaan hijau 0eses lama kelamaan bersifat asam 3nus iritan 2erat badan turun Mata cekung *elaput lendir dan mulut kering $urgor kulit menurun 4olume darah menurun

2.( )o*+likasi <. Dehidrasi Dehidrasi =ingan (>:8 22# 1 5ejala gelisah 1 *uhu meningkat 1 2radi kardi Dehidrasi *edang (:1?8 22# 1 ;afsu makan menurun 1 0eses cair 1 2erat badan menurun 1 $urgor menurun 1 $aki kardi 1 &ipertensi 1 &aus Dehidrasi 2erat (?8 22 ke atas# 1 Matacekung 1 4olume darah berkurang 1 Denyut jantung dan tekanan darah menurun 1 *yok 1 sianosis . Kejang @. Mal ;utrisi

BAB II AS,HAN )EPE-A.ATAN MASA/AH )E),-AN0AN 12/,ME CAI-AN

3.1 PEN0)A3IAN 3. /engkajian 1 ;ama Antuk mengetahui biodata klien yang datang ke rumah sakit. 1 Jenis Kelamin /resentase cairan tubuh pada laki1laki berbeda dengan %anita karena %anita lebih sedikit presentase cairannya daripada laki1laki. 1 Asia Asia dapat mempengaruhi distribusi cairan dalam tubuh.Antuk itu pada saat mengkaji klien pera%at perlu menghitung perubahan cairan. 2. *tatus Kesehatan 1 Keluhan Atama 3pa yang pertama kali diraskan klien saat datang ke rumah sakit. 1 =i%ayat Kesehatan Keluhan apa saja yang ada pada klien dan bagaimana kondisi klien. 1 =i%ayat /enyakit Dahulu Klien pernah masuk rumah sakit sebelumnya apa tidak,pasien pernah menderita penyakit menurun dan menular atau tidak.

(. /emeriksaan 0isik 1 *ystem Kardiovaskuler /engkajian ini meliputi pengukuran distensi vena jugularis,frekuensi denyut nadi,tekanan darah,bunyi jantung dan lain1lain. 1 *ystem 5astrointestinal /engkajian pada system ini antara lain meliputi ri%ayat anoreksia,kram abdomen,abdomen cekung,abdomen distensi,muntah dan diare. 1 *ystem /ernapasan /ada system ini yang dikaji yaitu frekuensi pernapasan,gangguan pernapasan,seperti dispnes,rales dan bronchi.

3.2 4iagnosa )e+era5atan Kekurangan volume cairan adalah kondisi ketika individu, yang tidak menjalani puasa, mengalami atau resiko memgalami resiko dehidrasi vascular,interstisial, atau intravascular. Defisit cairan tubuh berhubungan dengan output yang berlebihan Defisit cairan tubuh berhubungan dengan intake yang kurang =esiko gangguan integritas kulit berhubungan dengan sering 232 /erubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan menurunnya absorbsi makanan dan cairan 2erhubungan dengan kehilangan cairan, sekunder akibat demam, drainase abnormal, dari luka, diare.

=esiko infeksi pada orang lain berhubungan dengan terinfeksinya kuman diare atau kurangnya pengetahuan tentang pencegahan penyebaran penyakit 3.3 Inter6ensi <. Kaji yang disukai dan yang tidak disukaiB beri minuman kesukaan dalam batas diet. . =encanakan tujuan masukan cairan untuk setiap pergantian (misB <!!! ml selama pagi, ?!! ml sore, dan !! ml malam hari#. @. Kaji pengertian individu tentang alasan1alasan untuk mempertahankan hidrasi yang adekuat dan metoda1metoda untuk mencapai tujuan masukan cairan. 9. Antuk anak1anak, ta%arkan 6 2entuk1bentuk cairan yang menarik (es krim bertangkai, jus dingin,es berbentuk kerucut# Wadah yang tidak biasa (cangkir ber%arna, sedotan# *ebuah permainan atau aktivitas (suruh anak minum jika tiba giliran anak# :. *uruh individu mempertahankan laporan yang tertulis dari masukan cairan dan haluaran urine, jika perlu. ". /antau masukanB pastikan sedikitnya <:!! ml peroral setiap 9 jam. 7. /antau haluaranB pastikan sedikitnya <!!!1<:!! ml setiap 9 jam. ?. /antau berat jenis urine '. $imbang berat badan setiap hari dengan jenis baju yang sama, kehilangan berat badan 8198 menunjukan dehidrasi ringan, :81'8 dehidrasi sedang.

<!.

3jarkan bah%a kopi, teh, dan jus buah anggur menyebabkan diuresis dan dapat menambah kehilangan cairan.

<<.

/ertimbangkan kehilangan cairan tambahan yang berhubungan dengan muntah, diare, demam, selang drein.

< .

/antau kadar elektrolit darah, nitrogen urea darah, urine dan serum osmolalitas, kreatinin, hematokrit, dan hemoglobin.

<@.

Antuk drainase luka 6 /ertahankan catatan yang cermat tentang jumlah dan jenis drainaseimbang balutan, jika perlu, untuk memperkirakan kehilangan cairan. 2alut luka untuk meminimalkan kehilangan cairan.

/);5K3J-3; $anggal M=* 6 " 3gustus !<@ =uang ;o =egister DC Medis 6 Dahlia 6 !< 65)3 D Dehidrasi *edang 6 ' 3gustus !<@

$gl /engkajian

3. -dentitas Klien ;ama Jenis Kelamin Amur 6 3n E3F 6 +aki1+aki 6 <@ $ahun

*tatus /erka%inan 6 2elum Ka%in /ekerjaan 3gama 61 6 -slam 61

/endidikan $erakhir 3lamat

6 *urodina%an 5g 9 ;o @9

2. =i%ayat Kesehatan <. Keluhan Atama -bu pasien mengatakan anaknya diare . =i%ayat /enyakit *ekarang -bu pasien mengatakan anaknya dieare sejak hari yang lalu dan muntah

sejak < hari yang lalu. Karena kondisi pasien semakain lemah akhirnya ibu

10

pasien memba%a pasien ke =*.Amum untuk mendapat pera%atan yang lebih lanjut. @. =i%ayat /enyakit Dahulu -bu pasien mengatakan bah%a pasien baru pertama kali masuk rumah sakit,sebelumnya pasien hanya berobat ke dokter umum. 9. =i%ayaat Kesehatan Keluarga -bu pasien mengatakan bah%a di keluarganya tidak ada yang sedang menderita penyakit diare.

(. /ola 3ktivtas *ehari1hari <. /ola tidur,-stirahat *ebelum M=* 6/asien bisa tidur baik siang atau malam *esudah M=* 6 /asien tidur terus karena kondisinya yang lemah

. /ola )liminasi <. 232 6 1 *ebelum M=* 6 232 :G sehari,cair 1 *esudah M=* 6 232 /asien berkurang . 23K 6 1 *ebelum M=* 6 +ancar dan Jernih 1 sesudah M=* 6 +ancar dan Jernih D. /emeriksaan 0isik a. Keadaan Amum Keadaan Amum Kesadaran b. $anda1$anda 4ital 6 2adan lemah,turgor kulit menurun 6 (ompos metis

11

* == $D

6 @7,? H( 6 ? C,menit 6 <<!,?! mmhg

22 sebelum M=* 6 @: kg 22 sesudah M=* 6 @@ kg c. Kepala dan +eher <. Kepala dan rambut a. Kepala simetri,kulit kepala bersih b. =ambut ber%arna hitam

. Mata *imetris,konjungtiva pucat,sklera putih,mata agak co%ong @. &idung *imetris,lubang hidung bersih tidak ada serumen 9. $elinga *imetris,tidak ada serumen :. Mulut $idak ada lesi di mulut ". +eher $idak ada pembesaran kelenjar lymphe dan tyroid d. /emeriksaan -tegumen (kulit# Kulit bersih,%arna kulit sa%o matang,tubuh panas,akral panas e. /emeriksaan $horaks,Dada

12

<. $horaks 1 -nspeksi 6 simetris 1 3uskultasi6 WheeIing tidak ada,ronchi tidak ada . /aru1paru 1 3uskultasi6 WheeIing tidak ada,ronchi tidak ada 1 /erkusi @. Jantung 1 3uskultasi6 2unyi *< dan * tunggal,tidak ada bunyi tambahan,tidak ada suara bising,murmur f. /emeriksaan 3bdomen 1 -nspeksi 1 /alpasi 1 /erkusi 13uskultasi 6 3bdomen simetris 6 $idak ada pembesaran hepar dan lien 6 3bdomen terdengar timpani karena tidak ada acites 6 /eristaltik meningkat 6 *onor

3;3+-*-* D3$3 ;ama /asien 6 3n E3F Amur ;o =egister N2 6 <@ $ahun 6 !< 4ATA MASA/AH )EPE-A.ATAN ETI2/20I

13

Ds 6 -bu pasien mengatakan anaknya diare Do 6 1 * 6 @7,? H(

1 == 6 ?G,menit 1 22 sebelum M=*6 @: kg .utput yang 2erlebih 5angguan keseimbangan cairan

1 22 sesudah M=* 6 @@ kg 1 2adan lemah 1 $urgor kuit menurun 1 232 :G,cair 1 /eristaltik usus meningkat

D-35;.*3 K)/)=3W3$3; <. 5angguan keseimbangan cairan berhubungan dengan output berlebihan ditandai dengan 6 1 *6 @7,? H B == 6 ?G,menit B 22 sebelum M=* 6@: kg B 22 sesudah M=* 6 @@ kg,2adan lemah,$urgor kuit menurun,232 :G,cair,/eristaltik usus meningkat

=);(3;3 3*A&3; K)/)=3W3$3; N2 47 T,3,AN #an )-ITE-IA HASI/ INTE-1ENSI -ASI2NA/

14

<

*etelah dilakukan jam diharapkan keadaan umum membaik,diare

<. 2ina hubungan saling pasien . .bservasi $$4

<. &ubungan baik dapat diri kepada petugas serta mempermudah untuk bekerja sama . Antuk mendeteksi kelainan pada tubuh @. Antuk mengetahui tanda1 tanda dehidrasi 9. Antuk mendeteksi ketidak seimbangan cairan dalam tubuh serta menghindari terjadinya syok :.Menjaga keseimbangan cairan yang masuk dalam tubuh ". Antuk mempercepat penyembuhan

pemeriksaan C 9 percaya dengan keluarga menciptakan rasa percaya

berkurang,muntah @. .bservasi frekuensi,%arna 232 tidak ada. Dengan K& 6 1 Keadaan umum baik 1 $urgor baik 1 Diare dapat diatasi 1 $idak muntah 9.Kaji intake dan output cairan :. 3njurkan pada keluarga untuk memberi minum air putih dan makan sedikit1sedikit tapi sering ". Kolaborasi dengan dokter

-M/+)M);$3*N 2 47 < ' 3gustus !<@ <. Membina hubungan saling percaya dengan keluarga pasien dengan berkomunikasi . Mengobservasi $$4 TAN00A/ TIN4A)AN TT4

15

* 6 @7H( == 6 ? C,menit 2adan lemah dan turgor kulit menurun @. Kaji intake dan output cairan 6 1 -ntake 6 1 Makan @C sehari 1 Minum :1<! gelas air /utih 1 output 6 1 232 6 :C sehari cair 1 23K 6 lancar dan jernih 9. 3njurkan pada keluarga pasien untuk memberi minum air putih dan makan sedikit1sedikit tapi sering :. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian terapi

232 -4 /);A$A/ <.< K)*-M/A+3; Kekurangan volume cairan adalah Keadaan individu yang mengalami penurunan cairan intravaskuler, interstisial, dan cairan intrasel. Kekurangan volume cairan terjadi ketika tubuh kehilangan

16

cairan dan elektrolit ekstraseluler dalam jumlah yang proporsional (isotonik#. 3kibat dari kekurangan cairan itu sendiri adalah intake yang berkurang dan output yang berlebihan yang berupa muntah, diare, perdarahan. <. *3=3; Demikian yang dapat penulis paparkan mengenai materi dan kasus yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini. $entunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya referensi yang ada. /enulis berharaap kepada pembaca memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dalam penulisan makalah di kesempatan berikutnya. *emoga makalah iniberguna bagi penulis khususnya juga para pembaca yang budiman.

D30$3= /A*$3K3
Wartonah, Tarwono. 2006. Kebutuhan Dasar Manusia an !roses Ke"erawatan # isi 3. $a%arta & 'a(e)ba Me i%a. Wi(%inson, $u ith M. 2006. *u%u 'a%u Dia+nosa Ke"erawatan. $a%arta & #,-. Don+oes , Mari(i.nn. 2000. /en0ana 1suhan Ke"erawatan. #,- & $a%arta

17

2er)an,T.2eather.2009.3ursin+ Dia+nosis e4initions an 0(assi4i0ation 2009-2011.5'1&Wi((e.-*(a0%we(( Ta)ba.ona,#.6an.2000.!ato4isio(o+i.$a%arta&#,-

18