P. 1
Definisi Dan Tujuan SOP

Definisi Dan Tujuan SOP

|Views: 48|Likes:
Publicado porRenu Balakrisahnan

More info:

Published by: Renu Balakrisahnan on Sep 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/23/2014

pdf

text

original

Definisi Dan Tujuan SOP

SOP atau Standard Operating Procedure adalah segala aturan atau prosedur tertulis yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas di suatu perusahaan, dimana semua aturan atau prosedur tersebut bersifat standar atau baku sehingga bersifat mengikat atau harus dipatuhi oleh seluruh karyawan atau pimpinan perusahaan sehingga pelaksanaan tugas (operasionalisasi) berjalan sesuai ketentuan atau harapan danpada akhirnya menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.

Kapan SOP diperlukan ? 1. SOP harus sudah ada sebelum suatu pekerjaan dilakukan. 2. SOP digunakan untuk menilai apakah pekerjaan tersebut sudah dilakukan dengan baik atau tidak . 3. Uji SOP sebelum dijalankan, lakukan revisi jika ada perubahan langkah kerja yang dapat mempengaruhi lingkungan kerja. 3 Kata-kata Penting terkait SOP : Pengertian Prosedur : Prosedur adalah istilah lain untuk tahapan atau langkah-langkah, biasanya terkait dengansuatu proses kerja (Contoh prosedur Prosedur Pencatatan Surat Keluar, Prosedur PembelianBarang, Prosedur Perekrutan Karyawan, dan lain-lain). Prosedur dapat bersifat baku (tertulis) dan tidak baku; namun sebaiknya baku atau standar. Prosedur dapat diuraikan dalam bentuk deskripsi ataupun gambar. Pengertian Operasional : Operasional adalah istilah yang merujuk pada kegiatan atau kerja, biasanya merupakan hal yang terjadi di suatu perusahaan. Operasional atau kegiatan/kerja bisa bersifat rutin dan non rutin. Setiap operasional/kegiatan juga biasanya memiliki prosedur yang dapat bersifat baku(tertulis) maupun tidak baku (tidak tertulis). Pengertian Standar :
Standar berarti ketentuan atau keadaan yang menjadi acuan, harus diikuti dan tidak bolehmenyimpang. Ketentuan atau keadaan ini bersifat mengikat ke semua pihak.

SOP berfungsi sebagai : 1. Pedoman karyawan dan atau pimpinan mengerjakan suatu tugas. 2. Pedoman pimpinan melakukan pengawasan. 3. Pembanding untuk perubahan yang lebih baik. 4. Dasar hukum yang dapat digunakan untuk kebaikan semua pihak. Manfaat dari SOP : 1. SOP memastikan bahwa perusahaan memiliki proses konstan yang memenuhi standar dan semua personil mengenal proses tersebut. 2. Dengan adanya SOP, proses akan selalu ditinjau dan diperbaharui berdasarkan dasar yang sudah ada.

 Menggunakan instruksi yang singkat dan jelas dalam satu kalimat. SOP dapat mengurangi perbedaan dalam sistem.  Pembagian tugas tepat dan memberikan pengawasan yang terus menerus atas pekerjaan yang dilakukan. Step Pembuatan SOP : Terdapat tujuh step untuk mendeskripsikan suatu metode agar dapat membuat suatu bentuk SOP yang baik dan benar. dan juga dapat memberiperusahaan suatu perlindungan yang legal. SOP dapat mempermudah dalam melakukan pelatihan silang. SOP dapat membantu dalam pelatihan karyawan baru sebagai sumber referensi. Berikut adalah tujuh step untuk membuat SOP yang baik dan benar : 1.  Spesialisasi harus dipergunakan sebaik-baiknya.  Menggunakan kata kerja dalam kalimat aktif bukan kalimat pasif. Perencanaan tujuan awal pembuatan SOP Dengan adanya tujuan yang ingin dicapai.  Pencegahan penulisan. dimana pelatihan silang melatih karyawan dalam melakukan pekerjaan di departemen lain. 4. 5. Contoh: "Kirim spesifikasi ke vendor" bukan " Spesifikasi dikirim ke vendor". dimana perbedaan tersebut merupakan kendala dalam efesiensi produksi dan pengontrolan kualitas. dengan kata lain diluar departemen asalnya.SOP menjamin bahwa audit yang dilakukan oleh Biro Konsultan atau sponsor tidak akan menghasilkan penemuan yang merugikan perusahaan. Contoh: "Kirim buku ke bagian pengolahan".  Tampilan SOP harus mudah dibaca dan dimengerti dengan cepat dan berusaha mendapatkan arus yang sebaik-baiknya. sehingga mudah untuk dipahami oleh pengguna SOP tersebut.  Tiap pekerjaan yang diselesaikan harus memajukan pekerjaan dengan memperhatikan tujuan. Dalam pembuatan SOP harus memperhatikan beberapa konsep sebagai berikut :  SOP harus ditulis dan menjelaskan secara singkat langkah demi langkah. 6. SOP dapat membantu dalam melakukan evaluasi terhadap performansi personil danproses yang dilakukan. Konsep Pembuatan SOP : Kesalahan pembuatan SOP dapat menyebabkan hasil yang ingin dicapai oleh perusahaan menjadi tidak maksimal. Contoh: " Lengkapi lembar kerja buku dan kembalikan ke pengadaan" bukan " Jangan dikembalikan sebelum lembar kerja dilengkapi". mencegah duplikasi pekerjaan dan harus ada pengecualian yang seminimum mungkin terhadap peraturan. Pembaca SOP diharapkan melakukan sesuatu bukan mengharap melakukan sesuatu. gerakan dan usaha yang tidak perlu dan mencegah adanya pemeriksaan yang tidak perlu. 3. pihak manajemen dapat menyusun langkah-langkah yang . bukan pernyataan negatif. 7.  Menggunakan pernyataan positif. fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kondisi yang berubah.

Implementasi SOP : Proses implementasi SOP adalah langkah yang dibutuhkan untuk memperkenalkan SOP kepada setiap orang yang terlibat dalam SOP tersebut dan menjadikan SOP sebagai bagian penting dalam setiap proses operasi rutin. 2. Proses implementasi harus dirancang sedemikian rupa untuk memastikan bahwa : 1. dapat diketahui kekurangan dan kesalahan dalam SOP yang telah dibuat dan kemudian dapat segera dilakukan perbaikan sehingga SOP dapat berjalan dengan lebih maksimal. Pengujian Tahap pengujian dilakukan untuk mengetahui SOP yang dibuat telah seusai dengan standard yang ditetapkan oleh pihak manajemen dan kemudian hasil pengujian dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dalam melakukan perbaikan dan pengembangan. dibutuhkan tim penasehat yang berasal dari luar perusahaan untuk menilai rancangan yang telah dibuat dan memberikan saran.Implementasi Setelah SOP selesai dibuat dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Jika bentuk SOP yang akan digunakan adalah flowchart. 5. Evaluasi Eksternal Pada tahap evaluasi eksternal. kritik dan usulan yang membangun. maka proses pemahaman dan penerapan akan berjalan dengan lebih mudah. 6. 4. maka langkah awal yang haruss dilakukan adalah menentukan permasalahan yang akan diselesaikan. hierarchical steps ataugraphic format. Rekapan dokumen SOP didistribusikan sesuai dengan kebutuhan dan dapat diakses dengan mudah oleh seluruh karyawan perusahaan. sebaiknya rancangan tersebut dievaluasi oleh seluruh anggota perusahaan yang terlibat sehingga dapat diketahui kekurangan serta kesalahan yang terdapat pada rancangan awal tersebut dan kemudian meminta saran. Setiap orang dalam perusahaan mendapat informasi dan penjelasan mengenai SOP yang telah diperbaiki ataupun SOP yang baru. Pada tahap ini juga dapat dilakukan pelatihan bagi parapekerja agar dapat memanfaatkan SOP sebagai alat bantu untuk mempermudah mereka dalam menjalankan pekerjaan. maka langkah awal yang harus dilakukan adalah membuat tahapan dari proses yang ada dan yang harus dijalankan. 2. kritik dan usulan yang dapat membangun pembuatan SOP tersebut. serta dapat mengetahui dan mengevaluasi keberhasilan dari penerapan SOP tersebut. Terdapat karyawan yang bertanggung jawab untuk mengawasi jalannya proses. Pihak eksternal dari perusahaan tentu dapat menilai rancangan dengan lebih objektif. Dengan melibatkan seluruh anggota perusahaan yang terlibat dalam SOP tersebut. Evaluasi Internal Setelah rancangan awal dibuat. 3. 3. terutama yang terlibat langsung dalam SOP tersebut. dikarenakan mereka tidak terlibat langsung dalam proses penerapan SOP.harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. kemudiandilakukan implementasi di seluruh divisi dalam perusahaan sehingga tujuan awal yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan maksimal. 7. Perancangan awal Jika bentuk SOP yang akan digunakan adalah simple steps. Perbaikan Setelah dilakukan tahap pengujian. mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang mungkin terjadi dan memberikan dukungan dalam proses implementasi SOP tersebut . 4. Setiap karyawan dalam perusahaan mengerti peran dan memiliki pengetahuan dan kemampuan yang dibutuhkan untuk menerapkan SOP dengan benar dan efektif termasuk pemahaman mengenai konsekuensi jika terjadi ketidaksesuaian dalam penerapan SOP tersebut.

Standar Operasional Prosedur SOP Contoh dan Penyusunan Banyak yang bertanya apa sebenarnya perbedaan acuan kerja. Tidak ada format SOP yang sangat pas dengan organisasi.Standar Operasional Prosedur SOP Contoh dan Penyusunan . pengaturan secara internal akan berbeda menurut masing-masing organisasi dan dengan jenis SOP yang akan dikembangkan. SOP harus diorganisir untuk bisa dipastikan mudah dan efisiens dalam penggunaan dan dikembangkan sesuai dengan kekhasan organisasi. . Dalam kesempatan ini kami akan sedikit membahas mengenai Standar Operasional Prosedur SOP Contoh dan Penyusunan . Itu semua bisa dibilang memiliki fungsi dan peran yang sama yaitu sebagai dasar informasi dalam suatu pekerjaan.Didalam setiap perusahaan yang baik setiap pekerjaan dan kegiatan operasi yang dilakukan pasti memiliki acuan dasar bagi para karyawannya untuk melakukan pekerjaannya. Acuan pekerjaan ini disebut juga Standar Operasional Prosedur atau disingkat SOP. Berikut ini kami berikan Definisi dan pengertian Standar Operasional Prosedur SOP :     SOP adalah satu set instruksi tertulis yang merupakan dokumen suatu aktivitas yang selalu berulang atau rutin. SOP menguraikan kedua unsur operasional administratif dan teknis dari suatu organisasi yang biasanya diatur oleh Quality Assurance. dasar kerja dengan SOP ini.

SOP digunakan sebagai ceklis oleh pemeriksa prosedur manakala auditing. http://armylookfashion. Atau sering juga. penulisan dengan ruang kosong antar paragraf.SOP sendiri harus ditulis dengan cukup detil sedemikian rupa sehingga seseorang dengan pemahaman yang sangat dasar dari suatu bidang. Keuntungan menggunakan Standar Operasional Prosedur(SOP perusahaan. SOP harus ditulis oleh seseorang yang banyak mengetahui aktivitas dan struktur internal organisasi.html/ http://wakhinuddin. usahakan agar dibuat dengan kalimat-kalimat yang singkat. Mengenai Penyusunan Teknik Penulisan Standar Operasional Prosedur. foto atau diagram grafis. SOP dapat juga digunakan sebagai bagian dari suatu program pelatihan pegawai. maka tulisan sebaiknya dibuat agar besar. Hal tsb menyediakan individu dengan informasi untuk melaksanakan suatu pekerjaan dengan baik dan memudahkan untuk konsistensi mutu dan integritas produk atau sebuah hasil akhir melalui implementasi yang konsisten dari suatu prosedur atau proses di dalam organisasi.com/2007/08/standard-operating-procedures-makalah. maka Contoh Standar Operasional Prosedur (SOP) dapat dibuat dengan salah satu cara dibawah ini :     Dengan bagan alir (flow chart) Dengan gambar. Pengembangan dan penggunaan SOP adalah suatu bagian integral dari suatu sistem mutu. terutama untuk multi-tasked proces di mana pengalaman dari sejumlah individu diperlukan. juga meningkatakan comparablity. maka SOP dapat bermanfaat untuk merekonstruksi aktivitas proyek. keuntungan-keuntungan suatu SOP adalah dapat mengurangi effort pekerjaan. Ketika data historis diperlukan segera. Dengan Checklist Dengan Video Kalau dengan tulisan. Kalau Instruksi Kerja akan dipergunakan di lapangan sambil kerja. dan legal defensibility data. Untuk mengatasi kesulitan bahasa dan waktu baca (misalnya operator perlu melihat Standar Operasional Prosedur (SOP) tersebut sambil mengerjakan tugasnya). karena mereka perlu menyediakan instruksi pekerjaan yang terperinci. Individu tersebut sangat utama sebagai tenaga ahli yang benar-benar melaksanakan pekerjaan atau menggunakan proses yang akan diSOPkan. Pengembangan dan penggunaan SOP adalah suatu bagian integral dari suatu sistem mutu. Standar Operasional Prosedur SOP Contoh dan Penyusunan dalam Suatu Tim kerja juga dapat dilakukan sebagai pendekatan.wordpress. dapat dengan sukses/mudah melakukan aktivitas atau melakukan prosedur/langkah ketika tanpa supervisi.files. setiap langkah diberi nomor. Hal tsb menyediakan individu dengan informasi untuk melaksanakan suatu pekerjaan dengan baik dan memudahkan untuk konsistensi mutu dan integritas produk atau sebuah hasil akhir melalui implementasi yang konsisten dari suatu prosedur atau proses di dalam organisasi.com/2011/09/24/standar-operasional-prosedur-sop-contoh-danpenyusunan.doc . credibility.

Sebagai guru dan manager di kelas. Artinya. tetapi tetap saja. maka sebaiknyalah kita datang tepat waktu pula setiap harinya. Misalnya saja. Saya memang dibantu oleh guru khusus yang menangani anak2 tadi dan satu orang partner di dalam kelas. retardasi dan beberapa special needs lainnya. tetapi karena kita juga guru. Bagaimana caranya? Ya itu tadi. ADD. kalau kita meminta anak2 untuk datang tepat waktu. Tentu sbxaja. Selain memberi contoh buruk bagi anak2. kita harus pandai menggunakan ilmu tarik ulur. kelas yang jumlah siswanya 24-26 orang ini akan berisi sekitar 3-5 orang siswa berkebutuhan khusus. Sekolah saya itu termasuk salah satu sekolah yang menerapkan konsep sekolah inklusi atau pendidikan inklusi. guru pun harus disiplin lebih dulu. Biasanya. Tetapi bukan pula suatu hal yang tidak mungkin dilakukan. maka janganlah guru meninggalkan kelas dan mengobrol di ruang guru. karena guru adalah role model atau contoh nyata bagi anak-anak.Cara Baru Melatih Disiplin Pada Anak? oleh Nina Feyruzi *SOP:Standard Operational Procedure. Menerapkan disiplin ini gampang-gampang susah. Perlu waktu kurang lebih tiga tahun lamanya sebelum saya akhirnya menemukan formula khusus agar anak2 di kelas mau disiplin dengan ikhlas. ada saja anak berantem atau terjatuh. Bisa saja ketika guru asyik mengobrol. hiperaktif. yaitu sekolah yang memperbolehkan siswa-siswa berkebutuhan khusus seperti autisme. apalagi masih ada 3-5 anak berkebutuhan khusus tadi. karakter dan tingkah laku yang berbeda-beda bukanlah hal yang mudah. Jawa Barat. Selama itu pula setiap tahunnya saya selalu diberi `mandat’ menangani anakanak special needs atau anak2 berkebutuhan khusus di sekolah itu. meninggalkan kelas tanpa pengawasan berarti membiarkan sesuatu terjadi. apalagi guru bagi anak2 yang heterogen. Selain itu tentu saja. kita harus menerapkan disiplin dan etos kerja. menjadi teman anak-anak. maka kita harus bisa menjadi sahabat. sebagai manager. sekaligus mereka menghormati dan menghargai kita sebagai gurunya. Disiplin harus dimulai dari guru Hal pertama yang saya terapkan adalah disiplin. ADHD. Kalau kita meminta anak2 untuk tertib dan tidak mengobrol di dalam kelas. mengurusi siswa dengan berbagai sifat. Mereka disatukan di dalam kelas yang berisi anak2 `normal’ lainnya. Intinya sih tetap kreatif dan jeli terhadap berbagai masalah yang ada. sementara anak2 ditinggal tanpa pengawasan. sebelum meminta anak2nya untuk berbuat disiplin. system tarik ulur. penting untuk diingat dan dilaksanakan. Selama kurang lebih 6 tahun lamanya saya mengajar di sebuah sekolah dasar nasional plus di daerah Bogor. menyatukan anak2 normal dengan anak2 special tadi bukan pekerjaan seperti membalikkan telapak tangan. .

tentulah ini suatu hal yang sulit dilakukan. Oleh karena itu. Untuk itu. Seperti di perusahaan2 terkemuka. guru mengeluh kepada saya tentang sulitnya menerapkan disiplin ini ke anak didik mereka. Pastilah tidak cocok untuk anak2. Kemudian saya tanyakan apakah sang guru juga mengobrol di ruang guru dan meninggalkan siswanya. Saya tidak melarang para guru untuk berhenti merokok. karena itu berarti saya memaksa anak2 menuruti apa kata dan perintah saya. SOP adalah sejenis peraturan yang diterapkan ketika kita pertama kali melakukan pengoperasian suatu system. Contoh lain lagi adalah di SMP dan SMA. nyaman dan betah. Apalagi. Tetapi saya tidak mau menggunakan kata peraturan untuk kelas saya. atau barang atau pekerjaan. Standard Operational Procedure atau Prosedur Pengoperasionalan suatu system. maka saya menganggap kelas adalah suatu system. Atau bisa saja menjadi `Kelas . saya ganti kata `Rule” dengan “Belief” atau “Aturan/Peraturan” menjadi “Kepercayaan” yang di dalamnya mengandung arti saling percaya dan menjaga. Bukan. Agar system ini berjalan dengan baik. yaitu di awal tahun ajaran baru.Sering sekali di setiap pelatihan dimana saya menghadiri atau saya menjadi pembicaranya. saya pun menerapkan SOP ini pertama kali mereka masuk ke kelas saya. dalam arti yang sesungguhnya. maka diperlukan SOP tadi. ini bukan suatu momok menakutkan dan bahkan bisa diterapkan bahkan pada siswa taman kanakkanak. atau merokoklah di luar area sekolah. Saya menyebutnya “Belief” atau di sekolah2 lain disebut sebagai “Rule” atau peraturan. Kalau dilihat dari namanya. system yang harus dijalankan secara professional. sambil tersipu malu mereka mengiyakan pertanyaan saya tadi. Budaya Kelas Setelah memberi contoh. Kelas Impian . Tetapi bagaimana mereka tidak melakukannya kalau ternyata para guru sendirilah yang menyarankan siswa2nya untuk merokok dengan memberi contoh nyata merokok di hadapan para siswa. tetapi akan lebih baik kalau mereka menahan diri mereka hingga sekolah usai. mereka sendiri yang akan rugi. padahal saya mau hal tersebut datang dari anak2. Saya ingin anak2 belajar tentang pentingnya kesadaran diri akan tanggung jawab tanpa selalu saya ingatkan apalagi paksaan dari saya sehingga anak2 senang berada di kelas saya. banyak guru pria yang mengajar di sekolah dasar dan mereka merokok di depan kelas rendah. apalagi istilahnya begitu asing. Anak yang sulit diatur dan sering ngobrol ketika mengerjakan sesuatu bahkan bertengkar fisik dengan sesame teman di kelas. agar apa yang saya dan anak2 inginkan dapat terlaksana. teknik pertama yang saya gunakan SOP. Itu jelas bukan contoh yang baik bagi anak2. Sejenis rangkaian aktivitas yang harus dikerjakan sebelum kita memulai suatu system. Belief. anak2 sadar sepenuhnya bahwa kalau mereka tidak menjalankan ini. guru2 melarang siswanya untuk tidak merokok.

Disinilah disipin itu berperan. Sambil menuliskan poin ini. Saya akan bertanya kepada mereka bagaimana dan seperti apa tanggung jawab setiap siswa agar kelas menjadi bersih. Tentu saja cara kita memberi tahukan anak juga amat penting. misalnya saja saya akan menulis “Kelas yang bersih. Sampai di sini. `memiliki teman banyak’ dan lain sebagainya. Perlu juga disampaikan kepada anak2 alasan mengapa kita menggunakan kata belief ini. sehingga anak2 bisa memahami dan lebih mudah bagi mereka mempraktekkannya. Ini sangat membantu apabila kita memiliki siswa2 yang sangat visual sehingga segala sesuatu harus disertai dengan gambar. atau “Kelas Impianku” atau “Kelasku Rumah Keduaku” dan lain sebagainya tergantung kesepakatan antara si guru dan murid2nya. mereka boleh memberi hiasan. Gunakanlah bahasa yang dapat dimengerti anak. misalnya saja “3F Classroom Belief”. membacakannya agar tidak ada lagi hal yang tertinggal sebelum “belief” ini dipasang di dinding kelas. nyaman dan rapi”. Kemudian. atau satu plano) dan menuliskan judulnya besar2. hindarilah memberi mereka istilah2 yang tidak mereka kenal. Di beberapa daerah tempat saya memberi pelatihan tentang “Belief” ini mereka menggunakan istilah “Budaya Kelas”. Setelah semua anak menulis. Misalnya saja seperti. Apabila mereka sudah merasa mantap. siswa dengan teman2nya. Orang mengenal karena berada dalam satu system yang sama. dengan apa yang mereka ketahui saja. Berikan contoh2 nyata atau gambar di papan tulis bila perlu. maka akan saya bagikan sebuah kertas karton manila ukuran besar (biasanya sih 100X60cm. Di sini terjadi proses perkenalan antara si guru dan siswa2nya. Orang percaya karena telah mengenal. Saya akan minta anak2 berdiskusi agar mereka bisa menambah atau menguranginya sendiri. bersih dan rapi ini. Kemudian. nyaman dan rapi. Hal ini akan berakibat fatal. Begitu seterusnya sampai semua anak selesai menuliskan kalimat-kalimat impian mereka tentang kelas yang mereka senangi. atau `My Home Sweet Home Belief’ . Ini merupakan proses pembelajaran itu sendiri.Impian’ atau “Kelas Idaman” atau apa pun istilahnya tergantung pada kesepakatan antara kita dan anak2. saya pun menuliskan poin pertama yang juga harapan saya tentang kelas itu. Ketika anak2 sudah mulai mengerti. maka “Belief” bisa dipajang di dinding kelas. `Berbaris rapi’. saya meminta masing2 anak untu menuliskan apa2 saja yang harus dilakukan agar kelas menjadi kelas impian sesuai dengan keinginan mereka. System dibangun atas dasar percaya dan disiplin. . saya pun mulai memasukkan doktrin2 saya tentang kelas yang nyaman. kita dan anak2 sudah melakukan komunikasi dua arah.

“Jangan”. sebagai guru. Kalau sudah begitu. kalau ada istilah KDRT untuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga. TIdak apa2. maka saya akan meminta anak2 untuk membaca keras2 apa yang telah mereka tulis dan tertulis di “Belief”. Selain itu saya juga meminta anak2 untuk saling mengingatkan apabila ada teman mereka yang melanggar janji mereka sendiri. para guru biasanya tersipu malu dan meminta saran dengan berbagai isu yang mereka hadapi di kelas. Kata negative bisa berakibat negative pula bagi anak2 antara lain menyebabkan hilangnya kreativitas mereka. peraturan ini biasanya dibuat sepihak. Gunakanlah kata dan kalimat positif Setiap kali saya melakukan perjalanan ke berbagai daerah dan sekolah-sekolah untuk melihat perkembangan sekolah tersebut. “Dilarang” dan . Biasanya anak2 di kelas rendah akan banyak mengadu dan melaporkan pelanggaran2 yang terjadi ketika saya tidak ada di kelas. jangan sampai muncul istilah KDRK. sering saya melihat belum saya menerapkan ini di kelas dan meminta anak2 menuliskan kelas impian peraturan2 tertulis di kelas. terlebih lagi. Guru terus saja berteriak-teriak setiap kali murid-muridnya bermain di kelas. Selesaikan masalah dengan tuntas dan jangan menghakimi satu anak. atau Kekerasan Dalam Ruang Kelas. Sebaiknya. “Jangan Menyontek’. kata2 negatif ini mulai dihilangkan.Wah. tugas kita adalah menetralisir keadaan dengan kata2 yang bijak. Ketika mereka mulai ribut di kelas. “Tidak boleh terlambat’. tidak. yaitu si guru yang membuat.Saya akan terus menerus mengingatkan anak2 untuk membaca “belief” ini setiap hari. Di beberapa daerah. guru masih bertindak kasar dengan melempar penghapus ke arah muridnya apabila ia melanggar peraturan atau rebut sendiri. Isinya macam2 seperti `Jangan buang sampah sembarangan’. Bahkan. dan berbagai kalimat2 yang selalu dimulai dengan kata2 jangan. Kita juga harus pandaipandai menyelesaikan masalah yang timbul. bertanggung jawab dunia dan akherat terhadap apa yang kita lakukan di kelas. Anak didik adalah titipan orang tua mereka kepada guru. yang paling menyeramkan. Menurut saya. Bagaimana mungkin memperlakukan titipan itu dengan semena-mena? Kita. Jawaban2 polos dari guru bahwa mereka akan melakukan KDRK ini terus terang menyesakkan dada saya. anak bukannya mematuhi peraturan malah membuat mereka mencoba melanggar peraturan. gunakan bahasa yang positif agar anak dapat mengambil manfaat dari tiap permasalahan yang muncul. Anak-anak sih pasti cuma mengiyakan saja apa kata guru mereka. Mempositifkan kata-kata yang negative ini susah susah gampang. namun apakah mereka berusaha melaksanakan apalagi mentaatinya? Dari pengamatan dan pengalaman saya berbagi ilmu di berbagai daerah dengan guru2 biasanya peraturan hanya tinggal peraturan. stop atau kata negative sejenis. saking mereka terbiasa dengan berbagai peraturan selama bertahun-tahun yang berisi “Tidak” .

Misalnya saja. Kenyataannya guru bidang studi pun banyak yang mengeluh kepada saya tentang sulitnya mendidik siswa mereka untuk paling tidak mendengar nasehat mereka sebagai guru bidang studi. atau Belief. atau Budaya Kelas. yaitu disiplin. kita bisa menggantinya dengan “Harap Tenang”. Banyak pula yang mengeluh kewalahan karena siswa2 tidak disiplin di dalam laboratorium atau kegiatan lainnya sehingga berakibat fatal. kelihatan sekali baik guru kelas atau guru bidang studi memiliki masalah yang sama. Penerapannya sama: dilakukan di awal tahun ajaran baru. apakah guru tersebut mengajar si anak secara langsung atau tidak. Guru SD lah yang bertanggung jawab mendidik siswanya semasa SD agar menjadi anak yang disiplin. SOP. dan masing-masing sekolah berbeda. Bahkan sering mereka ngotot kepada saya bahwa system di SMP dan SMA berbeda dengan SD. murid terus menerus diingatkan akan `janji’ mereka untuk melaksanakan apa yang sudah mereka tulis selama pelajaran berlangsung. SOP dan penerapan disiplin adalah tugas dan tanggung jawab guru kelas. Tentu ada berbagai peraturan yang ditetapkan di tiap sekolah. guru bidang studi berkreasi dengan menamakan peraturan kelas mereka ini dengan tema yang ada di pelajaran mereka. Untuk kalimat “Dilarang Menginjak Rumput Taman Sekolah” bisa dipakai kalimat “Sayangilah Aku. Saya perlu waktu lama dari yang saya perkirakan untuk memberi clue kepada mereka tentang kalimat-kalimat positif ini. Untuk kalimat “Jangan Buang Sampah Sembarangan” bisa diganti dengan “Buanglah sampah pada tempatnya”. Sekali lagi. Pendidikan juga tanggung jawab bersama. Aku hidup dan akan membuat taman ini indah”. atau “Bekerja dengan tenang”.“Stop” ini. kalimat “Jangan Ribut”. misalnya saja salah satu guru matematika sebuah daerah di Sumatera . Padahal. SOP bukan Cuma milik guru kelas Saya juga sering menjumpai guru2 bidang studi yang berkomentar bahwa mereka bukanlah guru kelas. ternyata juga bisa dilaksanakan di kelas2 bidang studi. hanya saja. Bisa saja. Untuk mengganti kata “Jangan Menyontek” gunakanlah “Bekerja dengan Jujur”. sesuai dengan budaya mereka masing-masing. Kalau dilihat dari cerita mereka. pembelajaran itu kan berlangsung terus menerus dan bukan tanggung jawab perorangan. Kalimat2 di atas adalah sebagian contoh saja. Salah satunya dengan menggunakan kalimat-kalimat yang variatif dan positif. Masalahnya adalah apakah mereka mau atau tidak menjalani SOP ini di kelas. para guru kesulitan mencari kata-kata pengganti yang positif. kita perlu berlatih dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. intinya adalah guru harus kreatif mencari dan menciptakan suasana positif. Mudah sebetulnya.

Hasilnya. Namun. Biasanya saya memerlukan waktu dua hingga tiga bulan untuk benar-benar menerapkan ini di dalam kelas. Memang. sehingga tidak ada lagi komentar sepihak tentang guru bidang studi yang `dikerjai’ oleh siswa. saya mendapat banyak surat dan email yang isinya kegembiraan guru2 tersebut karena kelas mereka sudah menjadi kelas yang `normal’. Pada mulanya mereka menolak dengan alas an mereka bukan guru kelas. “Kurang Keributan dalam Kelas”. Anak2 membuat sendiri dan menempel SOP di dinding kelas. kimia. http://ardymond. saling mengenal. Di dalamnya tercantum kalimat2 belief seperti “Pangkat Kebersihan”. perlu waktu untuk memberi anak2 pengertian dalam pelaksanaannya. Di beberapa pelatihan guru. biologi dan matematika. saya hanya mengawasi. “Kali Ketelitian”. namun tetap tegas dalam belajar di kelas. saya berbagi kepada guru-guru bidang studi. Kelas super adalah kelas yang didesain bagi anak2 yang memiliki IQ di atas 140.wordpress. Kalau pun mereka belajar bahasa Inggris atau bahasa Indonesia.com/2009/05/19/sop-di-kelas/ . Setiap kali mereka mulai mengarah pada melanggar saya akan mengingatkan mereka. Sebetulnya hal ini tidak perlu terjadi andai saja guru bidang studi mau peduli dengan anak didiknya. itu untuk membantu mereka menjawab pertanyaan2 dalam bahasa inggris. “Tambah Kesopanan dan Keramahan”. Agar saya tidak menjadi bulan2an mereka. terus menerus mengingatkan mereka akan janji mereka dalam belief. mau mendengar mereka. Saya juga menunjukkan kepada mereka bahwa saya konsisten menjalankan apa yang sudah saya tulis di dalam SOP. selama tiga bulan itu adalah waktu saya dan anak2 bersosialisasi. Saya sudah menjalani ini ketika saya mengajar di kelas bahasa Inggris baik di SMP dan SMA. setelah saya jelaskan bahwa mereka akan mendapat manfaat ini mereka kemudian mencoba membuatnya. Disiplin Untuk Semua. Saya menggunakan system tarik ulur tadi. Hal-hal kreatif di atas akan memacu siswa untuk semangat belajar. disiplin dimana saja Kasus-kasus pelecehan oleh murid kepada guru bidang studi juga sering terjadi karena siswa menganggap guru bidang studi bukanlah guru kelas yang harus mereka hormati. sejak semula sudah saya terapkan SOP ini. Pendekatannya saja yang berbeda dengan anak2 sekolah dasar. sehingga mereka menghargai dan menghormati saya. Sehari-hari mereka hanya belajar pelajaran seperti fisika.menamakan SOP kelasnya dengan sebutan “Kelas Operasi Matematika”. dan yang penting mau menerapkan sikap disiplin yang sama seperti ketika guru kelas menerapkan disiplin. Artinya. bahkan di kelas super. menjadi teman di kala mereka berkeluh kesah.

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->