P. 1
laporan kasus konstipasi lansia

laporan kasus konstipasi lansia

|Views: 143|Likes:
Publicado poronyotz
konstipasi pada lansia
konstipasi pada lansia

More info:

Published by: onyotz on Sep 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/19/2013

pdf

text

original

BAB I STATUS PASIEN

I.

Identitas Pasien a. Nama b. Jenis Kelamin c. Umur d. Pekerjaan e. Agama f. Alamat : Tn. MS : Laki laki : 64 tahun : Pensiunan PNS : Islam : RT 08. Kec.Pakuan Baru

II.

Latar Belakang Sosio-ekonomi-demografi-lingkungan-keluarga a. Status Perkawinan b. Jumlah anak/saudara c. Biaya Kesehatan d. Kondisi Rumah : menikah (±43 tahun yang lalu) :2 : Askes : baik

e. Kondisi Lingkungan Keluarga: baik

III.

Aspek Psikologis di Keluarga

: Baik

IV.

Keluhan Utama

: Sulit BAB sejak 2 minggu yang lalu

V.

Keluhan Tambahan

: Nyeri pada pergelangan tangan dan sendi

VI.

Riwayat Penyakit Sekarang

: Os datang dengan keluhan sulit BAB sejak 1 bulan yang

lalu, dalam 1 bulan ini os BAB sebanyak 4x, dengan konsistensi kotoran sedikit, kecil kecil dan keras. Os mengaku sudah sering mengkonsumsi sayur dan buah serta minum banyak air, namun BAB os tetap keras dan susah. 1 hari sebelum datang ke puskesmas, os mengkonsumsi vegeta herbal untuk memperlancar BAB. Pagi harinya saat datang ke
1

sehingga os mencungkil untuk mengeluarkan tinjanya. kanker (-) IX. VII. dan pangkal paha. riwayat asam urat (+) VIII. Menurut Os. Riwayat hipertensi : (-). riwayat sakit ginjal (-). tidak dipengaruhi oleh cuaca maupun waktu.puskesmas os mengaku telah BAB tetapi tinja dirasa keras. Riwayat Penyakit Dahulu : Os tidak pernah sakit seperti ini sebelumnya. 1 bulan yang lalu os pergi berobat ke poli saraf RSUD Raden Mattaher dengan keluhan rasa kebas dan nyeri pada persendian. Suhu 4. hipertensi (-). riwayat DM (-). Riwayat Penyakit keluarga : Riwayat sakit jantung (-). bengkak pada persendian (-). isi dan tegangan cukup : 20 x/menit 2 . Tekanan darah 5.8°C : 110/70 mmHg : 88 x/menit. Frekuensi Pernapasan : : baik : compos mentis : 36. Nyeri juga dirasakan di lutut. Keadaan Umum 2. Omeprazole dan Vitamin B1.bulat-bulat dan kecil tanpa disertai lendir maupun darah. Nadi 6.6 mg/dl. Nyeri terasa lebih seperti pegal. os diperiksa kimia darahnya dan didapat hasil asam urat = 6. Kesadaran 3. Pemeriksaan Fisik Keadaan Umum 1. keluhan sulit BAB mulai dirasakannya semenjak beliau mengkonsumsi obat obatan tersebut. kolesterol = 244 mg/dl.DM (-). sakit jantung (-). Saat berkunjung ke poli saraf. Rasa kesemutan (-). Selain sulit BAB os mengeluhkan nyeri pada kedua jari jari tangannya. Tinja yang keluar berwarna coklat gelap. Rasakaku pada sendi (-). Nyeri tidak menjalar ke bagian tubuh lainnya. os mendapatkan obat Asetosal.

reflek cahaya +/+ : anemis (-/-) : ikterik (-/-) : tak ada kelainan : tak ada kelainan : Tak ada kelainan : Pembesaran KGB (-) : : simetris kanan dan kiri : krepitasi -/-. Ekstremitas a. lurus d. Bentuk b. Exopthalmus/enophtalmus: (-) b. wheezing (-) . edem (-). Abdomen a. Leher 7. murmur (-).Pemeriksaan Organ 1. Mata a. Kepala a. Thorak a. Palpasi c. Range of motion : 5/5. Inspeksi b. Auskultasi : Bising usus (+) normal 9. Sklera 3. Mulut 6. ronki(-). suara napas vesikuler. nyeri tekan -/-. Inspeksi b. Soepel : Nyeri tekan (-) : Timpani d. parastesi (-). Gallop (-) 8.Jantung : BJ I/II reguler. reflek bicep/tricep (+/+). Hidung 4.Paru :. Perkusi : isokhor 2 mm kanan kiri. Perkusi : : Datar. Auskultasi : . superior :Akral hangat. Palpasi c. taktil fremitus +/+ : Sonor +/+ : normocephal : memutih. Telinga 5. Conjungtiva d. nyeri pada jari jari tangan 3 . Pupil c. Rambut 2.

Preventif : Kurangi asupan makanan berkolesterol tinggi dan yang mengandungg uric acid tinggi setiap kali makan. Kuratif :Medikamentosa c. Diagnosis Diagnosa Banding : Konstipasi +gout athritis : Ca Rekti. kelemahan anggota gerak (-). reflek patologis (-). XI. Stop merokok dan kurangi jumlah kopi yang dikonsumsi b. edem (-). XII. Manajemen a.b. Rehabilitatif   Menjalankan pengobatan secara teratur Kontrol jika terjadi ada keluhan 4 . Osteoathritis. reflek achiles/patella +/+. range of motion 5/5 X. Promotif : Membiasakan diri untuk beristirahat secara teratur. Olahraga c. Membiasakan diri untuk tenang dan tidak memikirkan hal-hal negatif. Inferior : akral hangat. parastesi -. memperbanyak konsumsi sayur dan buah buahan serta anjurkan pasien untuk berolahraga.

I R/ Allopurinol tab 100 mg no x S 2 dd tab 1 R/ Meloxicam tab no xv S 3 dd tab 2 Pro : Tn.Jend.M Umur : 64 tahun Alamat : Rt.Sudirman Dokter : Titia Rahmania Tanggal: 4 September 2013 R/ laxadyn syr S 1 dd C1 (malam) no.DINAS KESEHATAN KOTA JAMBI PUSKESMAS PAKUAN BARU Jl.03 Pakuan Baru 5 .

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->