P. 1
Komputer Generasi Ke Tiga

Komputer Generasi Ke Tiga

|Views: 5|Likes:
Publicado porTommy Ng
dfsf
dfsf

More info:

Published by: Tommy Ng on Aug 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2014

pdf

text

original

Tugas Kelompok Komputer dan Masyarakat

Dosen Pembimbing M.Hasmil Adiyah

PERANAN KOMPUTER

(DIBIDANG MILITER DAN PERTAHANAN)

Disusun oleh : M.YUSUF NIM: 1310307055010 Welly.H NIM:

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................................... DAFTAR ISI ........................................................................................................ BAB I : PENDAHULUAN ............................................................................... A. ISI ............................................................................................................ KESIMPULAN ..................................................................................................... PENUTUP .............................................................................................................. DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................

.

Dengan adanya internet membawa dampak pada perubahan bentuk pemasaran.Bidang meliter dan pertahanan . Universitas Indonesia. Merill (1996: 234) menyatakan bahwa komputer menghasilkan sumber intelektual mendasar dan baru. Beberapa peranan komputer di berbagai bidang. Dari bidang perbankan. di antaranya dalah: 1.Peranan komputer di masyarakat Teknologi Informasi dan Komputer saat ini sangat berperan penting dalam kehidupan masyarakat. baik di negara maju maupun di negara berkembang seperti Indonesia.Bidang pemerintahan 2. Sistem pakar Internet adalah salah satu hasil dari kemajuan teknologi informasi dan komputer yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan masyarakat saat ini. Fakultas Teknologi. Komputer merupakan alat berpikir dan alat pemecahan masalah. system pertahanan negara yang di dalamnya ada intelligence working system. M. dari masalah akuntansi hingga ke teknologinya. Melalui internet masyarakat dapat menemukan berbagai informasi secara cepat dan gratis. internet juga sangat berperan dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Dunia datar yang ada saat kini telah tersambungkan oleh pipa-pipa jaringan (networking) dengan system IT tersebut ‖. Bondan T. Hal ini terlihat dengan adanya Sistem pakar yang diciptakan untuk membantu manusia dalam dalam membuat keputusan. Paul (1996) mengutip data dari Direct Selling Marketing tahun 1995 bahwa di dunia ada sekitar 20 juta pengguna internet di 135 negara dimana lebih dari $300 milyar nilai transaksi barang terjual melalui internet. Direktur Center for Computing and Information Teknologi (CCIT). tapi merupakan keharusan.Bidang sosial dan budaya 3. Kotler (2003) menyebutkan bahwa internet merupakan salah satu bentuk dari penjualan langsung (direct marketing). Proses pemasaran saat ini dapat dilakukan tanpa perlu ada pertemuan antara penjual dengan pembeli. Luehrmann dalam Paul F. Dr.Bidang kesehatan 4. menyatakan ―Teknologi informasi bukan lagi merupakan option. Seluruh aspek kegiatan kehidupan masyarakat tidak lepas dari dukungan teknologi informasi dan komputer.Si. Ir. Sofyan.

sehingga akan mengurangi apa yang oleh Clausewitz disebut "kabut perang". RMA membahas konsep lingkup perang di masa yang akan datang. Kompleksitas ini dapat diatasi dengan menggunakan peranti lunak yang dirancang untuk keperluan tersebut terutama perkembangan pesat pada peranti lunak data base. tentu saja computer memiliki banyak peranan penting. Sesuai asas manajemen. Peranan Komputer di Bidang Militer Di bidang militer. Dalam pengertian integrasi sistem. Kapal perang dan kapal terbang yang modern dipasang dengan peralatan komputer yang canggih untuk membantu dalam melakukan navigasi atau serangan yang lebih tepat. Peluru kendali jelajah intinya adalah bom terbang. Peluru kendali ini hanya dikendalikan dalam masa peluncuran saja 2. 3. Komputer juga digunakan untuk latihan simulasi perperangan bagi calon prajurit untuk mengurangkan biaya. pengendalian dan komunikasi.Mengendalikan senjata dan peluru kendali Komputer digunakan untuk mensimulasikan perilaku sistem senjata dan memberikan praktik kepada orang yang dilatih dan memungkinkan mereka belajar dari kesalahan fatal yang mematikan. Bahkan computer pun dapat membantu menciptakan penangkal senjata yang notabene canggih seperti penangkal rudal. Computer dapat digunakan untuk mengidentifikasi target dan mengarahkan peluru mereka. dominating maneuver. Komputer juga dicipta untuk tujuan perperangan dalam sistem senjata. Anti kapal Rudal yang fungsi utamanya adalah untuk menghancurkan kapal . Teknologi Informasi memungkinkan kekuasaan pengambilan keputusan diserahkan pada tingkat serendah mungkin. Teknologi Informasi membuat kompleksitas pada organisasi militer lebih berat dari pada sebelumnya. peluru berpandu atau misil adalah senjata roket militer yang bisa dikendalikan atau memiliki sistem pengendali otomatis untuk mencari target atau menyesuaikan arah. dan juga membuat pasukan menjadi lebih fleksibel. yaitu precision strike. Balistik Peluru kendali yang memakai lintasan trayektori yang ditentukan oleh balistik dalam sistem pengirimannya. Dengan demikian teknologi informasi akan sangat berpengaruh terhadap bidang militer. Banyak anggota militer masuk medan perang dengan pengalaman terbatas dalam penggunaan amunisi. dan information warfare.Komputer di Bidang Militer Kemajuan pesat teknologi informasi secara khusus diimplementasikan dalam konsep yang disebut Perang Informasi (Information Warfare). Tentara dan senjatanya dapat dilengkapi oleh penerima Global Positioning System (GPS) yang mengidentifikasi lokasi teman atau lawan. yang menjadi landasan penting bagi pengembangan doktrin militer di masa yang akan datang. yaitu di antaranya : a. teknologi informasi membuat organisasi militer dapat sedikit melonggarkan pengendalian. Ada beberapa macan peluru kendali. Peluru kendali (disingkat: rudal). Teknologi Informasi dapat membantu menyediakan informasi potensial lebih cepat dan banyak melalui rantai komando dan pengendalian untuk mempercepat pengambilan keputusan. yaitu : 1. Computer juga dapat merekam kinerja yang berlatih dan menampilkannya kembali. space warfare. Jelajah Peluru kendali yang memakai sayap dan menggunakan jet sebagai tenaga penggerak. Implementasi dari teknologi informasi secara umum adalah berupa konsep Revolution in Military Affairs (RMA). Teknologi Informasi memungkinkan pasukan mendapat informasi pada waktu dan tempat yang tepat. dan dapat dilihat dari banyak sisi.

studi perilaku sistem behaviour) dan hiburan / permainan (game). Bentuk benda dan jaraknya ditayangkan pada sebidang layar mirip televisi.Navigasi alat-alat perang Computer pun digunakan untuk navigasi alat perang. Kansas. tepat. Radar dikembangkan pada tahun 1930-an dan digunakan dalam Perang Dunia II untuk mengetahui kadatangan pesawat musuh. simulasi tenaga listrik (power plan simulation). maka kegiatan persandian mengalami banyak perubahan. simulasi game strategi pemasaran (market game). antara lain : simulasi terbang (ight simulation). merencanakan suatu prototipe dari peralatan untuk tentara masa depan. Bahkan para industri teknologi informasi meng-claim dapat pula menjamin konfidensialitas (kerahasiaan) berita/informasinya dalam sistem komunikasi yang umum dan terbuka itu. Time Magazine. c. Radar digunakan kapal laut dan pesawat terbang untuk melihat keadaan sekelilingnya pada waktu malam dan dalam kabut tebal. Selama simulasi pertempuran di Fort Leavenworth. Pengembangan tersebut meliputi aspek pemanfaatan persandian di lingkungan instansi pemerintah. simulasi mobil (car simulation). Semakin jauh benda yang diterpa gelombang itu semakin lama waktu yang dibutuhkan oleh gelombang untuk kembali. simulasi perang (war game simulation). divisi infantri dengan 20. Radar adalah singkatan dari Radio Detection dan Ranging. D. dilengkapi layar di depan mata untuk mengetahui posisi dan mampu memberikan informasi yang akurat. Sonar adalah alat yang mula-mula digunakan untuk menemukan kapal selam di bawah air. simulasi sistem ekonomi makro. night-vision goggles dan thermal-imaging sensors untuk melihat di tempat gelap. Onward Cyber Soldier. Helm prajurit dilengkapi dengan mikrofon untuk komunikasi. Dalam era teknologi informasi modern dikenal internet dan komputer yang mampu mentransmisikan secara elektronis (komunikasi elektronis) segala bentuk data informasi secara cepat. . Tim peneliti dari Motorola dan laboratorium US Army di Natick. pengembangan organisasi. dan pengembangan teknologi persandian yang memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. simulasi tata kota (sim city). (Washington. W. gampang). Massachusetts. efektif efisien serta convenient (nyaman. Sonar merupakan akronim dan Sound Navigation and Ranging artinya navigasi dan penentuan jarak dengan bantuan bunyi.b. 146 (8)) d. Dalam hal peningkatan kemampuan pasukan. Tujuan simulasi antara lain untuk pelatihan (training). perubahan lingkungan stategik persandian. Gelombang radio dipancarkan dan dipantulkan kembali oleh benda keras yang diterpanya. Perlu diamati lebih dalam dan tajam apakah ‖umum dan terbuka‖ itu benar-benar mampu melindungi konfidensialitas atau kerahasiaan pada umumnya. Kini radar digunakan dalam banyak bidang. mampu menaklukkan pasukan dengan kekuatan tiga kali lebih besar.000 personel. simulasi antrian layanan bank (service queue). Alat itu diciptakan oleh Inggris selama Perang Dunia I untuk memburu kapal selam Jerman yang menenggelamkan banyak kapal sekutu.Simulasi Perang Simulasi adalah program (software) komputer yang berfungsi untuk menirukan perilaku sistem nyata (realitas) tertentu. yang dilengkapi perlengkapan yang mutakhir tersebut. US Army mencoba model pertempuran yang menghubungkan setiap prajurit dengan sistem senjata secara elektronis.Operasi persandian dan juga pengirimannya Selaras dengan peningkatan tugas umum pemerintah dan pembangunan.Beberapa contoh simulasi komputer. contohnya radar dan sonar. Alat ini hampir sama dengan sonar. dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. tetapi menggunakan gelombang radio sebagai pengganti gelombang suara. simulasi sistem perbankan.

mengintegrasikan kegiatan yang ada dalam proses. Dengan penguasaan pengetahuan yang disebabkan oleh kemajuan dalam bidang teknologi informasi. menyesuaikan proses tertentu serta optimalisasi proses.Manfaat Tik dalam bidang:Militer 1. Dari sisi komandan. Teknologi informasi dikombinasikan dengan teknologi perang lainnya memungkinkan untuk menciptakan jenis perang yang secara kualitatif berbeda. seperti yang ditulis oleh Alan D. musuh dapat dibuat bertekuk lutut melalui sarana yang berupa teknologi komputer. Seperti penggunaan robot pada saat penyergapan Nordin M Top palsu. Sebagai contoh penggunaan program kecerdasan buatan untuk mensimulasikan formasi dan . Teknoogi Informasi dapat mempercepat penyampaian informasi sehingga dapat mempercepat pengambilan keputusan. Informasi dapat digunakan untuk mengukur dan memantau kinerja proses. Mungkin juga beberapa puluh tahun lagi militer akan memakai robot untuk berperang. Organisasi organisasi telah sadar bahwa informasi memiliki peran pendukung dalam upaya membuat proses lebih efisien dan efektif. Perang Teluk merupakan perang dimana penguasaan pengetahuan mengungguli senjata dan taktik. informasi merupakan kunci pada setiap operasi militer. bukan dengan manusia lagi. ini berarti teknologi informasi akan sangat berpengaruh terhadap perubahan strategi militer. Teknologi Informasi membantu pasukan untuk memperoleh informasi pada waktu dan tempat yang tepat sehingga pasukan menjadi lebih fleksible dalam bergerak. Hal ini sejalan dengan kekhasan organisasi Militer yang selalu menuntut kecepatan dan ketepatan informasi sebelum mengambil sebuah keputusan (perumusan strategi). Organisasi Militer menempatkan Teknologi Informasi sebagai salah satu senjata yang mendukungkekuatan dan persatuan organisasi. Dalam doktrin militer. terciptalah suatu konsep baru yang disebut dengan Perang INformasi (information Warfare) yaitu persaingan untuk mendapat keunggulan informasi. Seperti yang telah saya sebutkan di atas. Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat juga menyebabkan perubahan yang sangat cepat dalam bidang militer. Berdasarkan fakta ini. Kegiatan militer yang ada bersandar pada peralatan komunikasi berkecepatan tinggi dan komputer. Manfaat Teknologi Informasi dalam Militer Penggunaan Teknologi Informasi telah menyebar ke segala bentuk organisasi. Campen ―satu ons silikon didalam sebuah komputer mempunyai effek yang lebih dahsyat dari satu ton uranium‖. dari sisi pasukan. perkembangan yang cepat dari teknologi informasi beserta teknologi perang lainnya memungkinkan menciptakan jenis perang yang secara kualitatif berbeda.

dalam peperangan saat ini militer tidak hanya sekedar menarik pelatuk saja tetapi memerlukan personel dengan kemampuan yang cukup tinggi. Jadi. dan kendaraan yang lain dalam Perang Teluk. sedang di tentara 88 persen Brigadir Jenderal mempunyai pendidikan post graduate. Tim peneliti dari Motorola dan laboratorium US Army di Natick. dalam Lecture on Information Warfare: Will Battle Ever Be Joined?. Pertama. dilengkapi layar di depan mata untuk mengetahui posisi dan mampu memberikan informasi yang akurat. Arus informasi itulah yang lebih penting dalam fungsi militer. Helm prajurit dilengkapi dengan mikrofon untuk komunikasi. Bukan hanya organisasi militer saja yang telah mampu memanfaatkan Teknologi Informasi. yang dilengkapi perlengkapan yang mutakhir tersebut. Kansas. yang secara etis lebih dapat diterima. merubah cara kerja organisasi. dengan sifat internet yang global dan canggih. sensor yang dapat memantau 360 derajat. Seperti hasil survei yang dilaksanakan oleh North Carolina's Center for Creative Leadership. sistem integrasi. Di TV. L. jaringan serat optik. radar. orang Amerika bisa menyaksikan pergerakan pesawat. Hanya 19 persen dari manager di Amerika mempunyai pendidikan post graduate. tank.kekuatan musuh memungkinkan serangan menjadi efektif dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi. D. (1996). Time Magazine. organisasi terorispun telah memanfaatkan Teknologi Informasi sebagai salah satu senjatanya. dan infrastruktur perang ataupun militer. Dilatar belakangi oleh alasan ini lahirlah konsep perang tanpa korban (victimless war). dan sarana lain pembawa kabel koaksial komunikasi (Toffler. sarana komunikasi. Dengan menggunakan teknologi ini maka sasaran dapat dipilih lebih pada menara gelombang mikro. untuk mendeteksi pesawat dan senjata musuh dan mengirimkan data tersebut kepada J-STARS di darat. merencanakan suatu prototipe dari peralatan untuk tentara masa depan. para ahli Informatika dari Kepolisian pun berupaya dengan susah payah untuk dapat membuka dan mengetahui isi dari laptop milik . Ini dimungkinkan karena Amerika Serikat mempunyai ―senjata‖ yang sangat hebat yaitu AWACS (Airborne Warning and Control System) dan J-STARS (Joint Surveillance and Target Attack Radar System). Seperti dinyatakan Freedman. tentara mengenyam pendidikan yang lebih tinggi dibandingkan orang yang bergerak pada bisnis. Dengan demikian manusia tidak lagi menjadi target utama dalam perang melainkan informasi. skala organisasi.000 personel. J-STARS dapat memberikan sasaran dan gambar pergerakan musuh kepada komandan pada jangkauan 155 mil dalam segala cuaca dengan ketepatan 90 persen. (Washington. Secara strategis perang informasi mempunyai arti yang penting karena sistem informasi ini berhubungan dengan masyarakat. Selama simulasi pertempuran di Fort Leavenworth. para pelaku terorisme nampaknya mempunyai latar belakang pendidikan dan pemanfaatan internet yang cukup bagus. W. 1993). Karena penggunaan teknologi informasi yang cukup intensif. baik sesama teroris maupun untuk mencari pengikut. 146 (8)). Dalam hal peningkatan kemampuan pasukan. adalah bahwa terorisme telah menggunakan media baru seperti internet untuk berkomunikasi. Onward Cyber Soldier. night-vision goggles dan thermal-imaging sensors untuk melihat di tempat gelap. Seperti halnya Laptop milik Nordin M Top. Perkembangan teknologi informasi akan berpengaruh pada sistem pelatihan dan pendidikan terutama yang berkaitan dengan senjata baru. divisi infantri dengan 20. Konsep Perang Informasi didukung perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kemampuan pasukan. sentral telepon. mampu menaklukkan pasukan dengan kekuatan tiga kali lebih besar. tetapi mereka tidak mengerti bagaimana arus informasi yang menyebabkan semua itu terjadi. Kedua. AWACS sebetulnya merupakan pesawat Boeing 707 yang dilengkapi dengan komputer. US Army mencoba model pertempuran yang menghubungkan setiap prajurit dengan sistem senjata secara elektronis. Massachusetts.

adalah instrumen paling efektif untuk memenangkan sebuah perang. bahwa kesenjataan artileri dengan daya jangkau yang mampu mencapai garis belakang pertahanan dan menembus jantung pertahanan lawan. adalah fakta sejarah ketika Jerman mengembangkan roket V-1 dan V-2 di tahapan akhir Perang Dunia ke-2. sebagaimana layaknya kesenjataan lainnya. para perumus strategi pertahanan umumnya sepakat. Dibalik masih adanya beberapa kontroversi dari para sejarawan militer mengenai latar belakang pengembangan kedua jenis senjata itu. Untuk itu di harapkan agar para tentara Indonesia tidak kalah dalam penggunaan Teknologi Informasi dari para teroris supaya dapat mewujudkan pertahanan negara yang kuat dan kokoh. di masa itu– memutuskan untuk mengembangkan roket V-1 dan V-2 hingga tahapan operasional. Dapat dikatakan. tetap menjadi esensi umum pada pengembangan kesenjataan artileri. bahwaOberkommando des Heeres –Komando Tertinggi Angkatan Bersenjata Jerman.gembong teroris nomor satu di Indonesia ini. Aplikasi komputer dibidang pertahanan sistem cerdas Pemanfaatan teknologi ini dapat meningkatkan kemampuan alutsista dan peralatan militer misalnya : Sistem cerdas Dalam konteks peperangan. Sejak peperangan zaman dulu. namun umumnya mereka sepakat. pengembangan roket tentu tidak lepas dari minat para pakar teknologi militer untuk memperluas daya jangkau dan daya hancur kesenjataan artileri. bahwa perluasan pengembangan teknologi roket adalah perluasan (extension) dari hasrat para teknolog militer untuk memperbesar daya jangkau dari kesenjataan artileri. daya hancur (destruction capability). Roket V-1 dan V-2 di fungsikan sebagai artileri jarak jauh. khususnya artileri swa gerak. Sebagai bagian dari kesenjataan artileri. Meskipun tentu saja. Contoh sederhana dari peroketan sebagai extension kesenjataan artileri. guna mengkompensasi makin berkurangnya efektifitas Luftwaffe (AU Jerman) sebagai artileri-terbang untuk menetralisir ofensif Sekutu. Oleh karena itu. khususnya di fase terakhir Perang Dunia ke-2. secara historis fungsi roket sejatinya adalah kepanjangan tangan dari peran kesenjataan artileri. pengembangan kesenjataan artileri pada awalnya di basiskan pada dua esensi pokok yaitu : daya jangkau (range) dan daya ketelitian (precision). untuk melumpuhkan .

peran roket sebagai kepanjangan dari kesenjataan artileri tetap mengemuka. termasuk sistem tracking nya. Dalam lingkup kesenjataan artileri. teknologi untuk meningkatkan daya presisi atau akurasi. terdapat tiga kategori teknologi pada roket untuk aplikasi pertahanan. Sejatinya sebagai kecabangan sistem kesenjataan artileri. yang di kemudian hari lazim dikenal dengan sistem kendali –guidance systems—. Kedua. Roket tanpa kendali ini. yang selanjutnya memiliki ranah pengembangan sendiri yaitu peluru kendali. Kategori pertama adalah. dan roket tanpa kendali. dibekali dengan perangkat pemandu untuk menjangkau sasarannya sendiri. Bahkan di tahun ‘90 an mulai banyak kapal selam yang dilengkapi dengan peluru kendali. konsep penggunaan roket V-1 dan V-2 adalah sebuah terobosan yang sangat inovatif.beberapa sasaran strategis. juga tetap dikembangkan. melengkapi bahkan mengambil alih persenjataan utama di pesawat tempur. ‗peluru artileri‘ itu. yaitu peluru kendali –guided missiles–. jenis senjata tersebut hingga kini tetap memiliki peran penting sebagai daya penggetar pada penyelenggaraan sistem pertahanan. dan Kategori ketiga adalah. Perangkat pemandu itu. teknologi untuk meningkatkan daya rusak. sebagai kesenjataan artileri. yang pengembangannya tetap memperoleh perhatian besar di kalangan para teknolog pertahanan dan ahli strategi militer. dalam hal ini roket. Jika konsep yang dianut pada kesenjataan artileri sebelumnya adalah sebatas mengarahkan peluru ke sasaran dengan tepat. Untuk meningkatkan daya jangkau. Dari ketiga kategori teknologi itu. maka pada konsep V-1 dan V-2. sudah sulit untuk dijangkau oleh Luftwaffe. umumnya menjadi perangkat utama sistem senjata yang disebut Multiple Rocket Launchers Systems (MRLS). Peluru kendali. teknologi untuk meningkatkan daya jangkau. artinya roket yang tidak dilengkapi dengan sistem kendali. Kategori kedua adalah. Sejak tahun ‘80 an. Demikian pula dengan roket tanpa kendali. teknologi aerodinamika dan teknologi pendorong/propulsi menjadi tulang punggung pada pengembangan roket untuk keperluan . yang dapat dimaknai sebagai roket dengan sistem kendali. telah melahirkan sebuah kecabangan sistem kesenjataan baru. yang di tahapan akhir perang dunia kedua itu. peluru kendali sudah menjadi senjata utama pesawat tempur dan kapal perang modern. yang paling banyak dikembangkan pertama kalinya adalah teknologi untuk meningkatkan daya jangkau dan daya rusak. kapal perang dan bahkan diterapkan sebagai senjata anti tank. Pada pengembangannya di era paska Perang Dunia ke-2. baik pada konteks roket dengan kendali.

Teknologi ini sekarang dilirik sebagai salah satu alternatif terbaik untuk dimanfaatkan pada peluru kendali anti tank. yang terus dikembangkan untuk memungkinkan daya jangkau yang makin besar. hampir seluruhnya dirancang untuk dapat mengakomondasi sistem VLS –Vertical Launch Systems– yang tidak lain adalah bagian dari sistem kesenjataan peluru kendali. bahkan terkadang jauh lebih rumit. Demikian pula disain kapal perang modern di abad 21 ini. mulai dikembangkan roket dengan bahan bakar fuel cell (meskipun masih pada tahapan eksperimental). dibandingkan dengan pesawat terbang berawak. bahkan terkadang lebih kompleks. Teknologi propulsi lain yang juga dikembangkan saat ini adalah dengan memanfaatkan energi kinetik. .Demikian pula dengan variasi teknologi bahan bakar. Seiring dengan itu. yang lazim dikenal dengan Kinetic Energy Missiles. Tentu saja hal itu menjadikan disain dan rancangan roket menjadi sama. Teknologi bahan bakar roket terus berkembang dari yang paling sederhana (bahan bakar cair) hingga yang paling kompleks (bahan bakar padat). untuk mengakomondasi peluru kendali jenis AMRAAM. roket juga didisain untuk makin sanggup mengangkut payload yang makin besar. bahkan saat ini. F-22 dan F-35 yang diintegrasikan langsung dengan kesanggupan pesawat-pesawat itu.pertahanan. Fabrikasi roket menjadi hampir sama rumitnya dengan pesawat terbang berawak. Roket dirancang makin aerodinamis dengan tingkat stabilitas makin tinggi. Contohnya adalah pesawat jet tempur terbaru AU AS.

.

1. Militer Gambar diatas mendemonstrasikan "sensor fusion" untuk target tracking dimana unit-unit sensor yang berbeda seperti Satelit. Selain itu untuk operasi persandian dan pengirimannya. tank dan kapal –termasuk kapal selam untuk militer. Kesimpulan: Pada bidang militer. . Untuk simulasi perang serta untuk navigasi alat-alat perang serperti pesawat. penerapan komputer digunakan untuk mngendalikan senjata dan peluru kendali. pesawat U-2.

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->