P. 1
MANUSIA SAINS dan TEKNOLOGI

MANUSIA SAINS dan TEKNOLOGI

|Views: 19|Likes:
Publicado porAnggi Julianty
TUGAS ISBD FARMASI
TUGAS ISBD FARMASI

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Anggi Julianty on Mar 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
Precio de venta:$0.99 Comprar ahora

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

10/01/2013

$0.99

USD

pdf

text

original

5 Desember 2012

TUGAS ISBD
MANUSIA, SAINS dan TEKNOLOGI

OLEH
NI KADEK ANGGI JULIANTI 1208505005 ZUL’ AINI 1208505006 HARLLINA SETIAWATI MANURUNG 1208505019

JURUSAN FARMASI FAKULTAS MATEMATIKA dan ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS UDAYANA

Kita dapat mempelajari sains dari alam semesta yang dimulai denganbertanya kepada alam atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang alam. Keberadaan akal dan nafsu tersebut memicu manusia untuk kreatif daninovatif. khususnya budaya yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.Tidak semua teknologi dapat membantu pekerjaan manusia. dan seni secara baik haruslah diterapkan. Sains merupakan bagian dari himpunan informasi yang termasuk dalam pengetahuan alamiah. Penyimpangan yang membuat banyak penyalahgunaan sains dan IPTEK. Pemanfaatan kemajuan sains. Penggunaan teknologi bertujuan untuk memudahkan segala aktifitas yang berkaitan dengan efisien waktu dan tenaga. akal dan nafsu. menciptakan sesuatu yang dapat mewujudkan cita-cita. teknologi. Dari pertanyaan itulah kemudian muncul sebuah hipotesis yang akan diajukansecara empiris sehingga dari pengujian empiris tersebut diperoleh informasi yang valid dan dapat dipercaya. Teknologi merupakan bagian dari himpunan informasi yang termasuk dalam pengetahuan ilmiah yang berisikan informasi preskriptif mengenai penciptaan sistem-sistem ciptaan tersebut. olehkarena itu dalam memanfaatkan teknologi haruslah didasari dengan moral danetika yang baik serta tanggungjawab sosial yang beradab. Hal ini menimbulkan banyak kontroversi dan pergelutan di masyarakat. membantukehidupan kesehariannya atau mendapatkan pengakuan dan penghargaan dimasyarakat. Penciptaan teknologi ini didorong oleh ciri otomatisme dari fenomena teknik kehidupan masa kini yang menginginkan segala sesuatu menjadi lebihcepat dan mudah. SAINS dan TEKNOLOGI Manusia merupakan makhluk sosial yang berdasarkan kaidah agama merupakan makhluk mulia yang memiliki budi pekerti. Sistem yang dimaksud dapat berupa sistem alami maupun sistem yang merupakan rekaan pemikiran manusia mengenai pola laku hubungan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. penggunaan teknologi dan hasilnya juga memberikan kontribusi yang besar dari kesejahteraan hidup manusia disegala aspek kehidupan. Perkembangan sains dan IPTEK seharusnya dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap bidangbidang lain. dan berisikan informasi yang memberikan gambaran tentang struktur dari suatu sistem serta penjelasan tentang pola laku sistem tersebut. sama dengan sains. terlebih lagi saat sains danteknologi mulai digunakan untuk meraup keuntungan pribadi atau kelompok serta . secara langsung maupun tidak langsung keberadaan IPTEK dan sains mempengaruhi peradaban manusia baik dalam sosial masyarakat maupun budaya hidup.MANUSIA. Sains dan IPTEK merupakan salah satu karya kreatif dan inovatif manusia dalam mengembangkan kemampuannya masing-masing. sehingga dapat menjaga kelestarian budaya bangsa.

Akantetapi. Arti lain kloning digunakan pula di luar ilmu-ilmu hayati. merujuk pada penggunaan pertama dalam bidang hortikultura sebagai bahan tanam dalam perbanyakan vegetatif. dengan kata lain timbul suatu persepsi bahwa manusia dapat menciptakan manusia. Sifat-sifat organisme yang dapat diwariskan diatur oleh suatu factor yang disebut gen. yang juga dibentuk dari kata bahasa Yunani. salah satu contoh kasus yang masih banyak diperbincangkan dan menimbulkan kontroversi di masyarakat adalah kloning.merugikan orang lain. kode-kode genetic serta proses transkripsi dan translasi dapat dijabarkan. terutama karena bertentangankeyakinan bahwa dunia dan isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa TEKNOLOGI KLONING Kloning dalam biologi adalah proses menghasilkan individu-individudari jenis yang sama (populasi) yang identik secara genetik. yaitu suatu partikel yang berada di suatu di dalam seltepatnya di dalam kromosom. Kata ini diturunkan Dari kata clone atau klon. Banyak kalangan. Hasil penelitian telah berkembang baik diketahuinya DNA sebagai material genetik beserta strukturnya. Kloning merupakan proses reproduksi aseksual yang biasa terjadi di alam dan dialami oleh banyak bakteria. serangga. termasuk kalangan ilmuwan dan agamawan memperdebatkan berkembangnya teknik kloning untuk membuat duplikasi manusia. klonos yang berarti "cabang" atau "ranting".Suatu penelitian yang merupakan revolusi dalam Biologi medern adalah setelah munculnya metode teknologi DNA rekombinasi atau rekayasa. dalam bahasa Inggris. atau tumbuhan. Kloning yang di permasalahkan terutama kloning manusia dari DNA. pengembangan kloning baru-baru ini ke arah pengobatan . atau organisme. Lahirnya Kloning Gen Kira-kira satu abat yang lalu Gregor Mandel telah merumuskan aturan-aturan untuk menerangkan pewarisan sifat-sifat biologis. Kontroversi Kloning di Masyarakat Isu kloning menimbulkan kontroversi setelah proyek kloning dombaDolly tahun 1996 menjadi awal „keberhasilan‟ kloning pada mamalia. menganalisis posisi gen pada kromosom.Dampak-dampak kemajuan perkembangan sains dan IPTEK ini akan dibahas dalam tulisan ini.hal ini menjadi problema karena seringkali di kaitkan dengan kaidah social budaya khususnya agama di masyarakat. Gen menjadi dasar dalam pengembanganpenelitian genetika meliputi pemetaan gen. cloning merujuk pada berbagai usaha-usaha yang dilakukan manusia untuk menghasilkan salinan berkas DNA atau gen. sel. Dalam bioteknologi.

Proses kloning bukanlah proses yang mudah. Potensi masalah yang timbul dapat berkaitan dengan penetapan siapaorang tua kandung sang anak? Apakah Ayahnya saja (lelaki pemilik nukleus sel somatis). Oleh sebab itu. 2. Akan tetapi. Seorang wanita tidak akan terlalusulit untuk mendapatkan kedua hal tersebut (ovum dan rahim). Hal terutama terkait denganeksistensi manusia sebagai makhluk sosial yang membutuhkan pengakuan dari orang lain. ataukah ketiganya? Lalu bagaimana sang . Autonomy Setiap orang berhak untuk memiliki keturunan sebagai penerus cita-cita hidupnya. Dalam teknologi kloning individu. seorang lelaki yang bermaksud melakukan cloning membutuhkan partner wanita untuk mendapatkan donor ovum dan rahim yang “dititipi‟ embrio hingga terlahir menjadi seorang bayi. ataupun seseorang yangtidak ingin menikah tapi ingin memilki keturunan secara biologis. Beberapa isu cloning yang mengalami kontroversi ialah reproduksi manusia dan cloning theurapeutik. Ayah dan Ibu yangmengandungnya.Tingkat kerumitan teknik yang cukup tinggi membuat beberapa embrio harus “dikorbankan‟ akibat proses yang tidak berhasil.atauteurapeutik menjadi bahan pertimbangan tersendiri karena memberi manfaatyang sangat besar terhadap manusia.dibutuhkan tidak hanya ovum dan nukleus sel somatis. 4. 3. Ayah dan Ibu pendonor ovum. Justice Dibutuhkan banyak embrio untuk mencapai keberhasilan dalam teknologi kloning. Kloning reproduksi menjadi solusi permasalahan tersebut dengan mengembangkan embrio yang bersumber dari sel somatis dan ovum seseorang. tetapi juga rahimsebagai tempat perkembangan janin. Kloning Reproduksi manusia Penilaian berdasarkan 4 Basic Moral Principle 1. isu kloning perlu dikaji dan dibahas dengan mempertimbangkan 4 nilai dasar moral (4 basic moral principles) agar dapat memberikan tindakan dan keputusan yang bijak. Nonmalficence Kloning reproduksi manusia sulit diterima karena berpotensimenimbulkan banyak permasalahan. Namun tidak semua orang mampu memiliki keturunan dengan proses alami (jalur seks) karena memiliki kualitas telur dansperma yang buruk atau karena tidak menikah. Beneficence Kloning reproduksi dapat membantu seseorang yang tidak bisamemiliki keturunan secara alami (seksual).

Kloning theurapeutik dinilai lebih aman daripada donor organ meskipun dari keluarga sendiri. 4. Duplikasi organ tubuh yang diperoleh dengan kloningtheurapeutik menjadi solusi atas donor organ yang sering menimbulkan penolakan oleh sistem imun. Autonomy Para penderita penyakit kronis. Tindakan ini dinilai tidak manusiawi karena hidup seseorang sengaja dikorbankan demi kehidupan orang lain . Pihak lain tidak dapatmencegah tindakan ini karena para penderita penyakit kronis berhak untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. 2. seperti gagal ginjal. Kloning Theurapeutik Penilaian berdasarkan 4 Basic Moral Principle 1. Individu hasil kloning tersebut diambil organnya untuk mengganti organ yang rusak pada pelaku kloning.Kontroversi lain mengenai kloning theurapeutik terkait dengan penghentian perkembangan embrio (hasil kloning) pada fase tertentu untuk diambil stem cellnya. . Nonmalficence Timbul isu bahwa kloning theurapeutik akan dikembangkan sebagaimana kloning reproduksi yakni dengan membentuk individubaru. memiliki harapanbaru untuk sembuh dari penyakitnya dengan melakukan cloning theurapeutik. 3. Justice Kloning theurapeutik hanya memerlukan bisa biaya yang oleh sangat orang besar dengan sehinggapemanfaatannya dilakukan kemampuanfinansial yang cukup.anak menjalani kehidupannya kelak di tengah masyarakat sebagai anak hasilkloning? Penerapan teknologi kloning untuk tujuan reproduksi seperti hendak memperlakukan manusia seperti komoditas yang bisa dicetak sekehendak hati. Beneficence Organ yang dihasilkan dari kloning theurapeutik tidak akan menimbulkan penolakan sistem imun jika diberikan pada pelaku kloning. Sebagian kalangan menilai pengambilan stem cell dari embrio hasil kloning berarti membunuh calon individu baru. seperti penjualan ginjal secara ilegal yang marak terjadi. Pengembangan Kloning theraupetik dapat menjadi solusi atas jual beli organ tubuh ilegal.

Kasus kloning. 5. atau paling tidak meminimalisirsikap coba-coba yang akan menyebabkan organism dan gen atau bahan-bahan dasar lainnya terbuang sia-sia atau dimatikan begitu saja dengan unsur kesengajaan yang lebih besar hanya demi teknologi. Masalah lain yang ditimbulkan oleh teknologi kloning speriti produk bayitabung. theurapeutik merupakan jalan yang lebih baik diantara metode pengobatan lain. Teknologi kloning memungkinkan dilakukannya pengujian dan penyembuhan penyakit- penyakit keturunan.Kloning terhadap manusia banyak melahirkan persoalan bagi kehidupan manusia. Dengan demikian. Beberapa diantara keuntungan terapeutik dari teknologi cloning adalah sebagai berikut. dengan demikian teknologi dapat digunakan untuk mengatasi kanker. maka dilarang lahir dari aspek ini. kesadaran ini perlu ada dalam jiwa manusia untuk lebih bijaksana dalam menjelajahi ilmu pengetahuan. walaupun dalam segi akidah tidak melanggar “Wilayah kodrat Ilahi”namun karena dari moral teknologi kloning dapat mengantarkan kepada pelecehan manusia. adalah perebutan bayi. 3. Seperti contoh kasus yang menimpa pasangan suami isteri yang menitipkan embrionya dalam rahim mother hoster. terutama dari sisi etika dan persoalan keagamaan serta keyakinan. 1.namun di sisi lain adapula beberapa manfaatnya. Berikut ini beberapa manfaat kloning. 4. seperti . Sel-sel dapat dikloning dan diregenerasi untuk menggantikan jaringan. sehingga dapat meminimalisir resiko penolakan. Setelah sekitar 36 minggu mengandung dan akhirnya melahirkan bayi titipan tersebut. Teknologi kloninng memungkinkan para ilmuan medis untuk menghidupkan dan mematikan sel-sel. Kesimpulannya adalah Teknologi atau kloning dapat Dengan diterapkan sebatas pada kloning kepentingantheurapeutik pengobatan. contohnya urat saraf serta jaringan otot. Kloning manusia memungkinkan banyak pasangan tidak subur untuk mendapatkan anak. 2. Organ manusia dapat dikloning secara selektif untuk dapat dimanfaatkansebagai organ pengganti bagi pemilik sel organ itu sendiri. simother hoster mengklaim bayi tersebut miliknya. pertimbangan. khusus dalam bidang medis.jaringan tubuh yang rusak.perlu disadari bahwa hal ihwal tentang penciptaan (setiap yang hidup/bernyawa)adalah wilayah kekuasan Tuhan yang sangat mustahil untuk dapat ditiru oleh ilmuan sejenius apapun. dan tidak bersedia mengembalikannya pada ayah dan ibu biologisnya.

Penerapan kloning untuk tujuan produksi ternak memerlukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak kesehatan dan lingkungan yang ditimbulkan sebelum dikenalkan ke masyarakat.transplantasi organ. Dimana manusia dapat di cipatakan tanpa adanya pernikahan. itu dianggap melanggar kaidah agama. Hubungannya dengan spiritual atau keagamaan. Penerapan kloning untuk tujuan konservasi hewan dan reproduksi manusia ditolak secara tegas karena dapat menimbulkan kerugian besar bagi manusia. Sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk meluruskan hal ini. baik dari segi material maupun psikososial. cloning manusia dianggap melanggar kode etik keagamaan. . Hubungan harmonis dalam ajaran Tri Hita Karana tidak dapat terwujud dengan adanya perbedaan paham akibat teknologi cloning.

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->