Nama : Ronauli Matanari N I M : 1106101010026 MK : Kajian Kurikulum

SK KD SMP
Kelas VII Semester 1 Materi Pokok (SK) 1. Hakikat Norma, Kebiasaan, Adat istiadat dan Peraturan dalam Masyarakat Sub-Materi (KD) 1.1. Hakikat Norma, Kebiasaan, Adat Istiadat dan Peraturan dalam Masyarakat Sub-sub Materi (Indikator) 1. Manusia, Masyarakat, dan Ketertiban 2. Pengertian Norma, Kebiasaan, Adat-istiadat dan Peraturan 3. Hubungan Antar-Norma 1. Pengertian dan Ruang Lingkup Hukum 2. Tujuan Hukum 3. Pembagian Hukum 4. Arti Penting Hukum bagi Warga Negara 1. Hak dan Kewajiban di Rumah 2. Hak dan Kewajiban di Sekolah 3. Hak dan Kewajiban di Masyarakat Strategi Pembelajaran  Ceramah  Tanya Jawab  Penugasan

1.2. Hakikat dan Arti Penting Hukum dalam Kehidupan bagi Warga Negara

 Ceramah  Diskusi

1.3. Penerapan Norma, Kebiasaan, Adat istiadat dan Peraturan yang Berlaku dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara

 Ceramah  Demonstrasi  penugasan

4. Hak dan Kewajiban sebagai warga negara 2. Proklamasi Kemerdekaan dan Konstitusi Pertama 2.1. Makna Proklamasi Kemerdekaan 1. Hakikat Proklamasi 2. Apa yang dimaksud dengan Proklamasi itu? 3. Makna Proklamasi Kemerdekaan 1. Pengertian Konstitusi dan Undang-Undang Dasar
2. Isi Undang-Undang Dasar

 Ceramah  Tanya Jawab

2.2. Suasana Kebathinan Konstitusi Pertama

 Diskusi  Tanya Jawab  Ceramah

2.3. Hubungan antara Proklamasi Kemerdekaan dan UUD 1945 2.4. Sikap positif terhadap Makna Proklamasi Kemerdekaan dan Suasana Kebathinan Konstitusi Pertama

3. Suasana Kebatinan Konstitusi Pertama? 1. Hubungan Proklamasi dengan UUD 1945 1. Mengisi Kemerdekaan 2. Mempertahankan Kemerdekaan 3. Sikap Positif Terhadap Makna Proklamasi Kemerdekaan danSuasana Kebatinan Konstitusi Pertama

     

Diskusi Tanya Jawab Ceramah Diskusi Tanya Jawab Ceramah

VII Semester 2 3. Contoh Kasus Pelanggaran HAM dan Upaya Penegakannya 1.1. Upaya Penegakan HAM 4. Perlindungan dan Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) 3. Upaya Perlindungan HAM 3. Hakikat Kemerdekaan  Ceramah . Contoh Upaya Penegakan HAM 1. Kelembagaan HAM 1. Pengertian kemerdekaan  Diskusi Kelompok  Ceramah  Tanya Jawab 3.3.4. UU Penegakan HAM 2. Upaya Perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM)  Ceramah  Tanya Jawab  Resitasi (siswa membuat resume dengan kalimat sendiri )  Metode ceramah plus demonstrasi dan latihan (CPDL) 3.2. Faktor Penyebab Terjadinya Pelanggaran HAM 4. Indikator Pembangunan HAM 1. Kemerdekaan 4. Penggolongan Pelanggaran Hak Asasi Manusia 2. Hakikat Hukum dan Kelembagaan HAM 1. Berbagai Contoh Pelanggaran HAM 3. Upaya Penegakan HAM 3. Pelanggaran dan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) 3. Menanggapi Kasus-kasus Pelanggaran HAM di Indonesia 5. Perlindungan HAM dalam UUD 2. Latar Belakang Lahirnya Instrumen Nasional HAM  Ceramah  Tanya Jawab 3. Beberapa Ketentuan Hukum atau Instrumen HAM 2.1.

Konstitusi yang Pernah Berlaku di Indonesia 2. 1. Konstitusi RIS . Pentingnya Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat Secara Bebas dan Bertanggung Jawab 4. Konstitusi Negara Indonesia 3.Mengemukakan Pendapat Mengemukakan Pendapat 4. Fungsi Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara  Diskusi  Demonstrasi  Ceramah  Resitasi (siswa membuat resume dengan kalimat sendiri )  Metode ceramah plus demonstrasi dan latihan (CPDL)  Ceramah  Global (ganze method) yaitu. Sikap Positif terhadap Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara 2.1. Karakteristik pancasila 2.3. UUD 1945 4. Perilaku yang Sesuai dengan Nilai-nilai Pancasila 1.2. Konstitusi yang Pernah Berlaku di Indonesia 1.2.3. Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi Negara 1. Pengertian dan tujuan Konstitusi 2. Nilai-nilai Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi Negara 1. dan membuat Kesimpulan) VIII Semaster 1 1. Nilai-nilai pancasila Pancasila Sebagai Filter 2. Aktualisasi Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat Secara Bebas Dan Bertanggungjawab 1. Pentingnya Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat Secara Bebas Dan Bertanggungjawab 1. Pentingya Ideologi Negara 1.1. siswa membaca kembali semua materi. Pengamalan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara 2. Pengertian Pancasila sebagai Dasar dan IdeologiNegara 3. Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat mengemukakan pendapat 1.

Penyimpangan Terhadap Konstitusi Pertama 5.2. UUD 1945 2. Pentingnya Menaati Peraturan Perundangundangan Nasional 1.3. Pengertian Penyimpangan Terhadap Konstitusi 4.1.2. Pengertian Amandemen 2. Tujuan Peraturan Perundang-undangan Nasional 2. Hasil-hasil Amandemen UUD 1945 2. Pengertian Korupsi 2. Ketaatan terhadap Perundangundangan Nasional 3. Tata Cara Pembuatan Peraturan Perundangundangan Nasional 1.4. Penyimpangan Terhadap Konstitusi Kedua 1. Partisipasi dalam Upaya penegakan UUD hasil Amandemen 1. Hasil-hasil Amandemen UUD 1945 1.5. Urutan Peraturan Perundangundangan Nasional 1.3. Penyimpanganpenyimpanagan terhadap Konstitusi yang Berlaku di Indonesia 3. Sikap terhadap Pelaksanaan UUD 1945 hasil Amandemen 3.4. UUDS 1950 6. Kasus Korupsi dan Upaya  Metode problem . Pengertian Peraturan perundang-undangan Nasional 2. Prosedur Pembuatan Peraturan Perundangundangan Nasional 3. Menaati Peraturan Perundang-undangan Nasional 3. Partisipasi dalam Pelaksanaan UUD 1945 hasil Amandemen 2. Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan Nasional 3.

Factor-faktor yang Mendorong Perbuatan Korupsi 5.2. 3. solving (metode pemecahan masalah) 5. Sistem Pemerintahan 1. Hakikat Demokrasi 4. 2. 2.Pemberantasan Korupsi di Indonesia 3.3.1. Pentingnya kehidupan Demokratis dalam Kehidupan Bermasyarakat. 1. Makna Kedaulatan Rakyat 3. 2. Bentuk-bentuk Korupsi 4. Berbangsa dan Bernegara 4.2. Pelaksanaan Demokrasi dalam berbagai aspek Kehidupan 4. Cara Mengatasi Korupsi 1. Pengertian Demokrasi Ciri-ciri Demokrasi Prinsip-prinsip Demokrasi Demokrasi sebagai Sistem  Metode ceramah plus Pemerintahan demonstrasi dan Demokrasi sebagai Sistem latihan (CPDL) Politik Demokrasi Sebagai Sikap Hidup Menerapkan Kaedah-kaedah atau Prinsip-prinsip Demokrasi Menegakkan Nilai-nilai Demokrasi Sikap yang Sesuai Demokrasi Pengertian Keadulatan Kedaulatan Rakyat dalam Penyelenggaraan Negara Hak dan kewajiban rakyat. Kedaulatan Rakyat dalam Sistem Pemerintahan di Indonesia 5. Instrument-instrumen Anti Korupsi di Indonesia 1. 5. 1. Pembagian Perbuatan Korupsi 3. 1. 3. Pengertian Sistem . Pengertian Anti korupsi dan Instrumen ( Hukum dan Kelembagaan) Anti Korupsi di indonesia VIII Semester 2 4.5. Sikap Positif Pelaksanaan Demokrasi dalam berbagai aspek Kehidupan 2. Pengertian Anti Korupsi 2. 3.1. 2.

Indonesia dan Peran Lembaga Negara sebagai Pelaksana Kedaulatan Rakyat Pemerintahan 2. Melaksanakan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku dengan Penuh Tanggung jawab. Pentingnya Usaha Pembelaan Negara 1. Arti penting Usaha Pembelaaan Negara 3. 5. Lembaga-lembaga Negara Indonesia 4. Sikap positif terhadap perwujudan kedaulatan rakyat 3. Peran Lembaga-lembaga Negara sebagai Pelaksana Kedaulatan Rakyat 1. Sistem Pemerintahan Indonesia 3. Fungsi negara dalam kaitannya dengan pembelaan Negara .1. Sikap Positif terhadap Kedaulatan Rakyat dan Sistem Pemerintahan di Indonesia IX Semester 1 1. Pemilihan Umum sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku 4. konsekuensi pelaksanaan kedaulatan rakyat Di Indonesia 2. Pengertian Usaha Pembelaan Negara 2.3. Usaha Pembelaan Negara 1.

Partisipasi dalam Uasaha Pembelaan Negara di Lingkungan 2.3.2. Bentuk Penyelenggaraan Usaha Pembelaan Negara 2. Bentuk dan susunan . Kewenangan daerah dalam pelaksanaan Otonomi Daerah 5. Partisipasi dalam Usaha Pembelaan Negara 1.1. Pengabdian Sebagai Prajurit TNI 3. Contoh Tindakan Usaha Pembelaan Negara 3. Pengabdian Sesuai Dengan Profesi 1. Pelaksanaan Otonomi Daerah 2. . Pentingnya Partisipasi dalam Usaha Pembelaan Negara 2.4. Bentuk-bentuk Usaha Pembelaan Negara Landasan Hukum tentang Kewajiban Membela Negara 1. Asas-asas dan prinsip-prinsip pemerintah daerah 4. 1. Tujuan otonomi daerah 3. Pengertian Otonomi Daerah 1. Hakikat otonomi daerah 2.

Berbangsa dan Bernegara 3.1. Peranan Globalisasi bagi Kemajuan Indonesia 3. Dampak Positif Globalisasi . Pentingnya Globalisasi bagi Indonesia 3. Politik Luar Negeri dalam Hubungan Internasional di Era Globalisasi 1.3. Hakikat Kebijakan Public 2. Pengertian politik Luar Negeri 2.2. Dampak Globalisasi dalam Kehidupan Bermasyarakat 3. Dampak Globalisasi 2. Partisipasi dalam Perumusan Kebijakan Publik 3. Politik Luar Negeri Republik Indonesia 3.pemerintah daerah 2. Dampak tidak Aktifnya Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Publik IX Semester 2 3. Pengertian Globalisasi dan Arti Pentingnya Globalisasi 1.2. Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Publik di Daerah 1. Pengertian Globalisasi 2. Politik Luar Negeri dalam Hubungan Internasional di Era Globalisasi 1. Dampak Globalis asi dalam kehidu pan Bermasyarak at.

3. Sikap terhadap Dampak Globalisasi 2. Dampak Negatif Globalisasi 3. Pengembangan Prestasi Diri 3. Pengertian Berprestasi Sesuai Kemampuan 2. Berbagai Macam Aktivitas untuk Mewujudkan Prestasi Diri 2. Prestasi Diri Sesuai Kemampuan demi Keunggulan Bangsa 4. Pentingnya Prestasi Diri bagi Keunggulan Bangsa 1. Potensi Diri untuk Berprestasi Sesuai Kemampuan 4.2. Partisipasi dalam Berbagai Aktivitas untuk Mewujudkan Prestasi Diri demi Keunggulan Bangsa SK KD SMA .4.3. Sikap terhadap Dampak Globalisasi 4. Manfaat Prestasi diri bagi Keunggulan Bangsa 1.1. Pengertian Prestasi Diri 2. Menggali Potensi diri yang sesuai Kemampuan 1. Penerapan Nilai Pancasila dalam Era Globalisasi 1. Pentingnya Partisipasi dalam Berbagai Aktivitas untuk Mewujudkan Prestasi Diri demi Keunggulan Bangsa 4.

Pengertian dan dasar hukum lembaga peradilan nasional 1. 2.2. Fungsi Negara RI 4.4. Fungsi dan Tujuan NKRI 1. Berbagai Teori tentang Fungsi dan Tujuan Negara 2. Macam-macam Perwujudan Nasionalisme dalam Kehidupan 3. Contoh Perilaku yang Sesuai dengan Semangat Kebangsaan 4. 2. Berbangsa dan Bernegara 2.1.Kel as X Semester 1 Materi Pokok (SK) 1. Sumber Hukum Formal dan Material 4. Sikap positif terhadap Patriotisme Indonesia 1. Pengertian Negara Kesatuan Republik Indonesia 3. 1. Hakikat Bangsa dan Unsur-unsur Terbentuknya Negara 2. Sub-sub Materi (Indikator) Pengertian Bangsa Unsur-unsur terbentuknya Negara Pengertian Negara Bentuk-bentuk Negara Strategi Pembelajaran 1. Sistem Hukum dan Peradilan Internasional 2. Makna Semangat Kebangsaan 2. Penegrtian Hukum 2. Macam-macam Penggolongan Hukum 3. Hakikat Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Sub-Materi (KD) 1.3. Nasionalisme dan Patriotisme dalam Kehidupan Bermasyarakat. Pengertian.1. Pengertian Sistem Hukum dan Peradilan Nasional . Sistem Tata Hukum Indonesia 5. Hakikat Negara dan Bentuk-bentuk Kenegaraan 1. Tujuan Negara RI 1. Semangat Kebangsaan.

2. Macam-macam Sanksi sesuai Hukum yang Berlaku 1. Contoh Greakan Organisasi Anti Korupsi 3. 3. Sikap Anti Korupsi 1. Macam-macam Aturan tentang HAM  Ceramah  Diskusi  Demonstrasi . Macam-macam Aturan tentang Pemberantasan Korupsi 2. Fungsi dan Peranan Lembaga Peradilan 4. Upaya Pemajuan. Contoh Sikap Taat terhadap Hukum 2. Contoh Tindak Pidana Korupsi yang telah Dikenakan Sanksi. Upaya Pemajuan. Partisipasi dalam Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia 3. Macam-macam Perbuatan yang Bertentangan dengan Hukum 3.1. Macam-macam Perbuatan Anti Korupsi 4. Pelaksanaan Lembaga Peradilan 1.4. Perangkat Lembaga Peradilan 2. Contoh Sikap anti Korupsi 2.5. Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia 2. Penghormatan dan 1.2. Macam-macam Lembaga Peradilan 3. Peranan Lembaga-lembaga Peradilan 2. Macam-macam Perbuatan yang Berkategori Korupsi 3. Sikap yang Sesuai dengan Ketentuan yang Berlaku 2. 1.3.

Penghormatan dan Penegakan HAM di Indonesia X Semaster 2 4.2. Persamaan Kedudukan Warga Negara dalam Berbagai Aspek Kehidupan 4. Pengertian Konstitusi 3. Instrumen Hukum dan Peradilan Internasional HAM 4. Pengertian Dasar Negara 2. Kedudukan Warga Negara dan Pewarganegaraan di Indonesia 2. Fungsi Konstitusi 5. Partisipasi dalam Upaya Pemajuan. Kedudukan Pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) 5. UU penegakan HAM 2. Hubungan Dasar Negara dengan Konstitusi 5.3.3. Kedudukan Warga Negara yang diatur dalam UUD 1945 2. Macam – macam cara mendapatkan Konstitusi ( UUD ) 4. Macam-macam Perbuatan melawan Pelanggaran HAM 1. Subtansi Konstitusi Negara 4.Penghormatan dan PerlindunganHa k Asasi Manusia (HAM) Penegakan HAM 3. Hubungan Dasar Negara dan Konstitusi 1. Contoh Sikap yang Menghormati HAM 3. Persyaratan untuk Menjadi Warga Negara . Hubungan Dasar Negara dan Konstitusi 3. Sikap yang Sesuai dengan Ketentuan Hokum yang berlaku 2. 1. Lembaga-lembaga Peradilan HAM 1. Macam-macam Perbuatan yang melanggar HAM 3.1.1.2. Contoh tindak pelanggaran HAM yang dikenakan sanksi 1. 1.

Suprastruktur dan Infrastruktur Politik di Indonesia . Golongan. 3. dan suku Ciri ras. System Politik di Indonesia 4. 3. 2. Indonesia dan hal yang Menyebabkan Hilanganya status Kewarganegaraan Asas Kewarganegaraan yang berlaku secara Umum Persamaan Kedudukan warga Negara dalam kehidupan Bermasyarakat. Berbangsa. Persamaan Kedudukan Warga Negara dalam Kehidupan Bermasyarakat. Sikap terhadap Pelaksanaan UUD 1945 hasil Amandemen 6. 5. Budaya. golongan. berbangsa dan bernegara Contoh Perilaku yang Menampilkan Persamaan Kedudukan warga Negara dalam Kehidupan Persamaan Kedudukan Warga Negara tanpa Membedakan Ras.3. Agama. 3. Bernegara 1. Golongan.3. Persamaan Kedudukan Warga Negara tanpa membedakan Ras.4. dan suku secara garis Besar  Ceramah  Tannya Jawab  Penugasan 6. gender. 2. Gender. Budaya. agama.2.1. Agama. budaya. Gender. Berbangsa dan Bernegara Landasan persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat. Suku 1. 1.

Tingkatan Partisipasi Politik .XI Semester 1 1. Pengertian Umum menurut Para Ahli 7. Pengertian Umum Sosialisasi 6. Budaya Politik Indonesia 6.2. Konsep Partisipasi Politik menurut Para Ahli 7. Berdasarkan Sikap yang ditunjukkan 6.4.3. Pengertian Partisipasi politik 6. Tipe-tipe Budaya Politik di Indonesia 1. Pengertian Budaya Politik menurut Para Ahli 3. Berdasarkan Orientasi Politik 5. Komponen-komponen Budaya Politik 5. Praktik Partisipasi Politik 8. Sosialisasi Politik dan Komunikasi Politik 5. Peran Serta Budaya Politik Partisipan 1. Pembagian Budaya Politik Berdasarkan Sikap terhadap Tradisi dan Perubahan 7.3. Perbedaan Sistem Politik di Berbagai Negara 6. Pengertian Umum Budaya Politik 2.2. Proses Sosialisasi Politik 8. Pentingnya Sosialisasi Pengembangan Budaya Politik 1.1 Pengertian Budaya Politik 1. Sosialisasi Politik dalam Masyarakat Berkembang 9. Partisipasi dalam Sistem Politik di Indonesia 1.

Pengertian dan Pentingnya Keterbukaan dan Keadilan dalam Kehidupan Berbnagsa dan Bernegara 4.3. Dampak Penyelenggaraan Pemerintah yang Tidak 1. 2. Sikap Keterbukaan dan Keadilan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara 3.2.4. 3. 5.1. Pengertian Demokrasi Ciri-ciri Demokrasi Prinsip-prinsip Demokrasi Demokratisasi Pengertian Masyarakat Madani Karakteristik Masyarakat Madani Syarat Menuju Masyarakat Madani Pembangunan Masyarakat Madani Masa Demokrasi Liberal (17 Agustus 1945-5 Juli 1959) Masa Demokrasi Terpimpin (5 Juli 19591965) Demokrasi Pancasila pada Masa Orba (1966-1988) Demokrasi Era Reformasi Pengertian Demokrasi Pancasila Perilaku Budaya Demokrasi yang Perlu dikembangkan Pengertian Keterbukaan dan Keadilan Keterbukaan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Jaminan Keadilan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Pengertian Pemerintah dan Pemerintahan . 1. Orde Baru.2. 2. 1. 2. 4. Pengertian dan Prinsip-prinsip Budaya Demokrasi 4. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia Sejak Orde Lama. Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani 4. 4. 3. 3.1. 3.2. Ciri-ciri Masyarakat Madani 1. 1. 4. 4. 2. Perilaku Budaya Demokrasi dalam Kehidupan Seharihari 3. dan Reformasi 1. 4.

Penegrtian Hubungan Ineternasional 6. Ciri-ciri Pemerintah 2.2. Bentuk Partisipasi Warga Negara dalam Peningkatan Sikap Keterbukaan dan Jaminan Keadilan 1. Tahap-tahap Perjanjian Internasional 1. Penggolongan Perjanjian Internasional 3. Partisipasi dalam Upaya Peningkatan Sikap Keterbukaan dan Jaminan Keadilan 4. Kepemerintahan 3. Sikap Keterbukaan dan Keadilan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara XI Semester 2 4. Perilaku Positif yang Perlu dikembangkan dalam Upaya Peningkatan Sikap Keterbukaan dan Jaminan Keadilan 3. Pemeran dalam kepemerintahan 4. Pengertian. Pentingnya Hubungan Internasional bagi suatu Negara 7.1.Transparan 3. Pentingya dan Sarana-sarana Internsional bagi Suatu Negara 4. Syarat-syarat Hubungan Internsional 1. Hubungan Internasional dan Organisasi Inetrnasional 4.3. Kepemerintahan yang Baik 5. Dampak pemerintah yang tidak Transparan 1. Tahap-tahap Pembuatan Perjanjian Internasional 4. Hal-hal Penting dalam . Pengertian Perjanjian Inetrnasional 2.

4. 4.4. 5. Peranan Organisasi Internasional dalam Meningkatkan Hubungan Internasional 1. 7. 3. 4.5.3. 5.5. Kerja sama dan Perjanjian Internasional yang Bermanfaat bagi Indonesia 1. 2. 4. 6. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional Masa Berlaku dan Berakhirnya Perjanjian Inetrnasional Jenis-jenis Perjanjian Inetrnasional Pengertian Perwakilan Diplomatik Perwakilan Negara RI di Negara Asing Perwakilan Negara di Negara Asing dalam Arti Politis Perwakilan Negara di Negara Lain dalam Arti Non-Politis Pengertian Organisasi Inetrnasional Organisasi Internasional ASEAN Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika Perserikatan BangsaBangsa (PBB) Politik Luar Negeri RI Landasan Hukum Politik Luar Negeri RI Tujuan Politik Luar Negeri RI Prinsip-prinsip Politik Luar Negeri Kerja Sama dan Perjanjian Internasional yang Bermanfaat bagi Indonesia . 4. Fungsi perwakilan Diplomatik 1. 6. 6. 4.

Sistem Hukum Internasional 3. Proses Ratifikasi Hukum Internasional menjadi Hubungan Nasional 9. Asas-asas Hukum Internasional 5.1.2. Sengketa Internasional 2. Subjek Hukum Inetrnasional 7. Peran Mahkamah Internasional dalam Menyelesaikan Masalah Sengketa Internasional 4. Prosedur Penyelesaian Sengketa Internasional Melalui Hukum Internasional 5. Sistem Hukum dan Peradilan Internasion al 5. Asal Mula Hukum Internasional 4. Peradilan Internasional 1. Sumber Hukum Internasional 6. Keputusan Mahkamah Internasional dalam Menyelesaikan Sengketa Internasional 6. Factor Penyebab Sengketa Internasional 3. Pengertian Hukum Internasional 2. Penyebab Timbulnya Sengketa Internasional dan cara Penyelesaian oleh Mahkamah Internasional 1. Sistem Hukum dan Peradilan Internasional 5. Peran Hukum Internasional dalam Menjaga Perdamaian . Hubungan Internasional dengan Hukum Nasional 8.5.

3. Sistem Pemerintahan di Amerika Serikat 1. Fungsi Pancasila sebagai idiologi Negara 5. Pengertian Pemerintahan 2. Penerapan Pancasila dalam Kehidupan 1. Contoh Perilaku yang Sesuai dengan Pancasila 2. Pengertian Pencasila Sebagai Sumber Nilai 2.3. System Pemerintahan di Berbagai Negara .Dunia 7.1. Pengertian Pancasila sebagai Sumber Nilai dan Paradigma Pembangunan 1. Pengertian Idiologi terbuka 6.1. Pancasila sebagai Sumber Nilai dan Paradigma Pembangunan 1. Jenis-Jenis Sistem Pemerintahan 4. Pengertian idiologi menurut para ahli 2. Mengevalu asi Berbagai Sistem Pemerintah an 2. Sikap Positif Pancasila sebagai Ideologi Terbuka 5. Putusan Mahkamah Internasional 1. Pengertian Pancasila 4.2. Sikap Positif Pancasila sebagai Ideologi Terbuka 2. Bentuk –bentuk Pemerintahan 3. Ciri-ciri Idiologi terbuka 7. Perbedaan antara Idiologi Tertutup dan Idiologi Terbuka 1. Pancasila sebagai Ideologi Terbuka 1. Pengertian idiologi secara luas dan sempit 3. Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai Berdasarkan Persamaan Derajat XII Semester 1 1.

1. Perkembangan Pers di Indonesia 1. Perbandingan Pelaksanaan Sistem Pemerintahan Negara Indonesia dengan Negara Lain 2. Perbandingan Sistem Pemerintahan Parlementer dan Presidensial 1. Perubahan -perubahan terhadap Ketatanegaraan Setelah Amandemen UUD 1945 1. Pers Yang Bebas Sesuai Dengan Kode Etik Jurnalistik 2. Fungsi dan Peranan Serta Perkembangan Pers di Indonesia 3.2. Kode Etik Jurnalistik dalam Masyarakat Demokrasi Indonesia 3. Pelaksanaan Sistem Pemerintahan Negara Indonesia 2. Peranan Pers dalam Masyarakat Demokrasi 3. Pers yang Bebas dan  Diskusi Kelompok  Ceramah  Tanya Jawab . Pers yang Bebas dan Bertanggung jawab Sesuai Kode Etik Jurnalistik dalam Masyarakat Demokrasi di Indonesia 5. Sistem Pemerintahan di Inggris 1. Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia 2. Sistem check and balances dalam sistem pemerintahan RI menurut UUD 1945 3. Pokok-Pokok Sistem Pemerintahan Republik Indonesia 3. Pers Nasional dan Pers Asing 2. Pengertian. Perbandingan Pelaksanaan Sistem Pemerintahan yang Berlaku di Indonesia dengan Negara Lain XII Semester 2 3.3. Pengertian Pers. Fungsi Pers 3.2.2.

4. Sikap Terhadap Pengaruh dan Implikasi Globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia 1. Penegakan Nilai-nilai Pancasila  Diskusi Kelompok  Ceramah  Tanya Jawab  Ceramah  Tanya Jawab  Diskusi Kelompok  Ceramah  Tanya Jawab  Diskusi Kelompok  Tanya Jawab . Proses.2. 1. 4.1. 1. 2.4. Pengaruh Globalisasi terhadap Kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia 4. 3. Kebebasan Pers dan Dampak Penyalahgunaan Media Massa dalam Masyarakat Demokrasi di Indonesia 4. 2.3. Tulisan tentang Pengaruh Globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia Bertanggung jawab Sesuai Kode Etik Jurnalistik dalam Masyarakat Demokrasi di Indonesia Kebebasan Pers Penyalahgunaan Media Massa Dampak Penyalahgunaan Media Massa dalam Masyarakat Demokrasi di Indonesia Pengertian globalisasi Proses Globalisasi Aspek Globalisasi Dampak Globalisasi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Pengaruh Globalisasi Perubahan Sosial Pengaruh Globalisasi terhadap Social Budaya bangsa Indonesia Pentingnya Memiliki Wawasan Global. 3. Mengevalu asi Dampak Globalisasi 4. 2. 3. 3. 1.3.3. Aspek dan Dampak Globalisasi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara 4. Pemanfaatan Globalisasi untuk Pembangunan dan implikasi Globalisasi terhadap Bangsa dan Negara. 2.

Diagram Lingkaran dari Materi SMP SMA .