MODUL DASAR BIDANG KEAHLIAN KODE MODUL SMKP1A01DBK

RUANG LINGKUP AGRIBISNIS

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

PROYEK PENGEMBANGAN SISTEM DAN STANDAR PENGELOLAAN SMK DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN JAKARTA 2001

MODUL DASAR BIDANG KEAHLIAN KODE MODUL SMKP1A01DBK (Waktu : 20 Jam)

RUANG LINGKUP AGRIBISNIS

Penyusun : Anwar Hidayat, Ir., MS
Tim Program Keahlian Budidaya Tanaman

Penanggung Jawab : Dr.Undang Santosa,Ir,SU

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

PROYEK PENGEMBANGAN SISTEM DAN STANDAR PENGELOLAAN SMK DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN JAKARTA 2001

SMK
Pertanian

KATA PENGANTAR

Kode Modul SMKP1A01 DBK

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan modul dengan judul Ruang Lingkup Agribisnis ini. Modul ini disusun berdasarkan penelusuran kepustakaan dalam rangka mempersiapkan kegiatan belajar bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan untuk seluruh Program Keahlian dimana kompetensi dari modul ini merupakan dasar dari pemahaman ruang lingkup sistem Agribisnis yang akan berlaku untuk seluruh kegiatan di dunia industri dan dunia usaha. Penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan pada penulisan modul ini, sehingga diharapkan saran dan kritik demi penyempurnaannya. Akhirul kata penulis berharap semoga tulisan ini dapat bermanfaat.

Bandung, Desember 2001 Penyusun,

Ruang Lingkup Agribisnis

i

SMK
Pertanian

DESKRIPSI

Kode Modul SMKP1A01 DBK

Modul ini merupakan kompetensi dasar didalam memahami sistim agribisnis (A) yang akan menjadi landasan bagi aktivitas-aktivitas kegiatan agribisnis serta keterkaitannya dengan modul-modul lain atau kompetensi-kompetensi lain yang lebih mengarah kepada kegiatan usaha. Terutama sangat menunjang sekali kepada paket program keahlian dan bekal untuk menjadi pengusaha/ wirausahawan dan atau teknisi.

Ruang Lingkup Agribisnis

ii

SMK Pertanian PETA KEDUDUKAN MODUL Kode Modul SMKP1A01 DBK S1-23-4-56 T1-23-4-56 U1-23-4-56 V1-23-4-56 W1-23-4-56 X1-23-4-56 Y1-23-4-56 Z1-23-4-56 Aa12-3-45 N11 N10 N5-6-78-9 N3-4 N2 N1 O11 O10 O5-6-78-9 O4 P12 Q9 Q8 P6-7-8-910-11 Q6-7 Q4-5 L4 P5 O2-3 O1 P1-2-34 Q2-3 Q1 K3 L3 M3 K2 L2 M2 K1 J3 L1 M1 J1-2 R1-2-3-4-56-7 A1 A2-3 A4 A5-6 A7 B1-7 C D E G H I F1-2 F3 Ruang Lingkup Agribisnis iii .

SMK Pertanian PRASYARAT Kode Modul SMKP1A01 DBK Untuk mempelajari modul ini tidak diperlukan prasyarat terlebih dahulu. karena merupakan Dasar Bidang Keahlian yang perlu dipelajari oleh semua siswa SMK. Ruang Lingkup Agribisnis iv .

.................................... PETA KEDUDUKAN MODUL ................................................................................................................................. Alat .............................................................................................. Langkah Kerja ................................................................................... 2................................................................................................. Kesehatan dan Keselamatan Kerja ........................................ DAFTAR ISTILAH/GLOSSARY ........................................................... TUJUAN ................................... 5............................................................................................................SMK Pertanian DAFTAR ISI Kode Modul SMKP1A01 DBK Halaman KATA PENGANTAR ................................................................................... Lembar Informasi : .................................................................................................................... 2... Bahan ................................ Lembar Informasi : ............................................................................................................................................................................................... Kesehatan dan Keselamatan Kerja .................................... 2.................................................................... Kesehatan dan Keselamatan Kerja .. 5................ Lembar Informasi : ......................... KEGIATAN BELAJAR 3 : RUANG LINGKUP SISTEM AGRIBISNIS ................... i ii iii iv v vii ix x 1 1 4 4 4 4 4 5 6 6 7 7 7 7 7 8 9 9 11 11 11 11 11 12 Ruang Lingkup Agribisnis v ..... Lembar Latihan : .. 5...... 2............................................................................................................................... 1............................. 1....... 2................. 1....................................................................................................................................... Lembar Kerja : .............................................. Bahan . PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL ............................................. Lembar Kerja : .................................................................... PRASYARAT ................................................ DAFTAR ISI .. Langkah Kerja ............................................................................................................................................................................ Lembar Kerja : ............................................ Alat ......................................................................................................... Lembar Latihan : ..................................................................................... Lembar Latihan : ... Langkah Kerja ............................................................................................................................... Alat ............................. KEGIATAN BELAJAR 1 : PENGERTIAN AGRIBISNIS ................................................................................................................................................................ Bahan ........................................ KEGIATAN BELAJAR 2 : PERAN DAN FUNGSI AGRIBISNIS DALAM PEREKONOMIAN NASIONAL ............... DESKRIPSI ........... 2................

.................. DAFTAR PUSTAKA ........................ Lembar Informasi : .........................................................SMK Pertanian DAFTAR ISI Kode Modul SMKP1A01 DBK KEGIATAN BELAJAR 4 : KARAKTERISTIK AGRIBISNIS ...................................................................................... Langkah Kerja .......................................................... Lembar Latihan : ............. Kesehatan dan Keselamatan Kerja ............................................... LEMBAR EVALUASI : .......................................................... 5................... 2........................................................................................................ 1...................... 13 13 16 16 16 16 16 17 18 21 28 Ruang Lingkup Agribisnis vi ............................................................................................................................................ 2. Lembar Kerja : ................................................... Alat ............................................................................................................................ LEMBAR KUNCI JAWABAN : ................................................................ Bahan ...........

keutuhan. alat. misalnya beras dengan jagung. Monopsonistik : Pasar dengan struktur satu pembeli dan banyak penjual. Macroclimate : Iklim makro. Output : Lebih banyak diterjemahkan sebagai keluaran. Oligopolistik : Pasar dengan struktur beberapa penjual dan banyak pembeli. Ruang Lingkup Agribisnis vii . daging dengan telur. Produk antara : Barang hasil olahan bahan mentah atau komoditas primer yang belum siap dikonsumsi tetapi harus diolah lagi menjadi barang jadi. dan sebagainya. kelompok. yaitu kondisi iklim di suatu tempat sebagai bagian dari kondisi geografis secara keseluruhan. Integrasi vertikal : Penggabungan dua aktivitas bisnis atau lebih dengan tingkatan produk yang berbeda. yaitu kondisi iklim dalam suatu daerah yang khas. Pasar persaingan sempurna : Pasar yang dicirikan oleh jumlah penjual dan pembeli yang banyak. yaitu produk yang dapat dalam konsumsinya dapat menggantikan fungsi produk lain.SMK Pertanian PERISTILAHAN/ GLOSSARY Kode Modul SMKP1A01 DBK Bulky : Barang yang volumenya besar tetapi nilainya rendah. etnis. Input : Lebih banyak diterjemahkan sebagai masukan. Grading : Pemisahan barang ke dalam kelas-kelas berdasarkan mutu seperti ukuran. Ini dicirikan oleh kondisi cuaca daerah tersebut. Perishable : Barang-barang yang cepat mengalami kerusakan baik busuk atau susut. Produk substitusi : Produk pengganti. Oligopsonistik : Pasar dengan struktur beberapa pembeli dan banyak penjual. atau aktivitas tertentu. dan sebagainya. Microclimate : Iklim mikro. misalnya daerah tropis dan subtropis. termasuk faktor lingkungan alam yang diperlukan dalam proses produksi dan operasi. penjual dan pembeli bebas keluar masuk pasar. Produk akhir : Barang hasil olahan bahan mentah atau produk antara yang sudah siap dikonsumsi. warna. yaitu istilah untuk menunjuk pada semua bahan. Karakteristik : Ciri-ciri atau sifat-sifat seseorang. Istilah ini menunjuk pada produk baik barang atau jasa yang dihasilkan dalam proses suatu produksi atau operasi. produk seragam. kematangan. misalnya perusahaan selain menghasilkan bahan mentah juga mengolahnya menjadi produk antara atau barang jadi. mesin. tenaga kerja. Monopolistik : Pasar dengan struktur satu penjual dan banyak pembeli.

pajak impor. Ruang Lingkup Agribisnis viii . penanganan. larangan impor. Transformasi : Proses pengubahan input menjadi output melalui aktivitas budidaya. Voluminous : Bervolume besar. dsb. komoditas yang memerlukan ruang yang besar. atau pengolahan.SMK Pertanian PERISTILAHAN/ GLOSSARY Kode Modul SMKP1A01 DBK Proteksi : Perlindungan yang diberikan pemerintah kepada aktivitas ekonomi domestik misalnya berupa subsidi.

Kerjakan dengan cermat dan seksama kegiatan yang ada dalam lembar kerja. 2. 3. Buat ringkasan dari keseluruhan materi modul bahan ajar ini. Setelah para siswa merasa menguasai keseluruhan materi modul bahan ajar ini. 5. Lakukan diskusi kelompok baik dengan sesama teman sekelompok atau teman sekelas atau dengan pihak-pihak yang menurut para siswa dapat membantu dalam memahami isi modul bahan ajar ini. kerjakan soalsoal yang ada dalam lembar latihan dari setiap kegiatan belajar yang ada dalam modul bahan ajar ini. dan dapat berhasil dengan baik sesuai Tujuan Akhir yang telah ditetapkan. Akhirnya penulis berharap semoga para siswa tidak mengalami kesulitan dan hambatan yang berarti dalam mempelajari modul bahan ajar ini. maka para siswa diharapkan mengikuti petunjuk umum sebagai berikut : 1. Baca ulang dan pahami sungguh-sungguh prinsip-prinsip yang terkandung dalam modul bahan ajar ini. Gunakan bahan pendukung lain serta buku-buku yang direferensikan dalam daftar pustaka agar dapat lebih memahami konsep setiap kegiatan belajar dalam modul bahan ajar ini. Ruang Lingkup Agribisnis ix . 6. 8. kerjakan soal-soal yang ada dalam lembar evaluasi dan setelah selesai baru cocokkan hasilnya dengan lembar kunci jawaban. Setelah para siswa cukup menguasai materi pendukung. 7. pahami makna dari setiap langkah kerja. 4. Bacalah semua bagian dari modul bahan ajar ini dari awal sampai akhir. Jangan melewatkan salah satu bagian apapun.SMK Pertanian PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL Kode Modul SMKP1A01 DBK Agar para siswa dapat berhasil dengan baik dalam menguasai modul bahan ajar ni.

dan keterkaitan antar subsistem agribisnis. 7. 5. 6. Tujuan Antara Setelah mempelajari modul bahan ajar ini. Menyebutkan contoh proses agribisnis. proses. Menjelaskan karakteristik agribisnis. karakteristik. Menjelaskan pengertian pertanian. B. Menjelaskan pengertian bisnis. 3. Menjelaskan pengertian agribisnis. para siswa akan dapat : 1. 2. Ruang Lingkup Agribisnis x . Menyebutkan peranan agribisnis dalam perekonomian nasional. Menjelaskan ruang lingkup sistem agribisnis. 4. Tujuan Akhir Setelah membaca dan mempelajari modul bahan ajar ini para siswa diharapkan memahami sistem agribisnis sehingga dapat menjelaskan peran dan fungsi.SMK Pertanian TUJUAN Kode Modul SMKP1A01 DBK A.

segala aktivitas pertanian didasarkan pada prinsip ekonomi bukan mengikuti kebiasaan atau turun temurun. Selanjutnya. agricultural (pertanian). Kehutanan yang menghasilkan produk hutan seperti kayu dan rotan. Berdasarkan makna kedua kata pembentuknya.SMK Pertanian Lembar Informasi KEGIATAN BELAJAR 1 Kode Modul SMKP1A01 DBK PENGERTIAN AGRIBISNIS Pendekatan untuk memahami pengertian agribisnis dapat dilakukan dengan menelusuri asal kata agribisnis itu sendiri. 3. atau ternak besar seperti sapi dan kerbau. yaitu perkebunan rakyat dan perkebunan besar yang melakukan budidaya tanaman perkebunan seperti kopi. dapat dikemukakan bahwa agribisnis merupakan pertanian yang dikelola berdasarkan prinsip-prinsip komersial atau ekonomi. kelapa sawit. 1994). 4. teh. Perikanan yang meliputi perikanan darat dan laut. cengkeh. Pada saat ini. Agri berasal darai bahasa Inggris. yaitu pertanian dalam arti sempit dan pertanian dalam arti luas (Mubyarto. pertanian mempunyai dua pengertian. Dalam arti sempit. jagung. pertanian menunjuk pada kegiatan pertanian rakyat yang biasanya hanya bercocok tanam atau melakukan budidaya tanaman pangan seperti padi. kelapa. dan 5. dan (c) the product Ruang Lingkup Agribisnis 1 . tetapi pertanian dalam arti luas. pertanian dipahami bukan sekadar dalam arti sempit. yaitu budidaya ternak baik ternak kecil seperti ayam dan kambing. Pertanian rakyat atau pertanian dalam arti sempit. Downey dan Erickson (1987) mendefinisikan agribisnis sebagai tiga sektor secara ekonomi saling berkaitan. Perkebunan. 1991). Dalam hal ini pertanian bukan lagi sebagi way of live. ubi kayu. Bisnis berarti usaha komersial dalam dunia perdagangan (Kamus Besar Bahasa Indonesia. Peternakan. kedele. Dalam agribisnis. (b) the farm production sector . Oleh karena itu. Pertanian dalam arti luas meliputi: 1. dan sebagainya. Ketiga sektor agribisnis tersebut adalah (a) the input supply sector. tetapi merupakan usaha yang harus memberikan keuntungan. lada. 2. dan sebagainya. Soekartawi (1993) mengemukakan bahwa agribisnis berasal dari kata agri dan bisnis.

storage. Keterkaitan Sektor Input. processing and distribution of farm commodities and items for them …”. Budidaya. pupuk.. 1987 Gambar 1. mesin pertanian.SMK Pertanian KEGIATAN BELAJAR 1 Kode Modul SMKP1A01 DBK marketing sector . dalam Saragih (1998). pestisida. 1986). bahwa agribisnis merupakan mega sektor yang mencakup “… the sum total of operations involved in the manufacture and distribution of farm supplies. dkk. alat. Pemasok Input Pertanian Pakan Pupuk Mesin & Alat BBM Transportasi Benih Lain-lain Budidaya Pertanian (Farming) Pengolahan (processing) Industri Pangan Pengeceran Lain-lain Supermarket Restoran Lembaga Sumber: Downey dan Erickson. benih. Sektor ini memasok pakan ternak atau ikan. Definisi ini mempunyai makna yang sama dengan yang dikemukakan oleh Drilon Jr. The input supply sector atau sektor pemasok input pertanian adalah sektor yang memberikan pasokan bahan dan peralatan pertanian untuk beroperasinya the farm production sector (Beierlein. dan sebagainya. Keterkaitan antara ketiga sektor tersebut dapat dilihat pada Gambar 1. bahan bakar minyak. production activities on the farm. dan Pemasaran Produk dalam Agribisnis Ruang Lingkup Agribisnis 2 .

dan sebagainya). Pengemasan produk olahan (barang jadi). daging. perikanan. dan 8. The product marketing sector atau pemasaran ahasil pertanian melibatkan individu atau perusahaan yang menangani dan mengolah komoditas primer hasil budidaya pertanian sampai ke konsumen akhir. 4. Pembuatan kelas mutu atau grading bahan mentah. dan kehutanan. jagung. sayur atau hortikultura. beberapa individu atau perusahaan satu atau beberapa fungsi pemasaran. Penyimpanan produk olahan. Pengangkutan produk olahan dan komoditas primer. Bahkan. serat. dan konsumen. yaitu budidaya tanaman. 3. Pendistribusian produk olahan ke pedagang besar. Branson dan Norvel (1983) mendefinisikan pemasaran sebagai proses memenuhi kebutuhan manusia dengan menghadirkan produk kepada mereka dalam bentuk yang cocok serta pada tempat dan waktu yang tepat. Pengumpulan bahan mentah (komoditas primer). 6. Ruang Lingkup Agribisnis 3 . ikan. 7. pengecer. Pelaksanaan kedelapan fungsi tersebut dapat dilakukan oleh individu atau perusahaan secara sendiri-sendiri. peternakan. dan kayu. Sektor ini meliputi pertanian dalam arti luas. Pada umumnya. Pengolahan bahan mentah menjadi produk akhir (barang yang siap dikonsumsi). kedele.SMK Pertanian KEGIATAN BELAJAR 1 Kode Modul SMKP1A01 DBK The farm production sector atau sektor budidaya pertanian merupakan sektor yang mengubah input pertanian menjadi output atau komoditas primer hasil pertanian. termasuk di dalamnya pembersihan dan pengeringan komoditas primer. 2. Penyimpanan bahan mentah. telur. 5. pemasaran mempunyai delapan fungsi dasar: 1. satu individu atau perusahaan dapat juga melakukan kedelapan fungsi pemasaran tersebut melalui integrasi vertikal. Komoditas primer yang dihasilkan oleh sektor ini adalah bahan pangan (padi. susu. biasanya dilakukan oleh pedagang pengumpul atau disebut tengkulak.

Pembimbing siswa membagi peserta siswa ke dalam kelompok kecil yang terdiri atas 4 – 5 orang peserta setiap kelompok. Kertas buram b. 4. Contoh komoditas primer (gabah. Langkah Kerja a. bawang merah. d. e. Bahan pengemas (kantong plastik) 3. f. pembimbing siswa memberikan pengarahan tentang hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika melakukan kunjungan. b. Pembimbing siswa menetapkan waktu pelaksanaan kunjungan dengan memberi surat pengantar kepada setiap kelompok. c. Alat penghampar (nyiru) 2. Setiap kelompok membuat laporan pelaksanaan kunjungan.SMK Pertanian KEGIATAN BELAJAR 1 Kode Modul SMKP1A01 DBK Lembar Kerja 1. Pembimbing siswa menjelaskan pokok-pokok pengertian agribisnis. Alat a. Pembimbing siswa menentukan lokasi usahatani dan perusahaan pengolahan komoditas primer yang akan dikunjungi. g. Ruang Lingkup Agribisnis 4 . dsb) c. cabe. Bahan a. Kesehatan dan Keselamatan Kerja Sebelum kunjungan ke lahan usahatani atau perusahaan pengolahan komoditas primer. Pembimbing siswa menentukan hal-hal yang harus diamati dan dicatat pada saat kunjungan. Alat tulis b. Setiap kelompok melakukan kunjungan ke lokasi yang sudah ditentukan untuk mempelajari pengertian agribisnis.

Sektor pemasok input ! b. Perdagangan besar atau grosir ! f. Pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi ! d. Pengolahan bahan mentah menjadi produk antara ! c. Pengumpulan bahan mentah atau komoditas primer ! b. Sektor usahatani atau budidaya pertanian ! c. Sektor pemasaran produk ! 2. Sebutkan masing-masing tiga contoh perusahaan agribisnis yang pada sektor pemasaran produk yang melakukan aktivitas: a. Sebutkan masing-masing tiga contoh agribisnis yang beraktivitas pada: a. Jasa transportasi ! Ruang Lingkup Agribisnis 5 . Pengeceran ! g. Pengolahan produk antara menjadi barang jadi ! e.SMK Pertanian KEGIATAN BELAJAR 1 Kode Modul SMKP1A01 DBK Lembar Latihan 1.

Ketahanan pangan atau food security yang pernah terjadi pada tahun 1980-an sampai dengan paruh pertama tahun 1990-an merupakan hasil kontribusi agribisnis. Hal ini menunjukkan bahwa agribisnis merupakan penyedia lapangan kerja yang besar bagi perekonomian nasional. Besarnya peranan agribisnis ini dapat dilihat dari: 1. Kontribusi agribisnis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Sejak jaman penjajahan. di bawah 10%. dan 4. pada masa datang. Beberapa faktor yang menyebabkan semakin pentingnya agribisnis berskala kecil adalah: 1. Usaha agribisnis kecil dapat bergerak luwes menyesuaikan diri dalam situasi yang berubah karena tidak perlu terhambat oleh persoalan-persoalan birokrasi yang dihadapi perusahaan besar. 3. 1998). Relatif tidak memerlukan terlalu banyak modal investasi. pada tahun 1990-an merupakan kontribusi rendahnya harga bahan pangan yang dihasilkan oleh agribisnis.SMK Pertanian Lembar Informasi KEGIATAN BELAJAR 2 Kode Modul SMKP1A01 DBK PERAN DAN FUNGSI AGRIBISNIS DALAM PEREKONOMIAN NASIONAL Sejak masa lalu sampai sekarang. 2. sekitar 70%. terutama bagi agribisnis yang bergerak pada bidang jasa. dan 5. Usaha agribisnis kecil memiliki tenaga-tenaga penjual dan wirausaha yang tertempa secara alami yang tidak berminat (vested-interest) dalam sistem produksi yang sudah ada dan sudah mantap. 3. Pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 7% pada dasawarsa 1990-an merupakan kontribusi agribisnis. peranan agribisnis khususnya yang berskala kecil akan semakin penting. peranan agribisnis secara keseluruhan dalam perekonomian nasional telah cukup besar (Saragih. Inflasi yang rendah. Menurut Saragih (1998). agribisnis sudah berkontribusi dalam penerimaan devisa dari sektor bukan migas. 2. 4. Besarnya angkatan kerja. yang dapat diserap oleh sektor agribisnis. Perubahan selera konsumen yang semakin bergeser dari produkproduk tahan lama yang dihasilkan secara massal ke produk- Ruang Lingkup Agribisnis 6 .

obat-obatan. serat. Ruang Lingkup Agribisnis 7 . b. Buku Propinsi/Kabupaten dalam angka yang diterbitkan oleh BPS c. dan sebagainya. bangunan. c. Pembimbing siswa juga menjelaskan tentang hal-hal yang harus dicatat peran dan fungsi agribisnis atau pertanian dalam pembangunan atau perekonomian daerah/nasional. Kertas folio bergaris 3. Menyumbang pada pendapatan nasional dan pertumbuhan ekonomi. Pembim bing siswa membagi peserta siswa ke dalam kelompok kecil yang terdiri atas 4 – 5 orang peserta setiap kelompok. atau bahan lainnya. dan 5. Langkah Kerja a. Menyerap tenaga kerja dari yang unskilled sampai yang skilled.SMK Pertanian KEGIATAN BELAJAR 2 Kode Modul SMKP1A01 DBK produk yang lebih manusiawi lebih tepat dilayani oleh usahausaha kecil. yaitu: 1. 4. pembimbing siswa memberikan pengarahan tentang tatacara berkunjung ke kantor instansi pemerintah (kantor statistik kabupaten/propinsi). Menghasilkan bahan mentah atau komoditas primer baik bahan pangan. Buku Statistik Ekspor 2. Kesehatan dan Keselamatan Kerja Sebelum kunjungan ke kantor statistik kabupaten atau propinsi. Alat a. bahan pembuat tekstil. Alat tulis b. Menghasilkan devisa negara melalui kegiatan ekpor maupun pariwisata. 2. Pembimbing siswa menjelaskan pokok-pokok peran dan fungsi agribisnis. bahan bangunan. Bahan a. 3. Menghasilkan produk antara atau barang jadi baik pangan. 4. Besar dan luasnya peranan agribisnis dalam perekonomia nasional tidak terlepas dari fungsi agribisnis. Lembar Kerja 1. Pembimbing siswa menjelaskan tatacara berkunjung ke kantor instansi pemerintah.

Agribisnis peternakan ! e.SMK Pertanian KEGIATAN BELAJAR 2 Kode Modul SMKP1A01 DBK d. e. Penerimaan devisa ! 2. Bagi Indonesia. Perekonomian nasional ! b. f. Agribisnis tanaman hortikultura ! d. Setiap kelompok membuat laporan pelaksanaan kunjungan. Agribisnis perikanan ! f. Sebutkan peranan agribisnis dalam: a. Lembar Latihan 1. Agribisnis tanaman pangan ! b. agribisnis apa saja yang telah berkontribusi besar dalam penerimaan devisa negara: a. Pembimbing siswa menetapkan waktu pelaksanaan kunjungan dengan memberi surat pengantar kepada setiap kelompok. Perekonomian daerah ! c. Agribisnis kehutanan ! Ruang Lingkup Agribisnis 8 . Pembimbing siswa menentukan hal-hal yang harus dicatat pada saat kunjungan. Agribisnis tanaman perkebunan ! c.

dan (d) subsistem jasa layanan pendukung agribisnis atau supporting institution. (c) subsistem agribisnis hilir atau upstream agribusiness. production operation on the farm. Contoh kegiatan pengolahan komoditas Ruang Lingkup Agribisnis 9 . Subsistem usahatani atau budidaya pertanian disebut juga subsistem produksi pertanian (production subsystem ). Kegiatan ini sering juga disebut agroindustri. yaitu memproduksi dan mendistribusikan bahan. Subsistem agribisnis hilir terdiri atas dua macam kegiatan. Kegiatan subsistem ini berhubungan dengan pengadaan sarana produksi pertanian. Dalam pengertian umum subsistem ini dikenal dengan subsistem pengadaan sarana produksi pertanian. Pendapat ini menunjukkan bahwa agribisnis adalah suatu sistem. all non farm firms and institution serving them”. yaitu: “Agribusiness included all operations involved in the manufacture and distribution of farm supplies. trading (wholesaler. Saragih (1998) mengemukakan bahwa sistem agribisnis terdiri atas empat subsistem. processing and distribution of farm commodities made from them. retailers). Istilah pertanian selama ini lebih banyak mengacu pada subsistem produksi. Kegiatan pengolahan komoditas primer adalah memproduksi produk olahan baik produk setengah jadi maupun barang jadi yang siap dikonsumsi konsumen dengan menggunakan bahan baku komoditas primer. Sonka dan Hudson. dan mesin yang dibutuhkan usahatani atau budidaya pertanian (on-farm agribusiness ). Kegiatan subsistem ini adalah melakukan usahatani atau budidaya pertanian dalam arti luas. Subsistem agribisnis hulu disebut juga subsistem faktor input (input factor subsystem ). alat. (b) subsistem agribisnis usahatani atau on-farm agribusiness.SMK Pertanian Lembar Informasi KEGIATAN BELAJAR 3 Kode Modul SMKP1A01 DBK RUANG LINGKUP SISTEM AGRIBISNIS Ruang lingkup sistem agribisnis dikemukakan oleh Davis dan Golberg. Berdasarkan pendapat ini. Farrell dan Funk dalam Saragih (1998). the storage. consumer to it. yaitu: (a) subsistem agribisnis hulu atau downstream agribusiness. yaitu pengolahan komoditas primer dan pemasaran komoditas primer atau produk olahan. Kegiatan subsistem ini menghasilkan berbagai macam komoditas primer atau bahan mentah sebagaimana telah dikemukan dalam pengertian agribisnis.

Lembaga penyuluhan dan konsultan memberikan layanan informasi dan pembinaan teknik produksi. keuangan. keberhasilan pelaksanaan operasi subsistem usahatani bergantung pada sarana produksi yang dihasilkan oleh subsistem agribisnis hilir. proses produksi agribisnis hilir bergantung pada pasokan komoditas primer yang dihasilkan oleh subsistem usahatani.SMK Pertanian KEGIATAN BELAJAR 3 Kode Modul SMKP1A01 DBK primer yang menghasilkan produk antara adalah pabrik tepung terigu. dan manajemen. seperti telah dikemukakan. modal ventura. Lembaga penelitian baik yang dilakukan oleh balai-balai penelitian atau perguruan tinggi memberikan layanan informasi teknologi produksi. konsultan. Contoh kegiatan komoditas primer yang menghasilkan barang jadi adalah pabrik makanan dan minuman sari buah atau sirup. tetapi saling terkait satu dengan yang lain. keberadaannya tergantung pada keberhasilan ketiga subsistem lainnya. tapioka. Subsistem jasa layanan pendukung. Subsistem jasa layanan pendukung atau kelembagaan penunjang agribisnis adalah semua jenis kegiatan yang berfungsi mendukung dan melayani serta mengembangkan kegiatan ketiga subsistem agribisnis yang lain. Ruang Lingkup Agribisnis 10 . maezena. dan asuransi memberikan layanan keuangan berupa pinjaman dan penanggungan risiko usaha (khusus asuransi). Sebaliknya. dan penelitian. budidaya. Jika subsistem usahatani atau agribisnis hilir mengalami kegagalan. Lembaga keuangan seperti perbankan. sementara sebagian modalnya merupakan pinjaman maka lembaga keuangan dan asuransi juga akan mengalami kerugian. budidaya. Lembagalembaga yang terlibat dalam kegiatan ini adalah penyuluhan. dan sebagainya. atau teknik manajemen mutakhir hasil penelitian dan pengembangan. Subsistem agribisnis hulu membutuhkan umpan balik dari subsistem usahatani agar dapat memproduksi sarana produksi yang sesuai dengan kebutuhan budidaya pertanian. Kegiatan pemasaran berlangsung mulai dari pengumpulan komoditas primer sampai pengeceran kepada konsumen. Selanjutnya. Berdasarkan pandangan bahwa agribisnis sebagai suatu sistem dapat terlihat dengan jelas bahwa subsistem-subsistem tersebut tidak dapat berdiri sendiri.

Pembimbing siswa menjelaskan pokok-pokok ruang lingkup sistem agribisnis beserta contoh. Sistem agribisnis tanaman pangan 2.2 Subsistem usahatani atau budidaya pertanian b. Setiap kelompok mendiskusikan tugas yang diberikan dan membuat laporan hasil diskusi kelompok. Sistem agribisnis peternakan 5. peternakan. perikanan. Ruang Lingkup Agribisnis 11 . pengusaha makanan berbahan baku beras atau tepung beras. pestisida. Bahan a. pengusaha penggilingan padi. perkebunan. Sistem agribisnis perikanan 6. c. dan subsistem hilir yang meliputi pedagang pengumpul. Pembimbing siswa membagi peserta siswa ke dalam kelompok kecil yang terdiri atas 4 – 5 orang peserta setiap kelompok. Sistem agribisnis kehutanan d.3 Subsistem agribisnis hilir 3. Sistem agribisnis tanaman perkebenunan 4. pembimbing menyiapkan bahan dan bagan sistem agribisnis tanaman pangan dan hortikultura. yaitu usahatani padi yang dilakukan oleh para petani. Alat a. dan kehutanan dari hulu sampai ke hilir. benih. b. pengusaha pembuatan tepung beras.1 Subsistem agribisnis hulu b. Kertas folio bergaris b. Contoh: Sistem agribisnis padi terdiri atas subsitem hulu. dan pengusaha restoran atau warung nasi. dan mesin pertanian. Kesehatan dan Keselamatan Kerja Sebelum mendiskusikan ruang lingkup sistem agribisnis. peralatan.SMK Pertanian Lembar Kerja 1. Contoh produk agribisnis: b. 4. Alat tulis KEGIATAN BELAJAR 3 Kode Modul SMKP1A01 DBK 2. yaitu industri pupuk. Langkah Kerja a. Pembimbing siswa memberikan tugas kepada setiap kelompok untuk mendiskusikan salah satu dari : 1. subsistem usahatani. Sistem agribisnis hortikultura 3.

gandum. Jelaskan keterkaitan antar subsistem dalam sistem agribisnis pada nomor 1! Ruang Lingkup Agribisnis 12 . tomat ! c. Tanaman hortikultura: cabe. Jelaskan dengan bagan subsistem-subsistem agribisnis: a. rotan ! 2. Peternakan: ayan pedaging. kelapa sawit. ubi kayu ! b. ikan sarden ! f. Perikanan: tambak udang. Tanaman perkebunan: teh. Kehutanan: kayu. sapi perah ! e. bawang.SMK Pertanian Lembar Latihan KEGIATAN BELAJAR 3 Kode Modul SMKP1A01 DBK 1. Tanaman pangan: padi. kopi ! d. ayam petelur.

Tujuan kegiatan produksi ini adalah menciptakan dan menambah utilitas suaru barang atau jasa. terlebih dulu harus memahami proses agribisnis. berdasarkan sifatnya. dan output dalam suatu proses produksi yang membentuk suatu sistem produksi. Perbedaannya terletak pada jenis input. Sistem Produksi dalam Proses Agribisnis.SMK Pertanian Lembar Informasi KEGIATAN BELAJAR 4 Kode Modul SMKP1A01 DBK KARAKTERISTIK AGRIBISNIS Karakteristik agribisnis tidak terlepas dari proses agribisnis itu sendiri. proses konversi. 1999). 1999 Sistem produksi seperti tampak dalam Gambar 2 berlaku untuk seluruh subsistem agribisnis. Diadaptasi Assauri. Karena agribisnis merupakan kegiatan produksi atau operasi maka proses agribisnis juga sama dengan proses produksi. proses produksi dapat dibedakan menjadi: Ruang Lingkup Agribisnis 13 . Oleh karena itu. sebelum memahami karakteristiknya. tranformasi. Proses produksi merupakan kegiatan yang mentransformasikan input menjadi output (Assauri. dan jenis output yang dihasilkan. Gambar 2 memperlihatkan keterkaitan input. Inputs Bahan Alat Mesin Tenaga kerja Energi Modal Manajemen Informasi Transformasi Outputs Barang Proses Konversi Jasa Umpan Balik Gambar 2.

keunikan karena adanya ketidakpastian (uncertainty) dalam produksi pertanian yang berbasis biologis. merupakan kegiatan ekonomi yang paling tua yang sama tuanya dengan peradaban manusia di bumi ini (Saragih. Kegiatan produksi dalam proses ini tidak berlangsung secara standar. dan politik. juga dipengaruhi oleh perkembangan peradaban manusia itu sendiri. Dalam proses ini peralatan yang digunakan disusun dan diatur berdasarkan urutan kegiatan dalam menghasilkan produk. 1998). tetapi berdasarkan pada produk yang dikerjakan. Kedua. Ruang Lingkup Agribisnis 14 . Peralatan produksi yang digunakan ditempatkan dan diatur di lokasi proyek. Petani asal etnis Bali yang terkenal ulet dan tekun relatif lebih berhasil dalam mengembangkan agribisnis di wilayah transmigrasi dari pada etnis lain untuk komoditas yang sama. Sementara di luar Jawa dan Bali jenis usahatani yang menonjol adalah perkebunan rakyat. Proses produksi yang bersifat proyek. Ilmu genetika menunjukkan bahwa variasi produksi tanaman dipengaruhi oleh variasi genetik. karakteristik agribisnis selain dipengaruhi oleh sifat-sifat alam dan jenis proses produksi. Proses produksi yang terus-menerus atau continuous process.SMK Pertanian KEGIATAN BELAJAR 4 Kode Modul SMKP1A01 DBK 1. Kegiatan agribisnis. Proses produksi yang terputus-putus atau intermitten process. dan 3. Saragih (1998) mengemukakan lima karakteristik penting agribisnis yang membedakannya dari bisnis lain. Aliran bahan dalam proses ini telah dibuat standar. dan kinerja agribisnis. Kegiatan produksi pada proses ini berlangsung pada tempat dan waktu yang berbeda-beda. Penyusunan dan pengaturan peralatan produksi bersifat fleksibel untuk dapat menghasilkan berbagai macam produk dengan beragam ukuran. keberagaman sosialbudaya konsumen mempengaruhi konsumsi pangan yang selanjutnya mempengaruhi agribisnis yang berkembang. keunikan dalam aspek sosial. Dari segi konsumen. Fragmentasi lahan pertanian terjadi di Indonesia. Oleh karena itu. tetapi tidak di Jepang karena di negara ini hanya anak pertama yang berhak mewarisi lahan pertanian sedangkan di Indonesia semua anak berhak mewarisi. khususnya subsistem usahatani. Keberagaman sosial-budaya manusia turut membentuk keberagaman struktur. Pertama. budaya. Jenis usahatani rakyat di Jawa dan Bali didominasi oleh usahatani lahan sawah. Keberagaman ini dapat diamati baik dari segi produsen maupun konsumen. Berdasarkan faktorfaktor ini. 2. perilaku.

Peranan sektor agribisnis yang sangat penting dalam setiap negara menyebabkan pengembangan teknologi pada sektor ini menjadi salah satu bentuk layanan umum yang disediakan oleh pemerintah. kelembagaan pengembangan teknologi di bidang agribisnis. vitamin. keunikan dalam kelembagaan pengembangan teknologi. sapi perah. Selain itu. Kelima. Dengan dasar biologis juga dikenal bahwa produk agribisnis bersifat voluminous. Berdasarkan ketiga faktor ini dikenal berbagai macam komoditas agribisnis tropis dan subtropis. Demikian juga terdapat puluhan jenis komoditas sumber protein. perbedaan struktur persaingan. Di Indonesia misalnya. Keempat. Ketiga. Hal ini berbeda dengan struktur pasar pada industri lain yang pada umumnya berkisar antara struktur pasar monopolistik atau monopsonistik hingga oligopolistik atau oligopsonistik. pada umumnya berukuran relatif kecil dibandingkan dengan besarnya pasar. komoditas agribisnis yang memiliki toleransi lingkungan yang luas (misalnya ubi jalar). Karakteristik seperti ini menunjukkan bahwa struktur pasar agribisnis lebih mendekati struktur pasar persaingan sempurna. produsen dan konsumen. Agribisnis merupakan satusatunya sektor ekonomi yang paling banyak melibatkan pelaku ekonomi. seperti Balai Penelitian Padi di Sukamandi. keunikan dalam derajat atau intensitas campur tangan politik dari pemerintah. dll). seperti di Jepang. Sektor agribisnis juga sering diproteksi sangat tinggi. Pelaku ekonomi pada sektor agribisnis. Ruang Lingkup Agribisnis 15 . hampir semua komoditas agribisnis memiliki produk substitusi.. dan interaksi genetik dengan lingkungan. dibiayai oleh anggaran pemerintah. Produk-produk agribisnis khususnya bahan pangan merupakan kebutuhan dasar (basic needs) dan sering dipandang sebagai komoditas politik sehingga sering diintervensi oleh politik pemerintah. Hal ini berbeda dengan industri non-agribisnis yang pada umumnya dibiayai oleh perusahaan swasta itu sendiri. dikenal rasa yang beraneka macam dari pahit sampai yang paling manis. dan perishable yang membedakannya dengan produk-produk non-agribisnis. guna mempertahan sebagian wilayahnya tetap sebagai ekosistem pertanian. bulky. dan mineral. komoditas spesifik lokasi (kelapa sawit. misalnya jeruk.SMK Pertanian KEGIATAN BELAJAR 4 Kode Modul SMKP1A01 DBK lingkungan (macroclimate. Bahkan untuk komoditas yang sama. Komoditi bahan pangan sumber karbihidrat misalnya memiliki ratusan jenis. microclimate ).

Ruang Lingkup Agribisnis 16 . Langkah Kerja a. Agribisnis tanaman perkebenunan 4. perkebunan. b. Setiap kelompok mendiskusikan tugas yang diberikan dan membuat laporan hasil diskusi kelompok. Alat a. dan kehutanan dari hulu sampai ke hilir. Pembimbing siswa memberikan tugas kepada setiap kelompok untuk mendiskusikan proses produksi dan karakteristik salah satu dari : 1. Pembimbing siswa membagi peserta siswa ke dalam kelompok kecil yang terdiri atas 4 – 5 orang peserta setiap kelompok.SMK Pertanian KEGIATAN BELAJAR 4 Kode Modul SMKP1A01 DBK Lembar Kerja 1.2 Subsistem usahatani atau budidaya pertanian b. Agribisnis peternakan 5. peternakan. Alat tulis 2. Agribisnis hortikultura 3. Bahan a. Agribisnis perikanan 6. Kesehatan dan Keselamatan Kerja Sebelum mendiskusikan karakteristik agribisnis. perikanan. Kertas folio bergaris b. pembimbing menyiapkan bahan dan bagan proses produksi agribisnis tanaman pangan dan hortikultura. Agribisnis tanaman pangan 2. 4.3 Subsistem agribisnis hilir 3. Pembimbing siswa menjelaskan pokok-pokok proses produksi dan karakteristik agribisnis beserta contoh. c.1 Subsistem agribisnis hulu b. Contoh input dan output agribisnis: b. Agribisnis kehutanan d.

Produsen penghasil alat pertanian ! c. Sebutkan input. Sebutkan karakteristik agribisnis: (a) subsistem agribisnis hulu. Sebutkan input. ikan sarden ! f. Produsen penghasil mesin pertanian ! d. rotan ! 2. Produsen produk antara ! c. dan output agribisnis: a. Produsen penghasil pakan ternak ! 3. gandum. Tanaman pangan: padi. subsistem usahatani. Pedagang pengumpul ! d. Peternakan: ayan pedaging. tomat ! c. dan output subsistem agribisnis hulu: a. Tanaman hortikultura: cabe. dan (c) subsistem agribisnis hilir ! (b) Ruang Lingkup Agribisnis 17 . bawang. proses konversi. Sebutkan input. proses konversi. Produsen makanan ! b. ayam petelur. Produsen penghasil benih ! b.SMK Pertanian KEGIATAN BELAJAR 4 Kode Modul SMKP1A01 DBK Lembar Latihan 1. Tanaman perkebunan: teh. dan output subsistem agribisnis hilir: a. sapi perah ! e. kelapa sawit. Kehutanan: kayu. ubi kayu ! b. kopi ! d. proses konversi. Pedagang pengecer ! 4. Perikanan: tambak udang.

on-farm agribusiness Aktivitas pemberian jasa layanan pendukung agribisnis seperti pembinaan. Ruang Lingkup Agribisnis 18 . d. agroindustri c. pertanian dalam arti sempit d. a. dan penelitian dilakukan oleh …. penyerap tenaga kerja e. pertanian dalam arti luas b. menulis cerpen b. kecuali …. perbankan e. 3.SMK Pertanian LEMBAR EVALUASI Kode Modul SMKP1A01 DBK I. pertanian subsisten Sektor agribisnis yang memberikan pasokan bahan dan peralatan pertanian untuk beroperasinya sektor pertanian adalah …. agroindustri d. 5. penampung pengangguran d. membuat kerajinan Bercocok tanam padi yang dilakukan petani secara turun-temurun termasuk kegiatan …. c. menanam padi c. upstream agribusiness c. a. pertanian tradisional c. 2. sektor input pertanian Hal-hal berikut merupakan fungsi agribisnis. Pilihlah jawaban yang benar dengan cara memberi tanda silang huruf a. informsi b. a. agroindustri d. supporting institution b. sektor industri pertanian d. konversi d. supporting institution b. keuangan. 6. sektor pengolahan pertanian b. downstream agribusiness Proses mengubah input menjadi output dalam suatu kegiatan transformasi disebut …. upstream agribusiness c. sektor jasa pertanian e. a. sektor pemasaran pertanian c. penyumbang pendapatan nasional c. b. dan mesin pertanian untuk menghasilkan komoditas primer adalah …. kecuali …. 4. downstream agribusiness e. penghasil bahan mentah b. industri rumah tangga e. pertanian gurem e. alat. berjualan kaki lima d. a. a. atau e ! Aktivitas-aktivitas berikut termasuk kegiatan bisnis. transportasi 1. distribusi e. penyumbang devisa Subsistem agribisnis yang mentransformasikan bahan. 7. a.

intermitten process Isilah titik-titik pada setiap soal berikut dengan jawaban yang tepat ! II... project process b. distribution process e. a. (1). marketing process c. intermitten process Kegiatan produksi yang berlangsung dengan tidak standar dan terputus-putus sehingga perlatan produksi disusun dan diatur secara fleksibel adalah …. Kegiatan produksi yang berlangsung terus-menerus sehingga peralatan yang digunakan disusun dan diatur berdasarkan urutan kegiatan yang standar disebut …. marketing process c.(12). continuous process d. Ruang Lingkup Agribisnis 19 . LEMBAR EVALUASI Kode Modul SMKP1A01 DBK 9.(2).. ………………………(11). …………………. Subsistem yang memproduksi dan mendistribusikan sarana produksi pertanian adalah ……………….. a.(14). …………………. ……………………. distribution process e. continuous process d.(7). distribution process e. intermitten process Kegiatan produksi yang berlangsung pada tempat dan waktu yang berbeda-beda sehingga peralatan produksi ditempatkan dan diatur dilokasi proyek disebut …. ……………….SMK Pertanian 8. Sistem agribisnis terdiri atas empat subsistem yang saling berkaitan. Ketiga sektor tersebut adalah …………………(6). Subsistem yang mengolah dan memasarkan komoditas primer adalah ………………. yaitu ……………(9). Pertanian dalam arti luas meliputi ……………………. dan …………………………. 10.(4). dan ……………………(8). project process b. (3). Agribisnis merupakan tiga sektor yang secara ekonomi saling berkaitan. Subsistem yang menghasilkan berbagai macam komoditas primer adalah …………………. marketing process c.(5).. dan ………………. continuous process d.. ………………. project process b.(10).(15).(13). a.

LEMBAR EVALUASI Kode Modul SMKP1A01 DBK Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat ! Gambarkan bagan untuk menunjukkan pengertian agribisnis ! Jelaskan gambar tersebut ! Sebutkan delapan fungsi dasar pemasaran hasil pertanian ! Sebutkan lima hal yang menunjukkan besarnya peranan agribisnis dalam perekonomian nasional ! Gambarkan dan jelaskan bagan sistem produksi dalam proses agribisnis ! Berdasarkan sifat-sifat alam. 4.SMK Pertanian III. dan perkembangan peradaban manusia terdapat lima karakteristik agribisnis. 1. Sebutkan kelima karakteristik agribisnis tersebut ! Ruang Lingkup Agribisnis 20 . 2. jenis proses produksi. 5. 3.

ikan tuna. produsen pakan ternak. b. Tanaman hortikultura: bunga. f. Pedagang pengumpul (tengkulak). Tanaman pangan: belum ada. Agribisnis yang telah berkontribusi besar dalam penerimaan devisa: a. dan penyedia lapangan kerja di daerah. b. e. e. Ruang Lingkup Agribisnis 21 . f. dan produsen tepung terigu. dan pedagang besar. a. sayur. d. mie instan. c. barang jadi rotan. a. Peran agribisnis dalam penerimaan devisa adalah sebagai salah satu sumber penghasil devisa melalui kegiatan ekspor. Produsen kecap. dan minyak goreng. danpetani ikan. sayur.. Grosir beras. kopi. penghasil bahan pangan dan serat. b. Pengusaha jasa angkutan: sepeda. Kehutanan: kayu lapis. dan pengusaha restoran. c. Tengkulak. Industri (produsen) pupuk kimia seperti urea. minyak goreng. Peran agribisnis dalam pembangunan daerah: penyumbang pada produk domestik regional bruto. Peternakan: belum ada. produsen pestisida. peternak ayam pedaging dan petelur. KUD. Produsen roti. dan sayur. dan penyedia lapangan kerja. b. dan truk. keripik pisang. produsen pembuat kecap. penghasil bahan pangan dan serat. a. gerobak. c. dan lada. dsb. Perikanan: udang. penyumbang inflasi rendah. TSP. tembakau. Peran agribisnis dalam perekonomian nasional: penyumbang pertumbuhan ekonomi. sembako. Produsen tepung tapioka. d. g. dan sayur. dan Kunci Jawaban Latihan Kegiatan Belajar 2 1. produsen benih padi. dsb. dan sambal botol. Petani padi. 2. Tanaman perkebunan: teh. toko pengusaha pasar swalayan. Pedagang sayur di pasar tradisional. c. terigu.SMK Pertanian LEMBAR KUNCI JAWABAN Kode Modul SMKP1A01 DBK Kunci Jawaban Latihan Kegiatan Belajar 1 1. ZA. jagung. 2.

asuransi. Bagan sistem agribisnis a. Lembaga penelitian: balai penelitian. Lembaga penyuluhan Bagan sistem agribisnis d dan e: Agribisnis Hulu Industri anakan: DOC. dan c: Agribisnis Hulu Industri pupuk Industri mesin pertanian Industri alat pertanian Industri benih Industri pestisida Dll Budidaya Agribisnis Hilir Tengkulak Penggilingan padi Industri tepung industri minyak goreng Industri makanan Pedagang besar Pengecer Dll Usahatani Perkebunan rakyat Perkebunan besar milik swasta PTP Lembaga keuangan: bank. Lembaga penyuluhan Ruang Lingkup Agribisnis 22 . Lembaga penelitian: balai penelitian.SMK Pertanian LEMBAR KUNCI JAWABAN Kode Modul SMKP1A01 DBK Kunci Jawaban Latihan Kegiatan 3 1. asuransi. b. benur Industri mesin pertanian Industri alat pertanian Industri pakan Industri pestisida Dll Budidaya Agribisnis Hilir Peternakan rakyat Perikanan rakyat Peternakan besar Tambak udang Dll Tengkulak Industri makanan Restoran Eksportir Dll Lembaga keuangan: bank.

manajemen : budidaya tanaman. tandan buah sawit segar. b. dan c: Input Proses konversi Output : benih. Jawaban a. Jawaban d dan e: Ruang Lingkup Agribisnis 23 . asuransi. Lembaga penelitian: balai penelitian. sayur segar. pestisida. bimbingan. Lembaga penyuluhan 2. mulai dari pengolahan tanah sampai panen : komoditas primer seperti gabah. atau teknologo baru berdasarkan kondisi masing-masing subsistem. mesin dan alat pertanian. Keterkaitan antar subsistem agribisnis: Agribisnis hulu merupakan pemasok sarana produksi atau input bagi on-farm agribusiness yang mengubahnya melalui kegiatan budidaya menjadi komoditas primer. pupuk. daun teh. penjaminan risiko. Komoditas primer ini merupakan bahan mentah yang dipasarkan atau diolah oleh agribisnis hilir menjadi produk antara atau barang jadi. pembinaan. Kunci Jawaban Latihan Kegiatan Belajar 4 1. dsb. Subsistem jasa layanan pendukung pemberikan dukungan keuangan.SMK Pertanian LEMBAR KUNCI JAWABAN Kode Modul SMKP1A01 DBK Bagan sistem agribisnis f: Agribisnis Hulu Industri mesin dan alat penebang pohon atau rotan Pengusaha angkutan Dll Pengolah Bahan Mentah Pengusaha pengolah kayu Petani pengumpul rotan Agribisnis Hilir Industri p laywood Industri kertas Industri barang jadi rotan Dll Lembaga keuangan: bank.

dapat mengatasi pengaruh alam. Produsen makanan: Input : komoditas primer atau produk antara. pestisida. mesin dan alat pertanian. pakan. alat transportasi. rotan mentah 2. b. Produsen produk antara: Input : komoditas primer. dsb. manajemen Proses konversi : penebangan dan pengolahan log atau rotan pohon Output : kayu log. telur. secara umum: Input : bahan dan alat untuk membuat pupuk. mesin dan alat pertanian Output : pupuk. Subsistem agribisnis hilir: a. dan c: Input : anakan. pemuliaan tanaman. benih. Subsistem agribisnis hulu. Karakteristik agribisnis hulu: pelaku biasanya merupakan perusahaan besar. barang jadi. Jawaban f: Input : mesin dan alat penebang pohon atau rotan. pakan. alat transportasi. a. anakan. alat dan mesin. dsb. pestisida. : komoditas primer. pakan. industri besar dan modern. susu. manajemen Proses konversi : pengolahan melalui industri rumah tangga atau industri besar Output : beraneka macam makanan b. manajemen Proses konversi : pengolahan melalui industri kecil atau besar Output : produk antara seperti tepung dan minyak goreng c dan d: Input 3. mesin dan alat pertanian serta manajemen Proses konversi : industri pupuk. pestisida. pestisida. manajemen Proses konversi : budidaya ternak atau ikan Output : komoditas primer seperti daging segar.SMK Pertanian LEMBAR KUNCI JAWABAN Kode Modul SMKP1A01 DBK Jawaban a. pakan. benih. manajemen Proses konversi : transportasi dan perdagangan Output : jasa jual beli 4. produk antara. Ruang Lingkup Agribisnis 24 .

a 3. Karakteristik subsistem agribisnis hilir: pelaku merupakan pengusaha kecil. 3. 2. 7. c 6. industri rumah tangga atau pengusaha besar. 8. c 4. teknologi tradisional sampai modern. produk dari yang tersertifikasi sampai yang tersertifikasi. a 9. 4.agribisnis hilir Ruang Lingkup Agribisnis 25 . teknologi mulai dari tradisional sampai modern. Pertanian Rakyat perkebunan kehutanan peternakan perikanan input supply sector farm production sector product marketing sector 9. c. 6.SMK Pertanian LEMBAR KUNCI JAWABAN Kode Modul SMKP1A01 DBK b. dan pengaruh alam masih sangat besar. 1. Karakteristik subsistem usahatani: pelaku merupakan petani atau pengusaha besar.subsistem jasa layanan pendukung 13. d II. Kunci Jawaban Evaluasi I. a 5. skala usaha dari kecil sampai besar.subsistem agribisnis hilir 12.input sector subsistem 14. d 7. Subsistem agribisnis hulu 10. c 10. skala usaha kecil ampai besar.on-farm agribusiness 15. a 8.subsistem usaha tani 11. d 2. 1. 5.

Ruang Lingkup Agribisnis 26 . dan (h) pengangkutan produk olahan atau komoditas primer. (e) pengemasan produk. dan (5) kontribusi agribisnis terhadap penerimaan devisa. (f) penyimpanan produk olahan. (d) pengolahan bahan mentah menjadi produk antara atau produk akhir.SMK Pertanian LEMBAR KUNCI JAWABAN Kode Modul SMKP1A01 DBK III. (2) besarnya angkatan kerja yang dapat diserap sektor agribisnis. dan konsumen. 3. (g) pendistribusian produk olahan ke pedagang besar. (4) kontribusi agribisnis terhadap ketahanan pangan. (c) penyimpanan bahan mentah. Bagan untuk menunjukkan pengertian agribisnis: Pemasok Input Pertanian Pakan Pupuk Mesin & Alat BBM Transportasi Benih Lain-lain Budidaya Pertanian (Farming) Pengolahan (processing ) Industri Pangan Pengeceran Lain-lain Supermarket Restoran Lembaga 2. 1. (b) grading. Delapan fungsi dasar pemasaran hasil pertanian: (a) pengumpulan bahan mentah. pengecer. (3) kontribusi agribisnis terhadap rendahnya inflasi. Lima hal yang menunjukkan besarnya peranan agribisnis dalam perekonomian nasional: (1) kontribusi agribisnis yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi.

proses agribisnis senantiasa menerima unmpan balik untuk pengembangannya. dan perkembangan peradaban manusia: (1) keragaman struktur. Selanjutnya. dan (5) struktur pasar produk aagribisnis mendekati pasar bersaing sempurna. (4) pengembangan teknologi biasanya didanai pemerintah. 5. dan output. (2) keragaman produksi yang dihasilkan. Ruang Lingkup Agribisnis 27 . dan kinerja agribisnis. (3) adanya intervensi pemerintah karena produk agribisnis bersifat atrategis. jenis proses. dan output serta umpan balik. Ini menunjukkan bahwa proses agribisnis selain menunjukkan keterkaitan juga mensyaratkan adanya input. LEMBAR KUNCI JAWABAN Kode Modul SMKP1A01 DBK Gambar bagan sistem produksi dalam proses agribisnis: Inputs Bahan Alat Mesin Tenaga kerja Energi Modal Manajemen Informasi Transformasi Outputs Barang Proses Konversi Jasa Umpan Balik Penjelasan: Proses agribisnis dapat digambarkan sebagai diagram alir yang terdiri atas input . transformasi.SMK Pertanian 4. Lima karakteristik agribisnis berdasarkan sifat alam. perilaku. transformasi.

Bungaran. Jakarta. Erickson. Ruang Lingkup Agribisnis 28 . Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Agribisnis: Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian. Kenneth C. Principles of Agribusiness Management. Soekartawi. Mc Graw-Hill Book Company. Downey. dan Pusat Studi Pembangunan LP – IPB. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta. Edisi Ketiga. PT Pustaka LP3ES. dkk. to Departemen Pendidikan dam Kebudayaan. Introduction Agricultural Marketing. and Donald D. Mc Graw-Hill Book Company. Edisi Kedua. Saragih. Balai Pustaka. PT Raja Grafindo Persada.SMK Pertanian DAFTAR PUSTAKA Kode Modul SMKP1A01 DBK Assauri. Mubyarto. Robert E. Agribisnis: Teori dan Aplikasinya. Cetakan Kedua. Beierlein. Edisi Revisi . Osburn. New York. Pengantar Ekonomi Pertanian. 1991. Branson. James G. Yayasan Mulia Persada. PT Surveyor Indonesia. and Douglas G. Second Edition .. Jakarta. Jakarta. Manajemen Produksi dan Operasi. 1993. Sofjan. Prentice-Hall. 1983. David and Steven P. 1987. Editor Tungkot Sipayung. Kumpulan Pemikiran. Norvell. Schneeberger. 1994. W. 1999. 1986. New Jersey. Agribusiness Management. Jakarta. New York. 1998.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful