-------KELOMPOK 2

Inti Herdianti Vera Octasia Hendricus M Ivana Putri O Andreas S Angelia E

030.05.119 030.05.225 030.07.104 030.07.123 030.09.017 030.09.019

Hafizah Wijaya

030.09.105

Margo Sebastian 030.09.143 Maya Liana Ricka Hardi Ridho M Dianto Rinoka Wira PP Reza Gharba 030.09.147 030.09.203 030.09.205 030.09.207 030.09.199

Gita Saraswati 030.09.103

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TRISAKTI JAKARTA Senin, 4 Maret 2011

gangguan penyerapan Fe (penyakit usus. pada bayi dan adolesensi. Di Indonesia masih merupakan masalah gizi utama selain kekurangaan kalori protein. kurang daging). perdarahan kronik atau berulang (epistaksis. hematemesis. vitamin A dan yodium. Diperkirakan 30% penduduk dunia menderita anemia dan lebih dari 50% penderita ini adalah Anemia Defisiensi Besi dan terutama mengenai bayi.BAB I Pendahuluan Anemia defisiensi besi disebabkan karena kurangnya zat besi untuk sintesis hemoglobin. anak sekolah. kehamilan). kebutuhan Fe meningkat (pertumbuhan yang cepat. Zat besi (Fe) diperlukan untuk pembuatan heme dan hemoglobin (Hb).5%. Anemia Defisiensi Besi mempunyai dampak yang merugikan bagi kesehatan anak berupa gangguan tumbuh kembang. (1) . komposisi makanan tidak baik untuk penyerapan Fe (banyak sayuran. tiap eritrosit mengandung Hb lebih sedikit dari pada biasa sehingga timbul anemia hipokromik mikrositik. Kekurangan Fe dapat terjadi bila makanan tidak cukup mengandung Fe. Penelitian di Indonesia mendapatkan prevalensi Anemia Defisiensi Besi pada anak balita sekitar 30-40%. Kekurangan Fe mengakibatkan kekurangan Hb. ankilostomiasis). ibu hamil dan menyusui. Walaupun pembuatan eritrosit juga menurun. reseksi usus). penurunan daya tahan tubuh dan daya konsentrasi serta kemampuan belajar sehingga menurunkan prestasi belajar di sekolah. pada anak sekolah 25-35% sedangkan hasil SKRT 1992 prevalensi ADB pada balita sebesar 55.

conjunctiva pucat. karena anak pertama yang sudah berumur 2 tahun lahir dengan berat badan kurang. Ny. Pertanyaan Ny. dan jarang makan daging maupun susu.N dengan BB 43 kg. TB 157 cm. tempe.biasanya makan sayur-sayuran . albumin 3.1 g/dl. dok?” Keadaan sosial ekonomi mereka terbatas. kaki tidak edema. Tensi 110/70 . Sudah KB dengan menggunakan IUD. . N sehari-hari makan hanya sedikit. paru-paru dan jantung tidak ada kelainan. nadi 88x/menit.BAB II Laporan Kasus Ny.tahu.N P1A0 diantar oleh suaminya ke Puskesmas tempat Anda bekerja. Hepar dan lien tidak teraba. Pada pemeriksaan fisik . Ibu N berencana ingin hamil lagi tetapi dengan kehamilan yang sehat. sehingga pertumbuhannya tidak baik. Ternyata Ny.N “Kehamilan yang akan datang supaya bayi saya lahir dengan berat badan normal? Apa yang harus dan tidak harus saya makan. Pemeriksaan laboraturium Hb 9g %.

Apakah pernah terkena suatu penyakit atau infeksi pada saat kehamilan pertama? 5. N dan sang suami? 15. berapakah kenaikan berat badan yang terjadi? 4. Dan nilai normal BMI adalah 18.57)2 = 43/2. Ny. Jadi kesimpulannya Ny. N - Masalah   Ny. Pernah mengkonsumsi obat-obatan apa saja selama masa kehamilan pertama? 7. karena anak pertama mengalami BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah) Ny. N? 12. N memiliki berat badan kurang. Bagaimana keadaan saat kehamilan pertama dan pasca kehamilan pertama? 3. Bagaimana kondisi tempat tinggal Ny. Apakah pernah mengkonsumsi jamu-jamuan? 9. N memiliki berat badan kurang atau dibawah normal. N? 14. Berapa umur Ny. Apakah mengkonsumsi alcohol atau merokok? 8. Bagaimana asupan gizi Ny. N memiliki BB = 43 kg dan TB = 157 cm. N? 16. dimana dengan hitungan BMI (Body Mass Index) Ny.BAB III Pembahasan Identitas Pasien Nama Umur Pekerjaan : : : Ny. Pada saat kehamilan pertama. Apakah pekerjaan Ny. yaitu : BMI = BB/TB2 = 43/(1.4649 = 17. N ingin mempunyai anak lagi dengan lahir normal. Apakah melakukan pemeriksaan ante-natal secara rutin saat kehamilan pertama? 13. Apa yang terjadi pada kehamilan pertama? 2.525. Apakah sering mengalami stress pada masa kehamilan? 11.44. N sering melakukan aktivitas apa? Apakah berat/tidak? .  Keadaan sosio-ekonomi yang terbatas Anamnesis 1. Apakah pernah mengalami defisiensi vitamin pada saat masa kehamilan? 10. Apakah sering terjadi mual/muntah pada kehamilan pertama? 6.

000 kal atau 250-300 kal/hari. Melepaskan IUD agar dapat hamil kembali Sebelum Hamil .Pemeriksaan Fisik Tanda Vital :     Suhu Nadi Tekanan Darah Pernafasan Berat badan Tinggi badan Keadaan Umum :       Kesadaran Keadaan Gizi Jantung dan Paru-Paru Mata Abdomen Extremitas Pemeriksaan Laboratorium  Darah lengkap Diagnosis : Anemia et causa Defisiensi Besi Penatalaksanaan     Mengontrol dan meningkatkan asupan gizi seimbang sesuai dengan yang dianjurkan Mengurangi aktivitas yang berat Pentingnya menjaga asupan kalori selama kehamilan yaitu ± 75.000-80.

Dengan catatan sedikit tapi sering. Untuk gejala gastroeosophagus yang dilakukan adalah pengelolaan cara makan dan sering banyak minum air. untuk medikamentosa sendiri berikan obat diazepin dan MgSO4.    Untuk sembelit dan ada bengkaknya berikan minum air putih yang banyak. . dan hindari emosi yang berlebihan. Untuk kasus ini asupan vitamin D diganti dengan ikan teri karena pada Ibu N ini jarang makan daging dikarenakan status sosial ekonomi dibawah. Untuk kejang yang hipertensi yang dilakukan adalah istirahat. sebanyak 8 gelas/hari. maka diberikan serat dan diberikan bersama minum. sedangkan untuk vitamin C diberikan dengan tomat dan kacang-kacangan  Untuk tablet besi karena kurangnya asupan maka pemberian tablet besi diberikan sebelum makan dan lakukan pada malam hari karena ada efek mual dan muntah Saat Hamil Gejala-gejala yang timbul pada saat hamil        Mual dan muntah Mudah lelah Rentan infeksi Sembelit Bengkak Gastroeosophagus refluk Kejang Penatalaksaaan pada saat hamil  Untuk mual dan muntah karena akan menyebabkan susah untuk makan.

BAB IV Tinjauan Pustaka Patofisiologi Anemia Defisiensi Fe Ny. N makannya hanya sedikit. dan jarang makan daging maupun susu Kurangnya asupan makanan pada ny.dll Kekurangan zat besi (Fe) yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin Anemia kekurangan besi Body Mass Index Perbandingan kalsifikasi Body mass index (BMI) atau Index Massa Tubuh (IMT) menurut WHO 1998 dengan Asia Pasifik 2000. N Kurangnya produksi sel darah merah karena kurangnya mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung zat gizi. Metode yang paling berguna dan banyak digunakan untuk mengukur tingkat massa tubuh adalah BMI (Body Mass Index). Nilai BMI yang didapat tidak tergantung pada umur dan jenis kelamin. yang didapat dengan cara membagi berat badan (kg) dengan kuadrat dari tinggi badan (meter). tempe. asam folat. makan sayur-sayuran. tahu. Rumus : BMI = Berat Badan (kg) . vitamin B12.

contohnya atlet BMI dapat digunakan untuk menentukan seberapa besar seseorang dapat terkena resiko penyakit tertentu yang disebabkan karena berat badannya.(Tinggi Badan)2 (m2) Keterbatasan BMI adalah tidak dapat digunakan bagi:    Anak-anak yang dalam masa pertumbuhan Wanita hamil Orang yang sangat berotot. WHO 1998(2) Asia-Pasifik 2000 Para ahli sedang memikirkan untuk membuat klasifikasi BMI tersendiri untuk penduduk Asia. Seseorang dikatakan obese dan membutuhkan pengobatan bila mempunyai BMI di atas 30. Pada . Hasil studi di Singapura memperlihatkan bahwa orang Singapura dengan BMI 27 – 28 mempunyai lemak tubuh yang sama dengan orang-orang kulit putih dengan BMI 30. dengan kata lain orang tersebut memiliki kelebihan BB sebanyak 20%.

dan tidur lebih nyenyak.0 – 24.29. Periksa ulang setiap minggu sesudah kehamilan 9 bulan.9 kg/m2 25. Dianjurkan berjalan-jalan pada pagi hari dalam udara yang masih segar. Gerak badan Kegunaan : Sirkulasi darah menjadi baik.0 .0 kg/m2 Risk of Co-morbidities Rendah (tetapi resiko terhadap masalahmasalah klinis lain meningkat) Rata rata Meningkat Sedang Berbahaya Jadwal pemeriksaan kehamilan(3) Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat satu bulan. WHO 2000) Kategori Underweight Batas Normal Overweight: At Risk Obese I Obese II BMI (kg/m2) < 18. Klasifikasi Berat Badan yang diusulkan berdasarkan BMI pada Penduduk Asia Dewasa (IOTF.22. pencernaan lebih baik. nafsu makan bertambah.9 kg/m2  23 23. Gerak badan di tempat: Berdiri – jongkok Telentang – kaki di angkat Telentang – perut diangkat Melatih pernapasan .5 .orang India. Periksa ulang 1 X sebulan sampai kehamilan 7 bulan. Periksa khusus bila ada keluhan-keluhan.9kg/m2 > 30. Gerak badan yang melelahkan dilarang. Periksa ulang 2 X sebulan sampai kehamilan 9 bulan. peningkatan BMI dari 22 menjadi 24 dapat meningkatkan prevalensi DM menjadi 2 kali lipat. dan prevalensi ini naik menjadi 3 kali lipat pada orang dengan BMI 28.5 kg/m2 18.

Antenatal Care Pemeriksaan trimester I. BB. Apakah janin mati 7. Apakah ada plasenta previa 3. Apakah ada kelainan di uterus atau adneksa 9. urin lengkap Tujuan pemeriksaan USG pada trimester I : 1. Menentukan ada kehamilan atau tidak 2. Apakah ada tanda-tanda abortus 8. Apakah ada cacat bawaan janin (kongenital anomali) Pemeriksaan penunjang pada trimester II 1. Menentukan umur kehamilan 4. Pemeriksaan amniocentesis 4. KU. Pemeriksaan fisik : umur. estriol 2. Pemeriksan USG untuk : Pemeriksaan tumbuh janin Apa ada IUGR/PJT Apakah ada kelainan jantung janin Pemeriksaan trimester III 1. Kehamilan intrauterin atau ekstrauterin 3. Beta HCG. tensi 2. Apakah perlu pemeriksaan seks janin 5. Apakah janin tumbuh dengan baik 6. Pemeriksaan penunjang :  Laboratorium rutin : darah lengkap. Kehamilan tunggal atau kembar 5. untuk menghindari cacat atau keguguran janin: 1. Apakah ada solutio plasenta 4. Pemeriksaan biokimia : AFP. Pemeriksaan karyotiping (pemeriksaan kromosom) 3. Apakah ada Nuchal Tranlucency (NT) 10. Memantau kesejahteraan janin 2. Pemantauan kelainan bawaan yang ditemukan di pemeriksaan trimester II Pemeriksaan Umum Kehamilan(4) . TB.

Tensi : Tensi pada orang hamil tidak boleh mencapai 140 systolis atau 90 diastolis. Juga pemeriksaan kadar gula darah. Penambahan yang lebih dari batas-batas tersebut di atas disebabkan oleh penimbunan (retensi) air dan di sebut praoedema. hypoproteinaemia dan penyakit jantung. Berat badan dalam triwulan ke III tidak boleh tambah lebih dari 1 kg seminggu atau 3 kg sebulan. Adakah oedem : Oedema dalah kehamilan dapat disebabkan oleh toxemia gravidarum atau oleh tekanan rahim yang membesar pada vena-vena dalam panggul yang mengalirkan darah dari kaki. Selanjutnya perlu di periksa reaksi serologis (WR) dan golongan darah. cyanosis. 6. kesadaran. 2.1.  Darah : dari darah perlu ditentukan Hb. atau dyspnoe. sekali 3 bulan karena pada orang hamil sering timbul anemia karena defisiensi Fe. Adakah anemia. Refleks : terutama refleks lutut. Juga perubahan 30 systolis dan 15 diastolis di atas tensi sebelum hamil menandakan toxemia gravidarum. 3. Bagaimana keadaan umum penderita. tapi lebih penting lagi perubahan berat setiap kali ibu memeriksakan diri. . toxemia gravidarum dan radang dari saluran kencing. Berat badan : walaupun prognosa kehamilan dan persalinan bagi orang gemuk kurang baik di bandingkan dengan orang yang normal beratnya. Golongan darah ditentukan supaya kita cepat dapat mencairkan darah yang cocok jika penderita memerlukannya. kelainan bantuk badan. Refleks lutut negatif pada hypovitaminose B1 dan penyakit urat syaraf. Adanya glukose dalam urine orang hamil harus dianggap sebagai gejala penyakit diabetes kecuali kalau kita dapat membuktikan bahwa hal-hal lain yang menyebabkannya. Pemeriksaan Laboratorium  Urin : terutama diperiksa atas glukose. dalam menimbang seseorang bukan beratnya saja yang penting. Kalau ibu golongan O maka mungkin timbul ABO antagonisme. Keadaan jantung dan paru-paru. icterus. 4. 5. keadaan gizi. Dalam akhir kehamilan dan dalam nifas reaksi reduksi dapat menjadi positif adanya laktose dalam air kencing. Reaksi Wasserman positif dan lues. tetapi juga oleh hypovitaminose B1. 7. tetapi juga pada fraimboesia. Zat putih telur positsf dalam air kencing pada nefritis. zat putih telur dan sedimen. 8.

Selain itu. berarti setiap harinya sekitar 300 tambahan kalori dibutuhkan ibu hamil. Berikut adalah beberapa syarat makanan sehat bagi ibu hamil :  Menyediakan energi yang cukup (kalori) untuk kebutuhan kesehatan tubuh anda dan pertumbuhan bayi  Menyediakan semua kebutuhan ibu dan bayi (meliputi protein. kadar gula darah.000 tambahan kalori pada kehamilan. Untuk jangka pendek. 1. pembuluh darah. Dari jumlah tersebut. bahkan suplemen sesuai kebutuhan. dan tekanan darah. tambahan kalori dibutuhkan sebagai tenaga untuk proses metabolisme jaringan baru. lemak. terkadang diperlukan tambahan makanan. Namun dengan adanya pertambahan kebutuhan kalori ini tidak lantas menjadikan anda terlalu banyak makan. Faeces diperiksa atas telur-telur cacing. . Energi ini digunakan untuk pertumbuhan janin. pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin. dan jaringan yang baru. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan. pembentukan plasenta. vitamin. Kalori (Energi) Seorang wanita selama kehamilan memiliki kebutuhan energi yang meningkat. Tubuh anda memerlukan sekitar 80. Mungkin saja anda membutuhkan bantuan dokter ataupun ahli gizi untuk membantu anda dalam mencukupi kebutuhan kalori selama kehamilan. Namun. Selain pilihan makanan sehat. mineral)   Dapat menghindarkan pengaruh negatif bagi bayi Mendukung metabolisme tubuh ibu dalam memelihara berat badan sehat. Monitorlah berat badan anda untuk membantu menilai apakah anda mengkonsumsi makanan sejumlah kalori yang tepat. Memang cukup sulit untuk mengetahui berapa kalori yang telah dikonsumsi setiap harinya. Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan. Kebutuhan Gizi Ibu Hamil (5) Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus. gunakanlah rasa lapar anda sebagai panduan kebutuhan kalori. Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat yang seimbang.

Zat Besi Zat besi dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin. Folat (Asam Folat) Folat merupakan vitamin B yang memegang peranan penting dalam perkembangan embrio. asam folat sangat diperlukan terutama sebelum kehamilan dan pada awal kehamilan. Hal ini dikarenakan protein diperlukan untuk pertumbuhan jaringan pada janin. . Folat dapat didapatkan dari suplementasi asam folat. dan pertumbuhan janin yang kurang. 3. tahu. yaitu protein di sel darah merah yang berperan membawa oksigen ke jaringan tubuh. Protein Seorang wanita selama kehamilan membutuhkan protein lebih banyak selama kehamilan dibandingkan waktu-waktu lain di seluruh hidup anda. Kebutuhan zat besi bagi ibu hamil yaitu sekitar 27 mg sehari. biji-bijian. Selama kehamilan. unggas. zat besi bisa didapatkan secara alami dari daging merah. Ibu hamil membutuhkan sekitar 75 gram protein setiap harinya. Selain itu protein juga bisa didapat dari tumbuh-tumbuhan seperti kacang-kacangan. sereal sarapan yang telah difortifikasi zat besi. lebih banyak 25 gram dibandingkan yang lain. jus jeruk. Kekurangan folat juga dapat meningkatkan kehamilan kurang umur (prematur).2. keju. dan hasil laut merupakan sumber protein. ibu hamil akan mudah lelah dan rentan infeksi. Selain dari suplemen. ikan. yaitu cacat pada otak dan tulang belakang. Produk hewani seperti daging. asparagus). Sayuran berwarna hijau (seperti bayam. telur. susu. Menambahkan protein ke dalam makanan merupakan cara yang efektif untuk menambah kalori sekaligus memenuhi kebutuhan protein. Folat juga membantu mencegah neural tube defect. Jika kebutuhan zat besi tidak tercukupi. ibu hamil tetap harus melanjutkan konsumsi folat. buncis. 600 mg folat disarankan untuk ibu hamil. bayi dengan berat badan lahir rendah (bayi berat lahir rendah/BBLR). dan kacang-kacangan. oncom. Hal ini menyebabkan kebutuhan zat besi bertambah sekitar dua kali lipat. tempe. Risiko melahirkan bayi tidak cukup umur dan bayi dengan berat badan lahir rendah juga lebih tinggi. kacang-kacangan dan roti gandum merupakan sumber alami yang mengandung folat. volume darah bertambah untuk menampung perubahan pada tubuh ibu dan pasokan darah bayi. ikan. Sebenarnya. 4. dan lainnya. Namun.

dan sekresi hormon. kalsium juga digunakan untuk membantu pembuluh darah berkontraksi dan berdilatasi. Zat seng dapat ditemukan secara alami pada daging merah. Jika kebutuhan kalsium tidak tercukupi dari makanan. Makanan yang kaya vitamin C juga membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. strawberry. jambu biji. keju. dan brokoli. gandum utuh. Kebutuhan kalsium ibu hamil adalah sekitar 1000 mg per hari. Paling banyak ketika trimester ketiga kehamilan. Anda dapat dengan mudah mendapatkan vitamin C dari makanan seperti tomat. Kalsium Janin mengumpulkan kalsium dari ibunya sekitar 25 sampai 30 mg sehari. Kalsium juga diperlukan untuk mengantarkan sinyal saraf. Ibu hamil dan bayi membutuhkan kalsium untuk menguatkan tulang dan gigi. Pada umumnya. Sedangkan uji klinis suplementasi zat seng tidak didapatkan kejelasan mengenai keuntungan mengkonsumsi seng dalam jumlah yang lebih tinggi. Zinc (Seng) Dari beberapa studi dilaporkan bahwa ibu hamil yang memiliki kadar zar seng rendah dalam makanannya berisiko melahirkan prematur dan melahirkan bayi dengan berat lahir rendah. kacang-kacangan. 7. kontraksi otot. yogurt. Sumber kalsium dari makanan diantaranya produk susu seperti susu. kalsium yang dibutuhkan bayi akan diambil dari tulang ibu. Selain itu. 6. jeruk. Vitamin C Vitamin C yang dibutuhkan janin tergantung dari asupan makanan ibunya. Vitamin A . polong-polongan. Selain itu ikan teri juga merupakan sumber kalsium yang baik. Wanita hamil setiap harinya disarankan mengkonsumsi 85 mg vitamin C per hari. dan beberapa sereal sarapan yang telah difortifikasi. Vitamin C merupakan antioksidan yang melindungi jaringan dari kerusakan dan dibutuhkan untuk membentuk kolagen dan menghantarkan sinyal kimia di otak. Namun anda dapat mengkonsumsi suplemen (sekitar 25 mg zat seng sehari) jika anda dalam kondisi yang kurang sehat. 8.5. Namun mengkonsumsi zat seng dalam jumlah cukup bagi merupakan langkah antisipatif yang dapat dilakukan. wanita tidak membutuhkan tambahan suplemen.

Angka Kecukupan Gizi Dewasa normal (tidak hamil) 1900 Ibu Hamil Trimester 1: +180 Trimester 2: +300 Trimester 3: +300 +17 +300 +0 +0 +0 +10 +0. kuning telur. dan lainnya.4 Energi (kkal/hari) Protein (gr/hari) VitaminA (uRE/hari) Vitamin D (ug/ hari) Vitamin E (mg/hari) Vitamin K (ug/ hari) Vitamin C (mg/ hari) Tiamin (mg/ hari) Riboflavin (mg/ 50 500 5 15 55 75 1 1. imunitas. Kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah.3 +0. susu. termasuk fungsi penglihatan. Vitamin A dapat ditemukan pada buah-buahan dan sayuran berwarna hijau atau kuning.Vitamin A memegang peranan penting dalam fungsi tubuh.3 +0.3 Ibu menyusui 6 bulan pertama: +500 6 bulan ke2: +550 +17 +350 +0 +4 +0 +45 +0. mentega.1 . serta pertumbuhan dan perkembangan embrio.

Upaya ibu untuk memberikan ASI eksklusif pada kehamilan ke 2 adalah dengan memperbaiki asupan gizinya sehingga dapat memberikan kualitas dan kuantitas yang terbaik anaknya dan menghindari kurang gizi pada ibu dan anaknya.8 +0. ini sangat mudah dilakukan hamper dimana saja serta aman pada masa-masa kehamilan .6 Fosfor (mg/ hari) Mg (mg/ hari) Yodium (ug/ hari) Seng (mg/ hari) Selenium (ug/ hari) Mangan (mg/ hari) Flour (mg/ hari) 600 240 150 9. Jalan antai membantu menjaga kebugaran tubuh tanpa harus memperoleh rasa sakit pada lutut dan pergelangan kaki.2 +150 +0 Trimester 1: +1. Olahraga yang dilakukan pada ibu hamil dapat membantu bumil menjaga kebugaran tubuh dan mengurangi rasa sakit dimasa kehamilan.2 ASI Eksklusif (6) ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa pemberian makanan lain selama 6 bulan pertama.8 +0 +30 +50 +1. Jalan santai Salah satu olahraga kardiovaskuler yang dianjurkan untuk wanita hamil. termasuk energi dan zat gizi lainnya yang terkandung dalam ASI tersebut.4 800 26 9.3-9.4 +150 +6 4.8 +4 +200 +0.4 +0.3 30 1.hari) Niasin(mg/ hari) Asam folat (ug/ hari) Piridoksin Vitamin B12 Ca (mg/ hari) Fe (mg/ hari) Zn (mg/ hari) 14 400 1.5 +0.2 +3 +100 +0.7 Trimester 2: +4. Beberapa contoh olahraga yang dianjurkan selama masa kehamilan : 1.3 2.2 Trimester 3: +9.8 2.5 +0 +30 +50 +4. Sehingga pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita sebagian besar ditentukan oleh jumlah ASI yang diperoleh.7 +5 +0.6 +10 +0.2 +0.

Wanita hamil yang meluangkan waktunya untuk berolahraga selama masa kehamilan biasanya lebih baik. Ada 2 tipe IUD. pegal. serta mempunyai stamina yang lebih dan lebih cepat dalam proses penyembuhan persalinan.2. dan nyeri otot. IUD (Intra-Uterine Device) IUD adalah alat yang dimasukkan ke dalam uterus untuk mencegah terjadinya fertilisasi antara sperma dan ovum. memberikan sensasi yang lebih ringan walaupun berat tubuh bertambah karena kehamilan. sehingga tidak terjadi efek hormon seperti perubahan mood. . lebih merasa nyaman dan santai selama menjalani masa kehamilan. Stretching Stretching atau peregangan sangat bagus dilakukan untuk melemaskan otot-otot pada tubuh.  ParaGard IUD ini tidak menggunakan hormone. relaksasi dan mencegah ketegangan oto yang mengakibatkan rasa sakit. Renang Berenang sangat ideal karena melibatkan otot-otot besar pada tangan dan kaki. 3. yaitu :  Mirena IUD ini menggunakan hormon progesterone sintetik sehingga dapat menyebabkan berhentinya mentruasi dan adanya efek hormon seperti perubahan mood.

N agar hamil kembali dengan berat badan bayi normal dan sehat.N dan janinnya. (ada ide lain utk kesimpulannya??) . yang pertama kali harus dilakukan adalah melepas IUD yang digunakan Ny. Ny.BAB V Kesimpulan Pada kasus ini. setelah itu untuk menjaga kesehatan Ny.N dan janinnya kelak adalah dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung zat-zat yang diperlukan oleh Ny.N agar dapat hamil kembali.

Available at: http://www.145-46.Daftar Pustaka 1. 6. Mochtar R. Anemia Defisiensi Besi.scribd. Available at : http://www.who.com/doc/36459367/AnemiaDefisiensi-Besi. Intrauterine Device. Feminist Women’s Health Center. 2011. 5.html. 61. Available at : http://www.jsp?introPage=intro_3. Medical Journal. WHO. p. Achadi EL. 3.int/bmi/index. 1st ed.htm. 8. Sinopsis Obstetri. p.html. 2011. 2. 4. Fatmah. 403. 2011. Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Accessed on April 2. Scribd. Available at: http://www. . Setiarini A. Jakarta: EGC.fwhc. BMI. 2009.co. Accessed on April 2.cc/2010/06/pemeriksaan-umum-pada-kehamilan.org/birth-control/iudinfo. Accessed on April 2. Accessed on April 2. Pemeriksaan Umum Pada Kehamilan. Kusharisupeni. 2nd ed . Jakarta: Rajawali pers. Syafiq A. 1998. 2011.medicaljournal. Utari DM.