Está en la página 1de 41

Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak

Anak Muda Ngerti Pajak

KP2KP Bangil 30 September 2013

Apa yang adik-adik pikirkan/bayangkan ketika kita menyebut nama :

INDONESIA

Kondisi Infrastruktur

Kondisi Sekolah

Kemiskinan

Pelayanan Kesehatan

Kriminalitas

Korupsi

Dibiayai negara

UNTUK MENJADI BANGSA YANG MANDIRI, PAJAK MENGAJAK PERAN SERTA RAKYAT INDONESIA UNTUK MEMBIAYAI NEGARANYA SENDIRI

Apa sih pajak itu ?


Kenapa sih harus bayar pajak ?

12

Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. (UU KUP Pasal 1 ayat (1))

13

14

31,86%
68,14%
Pajak Bukan Pajak

Target Penerimaan Pajak


2013

208.458.000.000 botol atau 17.371.500.000 lusin

Target Penerimaan Pajak


A. Pendapatan Negara dan Hibah I. Penerimaan Dalam Negeri 1. Penerimaan Perpajakan a. Pajak Dalam Negeri b. Pajak Perdagangan Internasional 2. Penerimaan Negara Bukan Pajak II. Hibah 2009 LKPP 848.763,20 847.096,60 619.922,20 601.251,80 18.670,40 227.174,40 1.666,60 937.382,10 628.812,40 308.585,30 287.251,50 21.333,80 (15,60) 5.163,20 (88.618,90) (1,58) 112.583,20 128.133,00 (15.549,80) 2010 LKPP 995.271,50 992.248,50 723.306,60 694.392,10 28.914,50 268.941,90 3.023,00 1.042.117,20 697.406,40 344.727,60 316.711,40 28.016,20 (16,80) 41.537,50 (46.845,70) (0,73) 91.552,00 96.118,50 (4.566,50) 2011 LKPP 1.210.599,70 1.205.345,80 873.874,00 819.752,50 54.121,50 331.471,80 5.253,90 1.294.999,30 883.722,00 411.324,80 347.246,20 64.078,60 (47,50) 8.862,40 (84.399,60) (1,14) 130.948,80 148.748,00 (17.799,20) 2012 APBN-P 1.358.205,00 1.357.379,90 1.016.237,30 968.293,20 47.944,10 341.142,60 825,10 1.548.310,40 1.069.534,40 478.776,00 408.352,10 70.423,90 (72.319,90) (190.105,40) (2,23) 190.105,30 194.531,00 (4.425,70) (36.917,70) (153.338,01) (1,58) 153.337,95 172.792,10 (19.454,15) 2013 APBN 1.529.673,08 1.525.189,48 1.192.994,10 1.134.289,20 58.704,90 332.195,38 4.483,60 1.683.011,09 1.154.380,86 528.630,23 444.798,78 83.831,45

B. Belanja Negara I. Belanja Pemerintah Pusat II. Transfer Daerah 1. Dana Perimbangan 2. Dana Otonomi Khusus dan Penyesuaian III. Suspen

C. Keseimbangan Primer D. Surplus/Defisit Anggaran (A-B) % terhadap PDB E. Pembiayaan I. Pembiayaan Dalam Negeri II. Pembiayaan Luar Negeri (Neto)

Kelebihan/(Kekurangan) Pembiayaan

23.964,30

44.706,30

46.549,20

Penerimaan Pajak
900.0 800.0 700.0 600.0 500.0 400.0 300.0 200.0 100.0 577.4 544.6 Rencana Realisasi 661.5 763.6 627.9 885.0 835.3 742.6

2009 * dalam triliun rupiah 2010 2011 2012

PEMBANGUNAN NEGARA PENERIMAAN NEGARA NON PAJAK NON PAJAK

PAJAK

PERAN SERTA MASYARAKAT DJP YANG DAPAT DIPERCAYA (TRUST) DUKUNGAN DARI INSTANSI LAIN

ALUR PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN DANA APBN/APBD

APBN/APBD

Kas Negara melalui Bank dan Kantor Pos

Kementerian/ Lembaga

DJP mengadministrasikan

Masyarakat

Fasilitas publik

Sumber Penerimaan Negara (APBN):


Menjual Sumber Daya Alam

Pinjaman LN dan DN

Pajak dan PNBP

Apa saja manfaat pajak?

1. Pembangunan infrastruktur
Perhubungan Energi dan lainnya

Pemukiman

Irigasi

2. Meringankan Beban dan Menyejahterakan Rakyat


Layanan Pendidikan Penanggulangan Kemiskinan Layanan kesehatan Ketahanan pangan Subsidi

3. Mewujudkan Suasana Aman Dan Tenteram Dan Kepastian Hukum Bagi Kehidupan Rakyat Dan Dunia Usaha

Pertahanan Negara

Keamanan dan Ketertiban

BBM

ENERGI

LISTRIK

SUBSIDI

PANGAN

NON ENERGI

PUPUK

BENIH, DLL PELAYANAN PUBLIK

Pajak Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Dana Perimbangan Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Otonomi Khusus Dana Penyesuaian

Dana Transfer Ke Daerah

Dana Otonomi Khusus dan Penyesuaian

DEFINISI

Self Assessment
Mendaftarkan diri Menghitung Memperhitungkan Menyetorkan Melaporkan

JENIS PAJAK
Menurut pengelolanya

Pajak Pusat
dikelola oleh pemerintah pusat (DJP)

Pajak Daerah
dikelola oleh pemerintah daerah

Pajak Pusat
Rp
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) Dikenakan atas setiap penyerahan Barang dan Jasa Kena Pajak serta Barang Mewah (pajak konsumsi)

PPh (Pajak Penghasilan) Dikenakan atas penghasilan yg diterima

Pajak Bumi & Bangunan Perkebunan, Perhutanan, dan Pertambangan (PBB-P3) Dikenakan atas pemanfaatan Bumi & Bangunan

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK PENGELOLA PAJAK PUSAT


Bea Meterai Pajak atas pemanfaatan dokumen tertentu

Pajak Daerah
Provinsi

Bioskop

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB); Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor; Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor; Kota/Kabupaten Pajak Air Permukaan; dan Pajak Rokok Pajak Bumi & Bangunan Perdesaan dan Perkotaan

(PBB-P2) Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Pajak Restoran Pajak Reklame (Iklan) Pajak Parkir Pajak Hiburan Pajak Penerangan Jalan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan Pajak Parkir 32 Pajak Air Tanah Pajak Sarang Burung Walet

POTENSI PEREKONOMIAN INDONESIA

34

KONDISI INDONESIA SAAT INI

NO 1 2 3 4 Populasi

Problem : Kondisi Empiris Kepatuhan Badan Usaha Wajib Pajak URAIAN Orang Pribadi (tanpa Usaha Mikro)
240 Juta 110 Juta 60 juta 19,9 Juta 22,6 Juta 12,9 Juta 5 Juta 1,9 Juta Aktif Bekerja/Kegiatan Usaha Domisili Tetap Perkiraan Penghasilan di atas PTKP/Badan Usaha Domisili Tetap Wajib Pajak Terdaftar

5
6 7

SPT yang Dilaporkan tahun 2011


Rasio SPT Badan thd Badan Usaha Dom Tetap (5:3) Rasio SPT OP thd OP Bekerja di atas PTKP (5:3)

8,8 Juta
14,7 %

520 Ribu
10,4 % -

Kondisi WP Yang Berkontribusi

Orang Pribadi yang berpenghasilan di atas PTKP (tahun 2011) 60 juta

WP OP Terdaftar 19,9 juta

Fakta: Menikmati Tanpa Berkontribusi


NEGARA

BELA NEGARA

MEMBAYAR PAJAK

PUBLIC GOODS & SERVICES

PEMBAYAR PAJAK WARGA NEGARA

FREE RIDER

Musuh utama

Free Rider (pemdompleng)

Musuh Lainnya

Mari peduli dan Say No To Free Rider !!!