Tugas Kelompok Komputer dan Masyarakat

Dosen Pembimbing M.Hasmil Adiyah

PERANAN KOMPUTER

(DIBIDANG MILITER DAN PERTAHANAN)

Disusun oleh : M.YUSUF NIM: 1310307055010 Welly.H NIM:

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................................... DAFTAR ISI ........................................................................................................ BAB I : PENDAHULUAN ............................................................................... A. ISI ............................................................................................................ KESIMPULAN ..................................................................................................... PENUTUP .............................................................................................................. DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................

.

Ir. tapi merupakan keharusan. di antaranya dalah: 1. Paul (1996) mengutip data dari Direct Selling Marketing tahun 1995 bahwa di dunia ada sekitar 20 juta pengguna internet di 135 negara dimana lebih dari $300 milyar nilai transaksi barang terjual melalui internet.Bidang pemerintahan 2. Hal ini terlihat dengan adanya Sistem pakar yang diciptakan untuk membantu manusia dalam dalam membuat keputusan.Bidang sosial dan budaya 3. baik di negara maju maupun di negara berkembang seperti Indonesia. internet juga sangat berperan dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.Peranan komputer di masyarakat Teknologi Informasi dan Komputer saat ini sangat berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Dari bidang perbankan. Sofyan. Dunia datar yang ada saat kini telah tersambungkan oleh pipa-pipa jaringan (networking) dengan system IT tersebut ‖. Luehrmann dalam Paul F. Komputer merupakan alat berpikir dan alat pemecahan masalah. Kotler (2003) menyebutkan bahwa internet merupakan salah satu bentuk dari penjualan langsung (direct marketing). Melalui internet masyarakat dapat menemukan berbagai informasi secara cepat dan gratis. Sistem pakar Internet adalah salah satu hasil dari kemajuan teknologi informasi dan komputer yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan masyarakat saat ini. Direktur Center for Computing and Information Teknologi (CCIT). Fakultas Teknologi. M. Beberapa peranan komputer di berbagai bidang. Dr. Bondan T. Seluruh aspek kegiatan kehidupan masyarakat tidak lepas dari dukungan teknologi informasi dan komputer. dari masalah akuntansi hingga ke teknologinya.Si.Bidang kesehatan 4. menyatakan ―Teknologi informasi bukan lagi merupakan option. Proses pemasaran saat ini dapat dilakukan tanpa perlu ada pertemuan antara penjual dengan pembeli.Bidang meliter dan pertahanan . Universitas Indonesia. Merill (1996: 234) menyatakan bahwa komputer menghasilkan sumber intelektual mendasar dan baru. system pertahanan negara yang di dalamnya ada intelligence working system. Dengan adanya internet membawa dampak pada perubahan bentuk pemasaran.

Tentara dan senjatanya dapat dilengkapi oleh penerima Global Positioning System (GPS) yang mengidentifikasi lokasi teman atau lawan. Peluru kendali (disingkat: rudal). tentu saja computer memiliki banyak peranan penting. Implementasi dari teknologi informasi secara umum adalah berupa konsep Revolution in Military Affairs (RMA).Mengendalikan senjata dan peluru kendali Komputer digunakan untuk mensimulasikan perilaku sistem senjata dan memberikan praktik kepada orang yang dilatih dan memungkinkan mereka belajar dari kesalahan fatal yang mematikan. Computer dapat digunakan untuk mengidentifikasi target dan mengarahkan peluru mereka. dan information warfare. Kompleksitas ini dapat diatasi dengan menggunakan peranti lunak yang dirancang untuk keperluan tersebut terutama perkembangan pesat pada peranti lunak data base. teknologi informasi membuat organisasi militer dapat sedikit melonggarkan pengendalian. Teknologi Informasi membuat kompleksitas pada organisasi militer lebih berat dari pada sebelumnya. Peluru kendali ini hanya dikendalikan dalam masa peluncuran saja 2.Komputer di Bidang Militer Kemajuan pesat teknologi informasi secara khusus diimplementasikan dalam konsep yang disebut Perang Informasi (Information Warfare). Balistik Peluru kendali yang memakai lintasan trayektori yang ditentukan oleh balistik dalam sistem pengirimannya. Komputer juga digunakan untuk latihan simulasi perperangan bagi calon prajurit untuk mengurangkan biaya. Peranan Komputer di Bidang Militer Di bidang militer. yaitu precision strike. peluru berpandu atau misil adalah senjata roket militer yang bisa dikendalikan atau memiliki sistem pengendali otomatis untuk mencari target atau menyesuaikan arah. Dalam pengertian integrasi sistem. RMA membahas konsep lingkup perang di masa yang akan datang. 3. space warfare. Ada beberapa macan peluru kendali. Jelajah Peluru kendali yang memakai sayap dan menggunakan jet sebagai tenaga penggerak. Kapal perang dan kapal terbang yang modern dipasang dengan peralatan komputer yang canggih untuk membantu dalam melakukan navigasi atau serangan yang lebih tepat. Komputer juga dicipta untuk tujuan perperangan dalam sistem senjata. Anti kapal Rudal yang fungsi utamanya adalah untuk menghancurkan kapal . Peluru kendali jelajah intinya adalah bom terbang. Dengan demikian teknologi informasi akan sangat berpengaruh terhadap bidang militer. Teknologi Informasi dapat membantu menyediakan informasi potensial lebih cepat dan banyak melalui rantai komando dan pengendalian untuk mempercepat pengambilan keputusan. dan dapat dilihat dari banyak sisi. pengendalian dan komunikasi. dominating maneuver. yang menjadi landasan penting bagi pengembangan doktrin militer di masa yang akan datang. dan juga membuat pasukan menjadi lebih fleksibel. Teknologi Informasi memungkinkan kekuasaan pengambilan keputusan diserahkan pada tingkat serendah mungkin. Sesuai asas manajemen. yaitu di antaranya : a. Computer juga dapat merekam kinerja yang berlatih dan menampilkannya kembali. Teknologi Informasi memungkinkan pasukan mendapat informasi pada waktu dan tempat yang tepat. sehingga akan mengurangi apa yang oleh Clausewitz disebut "kabut perang". Bahkan computer pun dapat membantu menciptakan penangkal senjata yang notabene canggih seperti penangkal rudal. yaitu : 1. Banyak anggota militer masuk medan perang dengan pengalaman terbatas dalam penggunaan amunisi.

146 (8)) d. Alat ini hampir sama dengan sonar.Beberapa contoh simulasi komputer. Alat itu diciptakan oleh Inggris selama Perang Dunia I untuk memburu kapal selam Jerman yang menenggelamkan banyak kapal sekutu. Radar adalah singkatan dari Radio Detection dan Ranging. simulasi sistem ekonomi makro. Dalam hal peningkatan kemampuan pasukan. Time Magazine. contohnya radar dan sonar. Bahkan para industri teknologi informasi meng-claim dapat pula menjamin konfidensialitas (kerahasiaan) berita/informasinya dalam sistem komunikasi yang umum dan terbuka itu. D. Sonar merupakan akronim dan Sound Navigation and Ranging artinya navigasi dan penentuan jarak dengan bantuan bunyi. studi perilaku sistem behaviour) dan hiburan / permainan (game). divisi infantri dengan 20. efektif efisien serta convenient (nyaman.000 personel. Radar dikembangkan pada tahun 1930-an dan digunakan dalam Perang Dunia II untuk mengetahui kadatangan pesawat musuh. night-vision goggles dan thermal-imaging sensors untuk melihat di tempat gelap.Navigasi alat-alat perang Computer pun digunakan untuk navigasi alat perang. Kansas. yang dilengkapi perlengkapan yang mutakhir tersebut. Semakin jauh benda yang diterpa gelombang itu semakin lama waktu yang dibutuhkan oleh gelombang untuk kembali. Kini radar digunakan dalam banyak bidang. perubahan lingkungan stategik persandian. simulasi tata kota (sim city). Radar digunakan kapal laut dan pesawat terbang untuk melihat keadaan sekelilingnya pada waktu malam dan dalam kabut tebal. antara lain : simulasi terbang (ight simulation). Tujuan simulasi antara lain untuk pelatihan (training). Massachusetts. dan pengembangan teknologi persandian yang memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. tepat.Operasi persandian dan juga pengirimannya Selaras dengan peningkatan tugas umum pemerintah dan pembangunan. tetapi menggunakan gelombang radio sebagai pengganti gelombang suara. dilengkapi layar di depan mata untuk mengetahui posisi dan mampu memberikan informasi yang akurat. gampang). c. simulasi mobil (car simulation). Tim peneliti dari Motorola dan laboratorium US Army di Natick. Dalam era teknologi informasi modern dikenal internet dan komputer yang mampu mentransmisikan secara elektronis (komunikasi elektronis) segala bentuk data informasi secara cepat. W. mampu menaklukkan pasukan dengan kekuatan tiga kali lebih besar.b. US Army mencoba model pertempuran yang menghubungkan setiap prajurit dengan sistem senjata secara elektronis. Gelombang radio dipancarkan dan dipantulkan kembali oleh benda keras yang diterpanya. dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. . simulasi antrian layanan bank (service queue). Pengembangan tersebut meliputi aspek pemanfaatan persandian di lingkungan instansi pemerintah. simulasi sistem perbankan. Sonar adalah alat yang mula-mula digunakan untuk menemukan kapal selam di bawah air. (Washington. simulasi game strategi pemasaran (market game). simulasi tenaga listrik (power plan simulation).Simulasi Perang Simulasi adalah program (software) komputer yang berfungsi untuk menirukan perilaku sistem nyata (realitas) tertentu. pengembangan organisasi. merencanakan suatu prototipe dari peralatan untuk tentara masa depan. Onward Cyber Soldier. Helm prajurit dilengkapi dengan mikrofon untuk komunikasi. Bentuk benda dan jaraknya ditayangkan pada sebidang layar mirip televisi. Selama simulasi pertempuran di Fort Leavenworth. Perlu diamati lebih dalam dan tajam apakah ‖umum dan terbuka‖ itu benar-benar mampu melindungi konfidensialitas atau kerahasiaan pada umumnya. simulasi perang (war game simulation). maka kegiatan persandian mengalami banyak perubahan.

Perang Teluk merupakan perang dimana penguasaan pengetahuan mengungguli senjata dan taktik. informasi merupakan kunci pada setiap operasi militer. Hal ini sejalan dengan kekhasan organisasi Militer yang selalu menuntut kecepatan dan ketepatan informasi sebelum mengambil sebuah keputusan (perumusan strategi). mengintegrasikan kegiatan yang ada dalam proses. Informasi dapat digunakan untuk mengukur dan memantau kinerja proses. Manfaat Teknologi Informasi dalam Militer Penggunaan Teknologi Informasi telah menyebar ke segala bentuk organisasi. perkembangan yang cepat dari teknologi informasi beserta teknologi perang lainnya memungkinkan menciptakan jenis perang yang secara kualitatif berbeda. Dari sisi komandan. Sebagai contoh penggunaan program kecerdasan buatan untuk mensimulasikan formasi dan . dari sisi pasukan. Teknologi Informasi membantu pasukan untuk memperoleh informasi pada waktu dan tempat yang tepat sehingga pasukan menjadi lebih fleksible dalam bergerak. Dalam doktrin militer. Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat juga menyebabkan perubahan yang sangat cepat dalam bidang militer. Campen ―satu ons silikon didalam sebuah komputer mempunyai effek yang lebih dahsyat dari satu ton uranium‖. ini berarti teknologi informasi akan sangat berpengaruh terhadap perubahan strategi militer. Organisasi organisasi telah sadar bahwa informasi memiliki peran pendukung dalam upaya membuat proses lebih efisien dan efektif. Teknologi informasi dikombinasikan dengan teknologi perang lainnya memungkinkan untuk menciptakan jenis perang yang secara kualitatif berbeda. Mungkin juga beberapa puluh tahun lagi militer akan memakai robot untuk berperang. Dengan penguasaan pengetahuan yang disebabkan oleh kemajuan dalam bidang teknologi informasi. seperti yang ditulis oleh Alan D. musuh dapat dibuat bertekuk lutut melalui sarana yang berupa teknologi komputer. Seperti penggunaan robot pada saat penyergapan Nordin M Top palsu. Kegiatan militer yang ada bersandar pada peralatan komunikasi berkecepatan tinggi dan komputer. Berdasarkan fakta ini. bukan dengan manusia lagi. terciptalah suatu konsep baru yang disebut dengan Perang INformasi (information Warfare) yaitu persaingan untuk mendapat keunggulan informasi. menyesuaikan proses tertentu serta optimalisasi proses. Seperti yang telah saya sebutkan di atas. Teknoogi Informasi dapat mempercepat penyampaian informasi sehingga dapat mempercepat pengambilan keputusan. Organisasi Militer menempatkan Teknologi Informasi sebagai salah satu senjata yang mendukungkekuatan dan persatuan organisasi.Manfaat Tik dalam bidang:Militer 1.

Konsep Perang Informasi didukung perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kemampuan pasukan. dan kendaraan yang lain dalam Perang Teluk. Perkembangan teknologi informasi akan berpengaruh pada sistem pelatihan dan pendidikan terutama yang berkaitan dengan senjata baru. para ahli Informatika dari Kepolisian pun berupaya dengan susah payah untuk dapat membuka dan mengetahui isi dari laptop milik . Selama simulasi pertempuran di Fort Leavenworth. radar. yang dilengkapi perlengkapan yang mutakhir tersebut. Secara strategis perang informasi mempunyai arti yang penting karena sistem informasi ini berhubungan dengan masyarakat. Time Magazine. mampu menaklukkan pasukan dengan kekuatan tiga kali lebih besar.000 personel. L. tank. divisi infantri dengan 20. 1993). dalam peperangan saat ini militer tidak hanya sekedar menarik pelatuk saja tetapi memerlukan personel dengan kemampuan yang cukup tinggi. Kansas. dan sarana lain pembawa kabel koaksial komunikasi (Toffler. sensor yang dapat memantau 360 derajat. merencanakan suatu prototipe dari peralatan untuk tentara masa depan. J-STARS dapat memberikan sasaran dan gambar pergerakan musuh kepada komandan pada jangkauan 155 mil dalam segala cuaca dengan ketepatan 90 persen. dengan sifat internet yang global dan canggih. tetapi mereka tidak mengerti bagaimana arus informasi yang menyebabkan semua itu terjadi. W. yang secara etis lebih dapat diterima. tentara mengenyam pendidikan yang lebih tinggi dibandingkan orang yang bergerak pada bisnis. D. para pelaku terorisme nampaknya mempunyai latar belakang pendidikan dan pemanfaatan internet yang cukup bagus. (Washington. Bukan hanya organisasi militer saja yang telah mampu memanfaatkan Teknologi Informasi. sedang di tentara 88 persen Brigadir Jenderal mempunyai pendidikan post graduate. Tim peneliti dari Motorola dan laboratorium US Army di Natick. sistem integrasi. Karena penggunaan teknologi informasi yang cukup intensif. Seperti halnya Laptop milik Nordin M Top. Helm prajurit dilengkapi dengan mikrofon untuk komunikasi. Dengan demikian manusia tidak lagi menjadi target utama dalam perang melainkan informasi. jaringan serat optik. AWACS sebetulnya merupakan pesawat Boeing 707 yang dilengkapi dengan komputer. night-vision goggles dan thermal-imaging sensors untuk melihat di tempat gelap. Ini dimungkinkan karena Amerika Serikat mempunyai ―senjata‖ yang sangat hebat yaitu AWACS (Airborne Warning and Control System) dan J-STARS (Joint Surveillance and Target Attack Radar System). Jadi. Seperti dinyatakan Freedman. Hanya 19 persen dari manager di Amerika mempunyai pendidikan post graduate. dalam Lecture on Information Warfare: Will Battle Ever Be Joined?. orang Amerika bisa menyaksikan pergerakan pesawat. Pertama. Seperti hasil survei yang dilaksanakan oleh North Carolina's Center for Creative Leadership. merubah cara kerja organisasi. US Army mencoba model pertempuran yang menghubungkan setiap prajurit dengan sistem senjata secara elektronis. adalah bahwa terorisme telah menggunakan media baru seperti internet untuk berkomunikasi. Di TV. Kedua. Dalam hal peningkatan kemampuan pasukan. organisasi terorispun telah memanfaatkan Teknologi Informasi sebagai salah satu senjatanya. baik sesama teroris maupun untuk mencari pengikut. sarana komunikasi.kekuatan musuh memungkinkan serangan menjadi efektif dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi. Dilatar belakangi oleh alasan ini lahirlah konsep perang tanpa korban (victimless war). dan infrastruktur perang ataupun militer. untuk mendeteksi pesawat dan senjata musuh dan mengirimkan data tersebut kepada J-STARS di darat. Arus informasi itulah yang lebih penting dalam fungsi militer. Massachusetts. skala organisasi. Onward Cyber Soldier. sentral telepon. (1996). dilengkapi layar di depan mata untuk mengetahui posisi dan mampu memberikan informasi yang akurat. 146 (8)). Dengan menggunakan teknologi ini maka sasaran dapat dipilih lebih pada menara gelombang mikro.

daya hancur (destruction capability). secara historis fungsi roket sejatinya adalah kepanjangan tangan dari peran kesenjataan artileri. Sebagai bagian dari kesenjataan artileri. Oleh karena itu. adalah instrumen paling efektif untuk memenangkan sebuah perang. Untuk itu di harapkan agar para tentara Indonesia tidak kalah dalam penggunaan Teknologi Informasi dari para teroris supaya dapat mewujudkan pertahanan negara yang kuat dan kokoh. pengembangan roket tentu tidak lepas dari minat para pakar teknologi militer untuk memperluas daya jangkau dan daya hancur kesenjataan artileri. Sejak peperangan zaman dulu.gembong teroris nomor satu di Indonesia ini. Meskipun tentu saja. Contoh sederhana dari peroketan sebagai extension kesenjataan artileri. Roket V-1 dan V-2 di fungsikan sebagai artileri jarak jauh. khususnya di fase terakhir Perang Dunia ke-2. bahwa perluasan pengembangan teknologi roket adalah perluasan (extension) dari hasrat para teknolog militer untuk memperbesar daya jangkau dari kesenjataan artileri. Aplikasi komputer dibidang pertahanan sistem cerdas Pemanfaatan teknologi ini dapat meningkatkan kemampuan alutsista dan peralatan militer misalnya : Sistem cerdas Dalam konteks peperangan. bahwaOberkommando des Heeres –Komando Tertinggi Angkatan Bersenjata Jerman. Dapat dikatakan. pengembangan kesenjataan artileri pada awalnya di basiskan pada dua esensi pokok yaitu : daya jangkau (range) dan daya ketelitian (precision). khususnya artileri swa gerak. bahwa kesenjataan artileri dengan daya jangkau yang mampu mencapai garis belakang pertahanan dan menembus jantung pertahanan lawan. adalah fakta sejarah ketika Jerman mengembangkan roket V-1 dan V-2 di tahapan akhir Perang Dunia ke-2. Dibalik masih adanya beberapa kontroversi dari para sejarawan militer mengenai latar belakang pengembangan kedua jenis senjata itu. para perumus strategi pertahanan umumnya sepakat. untuk melumpuhkan . sebagaimana layaknya kesenjataan lainnya. guna mengkompensasi makin berkurangnya efektifitas Luftwaffe (AU Jerman) sebagai artileri-terbang untuk menetralisir ofensif Sekutu. namun umumnya mereka sepakat. di masa itu– memutuskan untuk mengembangkan roket V-1 dan V-2 hingga tahapan operasional. tetap menjadi esensi umum pada pengembangan kesenjataan artileri.

teknologi untuk meningkatkan daya presisi atau akurasi. telah melahirkan sebuah kecabangan sistem kesenjataan baru. dan Kategori ketiga adalah. dibekali dengan perangkat pemandu untuk menjangkau sasarannya sendiri. Dari ketiga kategori teknologi itu. peluru kendali sudah menjadi senjata utama pesawat tempur dan kapal perang modern. Kedua. kapal perang dan bahkan diterapkan sebagai senjata anti tank. melengkapi bahkan mengambil alih persenjataan utama di pesawat tempur. yang pengembangannya tetap memperoleh perhatian besar di kalangan para teknolog pertahanan dan ahli strategi militer. teknologi aerodinamika dan teknologi pendorong/propulsi menjadi tulang punggung pada pengembangan roket untuk keperluan . konsep penggunaan roket V-1 dan V-2 adalah sebuah terobosan yang sangat inovatif. Dalam lingkup kesenjataan artileri. Untuk meningkatkan daya jangkau. Jika konsep yang dianut pada kesenjataan artileri sebelumnya adalah sebatas mengarahkan peluru ke sasaran dengan tepat. sebagai kesenjataan artileri.beberapa sasaran strategis. yang selanjutnya memiliki ranah pengembangan sendiri yaitu peluru kendali. Kategori pertama adalah. Sejatinya sebagai kecabangan sistem kesenjataan artileri. peran roket sebagai kepanjangan dari kesenjataan artileri tetap mengemuka. yang di kemudian hari lazim dikenal dengan sistem kendali –guidance systems—. yang di tahapan akhir perang dunia kedua itu. Bahkan di tahun ‘90 an mulai banyak kapal selam yang dilengkapi dengan peluru kendali. dan roket tanpa kendali. Perangkat pemandu itu. baik pada konteks roket dengan kendali. teknologi untuk meningkatkan daya rusak. termasuk sistem tracking nya. terdapat tiga kategori teknologi pada roket untuk aplikasi pertahanan. teknologi untuk meningkatkan daya jangkau. sudah sulit untuk dijangkau oleh Luftwaffe. Peluru kendali. yaitu peluru kendali –guided missiles–. Roket tanpa kendali ini. maka pada konsep V-1 dan V-2. Demikian pula dengan roket tanpa kendali. Pada pengembangannya di era paska Perang Dunia ke-2. artinya roket yang tidak dilengkapi dengan sistem kendali. juga tetap dikembangkan. dalam hal ini roket. jenis senjata tersebut hingga kini tetap memiliki peran penting sebagai daya penggetar pada penyelenggaraan sistem pertahanan. umumnya menjadi perangkat utama sistem senjata yang disebut Multiple Rocket Launchers Systems (MRLS). ‗peluru artileri‘ itu. Kategori kedua adalah. yang paling banyak dikembangkan pertama kalinya adalah teknologi untuk meningkatkan daya jangkau dan daya rusak. Sejak tahun ‘80 an. yang dapat dimaknai sebagai roket dengan sistem kendali.

. roket juga didisain untuk makin sanggup mengangkut payload yang makin besar. Teknologi ini sekarang dilirik sebagai salah satu alternatif terbaik untuk dimanfaatkan pada peluru kendali anti tank. bahkan terkadang jauh lebih rumit. Tentu saja hal itu menjadikan disain dan rancangan roket menjadi sama. yang lazim dikenal dengan Kinetic Energy Missiles. Demikian pula disain kapal perang modern di abad 21 ini. dibandingkan dengan pesawat terbang berawak. bahkan saat ini. F-22 dan F-35 yang diintegrasikan langsung dengan kesanggupan pesawat-pesawat itu. hampir seluruhnya dirancang untuk dapat mengakomondasi sistem VLS –Vertical Launch Systems– yang tidak lain adalah bagian dari sistem kesenjataan peluru kendali. bahkan terkadang lebih kompleks. Teknologi bahan bakar roket terus berkembang dari yang paling sederhana (bahan bakar cair) hingga yang paling kompleks (bahan bakar padat). Fabrikasi roket menjadi hampir sama rumitnya dengan pesawat terbang berawak. mulai dikembangkan roket dengan bahan bakar fuel cell (meskipun masih pada tahapan eksperimental). yang terus dikembangkan untuk memungkinkan daya jangkau yang makin besar. Roket dirancang makin aerodinamis dengan tingkat stabilitas makin tinggi.Demikian pula dengan variasi teknologi bahan bakar.pertahanan. Seiring dengan itu. Teknologi propulsi lain yang juga dikembangkan saat ini adalah dengan memanfaatkan energi kinetik. Contohnya adalah pesawat jet tempur terbaru AU AS. untuk mengakomondasi peluru kendali jenis AMRAAM.

.

Kesimpulan: Pada bidang militer.1. Militer Gambar diatas mendemonstrasikan "sensor fusion" untuk target tracking dimana unit-unit sensor yang berbeda seperti Satelit. . tank dan kapal –termasuk kapal selam untuk militer. Untuk simulasi perang serta untuk navigasi alat-alat perang serperti pesawat. penerapan komputer digunakan untuk mngendalikan senjata dan peluru kendali. Selain itu untuk operasi persandian dan pengirimannya. pesawat U-2.