Pertemuan 5 Diagram Alur / Flowchart

Flowchart • Flowchart adalah representasi grafik dari langkah-langkah yang harus diikuti dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang terdiri atas sekumpulan simbol, dimana masing-masing simbol merepresentasikan suatu kegiatan tertentu. Flowchart diawali dengan penerimaan input, pemrosesan input, dan diakhiri dengan penampilan output. bagan yang menggambarkan pemecahan masalah. urutan logika dari suatu prosedur

• • •

suatu diagram yang menggambarkan susunan logika suatu program

Simbol yang digunakan : • • • • • • • • menunjukkan awal dan akhir dari program memberikan niai awal pada suatu variabel atau counter menunjukkan pengolahan aritmatika dan pemindahan data menunjukkan proses input atau output untuk mewakili operasi perbandingan logika proses yang ditulis sebagai sub program, yaitu prosedur/ fungsi penghubung pada halaman yang sama penghubung pada halaman yang berbeda

1

2 .Simbol Flowchart dan fungsinya : Flowchart terdiri dari 3 struktur : 1. Struktur Squence /sederhana Diagram yang alurnya mengalir secara berurutan dari ataske bawah atau dengan kata lain tidak adanya percabangan atau pengulangan Flowchart dengan struktur yang beurutan  alirannya dari atas kebawah secara berurutan.

Catat an: Flowchart yang dibuat bisa juga merupakan gabungan dari ketiga struktur diatas. 3 . 2.Contoh : flowchart dari algoritma mencari luas persegi panjang. Struktur Branching Diagram yg alurnya terjadi/terdapat alih kontrol berupa percabangan. 3. contoH : flowchart dari algoritma menentukan apakah bilangan yang dimasukan ganjil atau genap. Flowchart dengan stuktur percabangan  digunakan untuk meyeleksi kondisi dan menentukan pilihan proses selanjutnya. Luas Lingkaran. Contoh: flowchart dari algoritma untuk menampilkan bilangan ganjil dibawah nilai 10.  sehingga proses mencetak bilangan tersebut akan dilakukan sampai kondisi terpenuhi yaitu 10. Struktur looping Flowchart dengan Struktur perulangan  digunakan untuk mengulangi langkah-langkah sebelumnya sampai suatu kondisi terpenuhi.

Skala suhu celsius didesain supaya titik beku air berada pada 0 derajat dan titik didih pada 100 derajat di tekanan atmosferik standar. variabel B sudah memiliki nilai sebelumnya A = A +1  variabel A dirubah isinya dengan variabel A yang dijumlahkan dengan 1. (proses increament) Jenis variabel terbagi atas : 1. Variabel numerik  berisi angka numerik /bilangan 2. Contoh pemberian nilai ke variabel : A=5  variabel A diberi nilai 5. Nama Fahrenheit diambil dari ilmuwan Jerman yang 4 . Terdiri dari nama dari variable itu sendiri dan nilai yang disimpan. Bersyarat Diagram yg alurnya ada/banyak terjadi alih kontrol berupa percabangan & terjadi apabila kita dihadapkan pada suatu Kondisi dengan dua pilihan BENAR/ SALAH Struktur : • • • • If then If then else If then elseif Case of. variabel / Peubah  suatu nilai yg dapat berubah harganya. yang pertama kali mengusulkannya pada tahun 1742. A=B  variabel A diberi nilai sama dengan nilai variabel B. Dengan rumus : C = 5 (F-32) R = 4 (F-32) 9 9 Derajat Celsius (°C) adalah suatu satuan ukur suhu yang mendapatkan namanya dari ahli astronomi Anders Celsius (1701– 1744). Variabel String  berisi karakter. sebagai tempat untuk menyimpan suatu nilai yang sejenis. 2. Tidak Bersyarat Struktur : GOTO Studi kasus Buat diagram alur utk masalah menghitung temperatur dlm derajat Fahrenhait yg diubah kedlm derajat Celcius & Reamur. Fahreheit adalah salah satu skala temperatur selain Celsius dan kelvin. STRUKTUR BRANCHING /Percabangan 1.VARIABEL Variabel.

setelah mendapatkan diskon 10% dengan syarat jumlah total pembelian > Rp.1.R selesa i Soal Latihan : 1. titik beku air adalah 32 derajat Fahrenheit (ditulis 32°F) dan titik didih air adalah 212 derajat Fahrenheit.500.- Jawaban Tugas 1 dan 2 (Pertemuan 1) 1.000. Mulai 2. 4. Selesai. Algoritma untuk menghitung jumlah yang harus dibayar oleh pembeli dari sejumlah barang yang dibeli. Algoritma konversi jam ke menit. 5 . 2. mulai F C = 5/9*(F-32) R = 4/9 *(F-32) C. Algoritma untuk menampilkan bilangan Ganjil dari 1 sampai dengan 10 model 1: 1.bernama Gabriel Fahrenheit (1686-1736). Jika (Bilangan = Batas_Bilangan) maka kelangkah 6 5. Nilai Bilangan ditambah 1 (Bilangan=Bilangan+1) dan kembali kelangkah 3 6. Dengan masukannya jam dan menit. Negatif 40 derajat Fahreheit sama dengan negatif 40 derajat Celsius. dan kelangkah 5. Tetapkan nilai Bilangan = 1 dan Batas_Bilangan = 10 3. Jika sisa pembagian (Bilangan/2) tidak sama dengan 0 (bilangan mod 2 <> 0) maka Cetak “Bilangan”. Dalam skala ini.

Deret = 0 4. Tetapkan Bilangan = 1. 1.+ N.2. Masukan Nilai N 3. Bilangan ditambah 1 (Bilangan = Bilangan + 1) dan kembali kelangkah 4. 6 . Menghitung jumlah deret dari 1+2+3+ …. Jika Bilangan = N maka cetak Deret dan stop 6. Jika tidak. Hitung Deret = Deret + Bilangan 5. Mulai 2.

7 .Soal Latihan A = 10 B = 20 C = 100 Perintah yang dijalankan : A= 20 B= 10 C= 100 Perintah yang dijalankan : Tersedia potongan Program berikut ini : If (A>B) then begin Perintah 1 If ((A< B) or (C>B)) then Perintah 2 Else perintah 3 end Else If C > A then begin perintah 4 if (A<B and A<C) then perintah 5 else perintah 6 end. perintah 8 Buatlah bentuk Flowchart dari potongan Program diatas.