Sistem Koordinat Peta

SISTEM KOORDINAT PETA

Sistem koordinat merupakan kesepakatan tata cara menentukan posisi suatu tempat di muka bumi. Dengan adanya sistem koordinat, masyarakat menjadi saling memahami posisi masing-masing di permukaan bumi. Dengan sistem koordinat pula, pemetaan suatu wilayah menjadi lebih mudah. Saat ini terdapat dua sistem koordinat yang biasa digunakan di Indonesia, yaitu sistem koordinat bujur-lintang dan sistem koordinat UTM (Universal Transverse Mercator). Alasan mengapa terdapat dua sistem ini adalah karena tidak semua sistem koordinat cocok untuk dipakai di semua wilayah. Sistem koordinat bujur-lintang tidak cocok digunakan di tempat-tempat yang berdekatan dengan kutub sebab garis lintang akan menjadi terlalu pendek. Namun di Indonesia kedua sistem ini cocok untuk digunakan.

Lingkar keliling bumi lebih pendek

Lingkar keliling bumi lebih panjang

Gambar 1 Perbedaan panjang lingkar bumi

disebut juga garis lintang (latitude). Gambar 2 Kenampakan Bumi . sebagian Afrika. 2.A. maka ditentukan sebuah garis yang tepat berada di tengah yaitu garis Khatulistiwa (equator). sebagian negara di laut Pasifik dan sebagian besar Amerika Selatan. Amerika utara. Amerika tengah dan sebagian besar Asia. sebagian Indonesia. Garis mendatar (horizontal) yang sejajar dengan garis khatulistiwa. sebagian negara di lautan Pasifik. Dari garis khatulistiwa sampai kutub selatan dinamakan belahan bumi selatan dengan wilayah sebagian Afrika. Australia. Garis dari atas ke bawah (vertikal) yang menghubungkan kutub utara dengan kutub selatan bumi. Sistem Koordinat Lintang – Bujur Sistem koordinat bujur-lintang (latitude – longitude) terdiri dari dua komponen yang menentukan. disebut juga garis bujur (longitude) . Garis khatulistiwa disebut dengan garis 0 (nol-derajat). Untuk membagi wilayah dunia menjadi bagian utara dan selatan. Wilayah yang termasuk belahan bumi utara adalah Eropa. Dari garis tersebut sampai kutub utara disebut belahan bumi utara. yaitu : 1.

dan detik (“). Amerika Utara.322 km = 111.322 meter *) 1° (derajat) bujur / lintang = 60' (menit) = 3600" (detik) 1' (menit) bujur / lintang = 60" (detik) 1' (menit) bujur / lintang = 1. Dengan demikian cara menentukan koordinat bujur-lintang adalah sama sengan perhitungan lingkaran yaitu derajat (°). Lalu koordinat yang berada di sebelah barat Greenwich disebut dengan BUJUR BARAT dengan wialyah yang tercakup antara lain sebagian Eropa. Papua dan 6° Lintang Utara (LU) serta 11°lintang selatan (LS) Perhitungan Bujur – Lintang Karena bentuk dunia seperti bola maka ketentuan yang mengatur koordinat bujur-lintang mirip dengan koordinat matematika yang mengatur lingkaran. sebagian Afrika. Koordinat yang berada di sebelah timur Greenwich disebut dengan BUJUR TIMUR dengan wilayah yang tercakup antara lain sebagian besar Eropa. Australia dan beberapa negara di kepulauan Pasifik. Amerika tengah dan Amerika Selatan dan beberapa negara di lautan Pasifik.885.Sedangkan untuk membagi wilayah timur dan barat ditentukan dengan sebuah garis yang disebut Prime Meridian yang terletak di Greenwich (Inggris).9227 meter .37 meter 1" (detik) bujur / lintang = 30. menit (‘). sebagian besar Asia (termasuk Indonesia). Aceh sampai dengan 141° Bujur Timur di Marauke. Cara membacanya adalah 3 derajat 23 menit 19 detik bujur timur. Sedangkan jarak tiap garis adalah : 1° (derajat) bujur / lintang = 111. Posisi Indonesia pada koordinat bujur-bujur lintang yaitu : 95° Bujur Timur (BT) di pulau Weh. Contoh: 3° 23’ 19” BT.

9227 m = 9.37 m = 10” X 30.007 m = 121. lakukan perhitungan sederhana untuk menentukan : 1 = berapa cm? . misalnya sekitar khatulistiwa.227m + = 121.058. • Dengan bantuan perhitungan poin (2). • Menggunakan peta yang ada. • Periksa garis bantu bujur dan lintang terdekat dengan tempat tersebut. 1”= berapa cm? • Pastikan letak tempat yang akan ditentukan koordinatnya di dalam peta.058 km *) Untuk jarak garis bujur yang paling lebar. Mencari Koordinat Suatu Tempat Di Peta Berdasarkan Sistem Bujur – Lintang • Perhatikan dan catat skala peta yang digunakan.885.Contoh : Berapa jarak antara 7° 10’ 30” sampai 8° 15’ 40” ? Jarak antara kedua titik tersebut adalah 1° 5’ 10” 1° X 111.322 m 5’ X 1.85 m 309. Memasukkan Suatu Koordinat Ke Dalam Peta .3222 m = 111.426. tentukan koordinat bujur dan lintang tempat tersebut. • Gunakan bantuan penggaris untuk memastikan pertemuan garis bujur dan lintang (koordinat) di tempat tersebut.

Kesepakatan posisi titik Acuan berada di pusat proyeksi . Sistem Koordinat UTM (Universal Transverse Mecator) Sistem koordinat UTM adalah adalah sistem koordinat bidang yang didasarkan pada system transverse mercator. dengan satuan meter. kita dapat memasukkan posisi daerah tersebut ke dalam peta.  Dengan bantuan penggaris dan garis bantu bujur – lintang. kemudian dilakukan pembagian setinggi 8 derajat pada garis lintang (latitude) yang diberi dengan kode huruf.langkah yang harus dilakukan adalah :  Perhatikan dan catat skala peta yang digunakan. Langkah . Pada Proyeksi UTM.  Tetapkan garis bantu bujur-lintang yang terdekat dengan koordinat yang kita punya. B. 1”= berapa cm?  Perhatikan sumber peta. tentang gari. Proyeksi dalam sistem ini permukaan bumi dibagi menjadi 60 zone yang masing-masing ‘selebar’ 6 derajat pada garis bujur (longitude). Tentunya kita harus memiliki koordinat daerah tersebut (dapat diukur dengan menggunakan GPS). lakukan perhitungan sederhana untuk menentukan : 1’ = berapa cm? .Jika suatu daerah tidak terdapat dalam peta. Setiap zone dinomori.garis bantu koordinat Bujur-Lintang. pastikan letak koordinat yang kita punya dalam peta. sistem koordinat yang digunakan adalah Orthmetrik 2 Dimensi.  Menggunakan peta yang ada.  Pastikan bahwa titik koordinat yang kita punya menjadi bagian peta.

 Masing – masing zona bujur memiliki lebar 6 (derajat) atau sekitar 667 kilometer.000. . menuju ke timur dan berakhir di tempat berawalnya zona 1.000 m Zone ditentukan dengan : Dimana : Bujur = Bujur ditengah daerah Pemetaan 3º = Lebar 0.  Zona 1 dimulai dari lautan teduh (pertemuan antara garis 180 Bujur Barat dan 180 Bujur Timur).000 m E(ast) : 500.5 Zone 30 = Nomor Zone di Greenwich Pembagian Zona Dalam Koordinat UTM  Seluruh wilayah yang ada di permukaan bumi dibagi menjadi 60 zona bujur.yaitu perpotongan proyeksi garis Meridian Pusat pada Zone tertentu dengan lingkaran Equator dan didefinisikan sebagai : N(orth) : 10.

 Dengan demikian penamaan zonaUTM adalah koordinasi antara kode angka (garis bujur) dan kode huruf (garis lintang). Sebagai contoh kabupaten Garut terletak pada zona 47M dan 48M .setiap zona memiliki sumbu – sumbu tersendiri.  Dalam koordinat UTM.84 LU  Huruf (I) dan (O) tidak dipergunakan dalam penamaan zona lintang.  Zona lintang dimulai dari 80 LS – 72 LS diberi nama zona C dan berakhir pada zona X yang terletak pada koordinat 72 LU .Gambar 3 UTM Zone Number  Garis lintang UTM dibagi menjadi 20 zona lintang dengan panjang masing-masing zona adalah 8 (derajat) atau sekitar 890 kilometer. . berbeda dengan koordinat bujur – lintang yang menggunakan suatu sumbu yang berpusat pada Kutub Utara dan Kutub Selatan. kabupaten Jember terletak di zona 49M.

menit dan detik). Dalam sistem koordinat UTM garis bujurnya hanya mengguankan arah timur dalam bahasa Inggrisnya ditulis “East” dan dalam peta disingkat (E) atau dalam bahasa Indonesia ditulis “Timur” dan singkatan (T). angka – angka yang tertera dalam peta dengan koordinat UTM menunjukkan jarak sebenarnya di lapangan (dalam satuan meter). Koordinat UTM menggunakan perhitungan JARAK.Indonesia dibagi dalam 9 Zona UTM yaitu zone 46-54 Gambar 4 Indonesia Dalam Koordinat UTM Menuliskan Koordinat UTM Berbeda dengan koordinat lintang – bujur yang menggunakan perhitungan lingkaran (derajat. Jadi. Cara menulis koordinat UTM : 48 M 0817750 mT UTM 9070450 mU Artinya : .

Gambar 5 Zona Bujur • Sebelah kiri (barat) pusat zona terletak secara berurutan : 400.000 m (meter) T (Timur). semua pusat (sumbu utama) zona UTM terletak pada kooordinat 500.000 mT . Letak koordinat UTM itu berada di zona 48M UTM  Memiliki koordinat bujur 0817750 mT (terletak 817 km dari sebelah Timur awal zona 48)  Memilki koordinat Lintang 9070450 (terletak 950 km ke arah selatan garis khatulistiwa) Sistem Angka-angka Bujur Pada Koordinat UTM  Zona Bujur Cara menentukan koordinat di dalam peta garis bujur UTM. .000 m (meter) East (East) atau diabaca dalam bahasa Indonesia 500.

000 .000.000. • Sebelahkanan (timur) pusatzona terdapat beberapa kooordinat berikut secara berurutan : 600. Garis khatulistiwa dituliskan 0 m (meter) N (north = utara).000 mU 10.000 mT.000 mT.000 mU . .300.000 mT. 100.000 mU .000 mU dan seterusnya. Zona 48 Zona 49 Zona 50 dst 100. 200.  Zona Lintang Garis utama untuk memulai pencatatan lintang UTM adalah garis khatulistiwa. Makin ke utara bilangannya semakin besar.000 mU dst Gambar 6 Zona Lintang  Pencatatan bagian utara bumi menggunakan garis khatulistiwa sebagai titik awal pencatatan. misalnya secara berturut – turut :10. 100.000 dan seterusnya. 700.00 mU 9. 800.000. 200.000 mU 0 mU 10.

berturut – turut 10.000. itulah posisi .000 m (meter) N.  Pastikan bahwa koordinat UTM yang ada menjadi bagian dari peta dasar kita. Pencatatan bagian selatan bumi menggunakan garis khatulistiwa sebagai titik akhir pencatatan karena diasumsikan sebagai tempat terakhir. Makin ke utara bilangan terbesar yaitu 10. pastikan jarak tambahan berdasarkan angka koordinat (sesuaikan dengan skala peta). cari garis bantu grid yang terdekat dengan koordinat dengan bantuan penggaris. langkah – langkah yang harus dilakukan adalah :  Pastikan bahwa koordinat UTM tersebut benar (termasuk zonanya)  Bedakan antara angka yang menunjukkan bujur dan angka yang menunjukkan lintang.  Unuk garis bujur. Memasukkan Suatu Koordinat ke Dalam Peta Ketika kita sudah mendapatkan data koordinat suatu daerah dan ingin memasukkannya ke dalam peta.000. 9. lakukan dengan bantuan penggaris.  Pastikan titik pertemuan antara garis bujur dan garis lintang.900. Makin ke selatan bilangannya makin kecil.000 mU .  Pastikan jarak tambahan berdasarkan angka koordinat (sesuaikan dengan skala peta)  Untuk garis lintang. Garsi khatulistiwa dituliskan 0 m (meter) N (north = utara).000 mU dan seterusnya. cari garis bantu grid yang terdekat dengan koordinat.

Setiap zona berukuran 6° bujur X 8° lintang (kecuali pada lintang 72° LU .84°LU memiliki ukuran 6° bujur X 12° lintang). 2.  Kekurangan Setiap zona UTM memiliki irisan sekitar 40 km pada pinggir setiap zona. Proyeksinya (sistem sumbu) untuk setiap zona sama dengan lebar bujur 6°. . 3. Penyimpangannnya cukup kecil. Transformasi koordinat dari zona ke zona dapat dikerjakan dengan rumus yang sama untuk setiap zona di seluruh dunia.dari koordinat yang kita punya. 4. yakni dipinggir zona. antara -40cm/1000 m sampai dengan 70 cm/1000 m. Kelebihan dan Kekurangan Sistem Koordinat UTM  Kelebihan 1. Jadi setiap daerah yang berada di daerah irisan. harus menggunakan 2 sistem zona.

TUGAS I ILMU UKUR TAMBANG SISTEM KOORDINAT PETA Oleh : Roza Ayunda Putri 03111002105 TEKNIK PERTAMBANGAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2013 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful