Está en la página 1de 1

OLEH-OLEH DARI PERINGATAN HARI ANTI TEMBAKAU (31 MEI) DAN ANTI MADAT (26 JUNI) PENGUMPULAN DANA

BUSUG LAPAR Sabtu 18 juni 2005 lalu JMKI Surabaya mengadakan peringatanhari anti tembakau di Taman Apsari Surabaya. Aksi yang mengambil tema selamatkan perokok pasif ini diikuti oleh berbagai elemen mahasiswa yang brgabung pada IOMS-IOMS profesi (ISMKIILMIKI,ISMAFARSI,PSMKGI,ISMKM I) BEM Unair, BEM FK UWKS selaku penanggung jawab aksi ini. Aksi dimulai pulul 19.00 WIB aksi yang dilakukan oleh JMKIERS surabaya memang tergolong unik karena dilakukan sabtu malam minggu. Dikarenakan sibuknya kegiatan dikampus (kuliah+praktikum yang padat dan tidak bisa di ganggu) (ya...begitulah kalo kuliah di kesehatan , sibuk ...) Pada aksi ini tidak hanya memperingati hari tembakau tetapi juga peringatan hari anti madat dan pengumpulan dana busung lapar (minggu 19 juni 2005) Penggunakan tembakau merupakan penyebab dari 5% kasus stroke di indonesia Wanita yang merokok mungkin mengalami penurunan atau penundaan kemampuan hamil, sedangkan para pria akan meningkan resiko impontensi sebesar 50% Seorang bukan perokok yang menikah dengan perokok mempunyai resiko kanker paru sebesar 20-30% lebih tinggi dari pada mereka yang pasanganya bukan perokok dan juga resiko mendapat penyakit jantung. Asap rokok yang dihembuskan di bagi dua yaitu : asap utama dan asap samping. Asap utama merupakan asap

tembakau yang dihirup langsung oleh perokok, sedangkan asap samping merupakan asap yang disebarkan ke udara bebas yang akan di hirup oleh orang lain ( ini yang merugikan ) Asap rokok dapat mempengaruhi profil lemak, kadar kolestrol tetap, kolestrol LDL, dan trigleserida darah perokok lebih tinggi. Tidak hanya asap rokok saja yang mempengaruhi kesehatan tapi juga bahan-bahan racun lain seperti nikotin yang dapat mengganggu sistem saraf simpatis, otak, meningkankan tekanan darah, CO menimbulkan desaturasi hemoglobin, mempercepat aterosklerosis. (lebih baik ya .... ga usah ngeokok khan ?) Aksi dilanjutkan esok hari jam 06.00 WIB di balai pemuda dan balai kota.kali ini tak ada orator,no candle,pokoknya aksi yang ini peace banget dech... Aksi ini dimanfaatkan JMKIERS untuk mengumpulkan dana bagi penderita bus ung lapar yang ada di NTB dan NTT. Kegiatan ini emang sempet bikin macet,tapi kan semuanya untuk kebaikan bersama , tul gak ? Aksi 18-19 juni yang lalu menarik perhatian para wartawan baik cetak maupun elektronik . lumayan bisa sosialisasi JMKI gratisan .... (sekali dayung 2-3 pulau terlampaui dapat pengalaman aksinya plus bonus masuk koran/TV ^_^)