SATUAN ACARA PENYULUHAN BERMAIN MUSIK TERAPEUTIK PADA ANAK DI RUANG ANAK RSUD SAMPANG MADURA

Tugas Akhir Keperawatan anak Program studi S1 Keperawatan

Oleh: M. FAQIH SIDDIQI NIM : 07600055

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA 2012

Bidang studi Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Tujuan : Ilmu Keperawatan Anak : Bermain Musik Terapeutik Pada Anak Di Rumah Sakit : Bermain Musik Terapeutik Anak Usia Toodler : Meminimalkan Kecemasan Anak Usia Toddler Akibat Hospitalisasi Tempat Waktu Sasaran Metode : Ruang Anak RSUD Sampang Madura : Hari.. mentaldan perkembangan emosinya. Musik Anak Pembagian tugas kelompok : Pemandu Notulis Fasilitator : : : PENDAHULUAN: Bermain merupakan suatu aktivitas bagi anak yang menyenangkan dan merupakan suatu metode bagaimana mereka mengenal dunia... Bagi anak bermain tidak sekedar mengisi waktu. kreatif dan cerdas. Bermain bersama Media : 1...).. Tanggal Bulan 2012 selama 35 menit (jam . perawatan.d . Ceramah 2. kognitifnya dan juga emosinya karena mereka bermain dengan seluruh emosinya... Anak-anak memerlukan berbagai variasi permainan untuk kesehatan fisik. bila dibandingkan dengan mereka yang masa kecilnya kurang mendapat kesempatan bermain. tetapi merupakan kebutuhan anak seperti halnya makanan.. cinta kasih dan lain-lain. s. perasaannya dan pikirannya. Elemen pokok dalam bermain adalah kesenangan dimana dengan kesenangan ini mereka mengenal segala sesuatu yang ada disekitarnya sehingga anak yang mendapat kesempatan cukup untuk bermain juga akan mendapatkan kesempatan yang cukup untuk mengenal sekitarnya sehingga ia akan menjadi orang dewasa yang lebih mudah berteman.. . : Klien ruang anak di RSUD Sampang Madura : 1.. Dengan bermain anak dapat menstimulasi pertumbuhan otot-ototnya..

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Setelah mendapatkan terapi bermain selama 35 menit. Menyiapkan anak dan keluarga 2 Proses : a. mengucapkan salam Waktu 10 menit Subjek terapi Ruangan. Anak bisa merasa senang dan tidak takut lagi dengan dokter dan perawat 3. c. anak diharapkan bisa merasa tenang selama perawatan dirumah sakit dan tidak takut lagi terhadap perawat sehingga anak bisa merasa nyaman selama dirawat dirumah sakit. Memperhatikan 10 menit 3 menit Bermain bersama dengan antusias dan mengungkapkan perasaannya Memperhatikan dan menawab salam 5 menit . 3 Penutup (1 menit). TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mendapatkan terapi bermain satu (1) kali diharapkan anak mampu : 1. 2. Menyiapkan alat-alat. memperkenalkan diri. menjelaskan cara permainan.alat. Membuka proses terapi bermain dengan mengucap kan salam. mau melaksanakan anjuran dokter dan perawat Rencana Pelaksanaan : No Terapis 1 Persiapan a. Menyimpulkan. Mengevaluasi respon anak dan keluarga. Menyiapkan ruangan. c. Bisa merasa tenang selama dirawat.anak dan keluarga siap 2 menit 5 menit Menjawab salam. Menjelaskan pada anak dan keluarga tentang tujuan dan manfaat bermain. b. Memperkenalkan diri. Mengajak anak bermain musik (lagu anak) d. b.

Pembimbing Klinik I. Setting : sebagai penilai dan pendamping acara . Observer 5. Moderator : sebagai pembawa acra dan perantara dalam pelaksanaan penyuluhan 2. Anak : sebagai penyaji dan penyampaian materi kepada masyarakat : menfasilitator acara penyuluhan : sebagai penilaian dan evaluasi acara : mendampingi anak agar merasa aman : sebagai peserta 7. Pembimbing akademik : sebagai penilai dan pendamping acara 8. Leadder 3. Fasilitator 4. Orang Tua 6.PENGORGANISASIAN Moderator Leader Fasilitator Observer : : : : PERAN 1.

Keterangan : .

. b. Mendapat kesempatan menemukan arti dari benda-benda yang ada disekitar anak. Anak belajar mengontrol diri. Bermain mengamati/menyelidiki (Exploratory Play) Perhatian pertama anak pada alat bermain adalah memeriksa alat permainan tersebut. Bermain drama (Dramatic Play) Misal bermain sandiwara boneka. Bermain aktif Pada permainan ini anak berperan secara aktif. otot dan organorgan. 2. Aktivitas yang dilakukan dapat merangsang nafsu makan anak. seperti tulang. kesenangan diperoleh dari apa yang diperbuat oleh mereka sendiri. menekan dan kadang-kadang berusaha membongkar. 7.MATERI TERAPI BERMAIN KEUNTUNGAN BERMAIN Keuntungan-keuntungan yang didapat dari bermain. Kesempatan untuk bergaul dengan anak lainnya. meraba. 4. Merupakan cara untuk mengatasi kemarahan. kekuatiran. 8. Bermain aktif meliputi : a. MACAM BERMAIN 1. Membuang ekstra energi. 11. memperhatikan. main rumah-rumahan dengan teman-temannya. Bermain fisik Misalnya bermain bola. antara lain: 1. Meningkatnya daya kreativitas. d. bermain tali dan lain-lain. Mengoptimalkan pertumbuhan seluruh bagian tubuh. 5. Kesempatan untuk mengikuti aturan-aturan. mengocok-ocok apakah ada bunyi. c. Berkembanghnya berbagai ketrampilan yang akan berguna sepanjang hidupnya. 10. 3. iri hati dan kedukaan. Bermain konstruksi (Construction Play) Pada anak umur 3 tahun dapat menyusun balok-balok menjadi rumah-rumahan. 6. mencium. 9. Dapat mengembangkan kemampuan intelektualnya.

tali. buku cerita. Tidak ada kesempatan belajar dari alat permainannya. lilin. TV. balok. yaitu kegiatan-kegiatan yang dapat menunjang atau merangsang pertumbuhan fisik anak.menonton televisi dsb. radio..Contoh alat permainan : buku bergambar. bola. radio. Anak yang sakit tidak mempunyai energi untuk aktif bermain. serta berguna untuk : 1. bola. 2. Tidak ada variasi dari alat permainan. majalah. 4. Warna. menggunakan kalimat yang benar. bentuk. pensil warna. 2. Contoh .2. puzzle. dll. 3. Permainan ini cocok apabila anak sudah lelah bernmain aktif dan membutuhkan sesuatu untuk mengatasi kebosanan dan keletihannya. misal kotak pasir. yaitu dengan pengenalan suara. Pengembangan aspek sosial. tali. khususnya dalam hubungannya dengan interaksi ibu dan anak. Pengembangan bahasa. dll. Bermain pasif Pada permainan ini anak bermain pasif antara lain dengan melihat dan mendengar.mendengar cerita atau musik. Tidak mempunyai teman bermain ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) Alat Permainan Edukatif (APE) adalah alat permainan yang dapat mengoptimalkan perkembangan anak. 3. Contoh alat permainan : buku bergambar. ukuran. bola. Melihat gambar di buku/majalah. mainan yang ditarik dan didorong. Kesehatan anak menurun. . dengan melatih berbicara. tape. dll. 4. yaitu apabila terdapat hal-hal seperti dibawah ini : 1. pensil. Contoh alat bermain motorik kasar : sepeda. dll. buku cerita. boneka. Pengembangan aspek kognitif. keluarga dan masyarakat Contoh alat permainan : alat permainan yang dapat dipakai bersama. Dalam kegiatan bermain kadang tidak dapat dicapai keseimbangan dalam bermain. trediri dari motorik kasar dan halus. Motorik halus : gunting. disesuaikan dengan usianya dan tingkat perkembangannya. dll. dll. Pengembangan aspek fisik.

BENTUK. d. Alat permainan yang dianjurkan : a. menggenggam. Melatih reflek-reflek (untuk anak bermur 1 bulan). c. Benda-benda yang aman untuk dimasukkan mulut atau dipegang. Melatih mencari obyek yang ada tetapi tidak kelihatan. 5. d. Usia 13 – 24 bulan Tujuannya adalah : h. Melatih kerjasama mata dan tangan. Alat permainan lunak berupa boneka orang atau binatang. Melatih kepekaan perabaan. b. Melatih mengenal sumber asal suara. Permainan disesuaikan dengan kemampuan dan minat anak. k. e. Melatih imajinasinya. . Melatih anak melakukan gerakan mendorong dan menarik. Alat permainan yang dapat digoyangkan dan keluar suara. g. Memperkenalkan sumber suara. b. Jangan memaksa anak bermain. i. 2. bila anak sedang tidak ingin bermain. Melatih kerjasama mata dan telinga. j. sebelum meningkat pada keterampilan yang lebih majemuk. e. 3.HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM BERMAIN 1. f. Melatih keterampilan dengan gerakan yang berulang-ulang. Mencari sumber suara/mengikuti sumber suara. Jangan memberikan alat permainan terlalu banyak atau sedikit. Alat permainan berupa selimut dan boneka. c. misalnya mengisap. 2. Ulangi suatu cara bermain sehingga anak terampil. 4. Usia 0 – 12 bulan Tujuannya adalah : a.BENTUK PERMAINAN 1. Bermain/alat bermain harus sesuai dengan taraf perkembangan anak. Alat permainan yang berupa gambar atau bentuk muka.

kardus-kardus besar. d. Manik-manik ukuran besar. Berbagai benda yang mempunyai permukaan dan warna yang berbeda. b. Mengembangkan kemampuan berbahasa. kertas untuk dicoret-coret. c. Alat permainan yang terdiri dari: alat rumah tangga(misal: cangkir yang tidak mudah pecah. menghitung. f. e. b. mengenal dan membedakan warna). buku bergambar. Kemampuan membedakan permukaan dan warna benda. menambah. ember. . a. air). b. Mengembangkan pengertian tentang berhitung. Mengembangkan keterampilan berbahasa. Alat permainan yang dapat didorong dan ditarik. d. Genderang. Lilin yang dapat dibentuk c. Melatih anak melakukan kegiatan sehari-hari semuanya dalam bentuk kegiatan yang menarik Alat permainan yang dianjurkan: a. f. balok-balok besar.l. Pasel (puzzel) sederhana. Melatih daya imajinansi. e. c. Mengembangkan kemampuan menyamakan dan membedakan. Alat permainan yang dianjurkan : a. Alat-alat untuk menggambar. b. bola dengan giring-giring didalamnya. Mengembangkan kecerdasan (memasangkan. 3. Menyalurkan emosi atau perasaan anak. sendok botol plastik. c. Usia 32 – 72 bulan Tujuannya adalah : a. g. krayon/pensil berwarna. Melatih motorik halus dan kasar. Usia 25 – 36 bulan Tujuannya adalah . Melatih kerjasama mata dan tangan. Bola. mengurangi. waskom. 4.

l. Alat permainan yang dianjurkan : a. lari. Pada anak laki-laki : mekanik. misal : pengertian mengenai terapung dan tenggelam. g. e. k. orang lain diluar rumah. gunting. air. j. dll. Alat olah raga. Usia sekolah Jenis permainan yang dianjurkan : o. Berbagai benda dari sekitar rumah. Kapal terbang. m. Benda berbagai macam ukuran. Pada anak perempuan : dengan peran ibu. Kapal laut dsb 7. i. majalah anak-anak. Alat menghitung i. Mengembangkan kemampuan mengontrol emosi. Sepeda roda tiga j. Alat masak h. h. f. Memperkenalkan pengertian yang bersifat ilmu pengetahuan. 6. buku bergambar. Mengembangkan sosialisasi atau bergaul dengan anak dan orang diluar rumahnya. m. k. . Menumbuhkan sportivitas. Mobil. Mengembangkan kepercayaan diri. g. Memperkenalkan suasana kompetisi dan gotong royong. Boneka tangan. kertas untuk belajar melipat. memanjat. b. Mengembangkan koordinasi motorik (melompat.d. p. n. Membedakan benda dengan permukaan. motorik halus dan kasar. alat gambar & tulis. dll). Mengembangkan kreativitas. Merangsang daya imajinansi dsengan berbagai cara bermain pura-pura (sandiwara). Teman-teman bermain : anak sebaya. orang tua. Usia Prasekolah Alat permainan yang dianjurkan : f. l.

4. KETIKA ANAK MASUK RAWAT INAP Tujuan kegiatan : 1. 4. 3. Memberi informasi. hobi. Kegiatan untuk kesadaran dan citra diri Tujuan kegiatan : meningkatkan pengetahuan tentang bagian tubuh internal dan eksternal. Belajar tentang fungsi tubuh. Proaktif melakukan permainan. 2. Mengidentifikasi teknik koping. Contoh kegiatan : 1. Memicu orang tua membawa foto dan mainan. Belajar tentang bagian tubuh luar. Usia remaja Jenis permainan : permainan keahlian. 3. mengarang. Usia Praremaja (yang akan dilakukan oleh kelompok) Karakterisrik permainnya adalah permainan intelaktual. Mendesain tanda selamat datang. video games. membaca. 2. Kegiatan : 1. dll. video. Memberi daftar kegiatan rumah sakit. fungsi tubuh dan penerimaan akan tubuhnya.8. 3. Belajar menerima tubuh. 9. 5. 2. . komputer. Memicu orang tua mengisi angket mengenai ritual anak. permainan pemecahan masalah. seni. Memicu normalisasi. Belajar tentang bagian tubuh dalam. 4. Menggunakan sistem pendukung yang dikenal.

................................................. Proses Membuka proses terapi bermain dengan mengucapkan salam.......... Evaluasi Kegiatan a..... Anak mampu ..EVALUASI 1........... Hasil Anak mampu menyebutkan nama perminan Anak mampu .. memperkenalkan diri Menjelaskan pada anak dan keluarga tentang tujuan dan manfaat bermain..................... ......................... Persiapan Menyiapkan ruangan Menyiapkan alat Menyiapkan anak dan keluarga b.... Anak mampu ... menjelaskan cara permainan Mengajak anak bermain musik Mengevaluasi respon anak dan keluarga c................

Buku Ajar Ilmu Kesehatan Anak. FKUI. Tumbuh Kembang Anak. Markum. 1988. Jakarta .A. Jakarta. 1991. EGC.H.Daftar Pustaka Soetjiningsih.

DAFTAR HADIR PESERTA BERMAIN MUSIK TERAPEUTIK DI RUANG ANAK RSUD SAMPANG MADURA No NAMA ALAMAT TANDA TANGAN .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful