P. 1
jurnal penulisan ilmiah

jurnal penulisan ilmiah

|Views: 66|Likes:

More info:

Published by: Mochamad Abdul Ghofur on May 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2013

pdf

text

original

SISTEM DRAINASE OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535

PI. Sistem Komputer. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi. Universitas Gunadarma, 2011 https://brian_dendiatama@gunadarma.ac.id Oleh : Brian Dendiatama Abstrak Kata Kunci : Mikrokontroler, Drainase, Sensor Air, LCD. Sistem drainase merupakan salah satu cara pembuangan air yang berlebihan pada suatu tempat atau kawasan. Secara umum, sistem drainase didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga dapat difungsikan secara optimal. Pada dasarnya rangkaian ini dirancang guna untuk membuang air yang berlebihan pada suatu tempat atau kawasan yang daerah resapan airnya kurang bagus bahkan tidak adanya sistem resapan air yang tertata dengan baik dan benar. Oleh karena itu, dirancang sebuah alat yang berjudul “Sistem Drainase Otomatis Berbasis Mikrokontroler ATMega8535” yang difungsikan sebagai media resapan air yang terdiri dari sensor air yang akan membuat aksi pada rangkaian pompa air sebagai alat untuk membuang air melalui pipa atau selang yang terhubung pada pompa air dan hasilnya atau output akan ditampilkan pada display LCD sesuai dengan level air yang mengenai sensor air tersebut dan juga akan di tampilkan pada lampu indikator yang tersusun sesuai dengan kondisi sensor air, serta akan menginformasikan dalam bentuk gelombang suara yang dihasilkan oleh buzzer yang terhubung pada rangkaian Sistem Drainase Otomatis Berbasis Mikrokontroler ATMega8535 ini. 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Sistem drainase merupakan salah satu cara pembuangan air yang berlebihan pada suatu tempat atau kawasan. Secara umum, sistem drainase didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga dapat difungsikan secara optimal. Dari sudut pandang lain, sistem drainase adalah salah satu unsur dari prasarana umum yang dibutuhkan oleh masyarakat kota dalam rangka menuju kehidupan kota yang aman, nyaman, bersih, dan sehat. Prasarana drainase berfungsi mengalirkan air ke tempat pembuangan air atau resapan air, selain itu juga berfungsi sebagai pengendali kebutuhan air dengan tindakan untuk memperbaiki daerah rawan banjir atau daerah genangan air yang secara berlebihan. Sistem drainase juga dirancang sebagai suatu sistem guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat akan terbatasnya dari masalah banjir yang menggangu aktifitas dan rutinitas masyarakat kota sehari-harinya. Sistem drainase juga merupakan komponen penting dalam perancangan kota (perancangan infrastruktur khususnya). 1.2 Batasan Masalah

Pada masalah ini akan disajikan solusi penanggulangan dini dan sistem drainase secara otomatis dengan sistem pembuangan air. Akan dilakukan perancangan alat yang berjudul “ Sistem

Brian Dendiatama 20108436 Universitas Gunadarma 2011

1

2. Selain itu menggunakan metode studi lapangan yang dilakukan dengan cara mencari data dan pengamatan terhadap rangkaian atau alat yang dibuat secara langsung. Tidak seperti mikrokontroler seri AT89S51/52 yang masih mempertahankan arsitektur dan set instruksi dasar mikrokontroler 8031 dari perusahaan INTEL. agar data yang diperoleh dapat seakurat mungkin. ROM. 1. AVR merupakan mikrokontroler RISC (Reduce 2 Dalam penulisan ini menggunakan metode penulisan dari berbagai sumber diantaranya dengan menggunakan metode Studi Pustaka dan Studi Lapangan.4 Metode Penulisan dengan sistem prosesor ke dalam IC tunggal mikrokontroler bersangkutan. yaitu sebuah perusahaan yang sangat terkenal dengan produk mikrokontroler seri AT89S51/52-nya yang sampai sekarang masih banyak digunakan di lapangan. yang kedua yaitu mengontrol ketinggian air banjir atau penanggulangan dini terhadap masalah banjir yang sering dihadapi masyarakat perkotaan terutama daerah rawan banjir. maka secara teknis tidak akan banyak kesulitan yang berarti. Berdasarkan arsitekturnya. dan sebagainya untuk sistem mikrokontroler.Drainase Berbasis ATMega8535”. Pada metode studi pustaka dilakukan dengan cara mengambil data dari berbagai sumber internet dan buku yang dijadikan pedoman dalam penulisan ini. Mikrokontroler AVR ini diklaim memiliki arsitektur dan set instruksi yang benar-benar baru dan berbeda dengan arsitektur mikrokontroler sebelumnya yang diproduksi oleh perusahaan tersebut. dewasa ini mikrokontroler AVR 8 bit produk perusahaan Atmel adalah salah satu mikrokontroler yang banyak merebut minat kalangan profesional dan juga cocok dijadikan sarana berlatih bagi para pemula. Secara histories mikrokontroler seri AVR pertama kali diperkenalkan ke pasaran sekitar tahun 1997 oleh perusahaan Atmel. Hal ini selain karena ragam fitur yang ditawarkan. bagi para programmer yang sebelumnya telah terbiasa dengan mikrokontroler seri AT89S51/52.1 Mikrokontroler AVR ATMega8535 Mikrokontroler sebagai sebuah "one chip solution" pada dasarnya adalah rangkaian terintregrasi (Integrated CircuitIC) yang telah mengandung secara lengkap berbagai komponen pembentuk sebuah komputer. Tetapi walaupun demikian. Dengan berbagai macam kelebihan yang dimiliki. tambahan komponen diatas secara praktis hampir tidak dibutuhkan lagi. juga disebabkan kemudahan untuk memperoleh mikrokontroler tersebut (berikut papan pengembangnya) di pasaran dengan harga yang relatif murah. Berbeda dengan penggunaan mikroprosesor yang masih memerlukan komponen luar tambahan seperti RAM. 1. Dengan alasan itu sistem mikrokontroler dikenal juga dengan istilah populer the real Computer On a Chip-komputer utuh dalam keping tunggal. yaitu yang pertama adalah untuk mengurangi atau membuang air yang berlebihan dari suatu kawasan atau lahan yang memaksimalkan fungsionalnya. dan berencana untuk beralih ke mikrokontroler AVR.3 Tujuan Penulisan Mikrokontroler Adapun tujuan dari suatu perancangan rangkaian sistem drainase atau pembuangan air otomatis berbasis mikrokontroler ATMega8535 dengan tampilan LCD. LANDASAN TEORI 2. pemrograman level assemblernya pun relative tidak jauh berbeda. Timer. hal ini dikarenakan selain konsep dan istilah-istilah dasarnya hampir sama. sedangkan sistem mikroprosesor dikenal dengan istilah yang lebih terbatas yaitu Computer On a Chip-komputer dalam keping tunggal. Hal ini disebabkan semua komponen penting tersebut telah ditanam bersama Brian Dendiatama 20108436 Universitas Gunadarma 2011 .

AT90S2313. Selain seri-seri diatas yang sifatnya lebih umum. ClasicAVR (AVR). megaAVR. penyimpanan data variabel dapat dilakukan pada register serbaguna yang terdapat pada CPU mikrokontroler tersebut. kecepatan operasi mikrokontroler AVR ini dapat mencapai 16 MIPS (enam belas juta instruksi per detik) sebuah kecepatan yang sangat tinggi untuk ukuran mikrokontroler 8 bit yang ada di pasaran sampai saat ini. sedangkan SRAM digunakan untuk menyimpan data variabel yang dimungkinkan berubah setiap saatnya. dan sebagainya). akan dua belas kali lebih cepat dibandingkan dengan mikrokontroler keluarga AT89S51/52. Keseluruhan seri AVR ini pada dasarnya memiliki organisasi memori dan set instruksi yang sama (sehingga dengan demikian jika telah mahir menggunakan salah satu seri AVR. sehingga dengan demikian pemrogramannya sangat fleksibel dan tidak merepotkan pengguna (secara praktis metoda ini dikenal dengan istilah ISP (In System Programming) sedangkan perangkat lunaknya dinamakan (In System Programmer). Diantara ketiganya. mikrokontroler AVR menyediakan dua jenis memori yang berbeda : EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) dan SRAM (Static Random Access memory). Untuk memberi gambaran yang lebih jelas. AVR dan megaAVR pada kenyataannya hanya merefleksikan tambahan-tambahan fitur yang ditawarkannya saja (misal adanya tambahan ADC internal pada seri AVR tertentu. Berbeda dengan sistem AT89S51/52 yang memiliki frekuensi kerja seperduabelas kali frekuensi oscilator. Pengisian memori Flash dengan menggunakan saluran SPI ini dapat dilakukan bahkan ketika chip AVR telah terpasang pada sistem akhir (end system).Instruction Set Computer) dengan lebar bus data 8 bit. Kapasitas simpan data kedua memori ini bervariasi tergantung pada jenis AVR-nya. 3 Brian Dendiatama 20108436 Universitas Gunadarma 2011 . ATtiny22. Untuk memenuhi kebutuhan dan aplikasi industri yang sangat beragam. Untuk penyimpanan data. EEPROM umumnya digunakan untuk menyimpan data-data program yang bersifat permanen. untuk beralih ke seri yang lain akan relatif mudah). frekuensi kerja mikrokontroler AVR ini pada dasarnya sama dengan frekuensi oscilator. disusul oleh AVR. Berikut ini beberapa seri yang dapat anda jumpai di pasaran : ATtiny13. ATtiny22L AT90S2333 ATmega16. megaAVR umumnya memiliki fitur yang paling lengkap. Perbedaan antara tinyAVR. perusahaan Atmel juga memproduksi beberapa jenis mikrokontroler AVR untuk tujuan yang lebih khusus dan terbatas. seperti seri AT86RF401 yang khusus digunakan untuk aplikasi wireless remote control dengan menggunakan gelombang radio (RF). berikut memperlihatkan perbedaan ketiga seri AVR ditinjau dari jumlah memori yang dimilikinya. mikrokontroler keluarga AVR ini muncul di pasaran dengan tiga seri utama: tinyAVR. ATtiny2313 AT90S4414 ATmega162. sehingga hal tersebut menyebabkan kecepatan kerja AVR untuk frekuensi oscilator yang sama. AT90S2323 ATmega128. Dengan instruksi yang sangat variatif (mirip dengan sistem CISC-Complex Instruction Set Computer) serta jumlah register serbaguna (general Purpose Register) sebanyak 32 buah yang semuanya terhubung secara langsung ke ALU (Arithmetic Logic Unit). dan terakhir tinyAVR. seri AT90SC yang khusus digunakan untuk peralatan sistemsistem keamanan kartu SIM GSM. jumlah Port I/O serta memori yang berbeda. ATmega103. ATtiny2313V AT90S4433 ATmega168. Untuk seri AVR yang tidak memiliki SRAM. ATtiny26 AT90S8515 ATmega8535.

dan 512 byte EEPROM.2 Sistem Minimum DT-AVR Low Cost Micro System DT-AVR Low Cost Micro System merupakan modul single chip mikrokontroler ATmega8535 dengan 8 Kbyte Flash Memory. Programmable Watchdog Timer. dan brown-out detector dengan menggunakan tegangan input 9 . master/slave SPI Serial Interface. Twowire Serial Interface Programmable Serial USART (Universal Synchronous and Asynchronous serial Receiver and Transmitter). 4 channel PWM. On-chip Analog Comparator. satu 16-bit timer/counter.pembayaran via internet. AT90S8515. lengkap dengan osilator 4 MHZ dan memiliki kemampuan komunikasi Serial UART RS-232 yang sudah disempurnakan. ATmega8515(L).2 Bentuk Fisik Mikrokontroler ATMega8535 2.Pada rangkaian ini menggunakan mikrokontroler AVR ATMega8535. Internal Calibrated RC Oscillator. DT-AVR Low Cost Micro System juga memiliki ADC hingga 8 channel single-ended A/D converter dengan resolusi 10 bit Brian Dendiatama 20108436 Universitas Gunadarma 2011 4 . tombol manual reset. dan ATmega162(L) (seri AVR yang tidak memiliki ADC membutuhkan converter socket).1 Konfigurasi Pin Pada Mikrokontroler ATMega8535 Gambar 2. ATmega16(L).12 VDC dan memiliki tegangan output 5 VDC. dan Real Time Counter. dengan penjelasan sebagai berikut : Gambar 2. dan lain sebagainya. lengkap dengan rangkaian reset. dua 8-bit timer/counter. dilengkapi LED Programming Indicator.3 Sistem Minimum ATMega8535 Fitur-fitur ATmega8535 DT-AVR Low Cost Micro System. Gambar 2. memiliki fasilitas InSystem Programming untuk IC yang mendukung. Spesifikasi DT-AVR Low Cost Micro System adalah mendukung varian AVR 40 pin antara lain: AT90S8535. memiliki hingga 35 pin jalur input/output. ATmega8535L. 512 byte SRAM.

5 Bahasa Pemrograman C untuk AVR Deskripsi DI-Smart LCD16X2 Display adalah modul tampilan LCD 16×2 karakter yang siap untuk digunakan. Standard ANSI ini didasarkan kepada standard UNIX yang diperluas. 1 set Kabel Serial. Konsep yang digunakan pada sensor air yaitu dengan menggunakan sebuah papan PCB yang dibuat garis zig-zag dan Brian Dendiatama 20108436 Universitas Gunadarma 2011 5 . telah dilengkapi pengendali CONTRAST dan BRIGHTNESS. Sistem operasi. atau bisa juga untuk estetika . 1 buah converter socket untuk seri AVR tanpa internal ADC dan semuanya itu dikemas dalam plastik yang menarik. telah disediakan kabel IDC-10 sehingga dapat langsung dihubungkan dengan DISmart AVR System. 1 CD/DVD berisi CodeVisionAVR versi demo serta kumpulan produk Innovative Eledctronics yang lain. dihubungkan dengan kabel sebagai konduktor. Bahasa C pertama kali digunakan adalah pada komputer Digital Equipment Corporation PDP-11 yang menggunakan sepenuhnya sistem pengoperasian UNIX. Dalam perancangan alat ini dibuat sebuah pemrograman agar alat dapat dikendalikan dan beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Bahasa ini memberikan idea pada Ken Thompson yang kemudian mengembangkan bahasa yang disebut dengan panggilan B pada tahun 1970.4 DI-Smart LCD 2x16 Board Aplikasi pada rangkaian adalah sebagai tampilan (display) untuk menampilkan karakter-karakter yang diperlukan dalam suatu sistem seperti jumlah suatu variabel. Gambar 2. (sekarang adalah AT&T Bell Laboratories). 1 bh Board DT-AVR Low Cost Micro System. Bahasa pemrograman yang dipakai pada rancangan alat ini adalah bahasa pemrograman C. tampilan indikator kejadian.5 Bentuk Fisik Sensor Air 2. 2. ANSI (American National Standard Institutes) membentuk suatu komite (ANSI Committee X3J11) pada tahun 1983 yang kemudian menetapkan standard ANSI untuk bahasa C. Akar dan asal dari bahasa pengaturcaraan C (C language) adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967.3 DI-Smart LCD 16x2 Board 2. Perkembangan selanjutnya dari bahasa B adalah bahasa C yang ditulis oleh Dennis Ritchie sekitar tahun 1970-an di Bell Telephone Laboratories Inc. Spesifikasi LCD dengan jumlah karakter yang dapat ditampilakan adalah 32 karakter dalam 2 baris x 16 kolom. Standard bahasa C (Ansi C) yang asli adalah standard dari UNIX. koneksi pengendalian yang digunakan adalah 4 BIT DATA INTERFACE.4 Sensor Air Sensor air adalah suatu indikator pada suatu rangkaian yang menandakan bahwa rangkaian itu terkena air atau tidaknya. Gambar 2. Kepopularan bahasa C membuatkan setiap versi dari bahasa ini banyak dibuat untuk komputer jenis mikro. kompiler C dan seluruh program aplikasi UNIX yang esensial ditulis dalam bahasa C. Sebagaimana sifat air sebagai konduktor atau penghantar arus listrik.Perlengkapan DT-AVR Low Cost Micro System.

Lebih dari 1 baris gunakan pasangan [ /* ] dan [ */ ]. Bahasa C luas digunakan untuk pemrograman berbagai jenis perangkat.CodeVision AVR merupakan software untuk membuat code program microcontroller AVR. File include berguna untuk memberitahu compiler agar membaca file yang di include-kan lebih dahulu agar mengenali definisi-definisi yang digunakan adalah program sehingga tidak dianggap error. // Opsional #define [nama2] [nilai] ....h] > // Opsional #include < [library2. Untuk mengetahui dasar bahasa C dapat dipelajari sebagai berikut.> untuk lokasi standar file yang telah disetting oleh tools biasanya pada folder include atau folder direktori compiler. termasuk mikrokontroler.. Tabel 2.. Cara penulisan : #include <. penulisan: const [nama] = [nilai].. HP InfoTech menyajikan versi baru (lebih dari 9500 pengguna terdaftar) yang paling populer C Compiler komersial untuk Atmel AVR. Struktur penulisan program #include < [library1... // Opsional [global variables] // Opsional [functions] // Opsional void main(void) // Program Utama { [Deklarasi local variable/constant] [Isi Program Utama] } Preprocessor #include Biasanya digunakan untuk menyertakan file header (. dimana memudahkan programmer menuangkan algoritmanya.. Statement adalah setiap operasi dalam pemrograman.. Statement yang tidak dieksekusi disebut juga comments / komentar. Contoh: suhu=adc/255*100. Bahasa ini sudah merupakan high level language. Kebanyakan programmer memakai software ini karena fasilitas-fasilitas yang disediakan CodeVision AVR sangatlah memudahkan bagi programmer dalam membuat code... Global variabel/konstanta yang dapat diakses di seluruh bagian program..h] > // Opsional #define [nama1] [nilai] . Konstanta adalah memori penyimpanan data yang nilainya tidak dapat diubah.3 Tabel Tipe Data Tipe Data char unsigned char int unsigned int long unsigned long float array Keterangan 1 byte ( -128 s/d 127 ) 1 byte ( 0 s/d 255) 2 byte ( -32768 s/d 32767 ) 2 byte ( 0 s/d 65535 ) 4 byte ( -2147483648 s/d 2147483647 ) 4 byte ( 0 s/d 4294967295 ) bilangan desimal kumpulan data-data yang sama tipenya Deklarasi variabel dan konstanta pada bahasa C yaitu: variabel adalah memori penyimpanan data yang nilainya dapat diubah. Lokal variabel/konstanta yang hanya dapat diakses oleh fungsi tempat dideklarasikannya. penulisan: [tipe data] [nama] = [nilai].h) atau file library. harus diakhiri dengan [ .. //contoh rumus perhitungan suhu Brian Dendiatama 20108436 Universitas Gunadarma 2011 6 . ] atau [ } ]. Statement tidak akan dieksekusi bila diawali dengan tanda [ // ] untuk satu baris.

If (x<=5) {x++.). // x akan dinaikan berisi lebih besar dari 5.). [persyaratan] . // x akan dinaikan berisi lebih kecil atau sama dengan 5.[tipe data input 2]) { [statement] . Tabel 2. [statement2]. // x akan dinaikan bukan berisi 5. break. // x akan dinaikan berisi lebih kecil dari 5. } for : digunakan untuk looping dengan jumlah yang sudah diketahui for ( [nilai awal] . namun minimal 1 kali do { [statement1]. [statement4]. jika hubunganya benar maka akan menghasilkan 1 dan jika salah akan menghasilkan 0. Penulisan : [tipe data hasil] [nama function]([tipe data input 1].).). operator ini berfungsi untuk menguji benar atau tidaknya hubungan dua operand. If (x>5) {x++. If (x>=5) {x++. Operator relasional (perbandingan). // x akan dinaikan berisi lebih besar atau sama dengan 5. [statement2]. } do while : digunakan untuk looping jika dan salama memenuhi syarat tertentu. If (x!=5) {x++. } while : digunakan untuk looping jika dan salama memenuhi syarat tertentu while ( [persyaratan] ) { [statement1]. } while ( [persyaratan] ) switch case : digunakan untuk menguji satu variabel dengan banyak kondisi switch ( [nama variabel] ) { case [nilai1]: [statement]. [statement2].).4 Operasi Relasional (Perbandingan) Operasi Relasional (perbandingan) Sama dengan Tidak sama dengan Lebih besar Lebih besar sama dengan Lebih kecil Lebih kecil sama dengan Keterangan == != > >= < <= Contoh : If (x==5) {x++. // x akan dinaikan berisi 5. [statement2].Function adalah bagian program yang dapat dipanggil oleh program utama. If (x<5) {x++. } Conditional statement dan looping if else : digunakan untuk penyeleksian kondisi if ( [persyaratan] ) { [statement1]. [operasi nilai] ) { [statement1]. } else { [statement3].). jika x jika x jika x jika x jika x jika x Brian Dendiatama 20108436 Universitas Gunadarma 2011 7 .

1 Blok Diagram Rangkaian 3. Oleh karena itu. dirancang sebuah alat yang berjudul “Sistem Drainase Otomatis Berbasis Mikrokontroler ATMega8535” yang difungsikan sebagai media resapan air yang terdiri dari sensor air yang akan membuat aksi pada rangkaian pompa air sebagai alat untuk membuang air melalui pipa atau selang yang terhubung pada pompa air tersebut dan hasilnya atau output akan ditampilkan pada display LCD 3.3. dimana kondisi otomatis dipengaruhi inputan dari air yang mengenai sensor air pada rangkaian. blok proses dan blok output.1 Gambaran Umum Pada dasarnya rangkaian ini dirancang guna untuk membuang air yang berlebihan pada suatu tempat atau kawasan yang daerah resapan airnya kurang bagus bahkan tidak adanya sistem resapan air yang tertata dengan baik dan benar. akan memproses inputan yang berasal dari sensor air dan diolah oleh mikrokontroler ATMega8535 sebagai pusat kontrol secara keseluruhan. Dan data yang sudah diolah oleh program akan dikirim ke dalam blok output.2 Analisa Rangkaian Secara Diagram Blok Gambar Sensor Air Pada dasarnya air bersifat penghantar arus atau konduktor yang baik dan mempunyai elektrolit yang dapat mengantar arus.1 Blok Input Pada blok diagram mendapat sumber daya yang dihasilkan oleh aktifator yang menyuplay sumber tegangan kedalam blok input.2. 3. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI 3.2 Blok Proses Selanjutnya pada blok proses.2.3 Blok Output Dan pada blok output. Dan inputan pada blok input akan mengirimkan data ke dalam mikrokontroler ATMega8535. Dalam mikrokontroler ATMega8535 akan mengolah data pada program CAVR yang dihasilkan oleh port-port yang terhubung pada sensor air. 8 Brian Dendiatama 20108436 Universitas Gunadarma 2011 . Dalam diagram blok input terdiri dari otomatis dan manual. sedangkan kondisi manual dipengaruhi inputan dari saklar dan push on yang akan berfungsi apabila ditekan dan air mengenai sensor air. Gambar 3. akan dihasilkan keluaran berupa tampilan pada LCD sebagai display informasi yang dapat dibaca oleh manusia.2. 3.

warna biru dalam keadaan siaga 2.3 Analisa Software 3. warna kuning dalam keadaan waspada.3. Setelah kondisi default ada kondisi dimana sensor 1 terkena air dengan data FE (1111-1110) dan 9 Gambar LED dan Buzzer Brian Dendiatama 20108436 Universitas Gunadarma 2011 . Setelah selesai inisialisasi port yang digunakan baik sebagai input atau output. jika tombol push on tidak ditekan maka program akan selesai.3. Gambar 3. maka kondisi selanjutnya adalah default dimana semua sensor tidak terkena air sehingga tidak ada yang menyala baik LED maupun pompa air. dan warna merah dalam keadaan awas serta suara yang dihasilkan oleh buzzer sebagai informasi yang disampaikan oleh alat agar dapat didengar oleh manusia.1 Diagram Alur (flowchart) Flowchart dijelaskan bahwa pada saat kondisi mulai apakah saklar dalam kondisi on atau off. jika off maka akan ke kondisi manual dimana harus menekan tombol push on terlebih dahulu dan program akan melakukan inisialisasi. Sedangkan pada saat saklar dalam kondisi on maka akan inisialisasi port yang digunakan pada program. dan pompa air berfungsi untuk membuang air pada tempat air resapan. warna putih keadaan siaga 1.1 Diagram Alur (flowchart) Gambar LCD LED sebagai keluaran indikator yang terdiri dari warna hijau dalam keadaan aman dan normal.

3. Agar tegangan stabil. sedangkan portD digunakan untuk LED 10 Brian Dendiatama 20108436 Universitas Gunadarma 2011 . portA. jika air tidak mengenai sensor 1. jika air tidak mengenai sensor 1. jika air tidak mengenai sensor 1. 4. lampu LED putih. dan pompa air on. Dan jika ingin kembali ke kondisi default maka saklar dikondisikan dalam keadaan off dan menekan terus tombol push on untuk mengaktifkan pompa air dan membuang air ke selang pembuangan hingga batas bawah pompa air menyerap air.12V. portA. 2 dengan data FC (1111-1100) dan akan menghasilkan output berupa status siaga 1. portB.3. Selanjutnya air terus mengalir dan mengenai sensor 1.2. 3. Setelah saklar (switch) pada rangkaian dalam keadaan hidup. 4 dengan data F0 (1111-0000) dan akan menghasilkan output berupa status waspada. 2. Setelah air mengalir dan mengenai sensor 1. Buzzer dan pompa air dalam kondisi on. 4.4 untuk sensor air. Pada rangkaian ini port yang digunakan atau dipakai adalah portA. dan pompa air on. 2. 3 maka akan kembali ke kondisi sensor 1 dengan data FE (1111-1110) dan pompa air off. 2 maka akan kembali ke kondisi sensor 1 dengan data FE (1111-1110) dan pompa air off. 2.akan menghasilkan output berupa status normal.1 untuk pompa air. Sebagai pengaman. portA. jika sensor 1 tidak terkena air maka akan ke kondisi penekanan pada push on.1 Rangkaian Sistem Drainase Otomatis Suplay minimal yang digunakan agar chip dapat bekerja adalah (kurang lebih) 5V. 5 maka akan kembali ke kondisi sensor 1 dengan data FE (1111-1110) dan pompa air off. 5 dengan data E0 (11100000) dan akan menghasilkan output berupa staus awas. dan pompa air on. dapat ditambahkan juga dioda 1A (misal 1N4001) agar rangkaian tetap aman apabila dalam memasang suplay dari luar terbalik (optional).0. lampu LED kuning. digunakan IC Regulator 7805 sehingga input tegangan yang diijinkan untuk rangkaian adalah antara 6 .1. Range tegangan tersebut akan dikonversi oleh 7805 sebagai tegangan VCC sebesar 5V. 2. 2. lampu LED hijau dalam kondisi on. HASIL UJI COBA ALAT 4. maka akan dialiri air pada bak resapan air. 4 maka akan kembali ke kondisi sensor 1 dengan data FE (11111110) dan pompa air off. portC diguanakan untuk display LCD. 2. Dan air terus mengalir mengenai sensor 1.1 Cara Kerja Alat Gambar 4. Air terus mengalir dan mengenai sensor 1. sehingga sensor akan terkena air. 3. lampu LED biru. 3. jika air tidak mengenai sensor 1. 3 dengan data F8 (1111-1000) dan akan menghasilkan output berupa status siaga 2. dan portA. 4. Selain itu dapat tambahkan kapasitor (elco) minimal sebesar 100 uF/16V untuk mencegah reset yang diakibatkan oleh suplay yang kurang stabil. lampu LED merah.

1. Lalu saat sensor air yang terhubung pada portA. portA. maka LCD akan menampilkan bahwa keadaan dalam keadaan waspada dan LED warna kuning akan menyala. portA. portA. portA.4 sebagai masukan yang akan mempengaruhi proses dan menghasilkan output yang ditentukan. portA. Setelah keadaan air surut. Selanjutnya.3.3 Analisa Rangkaian Relay Brian Dendiatama 20108436 Universitas Gunadarma 2011 11 .2. portA.1 terkena air maka akan mengirimkan data ke mikrokontroler dengan logika aktif low (aktif jika nilainya nol) dan akan menampilkan ke LCD bahwa keadaan lingkungan dalam keadaan siaga 1 dan LED warna putih menyala serta pompa air dalam kondisi On dan membuang air ke pipa pembuangan.3 terkena air. maka saklar dalam kondisi off dan tekan push on hingga air pada batas bawah pompa air. saat sensor terkena oleh air maka akan terhubung antara vcc dan ground.0.2 Sensor Air Sensor air merupakan suatu rangkaian yang terdiri dari + (positif) dan – (negatif) atau vcc dan ground.1.1 dalam keadaan Off atau tidak menyala.0. portA.4 terkena air. portA.0 terkena air maka akan mengirim data ke mikrokontroler dengan logika aktif low (aktif jika nilainya 0) dan akan menampilkan ke LCD bahwa keadaan lingkungan dalam status normal.1. saat sensor air yang terhubung pada portA. Saat sensor air yang terhubung pada portA. serta pompa air dalam keadaan on dan terus membuang air kedalam bak pembuangan air. portA.0.0.2. portA.indikator serta buzzer untuk menghasilkan gelombang suara. portA. portA. serta pompa air dalam keadaan On untuk terus membuang air ke dalam tempat pembuangan lewat pipa yang dipasang pada pompa air tersebut. LED yang menyala warna hijau serta pompa aquarium pada portB. Gambar 4. dan portA. serta pompa air akan off kembali. serta pompa air akan terus membuang air sampai air pada batas aman. Gambar 4. dari kondisi awas sampai ke kondisi normal maka akan tampil pada LCD bahwa keadaan lingkungan dalam keadaan aman dan LED warna hijau menyala.3.2. portA. Saat sensor air yang terhubung pada portA. Dan jika ingin kembali ke kondisi default.0. Dan saat sensor air yang terhubung pada portA.1.2 terkena air maka akan mengirimkan data ke mikrokontroler dengan logika aktif low (aktif jika nilainya nol) dan akan menampilkan ke LCD bahwa keadaan dalam keadaan siaga 2 dan LED warna biru menyala. Sensor air ini terhubung dengan port pada mikrokontroler ATMega8535 di portA. maka LCD akan menampilkan bahwa keadaan dalam keadaan awas dan buzzer akan bunyi.

2.2 Pengujian Alat Berdsarkan Kondisi Saat dilakukan pengujian alat dan pengambilan data pengamatan terhadap rancangan yang dibuat maka di dapat hasil yang dapat dilihat atau dapat di amati bahwa alat dalam kondisi berjalan dengan baik dan sesuai dengan alur program yang dibuat. 3.1 berlogika 1.1 berlogika 0. & 4 terkena air : Tabel 4.5 Data Pengamatan Ke-lima Data saat sensor 1. 2.Pada rangkaian relay ini menggunakan relay 5 Volt. maka kondisi pada T1 dalam keadaan cut-off karena pada kaki basis lebih kecil dari kaki emitor. sehingga arus dapat mengalir dari kaki kolektor ke emitor dengan indikator L2 menyala dan kondisi pada T2 dalam keadaan cut-off karena pada kaki basis lebih kecil dari kaki emitor. sehingga arus dapat mengalir dari kaki kolektor ke emitor dengan indikator L1 menyala dan pompa air dalam keadaan on. & 3 terkena air : Tabel 4.1 Data Pengamatan Ke-satu Data saat sensor 1.6 Data Pengamatan Ke-enam Brian Dendiatama 20108436 Universitas Gunadarma 2011 12 . Data saat sensor 1 terkena air : Tabel 4. Data saat sensor tidak terkena air (default) : Tabel 4. 4. 2. sehingga arus dari kolektor tidak dapat mengalir ke emitor dan pompa air dalam keadaan off. saat portB. & 5 terkena air : Tabel 4. sehingga arus dari kolektor tidak dapat mengalir ke emitor dan kondisi pada T2 dalam keadaan saturasi karena tegangan pada kaki basis lebih besar dari tegangan pada kaki emitor. Sedangkan kondisi pada saat portB.3 Data Pengamatan Ke-tiga Data sensor 1. maka kondisi pada T1 dalam keadaan saturasi karena tegangan pada kaki basis lebih besar dari tegangan pada kaki emitor.2 Data Pengamatan Ke-dua Data saat sensor 1 & 2 terkena air : Tabel 4. 3.4 Data Pengamatan Ke-empat 4.

Dengan adanya penambahan sesnsor untuk mengukur ketinggian air. Ary Heryanto & Wisnu Adi P. Kelebihan dari rancangan alat yang dibuat ini yang mampu mengatasi permasalahan sistem pembuangan air yang kurang baik pada suatu kawasan.com /2007/09/mikrokontroler atmega8535. Bandung. Mikrokontroler AVR ATmega8/16/32/8535 dan Pemrograman dengan Bahasa C pada WinAVR.1 Kesimpulan Dari hasil perancangan dan pengamatan data yang diperoleh saat melakukan pengujian alat didapat bahwa rangkaian ini bekerja sesuai dengan program yang dibuat dan melakukan fungsi-fungsi dari masingmasing komponen bekerja dengan optimal. 2005. Jogjakarta.wikipedia. sebab dalam konduktor yang digunakan adalah media air tanah yang kadar elektrolitnya sangat sedikit. 5. 5.uns.ac.id/2010/07/ 17/atmega8535/. [3] M.blog. Andi Offset. 27 Mei 2011.blogspot. Laboratorium Elektronika dan Komputer Universitas Gunadarma. karena konsep dari sistem drainase atau resapan air. Untuk perancangan selanjunya pada rangkaian ini dengan menambahkan ruang aliran atau pembuangan air yang lebih besar. 27 Mei 2011.org/wiki/ATMega 8535. serta penanggulangan dini terhadap terjadinya banjir.2 Saran Saran yang dapat disampaikan dalam perancangan alat ini adalah dengan adanya DAFTAR PUSTAKA [1] Anonim. PENUTUP 5. 27 Mei 2011.. Pemrograman Bahasa C Untuk Mikrokontroler ATMEGA8535. sehingga proses koduktor kurang bagus. [4] URL: http://duniaelektronika. Adapun kekurangan dari alat yang dirancang adalah sensor air yang digunakan. Dapat ditambahkan aplikasi dengan menggunakan program pemantau sistem drainase secara online. Dan rancangan alat ini dapat berfungsi sebagai resapan air atau pembuangan air yang berlebihan pada suatu kawasan. 2008.html.Data saat manual (kondisi push on): Tabel 4. Depok. [2] Ardi Winoto. karena alat ini dirancang pada saat sensor 2 terkena air pompa air langsung membuang air yang ada pada rangkaian hal ini berfungsi bila pada saat air yang ada lebih banyak (air bah) sehingga air terus dibuang sampai air tidak lagi mengenai sensor sama sekali. sehingga dapat berfungsi secara optimal dan pengiriman data seakurat mungkin. [6] URL : http://npx21. Modul Panduan Mikroprosessor. [5] URL : http://id. 2010. Brian Dendiatama 20108436 Universitas Gunadarma 2011 13 . Informatika Bandung.7 Data Pengamatan Ke-tujuh konsep yang matang dan melihat kondisi lingkungan sekitar.

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->