Sastra Indonesia Kontemporer di dalam kamus bahasa inggris diistilahkan sebagai Contemporery Indonesia Literature.

Istilah sastra kontemporer di dalam bahasa Inggris diistilahkan sebagai Contemporery Literature. Sastra Indonesia Kontemporer itu diartikan sebagai sastra yang hidup di Indonesia pada masa mutakhir atau sastra yang hidup di Indonesia pada masa kini,, atau sastra yang hidup di Indonesia pada masa mutakhir atau sastra yang hidup di Indonesia pada zaman yang sama. Pengertian sastra Indonesia Kontemporer itu bemakna sangat relatif. Kerelatifan makna sastra kontemporer itu disebabkan oleh sejarah sastra Indonesia yang belum panjang. Disamping itu, pada pengertian sastra yang benar-benar mutakhir dalam arti hari ini hidup dan esok akan mati, ada pula sastra yang sekarang hidup dan tak sanggup terus bernafas entah sampai kapan. Pengertian mutakhir tidak mungkin semata dibatasi oleh waktu khusus untuk sastra yang benar-benar hebat. Meskipun demukian sedikit banyak sastra mutakhir merupakan ancang-ancang bagi sastra masa depan ( Budi Darma, 1990: 132). 2.1 PENGERTIAN PUISI Banyak pengertian puisi telah dibuat oleh pakar sastra. Pengertian yang dibuat mereka itu biasanya berhubungan dengan etimologi puisi, struktur fisik puisi, struktur batin puisi. Dalam puisi dan metologi pengajaran, B.P Situmorang membeberkan bahwa perkataan puisi berasal dari bahasa yunani, yang juga dalam bahasa latin poeietes, mula-mula artinya pembangunan, pembentuk , pembuat. Arti yang mula-mula itu lama kelamaan semakin dipersempit jadi hasil seni sastra, yang kata-katanya disusun menurut irama, sajak dan kadang-kadang kata kiasan. Dalam kamus istilah sastra, Panuti sudjiman menguraikan bahwa puisi adalah ragam bahasa yang teikat oleh irama, mantra dan rima serta penyusunan larik dan bait. Dalam kamus istilah sastra, Abdul Rozak zaidah, membeberkan makna puisi, ragam sastra yang bahasanya terikat oleh rima dan tatapuitika yang lain, atau gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran dan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama dan makna khusus. Pengertian puisi yang dibeberkan sebelumnya adalah pengertian puisi secara etimologis dan secara kamus umum dan kamus istilah. Jika diamati secara cermat kata puisi disinonimkan dengan istilah poetry. Pengertian puisi demikian adalah pengertian puisi secara tradisional. Pengertian yang demikian ini hanya berlaku untuk puisi-puisi lama atau tradisional, contohnya puisi dalam bentuk pantun. Clive Sansom memberikan pengertian puisi sebagai bentuk pengucapan bahasa yang ritmis yang mengungkapkan pengalaman intelektual yang bersifat imajinatif dan emosional. Herbert spencer seperti dikutip oleh Clive sansom memberikan pengertian puisi merupakan bentuk pengucapan gagasan yang bersifat emosional dengan mempertimbangkan efek keindahan. Dua pengertian puisi diatas berkaitan dengan bentuk fisik dan bentuk batin puisi. Bentuk fisik lazim disebut bahasa atau bentuk, sedangkan bentuk batin sering disebut isi atau tema Sepanjang sejarah, puisi itu mengalami perubahan disebabkan oleh selera dan konsep estetik. 2.2 PENGERTIAN PUISI KONTEMPORER Istilah puisi kontemporer di padankan dengan istilah puisi inkonvensional, puisi masa kini, puisi mutakhir, istilah kontemporer di dalam puisi kontemporer tidak menunjuk kepada waktu walaupun di dalam kamus istilah itu berarti dewasa ini. Masa kini atau mutakhir , pengenaan atau penerapan istilah kontemporer pada puisi kontemporer lebih mengarah kepdaa kehendak menunjukkan pada kondisi kreatif seniman di dalam mengolah dan menemukan idiom-idiom baru. Jika yang berpendapat bahwa kontemporer pada puisi kontemporer menunjukkan pada waktu dan bukan pada model puisi tertentu, maka pendapat demikian itu perlu diluruskan atau diperbaiki. Mengertikan seni kontemporer atau lebih khusus kepada puisi kontemporer dengan memakai kurun waktu misalnya dari tahun sekian sampai dengan tahun sekian, merupakan langkah atau sikap yang gegabah, tidak setiap hasil karya atau puisi misalnya tahun 1970-an berhak disebut kontemporer selama di dalamnya tidak terdapat atau tampak ciri-ciri kontemporer. Oleh karena itu, puisi kontemporer tidak menunjuk pada waktu. Didalam puisi kontemporer salah satu wajah yang penting adalah wajah eksplorasi dan sejumlah kemungkinan baru. Kemugkinan baru itu antara lain lahirnya eksperimen berupa penjungkirbalikan kata. Penciptaan kata-kata baru. Penciptaan idiom-idiom baru, percobaan semantik dan sintaksis. Puisi kontemporer tidak hanya terikat pada tema, tetapi juga terikat pada struktur fisik puisi. Berdasarkan keberadaan puisi kontemporer ini, maka pengertiannya, puisi yang muncul pada masa kini yang bentuk dan gayanya tidak mengikuti kaidah-kaidah puisi pada umumnya, puisi yang lahir di dalam kurun waktu tertentu yang memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan puisi lainnya. Puisi kontemporer adalah bentuk puisi yang berusaha lari dari ikatan konvensional puisi itu sendiri. Misalnya, Sutardji mulai tidak mempercayai kekuatan kata tetapi dia mulai berpaling pada eksistensi bunyi dan kekuatannya. Danarto justru memulai kekuatan garis dalam menciptakan puisi. 2.3 TEMA DAN CIRI-CIRI PUISI KONTEMPORER 1. Tema Puisi kontemporer Biasanya puisi-buisi kontemporer bertemakan a. Tema protes yang ditujukan kepada kepincangan sosial dan dampak negatif dari industrialisasi b. Tema humanisme yang mengemukakan kesadaran bahwa manusia adalah subjek pembangunan dan bukan objek pembangunan. c. Tema yang mengungkapkan kehidupan batin yang religius dan cenderung kepada mistik d. Tema yang dilukiskan melalui alegor dan parabel e. Tema tentang perjuangan menegakkan hak-hak azasi manusia berupa perjuangan untuk kebebasan, persamaan hak, pemerataan, dan bebas dari cengkeraman dari teknologi modern. f. Tema kritik sosial terhadap tindakan sewenang-wenang dari mereka yang menyelewengkan kekuasaan dan jabatan.

2. Ciri-ciri Puisi Kontemporer a. Puisi bergaya mantra dengan sarana kepuitisan berupa pengulangan kata, frasa, atau kalimat. b. Gaya bahasa paralelisme dikombinasi dengan gaya bahasa hiperbola dan enumerasi dipergunakan penyair untuk memperoleh efek pengucapan maksimal. c. Tipografi puisi dieksploitasi secara sugestif dan kata-kata nonsens dipergunakan dan diberi makna baru.

agar kehadirannya yang bebas sebagai pembentuk pengertiannya sendiri. dia adalah pisau itu sendiri dan bukan alat untuk memotong atau menikam. mabuk dan menelanjangi dirinya sendiri. bermain dengan dirinya sendiri. kata adalah kursi itu sendiri dan bukan alat untuk duduk. Asosiasi bunyi banyak digunakan untuk memeroleh makna baru f. Dia bebas. Kata-kata dari bahasa daerah banyak dipergunakan untuk memberi efek kedaerahan dan efek ekspresif. Puisi Mini Kata.. Sebagai penyair saya hanya menjaga sepanjang tidak menganggu kebebasnnya. titik. dia membebaskan kata-kata dari tradisi lapuk yang membelenggunya seperti kamus dan penjajahan-penjajahan lain seperti moral kata yang dibebankan masyarakat pada kata tertentu dengan dianggap kotor. Pembaharuan yang dilakukan sutardji benar-benar memberi wajah baru bagi perjalanan dan perkembangan puisi Indonesia. Menulis puisi baginya adalah membebaskan katakata yang berarti mengembalikan kata pada awal mulanya. Puisi Tipografi. yang kreatif. Kalau di umpamakan dengan kursi. membalik atau menyusangkan sendiri dirinya dengan bebas. serta penjajahan gramatika.4 PENGERTIAN PUISI INDONESIA KONTEMPORER Jika pengertian puisi kontemporer itu di kaitkan dengan puisi Indonesia. maka puisi Indonesia kontemporer adalah puisi Indonesia yang lahir di dalam waktu tertentu yang berbentuk dan bergaya tidak mengikuti kaidah-kaidah puisi lama pada umumnya. 5. Dalam gairahnya karena telah menemukan kebebasan. Atau puisi Indonsia kontemporer adalah puisi Indonesia yang memiliki ciri-ciri nilai dan estetika yang berbeda dengan puisi-puisi sebelumnya atau pada umumnya. yang tidak terlepas dari keseluruhan makna puisi.6 MUNCULNYA PUISI INDONESIA KONTEMPORER DI DALAM KHAZANAH KESUSASTRAAN INDONESIA Istilah puisi Indonesia kontemporer mulai di populerkan pada 1970-an. 2. Bila kata-kata di bebaskan. 2. dilengkapi dengan symbol lain yang berupa huruf. Banyak menggunakan kata-kata tabu h. Banyak ditulis puisi lugu untuk mengungkapkan gagasan secara polos. Sutardji mengebrak dengan puisi-puisinya bentuk-bentuk baru. Pendadakan yang kreatif bisa timbul. 2. Puisi macam ini lebih mementingkan aspek bunyi dan ritme. Puisi Indonesia kontemporer di dalam dunia perpuisisan Indonesia dikejutkan oleh Sutardji Calzoum Bahri dengan improvisasinya yang menjadi bagian penting dari proses penciptaan puisi-puisinya. Banyak digunakan gaya penulisan prosais g. Dan kata pertama adalah mantera. 2. 6. karena kata yang biasanya dianggap berfungsi sebagai penyalur pengertian. Sutardji Calzoum Bahri Bandung. diberi nyawa baru. Puisi mbeling tidak meng’haram’kan penggunaan suatu kata.7 TOKOH-TOKOH PUISI KONTEMPORER 1. huruf. Karena kata-kata bisa menciptakan dirinya sendiri. 30 Maret 1973 2. Bahkan wujud fisik puisi dipandangg sebagai salahh satu unsure puisi. Semua kata mempunyai hak yang sama dalam penulisan puisi ini. dan menentukan kemauan dirinya sendiri. menyatukan dirinya sendiri dengan yang kain untuk memperkuat dirinya. Puisi Idiom Baru. Dianggap sebagai pesuruh untuk menyampaikan pengertian. Sutardji Calzoum Bahri Karyanya . Dia bukan seperti pipa yang menyalurkan air. yaitu puisi kontemporer yang menggunakan kata atau kalimat dari berbagai bahasa. Puisi Multi Lingual. Gerakan puisi kontemporer yang melanda dunia gaungnya terdengar di Indonesia dan memberi corak terhadap kehidupan puisi Indonesia pula. Puisi Mbeling. Puisi idiom baru tetap menggunakan kata sebagai alat ekspresinya. Dalam puisi ini sering terdapat unsure kritik.5 RAGAM PUISI KONTEMPORER Adapun puisi kontemporer bisa dibedakan menjadi beberapa ragam sebagai berikut: 1. tiba-tiba karena kebebasannya bisa menyungsang terhadap fungsinya. garis. KREDO PUISI SUTARDJI Kata-kata bukanlah alat mengantarkan pengertian. Puisi Supra Kata. baik bahasa daerah maupun bahasa asing. bisa mendapatkan aksetuasi yangmaksimal. atau simbol-simbol lain. yaitu puisi kontemporer yang menggunakan kata-kata konvensional yang dijungkir-balikkan atau penciptaan kata-kata baru yang belum pernah ada dalam kosakata bahasa Indonesia. Digunakan idiom-idiom baru yang belum pernah dijumpai sebelumnya. 4. garis. tetapi kata tersebut dibentuk dan diungkapkan dengan cara baru. 3. Puisi Tanpa Kata. Saling betentangan sendiri satu sama lainnya. Di dalam kredo puisinya yang diproklamasikan pada 30 maret 1973. Kalau di umpamakan dengan pisau. yaitu puisi kontemporer yang memandang bentuk atau wujud fisik puisi mampu memperkuat ekspresi puisi. Karena mereka bebas berbuat semaunya atau bila perlu membunuh dirinya sendiri untuk menunjukkan dirinya sendiri untuk menunjukkan dirinya bisa menolak dan berontak terhadap pengertian yag ingin dibebankan kepadanya. Makamenulis puisi baginya adalah mengembalikan kata kepada mantera. Sebagai gantinya di gunakan titik-titik. Sutardji mengatakan kredo berasal dari bahasa latin credo yang berarti aku percaya. Dalam kesehari-hari kata cenderung dipergunakan sebagai alat untuk menyanpaikan pengertian. Maka timbulah halhal yang tak terduga sebelumnya. mundar-mandir dan berkali-kali menunjukkan muka dan belakangnya yang mungkin sama atau tidaka sama. Kata-kata meloncat-loncat dan menari di atas kertas. atau tanda baca lain. e. Puisi ini pada umumnya mengandung unsur humor. sehingga merangsang timbulnya suasana magis (cenderung sebagai puisi mantra). Dalam puisinya. bercorak kelakar. sebagai suatu tanda yang memiliki makna tertentu. Pada mulanya adalah kata. ia membebaskan kata-kata. Kata adalah pengertian itu sendiri.d. membelah dirinya dengan bebas. yaitu puisi kontemporer yang menggunakan kata dalam jumlah yang sangat sedikit. kreatifitaspun di mungkinkan. terutama kritik sosial. Berbeda dengan penyair-penyair sebelumnya. Dan lupakan keudukannya yang merdeka sebagai pengertian. 7. suatu pernyataan atau pengakuan. Dalam penciptaan puisinya. yaitu puisi yang sama sekali tidak menggunakan kata sebagai alat ekspresinya. Puisi ini dibedakan dengan puisi konvensional terutama oleh penggunaan idiom-idiom baru yang terdapat didalamnya.

negen moderne Indonesische dichters (1979). Sutardji di anugerahi hadiah South East Asia Writter Awards atas prestsinya dalam sastra di bangkok. kau. 1979) 5. 1941. hal ini merupakan huruf yang mewakili kata paham. duhai. kapak . 1974) 3. adalah pujangga Indonesia terkemuka. 1976) D. Pada musim panas 1974. Setelah lulus SMA Sutardji Calzoum Bahri melanjutkan studinya ke Fakultas Sosial Politik jurusan Administrasi Negara. mau. Hamid Jabbar Karangannya: .. o sendiri juga bisa diartikan sebagai suatu pengharapan. Tiga kumpulan sajak itu mencerminkan secara jelas pembaharuan yang dilakukannya terhadap puisi Indonesia modern.Batu 2. 1975) dan IK wil nog duizend jaar leven. ragu. Toen Herarti Karangannya: . Pada tahun 1979. BIOGRAFI SUTARDJI CALZOUM BAHRI Lahir di Riau. Hal itu dapat dilihat dari baris terakhir “oku okau okosong orindu okalian obolong o risao o Kau O. pengaduan serta pencarian yang berujung pada sebuah pemahaman tersendiri tapipemahaman itu malah menimbulkan sebuah kebingungan yang baru. amuk.”.“M” Frustasi (kumpulan sajak. (Sutardji Calzoum Bachri) Kata duka.Dukamu Abadi (Kumpulan sajak. 1974) . Amerika serikat dari oktober 1974 sampai April 1975. Supardi Djoko Damono Karangannya: . kemudian sajak-sajaknya di muat dalam majalah Horison dan Budaya Jaya serta ruang kebudayaan Sinar Harapan dan Berita Buana.Tragedi sihka dan winka . 1975) 8. Terutama karena konsepsinya tentang kata yang hendak di bebaskan dari kunkungan pengertian dan dikembalikannya pada fungsi kata seperti mantera. resah. 1981) 7.Catatan putih (Kumpulan sajak.Hukla (Kumpulan sajak. Writing from The World ( Amerika Serikat ).Mata Pisau (Kumpulan sajak. Dari sajak-sajaknya itu Sutardji memperlihatkan dirinya sebagai pembaharu perpuisian Indonesia. O Amuk kapak merupakan penerbitan yang lengkap sajak-sajak Calzoum Bahri dari periode penuisan 1966 sampai 1979. Pada mulanya Sutardji Calzoum Bahri mulai menulis dalam surt kabar dan mingguan di Bandung.Paco-Paco (Kumpulan Sajak. aku. dan kalian yang menunjukkan semua kata atau perasaan tersebut dimiliki oleh setiap orang. Selain itu.. 1974) . Sutardji Calzoum Bahri mengikuti Poetry Reading International di Rotterdam. 2. 1973) 9. 1976) . Leon Agusta Karangannya: . Sedangkan judul serta huruf o yang diulang pada akhir puisi ini. 1974) 6. Menunjukkan bahwa sudah tahu akan apa yang telah terjadi atau atas penjelasan yang disampaiakn.8. 1974) 4. Bandung.. Westerly Review ( Australia ) dan dalam dua antologi berbahasa belanda : Dichters in Rotterdam (Rotterdam Kunststicting.Dua Warna (Kumpulan Sajak Bersama Upita Agustina. Thailand. Sutardji juga memperkenalkan cara baru yang unik dan memikat dalam pembacaan puisi di Indonesia.Kumpulan sajak o. Sejumlah sajaknya telah di terjemahkan Harry Aveling ke dalam bahasa Inggeris dan di terbitkan dalam antologi Arjuna in Meditation ( Calcutta. 1975) . PUISI-PUISI KONTEMPORER O dukaku dukakau dukarisau dukakalian dukangiau resahku resahkau resahrisau resahbalau resahkalian raguku ragukau raguguru ragutahu ragukalian mauku maukau mautahu mausampai maukalian maukenal maugapai siasiaku siasiakau siasia siabalau siarisau siakalian siasia waswasku waswaskau waswaskalian waswaswaswaswaswaswaswaswaswas duhaiku duhaikau duhairindu duhaingilu duhaikalian duhaisangsai oku okau okosong orindu okalian obolong o risau o Kau O. Dari keseluruhan puisi O tersebut dapat diketahui adanya sebuah perasaan penyesalan.Matahan pinsan & ubun-ubun (kumpulan sajak. Entha Ainun Nadjib Karangannya: . Linus Suryadi Karyanya: . Universitas Padjadjaran.Dadaku adalah perisaiku (kumpulan sajak. dan o merupakan kata-kata sifat atau perasaan yang akhirnya diikuti oleh kata ganti milik. Korrie Layun Rampan Karangannya: .Nyanyian Gelandangan (Kumpulan Sajak.Akuarium (Kumpulan sajak. bila dikaitkan pada ketika seseorang mengucapkan huruf o secara serentak. setel ah menciptakan aatu mengesankan adanya sebuah pada oku okau tapi pemahaman itu kembali menimbulkan pertanyaan serta menimbulkan sebuah . India ).Sajak-Sajak 33 (Kumpulan Sajak. 1969) .. Goenawan Muhamad Karangannya: .Langit Kelabu (Kumpulan Sajak. Kemudian ia mengikuti seminar International Writting program di Lowa city. sia.

Tak lupa. sebagai contoh penggunaan kata ganti milik –Nya. Puisi lain karyanya seperti berikut ini. SCB BATU batu mawar batu langit batu duka batu rindu batu janun batu bisu kaukah itu teka teki yang tak menepati janji ? Dengan seribu gunung langit tak runtuh dengan seribu perawan hati takjatuh dengan seribu sibuk sepi tak mati dengan seribu beringin ingin tak teduh. Penggunaan huruf k yang dicetak besar pada kata kau pada baris terakhir juga menimbulkan pemahaman tersendiri. sebuah pencarian dengan orindu okalian obolong o risau o Kau O…. Kau tahu batu risau batu pukau batu Kau-ku batu sepi batu ngilu batu bisu kaukah itu teka teki yang tak menepati janji ? Sutardji Calzoum Bahri POT Pot apa itu pot kaukah pot itu Pot pot pot Yang jawab pot pot pot pot kaukah pot itu Yang jawab pot pot pot pot kaukah pot itu Pot pot pot Pot apa pot itu pot kaukah potku? SCB BAB III . AMUK Ngiau! Kucing dalam darah dia menderas Lewat dia mengalir ngilu ngiau dia ber Gegas lewat dalam aortaku dalam rimba Darahku dia besar dia bukan hariamau bu Kan singa bukan hiena bukan leopar dia Macam kucing bukan kucing tapi kucing Ngiau dia lapar dia menambah rimba af Rikaku dengan cakarnya dengan amuknya Dia meraung dia mengerang jangan beri Daging dia tak mau daging jesus jangan Beri roti dia tak mau roti ngiau.kerinduan untuk semakain ingin bertemu. dalam puisi ini juga sangat terasa efek magis yang ditimbulkan dari perulanagn kata serta penggunaan kata-katanya yang tidak wajar. Akan tetapi semakin dia tahu maka menjadikannya semakin bingung dan semakin ingin tahu lagi. Dari sini mungkin puisi O ini menunjukkan bahwa adanya pengaduan serta ingin tahu dan usaha pencarian untuk bertemu dengan Tuhan yang menciptakannya. Umumnya sebuah kata ganti yang diawali denagn huruf besar yang letaknya bukan diawal kalimat adalah menunjukkan bahwa itu adalah Tuhan. Dengan siapa aku mengeluh? Mengapa jam harus berdenyut sedang darah tak sampa mengapa gunung harus meletus sedang langit tak sampai mengapa peluk diketatkan sedang hati tak sampai mengapa tangan melambai sedang lambai tak sampai.

SIMPULAN Puisi kontemporer tidak hanya terikat pada tema. Ciri-ciri Puisi Kontemporer a. Banyak digunakan gaya penulisan prosais g. Asosiasi bunyi f. Atau puisi kontemporer adalah bentuk puisi yang berusaha lari dari ikatan konvensional puisi itu sendiri. tetapi juga terikat pada struktur fisik puisi. maka pengertiannya. Kata-kata dari bahasa daerah e. Tipografi d. Puisi bergaya mantra b. Berdasarkan keberadaan puisi kontemporer ini. puisi yang lahir di dalam kurun waktu tertentu yang memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan puisi lainnya. . puisi yang muncul pada masa kini yang bentuk dan gayanya tidak mengikuti kaidah-kaidah puisi pada umumnya. Banyak ditulis puisi lugu untuk mengungkapkan gagasan secara polos. Banyak menggunakan kata-kata tabu h. Gaya bahasa paralelisme c.