P. 1
Penyakit Meniere

Penyakit Meniere

|Views: 207|Likes:
meniere
meniere

More info:

Published by: Abdi Azhim Zauli Azra on Jul 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2013

pdf

text

original

DEFINISI Definisi penyakit Meniere adalah suatu penyakit pada telinga bagian dalam yang bisa mempengaruhi pendengaran

dan keseimbangan, yang ditandai dengan keluhan berulang berupa vertigo, tinnitus, dan berkurangnya pendengaran secara progresif, biasanya pada satu telinga. Penyakit Meniere adalah suatu sindrom yang terdiri dari serangan vertigo, tinitus, berkurangnya pendengaran yang bersifat fluktuatif dan perasaan penuh di telinga. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan manusia tidak mampu mempertahankan posisi dalam berdiri tegak. Tinitus merupakan gangguan pendengaran dengan keluhan selalu mendengar bunyi namun tanpa ada rangsangan bunyi dari luar. Sumber bunyi tersebut berasal dari tubuh penderita itu sendiri ( impuls sendiri ). Namun tinitus hanya merupakan gejala, bukan penyakit, sehingga harus di cari penyebabnya. Gangguan pendengaran biasanya berfluktuasi dan progresif dengan pendengaran yang semakin memburuk dalam beberapa hari. Gangguan pendengaran pada penyakit Meniere yang parah dapat mengakibatkan kehilangan pendengaran permanen.

EPIDEMIOLOGI Penyakit Meniere adalah salah satu penyebab tersering vertigo pada telinga dalam. Sebagian besar kasus timbul pada laki-laki atau perempuan dewasa. Paling banyak ditemukan pada usia 20-50 tahun. Kemungkinan adakomponen genetik yang berperan dalam penyakit Meniere karena ada riwayat keluarga yang positif sekitar 21% pada pasien dengan penyakit Meniere. Pasien dengan resiko besar terkena penyakit Meniere adalah orang-orang yang memiliki riwayat alergi, merokok, stres, kelelahan, alkoholisme, dan pasien yang rutin mengonsumsi aspirin.

ETIOLOGI

Penyebab pasti dari penyakit Meniere sampai sekarang belum diketahui secara pasti, banyak ahli mempunyai pendapat yang berbeda. Sampai saat ini dianggap penyebab dari penyakit ini disebabkan karena adanya gangguan dalam fisiologi sistem endolimfe yang dikenal dengan hidrops endolimfe, yaitu suatu keadaan dimana jumlah cairan endolimfe mendadak meningkat sehingga mengakibakan dilatasi dari skala media, sakulus, dan utrikulus. Tetapi,

penyebab hidrops endolimfe sampai saat ini belum dapat dipastikan. meningkatnya tekananosmotik ruang ekstrakapiler. Ada beberapa anggapan mengenai penyebab terjadinya hidrops. tinnitus. antara lain :         Meningkatnya tekanan hidrostatik pada ujung arteri Berkurangnya tekanan osmotik di dalam kapiler Meningkatnya tekanan osmotik ruang ekstrakapiler Jalan keluar sakus endolimfatikus tersumbat. sehingga terjadi penimbunan endolimfa Infeksi telinga tengah Trauma kepala Infeksi virus golongan herpesvirida Herediter PATOGENESIS Gejala klinis penyakit Meniere disebabkan oleh adanya hidrops endolimfa (peningkatan endolimfa yang menyebabkan labirin membranosa berdilatasi) pada kokhlea dan vestibulum. maka membran akan sembuh dengan sendirinya dan cairan perilimfe dan endolimfe tidak bercampur kembali namun penyembuhan ini tidak sempurna. Pencampuran ini menyebabkan potensial aksi di telinga dalam sehingga menimbulkan gejala vertigo. Hidrops yang terjadi dan hilang timbul diduga disebabkan oleh meningkatnya tekanan hidrostatik pada ujung arteri. dan gangguan pendengaran serta rasa penuh di telinga. menurunnya tekanan osmotik dalam kapiler. GEJALA Meniere ditandai oleh Gejala-Gejala sebagai berikut : a) Muncul pertama kali pada orang yang relatif berusia muda (biasanya sekitar 30 tahun) . jalan keluar sakus endolimfatikus tersumbat (akibat jaringan parut atau karena defek dari sejak lahir). Hidrops endolimfa ini lama kelamaan menyebabkan penekanan yang bila mencapai dilatasi maksimal akan terjadi ruptur labirin membran dan endolimfa akan bercampur dengan perilimfa. Ketika tekanan sudah sama.

tuli dan tinnitus terjadi beberapa bulan atau beberapa tahun sebelum seangan vertigo. i) Pada kebanyakan penderita. DIAGNOSIS The American Academy of Ophthalmology and Otolaryngology. penyakit ini hanya menyerang 1 telinga dan pada 1015% penderita. Vertigo sering sangat cepat dan diperparah dengan gerakan kepala. walaupun sesingkat beberapa hari atau lebih dari 10 tahun. masing-masing berlangsung lebih dari 20 menit . yang berlangsung selama 3-24 jam dan kemudian menghilang secara perlahan. setelah maupun selama serangan vertigo. g) Terdapat periode remisi di mana pasien merasa cukup normal. kadang kurang) tetapi semakin lama semakin memburuk terjadi pada saat serangan atau sekitar serangan vertigo. tidak sama pada kedua telinga. Biasanya dialami satu telinga. j) Setelah serangan vertigo mulai. h) Tinnitus bisa menetap atau hilang-timbul dan semakin memburuk sebelum. e) Perasaan tertekan atau rasa penuh di dalam telinga f) Deviasi gaya berjalan dan kecenderungan untuk jatuh. mual dan muntah mendadak.b) Gejalanya berupa seangan vertigo. jantung berdebar dan kecemasan. Sering disertai muntah. c) Secara periodik. penyakit ini menyerang kedua telinga. k) Pada salah satu bentuk penyakit Meniere. Head and Neck Surgery pada tahun 1995 merumuskan kriteria penyakit Meniere : Certain Meniere’s disease a) konfirmasi histopatologi adanya hidrops endolymphatic b) gejala-gejala seperti dalam kriteria " definite Meniere’s disease" Definite Meniere’s disease a) dua atau lebih serangan vertigo. bisa terjadi perbaikan fungsi pendengaran. berkeringat. d) Pendengaran di telinga yang terkena berfluktuasi (kadang jelas. penderita merasakan telinganya penuh atau merasakan adanya tekanan di dalam telinga.

c) Latihan Rehabilitasi penting dilakukan sebab dengan melakukan latihan sistem vestibuler ini sangat menolong. d) Penatalaksanaan bedah Operasi yang direkomendasikan bila serangan veertigo tidak terkontrol antara lain : Dekompresi sakus endolimfatikus . Obat-obat antiiskemia dapat pula diberikan sebagai obat alternatif dan neurotonik untuk menguatkan sarafnya selain itu jika terdapat infeksi virus dapat diberikan antivirus seperti asiklovir. tetapi tanpa vertigo dengan episode yang pasti TATALAKSANA Penatalaksanaan pada Penyakit Meniere adalah sebagai berikut: a) Diet dan gaya hidup b) Farmakologi Untuk penyakit ini diberikan obat-obatan vasodilator perifer. Labirinektomi dengan zat kimia . dan diuretik untuk mengurangi tekanan pada endolimfe. antikolinergik. Neurektomi vestibuler .b) audiometri menunjukkan gangguan / kehilangan pendengaran dalam setidaknya pada satu pemeriksaan c) tinnitus atau terasa penuh pada telinga yang terkena Probable Meniere’s Disease a) setidaknya satu episode vertigo b) audiometri menunjukkan gangguan / kehilangan pendengaran dalam setidaknya satu pemeriksaan c) tinnitus atau terasa penuh pada telinga yang terkena pada Possible Meniere's disease a) vertigo episodik tetapi tanpa kehilangan pendengaran b) gangguan pendengaran sensorineural. antihistamin. berfluktuasi atau tetap. steroid. Labirinektomi . dengan disekuilibrium.

Beberapa pasien mengalami remisi spontan dalam jangka waktu hari hingga tahun. Penyakit ini berbeda untuk tiap pasien. naik tangga dan berenang .PROGNOSIS Penyakit Meniere belum dapat disembuhkan dan bersifat progresif. tapi tidak fatal dan banyak pilihan terapi untuk mengobati gejalanya. Namun ada juga pasien yang perkembangan penyakitnya lambat. Sebaiknya pasien dengan verigo berat disarankan untuk tidak mengendarai mobil. Belum ada terapi yang efektif untuk penyakit ini namun berbagai tindakan dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan dan progresivitas penyakit. Pasien lain mengalami perburukan gejala secara cepat.

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->