Está en la página 1de 14

samsulb

Pendahuluan
Pokok bahasan pada materi Pengertian dan Dasar-dasar Studi Kelayakan Proyek/Bisnis meliputi : Definisi proyek beserta halhal yang dipertimbangkan dalam menentukan proyek: Apa itu studi kelayakan proyek dan aspek-aspeknya, Tujuan dan manfaat dilakukan studi kelayakan, Intensitas studi kelayakan, Lembaga-lembaga yang memerlukan studi kelayakan

Tujuan Instruksional umum


Setelah mempelajari materi ini mahasiswa diharapkan dapat Memahami penjelasan mengenai definisi proyek beserta hal-hal yang dipertimbangkan dalam : - Menentukan proyek, - Studi kelayakan proyek dan aspek-aspeknya, - Tujuan dan Manfaat studi kelayakan - Intensitas studi kelayakan, - Lembaga-lembaga yang memerlukan studi kelayakan..

Tujuan Instrusional Khusus

Skenario Pembelajaran

Mahasiswa dapat memahami penjelasan mengenai definisi proyek beserta hal-hal yang dipertimbangkan dalam menentukan proyek. Mahasiswa dapat memahami penjelasan mengenai Studi kelayakan proyek dan aspekaspeknya. Mahasiswa dapat memahami penjelasan mengenai Tujuan dan Manfaat studi kelayakan Mahasiswa dapat memahami penjelasan mengenai Intensitas studi kelayakan Mahasiswa dapat memahami penjelasan mengenai Pihak-pihak yang memerlukan studi kelayakan

Kegiatan perkuliahan dilaksanakan dengan skenario sebagai berikut: Perkenalan Ringkasan materi disampaikan dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Class review dengan tanya jawab Penutup

Referensi Buku : Suad Husnan, Suwarsono Muhammad.STUDI KELAYAKAN PROYEK, UPP,AMP YKPN, Yogyakarta, 2000. Siregar A.B., Analisis Kelayakan Pabrik, 1984. Cliffton & Fyffe, Project Feasibility Analysis, 1987, Berbagai artikel dan paper dari internet.

Proyek / Bisnis adalah kegiatan-kegiatan yang dapat direncanakan dan dilaksanakan dalam satu bentuk kesatuan dengan mempergunakan sumber-sumber untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan untuk mendapatkan benefit.
Contoh :pembangunan pabrik, pembuatan jalan raya, irigasi, bendungan, perkebunan, pembukaan hutan, pendirian gedung-gedung sekolah atau rumah sakit, survai atau penelitian, perluasan atau perbaikan program-program yang sedang berjalan, dan sebagainya.

Sumber Pelaksanaan Proyek : Sebagian atau seluruhnya, dapat dianggap sebagai barang atau jasa konsumsi yang dikorbankan dari penggunaan masa sekarang untuk memperoleh benefit yang lebih besar di masa yang akan datang. Benefit : Dapat berbentuk tingkat konsumsi yang lebih besar, penambahan kesempatan kerja, perbaikan tingkat pendidikan atau kesehatan, dan perubahan/perbaikan suatu sistem atau struktur

Perencanaan Proyek Meliputi :

Baik biaya maupun hasil-hasil pokok proyek dapat di hitung atau di perkirakan Kegiatan-kegiatan dapat di susun sedemikian rupa sehingga denganpenggunaan sumbersumber yang terbatas dapat di peroleh bewnefit yang sebesar mungkin

Studi kelayakan proyek atau bisnis adalah : Penelitian yang menyangkut berbagai aspek dimana itu semua digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan atau ditunda dan bahkan dibatalkan

Aspek hukum berkaitan dengan keberadaan secara legal Aspek sosial ekonomi dan budaya mencakup pengaruh proyek terhadap pendapatan nasional, penambahan dan pemerataan kesempatan kerja, dampak pergeseran hidup masyarakat setempat dan lain sebagainya. Aspek pasar dan pemasaran berkaitan dengan adanya potensi pasar dari produk yang akan dipasarkan, analisis kekuatan pesaing yang mencakup program pemasaran yang akan dilakukan, estimasi penjualan yang memungkinkan dapat diraih (market share). Aspek teknis dan teknologi berkaitan dengan pemilihan lokasi proyek, pemilihan jenis mesin atau peralatan lain sesuai dengan kapasitas produksi yang akan digunakan termasuk lay-outnya dan pemilihan teknologi yang sesuai. Aspek manajemen berkaitan dengan manajemen dalam pembangunan proyek dan manajemen dalam operasionalnya. Aspek keuangan berkaitan dengan dari mana sumberdana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat Maya modal dari sumber dana yang bersangkutan.

Tujuan : Tujuan utama dilakukan studi kelayakan proyek adalah untuk menghidarkan dari keterlanjuran investasi yang memakan dana relatif besar yang ternyata justru tidak memberikan keuntungan secara ekonomi. Manfaat : Memberikan masukan informasi pada decision maker dalam rangka untuk memutuskan dan menilai alternatif proyek investasi yang akan. dilakukan.

Faktor yang mempengaruhi intensitas studi kelayakan, adalah: Besarnya dana yang ditanamkan Umumnya semakin besar dana yang ditanamkan, semakin mendalam studi yang perlu dilakukan Tingkat ketidak pastian proyek Semakin sulit kita memperkirakan penghasilan penjualan, biaya, aliran kas dan lain-lain, semakin berhati-hati kita dalam melakukan studi kelayakan. Kompleksitas elemen-elemen yang mempenganruhi proyek. Setiap proyek dipengaruhi dan juga mempengaruhi Faktor-faktor yang mempengaruhi suatu proyek mungkin menjadi sangat kompleks,

Investor : Pihak yang akan menanamkan dana mereka dalam suatu proyek (sebagai pemilik perusahaan nantinya, atau pemegang saham) akan lebih memperhatikan prospek usaha tersebut. Kreditur/Bank : Para kreditur bank akan lebih memperhatikan segi keamanan dana yang dipinjamkan mereka. Dengan demikian, mereka mengharapkan agar bunga plus angsuran pokok pinjaman bisa dilakukan tepat pada waktunya. Pihak Manajemen perusahaan : dalam upaya untuk peningkatan usaha untuk meningkatkan laba perusahaan sebagai pihak yang menjadi project leader.. pihak manajemen harus mempelajari studi kelayakan itu, misalnya dalam hal pendanaan, berapa yang dialokasikan dari modal sendiri, rencana pendanaan dari investor dan dari kreditor. Pihak pemerintah dan Masyarakat : Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu memperhatikan kebijakan-Kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah karena bagaimanapun pemerintah dapat secara lansung maupun tidak Iangsung, mempengaruhi kebijakan perusahaan.

Investor : Pihak yang akan menanamkan dana mereka dalam suatu proyek (sebagai pemilik perusahaan nantinya, atau pemegang saham) akan lebih memperhatikan prospek usaha tersebut. Kreditur/Bank : Para kreditur bank akan lebih memperhatikan segi keamanan dana yang dipinjamkan mereka. Dengan demikian, mereka mengharapkan agar bunga plus angsuran pokok pinjaman bisa dilakukan tepat pada waktunya. Pihak Manajemen perusahaan : dalam upaya untuk peningkatan usaha untuk meningkatkan laba perusahaan sebagai pihak yang menjadi project leader.. pihak manajemen harus mempelajari studi kelayakan itu, misalnya dalam hal pendanaan, berapa yang dialokasikan dari modal sendiri, rencana pendanaan dari investor dan dari kreditor. Pihak pemerintah dan Masyarakat : Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu memperhatikan kebijakan-Kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah karena bagaimanapun pemerintah dapat secara lansung maupun tidak Iangsung, mempengaruhi kebijakan perusahaan.