P. 1
Reproduksi Virus

Reproduksi Virus

|Views: 155|Likes:
Publicado porEnce Endang
Reproduksi Virus
Reproduksi Virus

More info:

Published by: Ence Endang on Aug 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/03/2015

pdf

text

original

Reproduksi Virus

Virus hanya dapat berkembang biak pada sel atau jaringan hidup. Oleh karena itu, virus menginfeksi sel bakteri, sel hewan, atau sel tumbuhan untuk bereproduksi. Cara reproduksi virus disebut proliferasi atau replikasi. Pada Bakteriofage reproduksinya dibedakan menjadi dua macam, yaitu daur litik dan daur lisogenik. Pada daur litik, virus akan menghancurkan sel induk setelah berhasil melakukan reproduksi, sedangkan pada daur lisogenik, virus tidak menghancurkan sel bakteri tetapi virus berintegrasi dengan DNA sel bakteri, sehingga jika bakteri membelah atau berkembangbiak virus pun ikut membelah. Pada prinsipnya cara perkembangbiakan virus pada hewan maupun pada tumbuhan mirip dengan yang berlangsung pada bakteriofage, yaitu melalui fase adsorpsi, sintesis, dan lisis.

a. Infeksi secara litik/daur litik
Daur litik melalui fase-fase berikut ini: 1. Fase adsorpsi dan infeksi Dengan ujung ekornya, fag melekat atau menginfeksi bagian tertentu dari dinding sel bakteri, daerah itu disebut daerah reseptor (receptor site : receptor spot). Daerah ini khas bagi fag tertentu, dan fag jenis lain tak dapat melekat di tempat tersebut. Virus penyerang bakteri tidak memiliki enzim-enzim untuk metabolisme, tetapi rnemiliki enzim lisozim yang berfungsi merusak atau melubangi dinding sel bakteri. Sesudah dinding sei bakteri terhidrolisis (rusak) oleh lisozim, maka seluruh isi fag masuk ke dalam hospes (sel bakteri). Fag kemudian merusak dan mengendalikan DNA bakteri. 2. Fase Replikasi (fase sintesis) DNA fag mengadakan pembentukan DNA (replikasi) menggunakan DNA bakteri sebagai bahan, serta membentuk selubung protein. Maka terbentuklah beratus-ratus molekul DNA baru virus yang lengkap dengan selubungnya. 3. Fase Pembebasan virus fag - fag baru / fase lisis Sesudah fag baru terbentuk, sel bakteri akan pecah (lisis), sehingga keluarlah fag yang baru. Jumlah virus baru ini dapat mencapai sekitar 200. Pembentukan partikel bakteriofag memerlukan waktu sekitar 20 menit.

b. Infeksi secara lisogenik/daur lisogenik
Daur lisogenik melalui fase-fase berikut ini: 1. Fase adsorpsi dan infeksi Fag menempel pada tempat yang spesifik. Virus melakukan penetrasi pada bakteri kemudian mengeluarkan DNAnya ke dalam tubuh bakteri. 2. Fase penggabungan

Gen aktif berfungsi untuk mengkode protein reseptor yang berfungsi menjaga agar sebagian gen profag tidak aktif. sebagian besar gen berada dalam fase tidak aktif. tetapi terjadi penyusunan bahan virus (fag) baru yang berasal dari bahan yang telah ada dalam sel bakteri yang diserang. Dalam bentuk profag. profag ikut membelah sehingga dua sel anakan bakteri juga mengandung profag di dalam selnya. Beberapa perbedaan daur litik dan lisogenik:  Siklus/daur litik • Waktu relatif singkat • Menonaktifkan bakteri • Berproduksi dengan bebas tanpa terikat pada kromosom bakteri  Siklus/daur lisogenik • Waktu relatif lama • Mengkominasi materi genetic bakteri dengn virus • Terikat pada kromosom bakteri . 3. Jadi jelaslah bahwa pada virus tidak terjadi pembelahan sel. tetapi sedikitnya acla satu gen yang selalu aktif. Fase pembelahan Bila bakteri membelah diri. Hal ini akan berlangsung terus-menerus selama sel bakteri yang mengandung profag membelah.DNA virus bersatu dengan DNA bakteri membentuk profag.

Namun demikian. Istilah virus biasanya merujuk pada partikel-partikel yang menginfeksi sel-sel eukariota (organisme multisel dan banyak jenis organisme sel tunggal). Mayer menyimpulkan bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri yang lebih kecil dari biasanya dan tidak dapat dilihat dengan mikroskop. Dalam sel inang. pada tahun 1898. Loeffler dan Frosch melaporkan bahwa penyebab penyakit mulut dan kaki sapi dapat melewati filter yang tidak dapat dilewati bakteri. sementara istilah bakteriofag atau fag digunakan untuk jenis yang menyerang jenis-jenis sel prokariota (bakteri dan organisme lain yang tidak berinti sel). menemukan bahwa penyakit tersebut dapat menular ketika tanaman yang ia teliti menjadi sakit setelah disemprot dengan getah tanaman yang sakit. Virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. mereka menyimpulkan bahwa patogennya adalah bakteri yang sangat kecil. atau kombinasi ketiganya. tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein. glikoprotein. Adolf Mayer. Sejarah penemuan Virus mosaik tembakaumerupakan virus yang pertama kali divisualisasikan dengan mikroskop elektron. atau tanaman (misalnya virus mosaik tembakau/TMV). yaitu sejenis cairan hidup pembawa penyakit.[1] Setelah itu. baik pada manusia (misalnya virus influenza dan HIV). Dimitri Ivanowsky dari Rusia menemukan bahwa getah daun tembakau yang sudah disaring dengan penyaring bakteri masih dapat menimbulkan penyakit mosaik. Karena karakteristik khasnya ini virus selalu terasosiasi dengan penyakit tertentu. Pada tahun 1892.Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis.[1] . lipid. Kemungkinan kedua ini dibuang pada tahun 1897 setelah Martinus Beijerinck dari Belanda menemukan bahwa agen infeksi di dalam getah yang sudah disaring tersebut dapat bereproduksi karena kemampuannya menimbulkan penyakit tidak berkurang setelah beberapa kali ditransfer antartanaman. melainkan merupakan contagium vivum fluidum. hewan (misalnya virus flu burung). Virus sering diperdebatkan statusnya sebagai makhluk hidup karena ia tidak dapat menjalankan fungsi biologisnya secara bebas. seorang ilmuwan Jerman. Karena tidak berhasil menemukan mikroba di getah tanaman tersebut. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA. virus merupakan parasit obligat dan di luar inangnya menjadi tak berdaya. Pada tahun 1883. Genom virus menyandi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya. Penelitian mengenai virus dimulai dengan penelitian mengenai penyakit mosaik yang menghambat pertumbuhan tanaman tembakau dan membuat daun tanaman tersebut memiliki bercak-bercak. Ivanowsky lalu menyimpulkan dua kemungkinan. yaitu bahwa bakteri penyebab penyakit tersebut berbentuk sangat kecil sehingga masih dapat melewati saringan.Patogen mosaik tembakau disimpulkan sebagai bukan bakteri. atau bakteri tersebut mengeluarkan toksin yang dapat menembus saringan.

Jumlah protein yang dibutuhkan untuk membentuk kapsid virus sferik ditentukan dengan koefisien T. Pfankuch. [4] Bakteriofagterdiri dari kepala polihedral berisi asam nukleat dan ekor untuk menginfeksi inang.3 mikrometer. atau bentuk yang lebih kompleks dan terdiri atas protein yang disandikan oleh genomvirus. kapsid sebagian jenis virus sferik dapat . Untuk virus berbentuk heliks. Sebagai contoh. kapsid bisa berbentuk bulat (sferik). Virus merupakan organisme subselular yang karena ukurannya sangat kecil. heliks. Virus cacar air memiliki selubung virus.[2] Virus ini juga merupakan virus yang pertama kali divisualisasikan dengan mikroskop elektron pada tahun 1939 oleh ilmuwan Jerman G. RNA untai ganda. kapsomer. dan glikoprotein yang disandikan oleh virus melekat pada selubung lipid tersebut. nukleokapsid ini diselubungi oleh lapisan lipid yang didapatkan dari sel inang.[3] [sunting]Struktur dan anatomi virus Model skematik virus berkapsid heliks (virus mosaik tembakau): 1. hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Bergantung pada tipe virusnya. 2. Komposisi kompleks protein dan asam nukleat ini disebut nukleokapsid. Bagian-bagian ini berfungsi dalam pengikatan pada dan pemasukan ke sel inang pada awal infeksi. polihedral. Bahan genetik virus diselubungi oleh suatu lapisan pelindung. DNA untai tunggal. Misalnya.A. asam nukleat ( RNA). [4] Asam nukleat genom virus dapat berupa DNA ataupun RNA. Jumlah gen virus bervariasi dari empat untuk yang terkecil sampai dengan beberapa ratus untuk yang terbesar. butuh 240 protein untuk membentuk kapsid. sedangkan virus terbesar sekalipun sukar dilihat dengan mikroskop cahaya. Ruska. Protein yang menjadi lapisan pelindung tersebut disebut kapsid. Selain itu. pada virus campak. asam nukleat genom virus dapat berbentuk linear tunggal atau sirkuler. virus hepatitis B memiliki angka T=4. setiap protein nukleokapsid terhubung dengan enam basa RNA membentuk heliks sepanjang sekitar 1. Pada virus campak. dan H. Struktur ini bisa bervariasi dari ukuran 20 nanometer hingga 400 nanometer dan terdiri atas protein virus yang tersusun dalam bentuk simetri ikosahedral.Pendapat Beijerinck baru terbukti pada tahun 1935. dan pada virus tumbuhan kebanyakan adalah RNA yang beruntai tunggal. yaitu sekitar 60t protein. Kapsid virus sferik menyelubungi genom virus secara keseluruhan dan tidak terlalu berikatan dengan asam nukleat seperti virus heliks. [4] Bahan genetik kebanyakan virus hewan dan manusia berupa DNA. setelah Wendell Meredith Stanley dari Amerika Serikat berhasil mengkristalkan partikel penyebab penyakit mosaik yang kini dikenal sebagai virus mosaik tembakau. Kausche. Genom virus dapat terdiri dari DNA untai ganda. Seperti virus bentuk heliks. Ukurannya lebih kecil daripada bakteri sehingga virus tidak dapat disaring dengan penyaring bakteri. 3. protein kapsid (biasanya disebut protein nukleokapsid) terikat langsung dengan genom virus. E. Kapsid terbentuk dari banyak subunit protein yang disebut kapsomer. atau RNA untai tunggal. kapsid. Virus terkecil berdiameter hanya 20 nm (lebih kecil daripadaribosom).

biasanya genom tersebut mula-mula ditrskripsi oleh enzim inang tetapi kemudian biasanya enzim yang tersandi oleh virus akan mengambil alih. Virus tumor DNA mencakup adenovirus dan papavavirus. Beberapa virus (misalnya virus polio). herpesvirus dan pokvirus). yang genomnya bertindak sebagai mRNA dalam sel inang dan bertindak sebagai cetakan untuk intermediat RNA . Virion berfungsi sebagai alat transportasi gen. menyatu dengan plasmalema inang dan melepaskan inti nukleoproteinnya ke dalam sel. bakteri mengalami pembelahan biner dan provirus keluar dari kromosom bakteri. jika terbungkus membran. Selain protein selubung dan protein kapsid. Partikel lengkap virus disebut virion. Setelah di dalam. [sunting]Parasitisme virus Jika bakteriofag menginfeksikan genomnya ke dalam sel inang. Virus pada hewan memiliki selubung virus. Sintesis sel inang biasanya berhenti. merobek plasma membran inang (tahap lisis) dan melepaskan keturunan infektif. yang memungkinkannya masuk. beberapa jenis virus memiliki unsur tambahan yang membantunya menginfeksi inang. Selubung ini mengandung fosfolipid dan protein dari sel inang. Serabut-serabut ekor tersebut digunakan oleh fag untuk menempel pada suatu bakteri. Ada pula beberapa jenis bakteriofag yang memiliki ekor protein yang melekat pada "kepala" kapsid. maka virus hewan diselubungi oleh endositosis atau. virus juga membawa beberapa molekul enzim di dalam kapsidnya. virus tumor DNA terbungkus dan mencakup beberapa retrovirus (contohnya virus sarkoma rous). tetapi juga mengandung protein dan glikoprotein yang berasal dari virus.diselubungi lapisan lipid. Seperti yang telah dijelaskan pada virus campak. namun biasanya protein kapsid sendiri langsung terlibat dalam penginfeksian sel. genom virus bereplikasi dan kapsomer disintesis sebelum menjadi virion dewasa. demikian pula virus DNA (misalnya berunting tunggal oada fase φ × 174 dan parvorirus berunting ganda pada adenovirus. Pada virus RNA. Banyak genom eukariota mempunyai komponen provirus. mempunyai tempattempat reseptor yang khas pada sel inangnya. Virus RNA terdiri atas tiga jenis utama: virus RNA berunting positif (+). dapat berunting tunggal (umpamanya pikornavirus yang menyebabkan polio dan influenza) atau berunting ganda (misalnya revirus penyebab diare). Kadang-kadang hal ini mengakibatkan transformasi neoplastik sel melalui sintesis protein biasanya hanya diproduksi selama penggandaan virus. atau dapat pula genom virus terintegrasi ke dalam kromsom inang dan bereplikasi bersamanya (provirus). Reproduksi virus Reproduksi virus secara umum terbagi menjadi 2 yaitu siklus litik dan siklus lisogenik Proses-proses pada siklus litik Artikel utama untuk bagian ini adalah: Siklus litik Proses-proses pada siklus lisogenik Artikel utama untuk bagian ini adalah: Siklus lisogenik Reduksi dari siklus litik ke provirus (dimana materi genetik virus dan sel inang bergabung). [sunting]Klasifikasi virus Virus dapat diklasifikasi menurut kandungan jenis asam nukleatnya. sedangkan komponen selubung dan kapsid bertanggung jawab dalam mekanisme penginfeksian sel inang. Virus biasanya mengkode suatu enzim yang diproduksi terakhir. yaitu membran menyelubungi kapsid.

[sunting]Virus Siklus replikasi virus influenza hampir sama dengan siklus replikasi virus herpes.unting minus (-). cADN bergabung dengan ADN inang mengikuti replikasi ADN inang. gen jahat (penyebab infeksi) yang terdapat dalam virus diubah menjadi gen baik (penyembuh). yaitu suatu penyakit yang mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh penderita . [sunting]Contoh-contoh [sunting]HIV virus (Human Immunodeficiency Virus) Termasuk salah satu retrovirus yang secara khusus menyerang sel darah putih (sel T). dan retrovirus. seorang profesor biologi pada Purdue's School of Science telah menemukan cara pemanfaatan virus dalam dunia kesehatan. seperti pembentuk T-sel yang matang. Barubaru ini David Sanders. Virus yang menyebabkan selesma menyerang saluran pernapasan. Dalam temuannva yang dipublikasikan dalam Jurnal Virology. dan virus rabies menyerang sel-sel saraf. secara langsung ADN virus ikut mengalami replikasi. Retrovirus adalah virus ARN hewan yang mempunyai tahap ADN. Tiap virus secara khusus menyerang sel-sel tertentu dari inangnya. Virus tersebut mempunyai suatu enzim. dan tumbuhan. kebanyakan virus bersifat merugikan terhadap kehidupan manusia. Hanya saja. yaitu enzim transkriptase balik yang mengubah rantai tunggal ARN (sebagai cetakan) menjadi rantai ganda kopian ADN (cADN). hewan. Meskipun demikian. tetapi sebagai cetakan untuk sintesis mRNA melalui virion transkriptase. [sunting]Peranan Virus dalam Kehidupan Beberapa virus ada yang dapat dimanfaatkan dalam rekombinasi genetika. menginfeksi setiap sel yang mengekspresikan tanda permukaan sel CD4. virus hepatitis menginfeksi hati. Virus ini merupakan penyebab AIDS pada manusia. David Sanders berhasil menjinakkan cangkang luar virus Ebola sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pembawa gen kepada sel yang sakit (paru-paru). tetapi pada waktu infeksi segera bertindak sebagai cetakan sintesis DNA berunting ganda (segera berintegrasi ke dalam kromosom inang ) melalui suatu transkriptase balik yang terkandung atau tersandi. yang berunting + dan dapat bertindak sebagai mRNA. Paramyxovirus merupakan penyebab penyakit campak dan gondong. virus campak menginfeksi kulit. Edisi 15 Desember 2002. hewan. Virus sangat dikenal sebagai penyebab penyakit infeksi pada manusia. virus RNA berunting negatif (-) yang tidak dapat secara langsung bertindak sebagai mRNA. pada virus influenza materi genetiknya berupa rantai tunggal ARN yang kemudian mengalami replikasi menjadi mARN. Sejauh ini tidak ada makhluk hidup yang tahan terhadap virus. Melalui terapi gen. Setiap virus imunodefisiensi manusia (HIV) merupakan bagian dari subkelompok lentivirus dari kelompok retrovirus RNA. dan tumbuhan. Selanjutnya. Pada saat ADN inang mengalami replikasi. [sunting]Paramyxovirus Paramyxovirus adalah semacam virus ARN yang selanjutnya mengalami replikasi menjadi mARN. Begitu juga yang terjadi pada penyakit AIDS (acquired immune deficiency syndrome). [sunting]Virus herpes influenza Virus herpes merupakan virus ADN dengan rantai ganda yang kemudian disalin menjadi mARN.

Juga ada beberapa kontroversi mengenai apakah virus borna. penelitian penyakit akibat virus membutuhkan fasilitas besar dan mahal. Kekhawatiran juga terjadi terhadap penyebaran kembali virus sejenis cacar. [sunting]Diagnosis di laboratorium Deteksi. virus juga menyebabkan kesengsaraan bagi hewan dan tumbuhan. terutama ayam. Pada April 2005. hingga analisis suatu virus biasanya melewati proses yang sulit dan mahal. Grup Filovirus terdiri atas Marburg. yakni jenis penyakit yang menyerang tanaman tembakau. Beberapa suku bangsa Indian telah punah akibat wabah. yang dalam jumlah besar tampak seperti sepiring mi. juga bertanggung jawab kepada penyakit psikiatris pada manusia. yang dibawa oleh kolonis Eropa. Penyebabnya adalah virus Tungro. Filovirus adalah virus berbentuk panjang seperti cacing. Penyebabnya adalah tobacco mosaic virus (TMV) Penyakit tungro. yakni jenis penyakit yang menyerang bangsa unggas. Tidak sedikit pula kerugian yang diderita peternak atau petani akibat ternaknya yang sakit atau hasil panennya yang berkurang. dan ebola. Kecurigaan meningkat seiring dengan ditemukannya cara penciptaan varian virus baru di laboratorium. Penyebabnya adalah virus rabies. Penyakit kanker pada ayam oleh rous sarcoma virus (RSV). yakni jenis penyakit yang menyerang tanaman padi. terutama penyakit cacar. kejadian ini menjadi epidemi terburuk di dalam kehidupan manusia. [sunting]Penyakit manusia akibat virus Contoh paling umum dari penyakit yang disebabkan oleh virus adalah pilek (yang bisa saja disebabkan oleh satu atau beberapa virus sekaligus). [sunting]Penyakit tumbuhan akibat virus Penyakit mosaik. Selain manusia. yakni jenis penyakit yang menyerang anjing. atau kutil). Salah satu virus yang dianggap paling berbahaya adalah filovirus. dan monyet. Sejak Oktober 2004hingga 2005. ahli biologi molekular. Karena itu. Penyakit kuku dan mulut. Penyebabnya adalah new castle disease virus (NCDV). virus Marburg menarik perhatian pers dengan terjadinya penyebaran di Angola. Penyakit degenerasi pembuluh tapis pada jeruk. pertama kali ditemukan tahun 1967 di Marburg. yang sebelumnya diduga sebagai penyebab penyakit saraf pada kuda. Tabel berikut ini memuat beberapa macam penyakit yang disebabkan oleh virus. diyakini kematian telah terjadi dalam jumlah besar. [sunting]Penyakit hewan akibat virus Penyakit tetelo. isolasi. dan demamherpes (yang disebabkan virus herpes simpleks). yang memperlihatkan contoh kasus pada manusia yang memperlihatkan hubungan antara kanker dan agen-agen infektan. Kanker leher rahim juga diduga disebabkan sebagian oleh papilomavirus (yang menyebabkan papiloma. Meskipun sebenarnya diragukan dalam jumlah pastinya.penyakit tersebut disebabkan oleh virus HIV yang secara khusus menyerang sel darah putih. cacar. misalnya teknisi. Potensi virus untuk menyebabkan wabah pada manusia menimbulkan kekhawatiran penggunaan virus sebagai senjata biologis. termasuk juga peralatan yang mahal dan tenaga ahli dari berbagai bidang. Penyakit rabies. Jerman. Penyakit ini secara tidak langsung telah membantu dominasi bangsa Eropa di dunia baru Amerika. yang telah menyebabkan wabah terbesar dalam sejarah manusia. AIDS (yang disebabkan virus HIV). kucing. . yakni jenis penyakit yang menyerang ternak sapi dan kerbau. Penyebabnya adalah virus citrus vein phloem degeneration (CVPD). dan mampu menyebabkan kepunahan suatu bangsa.

Chicago: University of Chicago Press. H.dan ahli virus. Yogyakarta: Kanisius. Efek samping penggunaan antibiotik adalah resistansi bakteri terhadap antibiotik. hlm. ^ a b c Campbell et al. (2005) (Didigitalisasi oleh Google Penelusuran Buku). hlm.H. Virologi Dari Wikipedia bahasa Indonesia. 17. Virologi Tumbuhan. Biasanya proses ini dilakukan oleh lembaga kenegaraan atau dilakukan secara kerjasama dengan bangsa lain melalui lembaga dunia seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).M. 9780226120263. 342. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah. Diakses pada 13 Maret 2009. 1930-1965 (edisi ke-Edisi ke-2). virus sangat sulit untuk dibunuh. ISBN 0226120260. 119. 4. Metode pengobatan sejauh ini yang dianggap paling efektif adalah vaksinasi. (2002) (Didigitalisasi oleh Google Penelusuran Buku). untuk merangsang kekebalan alami tubuh terhadap proses infeksi. hlm. hlm. tidak ditemukan teks untuk ref bernama Campbell341 ^ Creager. 9789792111804. [sunting]Referensi 1. A. [sunting]Pencegahan dan pengobatan Karena biasanya memanipulasi mekanisme sel induknya untuk bereproduksi.N. Penyembuhan penyakit akibat infeksi virus biasanya disalah-antisipasikan dengan penggunaan antibiotik. The life of a virus: tobacco mosaic virus as an experimental model. hlm. ensiklopedia bebas . (2002). ISBN 9792111808. 2. Diakses pada 26 Maret 2009. Karena itulah diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah suatu penyakit disebabkan oleh bakteri atau virus. yang sama sekali tidak mempunyai pengaruh terhadap kehidupan virus. ^ a b Akin. dan obat-obatan yang mengatasi gejala akibat infeksi virus. 3. Diakses pada 26 Maret 2009.

Dalam perkembangannya. Kedua kelompok ini saat ini juga masih menjadi bidang kajian virologi. Virologi memiliki posisi strategis dalam kehidupan dan banyak dipelajari karena bermanfaat bagi industri farmasi dan pestisida. Virologi juga menjadi perhatian pada bidang kedokteran. kedokteran hewan.Belum Diperiksa Virologi ialah cabang biologi yang mempelajari makhluk suborganisme. . peternakan. terutama virus. perikanan dan pertanian karena kerugian yang ditimbulkan virus dapat bernilai besar secara ekonomi. selain virus ditemukan pula viroid dan prion.

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->