P. 1
KOMUNIKASI NON VERBAL1.ppt

KOMUNIKASI NON VERBAL1.ppt

|Views: 6|Likes:
Publicado porDada Doni
KOMUNIKASI NON VERBAL1.ppt
KOMUNIKASI NON VERBAL1.ppt

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Dada Doni on Jun 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/09/2014

pdf

text

original

Seorang pasien dapat merasakan apakah anda memiliki suatu ketertarikan terhadap pasien sendiri atau terhadap masalah pasien tersebut. Bahasa tubuh anda menunjukkan kepada pasien tentang perilaku anda. buat pasien merasa nyaman dan tenang.      Buat pasien merasa diterima. Adanya sebuah komputer di depan anda mungkin dapat menjadi sebuah gangguan. pasien dalam follow-up atau seorang pasien lama yang datang kembali. tergantung apakah pasien tersebut baru. Berikan laporan yang baik Kontak mata sangat esensial. Tunjukkan kepada pasien kursi untuk duduk. . Kalimat pembukaan anda juga penting. Hal ini berbeda. Beri salam kepada pasien.

. Gejala-gejala yang diberikan oleh pasien mungkin alasan yang jelas untuk mencari pertolongan ke dokter atau mungkin hal tersebut adalah “tiket masuk” untuk masalah pasien tetapi dia mengalami kesulitan untuk mengungkapkan secara langsung (hal ini disebut agenda tersembunyi dari pasien).

.

Gejala tersebut menyebabkan nyeri. . ketidaknyamanan atau disabilitas.Nyeri atau gejala lainnya:  Kebanyakan dokter hanya memerhatikan kepada keluhan fisik Pasien datang dikarenakan batas toleransinya telah melebihi batas.

Dia juga berkoordinasi dengan anggota tim lainnya pada perawatan kesehatan tingkat pertama misalnya perawat kesehatan. asma dan epilepsy. Dokter itu mungkin melanjutkan konsultasinya dengan meminta pasiennya untuk kembali bila penyakitnya tidak jelas sehingga dapat membuat manajemen yang lebih baik. . hipertensi. perawat DAC.  Pada perawatan penyakit kronis seperti diabetes. ahli gizi dan ahli therapy dalam melakukan perawatan yang holistik kepada pasien.Perawatan berkelanjutan:  Seorang dokter mempunyai peranan dalam perawatan yang akut maupun kronis. seorang dokter banyak melakukan manajemen klinik. Pada situasi yang akut mungkin dokter tersebut tidak dapat menegakkan diagnosis pada saat pertama berkonsultasi.

Skrining oportunistik merupakan metode lain dimana dapat dilakukan oleh dokter keluarga untuk mendeteksi penyakit pada tahap awal  .Pencegahan penyakit:  Pasien mungkin meminta untuk pencegahan terhadap penyakit seperti (a) perawatan perorangan yang baik seperti klinik untuk anak-anak dan wanita (b) imunisasi rutin (c) check-up secara rutin atau (d) pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Anda diharapkan mempunyai pengetahuan terhadap penyakit pasien yang dapat menjadi suatu kegawatdaruratan. dia menggantinya dengan teknik assesmen dan manajemen yang cepat. Selain mencari riwayat penyakit dan melakukan pemeriksaan seperti biasa.Kecelakaan dan kegawatdaruratan: Dalam berhadapan dengan kegawatdaruratan yang spesifik. di rumah atau ruangan konsultasi. seorang dokter menggunakan pendekatan yang berbeda. . tapi sebagai tambahan diharapkan juga mengetahui langkah-langkah berikutnya dalam hal diagnosis dan manajemen yang terdapat pada sisi lain jalan.

kerja shift Komunitas/lingkungan contoh masalah ras minoritas. imigran dan kejahatan sosial . rasa kehilangan Situasi terkait pekerjaan contoh pengangguran.Masalah dengan kehidupan:     Kelainan personalitas contoh: alkoholisme dan ketergantungan obat Situasi terkait dengan keluarga contoh the empty nest syndrome.

Dan sebagai respon dari gejala ini. .Pencarian ketenangan: Pasien memerlukan suatu ketenangan secara barkala. jika tidak seperti biasanya. menunjukkan gejalanya daripada mengekspresikan ketakutannya. seorang dokter dapat menegakkan diagnosis dan melanjutkan ke perawatan tanpa mengenali masalah utama dari pasien.

Komunikasi dalam dunia kedokteran berbeda dengan komunikasi pada bidang lainnya pada 3 aspek penting: .

Berhubungan dengan aspek essensial dari kehidupan. Masyarakat dalam seluruh tahap kehidupan dan semua tingkat usia memiliki ketertarikan yang besar terhadap apa yang anda kemukakan seorang dokter. Mereka memperhatikan semua yang anda katakan secara serius. yang disebut kesehatan. .1.

tidak diperbolehkan dan mungkin dapat disalahartikan. tetapi juga mendukung aktivitas semacam itu. dan tidak hanya memperbolehkan.2. Masyarakat memperbolehkan professional dalam bidang medis dan keperawatan untuk menyentuh pasien. Pada seluruh profesi lain. . selain dari berjabatan tangan. menyentuh rekan atau klien.

Mengesampingkan hal ini.” . penting untuk memastikan bahwa aktivitas yang dilakukan tidak disalahartikan oleh pasien. Hal ini dapat dilakukan dengan memberitahukan apa yang akan anda lakukan. ◦ ” Saya akan memeriksa perut anda untuk memastikan semuanya normal” ◦ ” Saya akan memeriksa dada anda untuk mendengar apakah ada suara-suara yang tidak normal yang berasal dari paru-paru anda.

3. . Terdapat kesepakatan yang lebih besar mengenai personal dan emosional dalam komunikasi medis dibandingkan dengan tipe komunikasi lainnya.

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->