MODEL PENILAIAN KELAS

SD/MI/SDLB

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN NASIONAL PUSAT KURIKULUM

KATA PENGANTAR

Pemberlakuan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menuntut pelaksanaan otonomi daerah dan wawasan demokrasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Pengelolaan pendidikan yang semula bersifat sentralistik berubah menjadi desentralistik. Desentralisasi pengelolaan pendidikan dengan diberikannya wewenang kepada satuan pendidikan untuk menyusun kurikulumnya mengacu pada Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yaitu pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional dan pasal 35, mengenai standar nasional pendidikan. Desentralisasi pengelolaan pendidikan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kondisi daerah perlu segera dilaksanakan. Bentuk nyata dari desentralisasi pengelolaan pendidikan ini adalah diberikannya kewenangan kepada satuan pendidikan untuk mengambil keputusan berkenaan dengan pengelolaan pendidikan, seperti dalam pengelolaan kurikulum, baik dalam penyusunannya maupun pelaksanaannya di satuan pendidikan. Sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) mengacu pada standar nasional pendidikan: standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. Salah satu tugas Pusat Kurikulum adalah mengembangkan model-model kurikulum berdiversifikasi sebagai bahan pertimbangan bagi BSNP untuk dapat menetapkan model-model kurikulum. Model-model tersebut adalah sebagai berikut ini. 1. Model Pengembangan Silabus Mata Pelajaran. 2. Model Pembelajaran Tematik Kelas Awal Sekolah Dasar. 3. Model Pengembangan Mata Pelajaran Muatan Lokal. 4. Model Pengembangan Diri. 5. Model Pembelajaran Terpadu IPA SMP. 6. Model Pembelajaran Terpadu IPS SMP. 7. Model Integrasi Pendidikan Kecakapan Hidup SMP dan SMA. 8. Model Penilaian Kelas. 9. Model KTSP SD 10. Model KTSP SMP 11. Model KTSP SMA 12. Model KTSP SMK 13. Model KTSP Pendidikan Khusus
Penilaian SD - Januari

2

Model-model ini bersama sumber-sumber lain dimaksudkan sebagai pedoman sekolah/madrasah dalam mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, sehingga pengembangan kurikulum pada satuan pendidikan dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, (b) belajar untuk memahami dan menghayati, (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain, dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Salah satu model diatas adalah Model Penilaian Kelas SD. Model ini memberi contoh bagi guru di Sekolah Dasar untuk mengembangkan dan melaksanakan penilaian. Pusat Kurikulum menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada banyak pakar yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi, Direktorat di lingkungan Depdiknas, kepala sekolah, pengawas, guru, dan praktisi pendidikan, serta Depag. Berkat bantuan dan kerja sama yang baik dari mereka, contohcontoh KTSP dan model-model ini dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat.

Kepala Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan Depdiknas,

Diah Harianti

Penilaian SD - Januari

3

Penilaian Tertulis d. Ruang Lingkup D. Penilaian Sikap c. Kompetensi Dasar. Prinsip-prinsip Penilaian Kelas E. Penilaian Proyek e. Penjelasan Umum C. Penilaian Portofolio g. Pelaporan Hasil Penilaian Kelas Lampiran-Lampiran Petunjuk Pengisian Rapor A. Rasional B. Pengertian Penilaian Kelas B. Penetapan Indikator Pencapaian Hasil Belajar B. Interpretasi Hasil Penilaian Dalam Menetapkan Kriteria Ketuntasan Belajar PEMANFAATAN DAN PELAPORAN HASIL PENILAIAN A. Penilaian Diri II. Latar Belakang B. Mekanisme Penentuan Naik Kelas dan Tinggal Kelas Contoh Model Rapor SD/MI 2 2 3 3 4 4 5 5 6 6 6 8 8 13 18 23 24 25 27 29 30 31 33 34 39 Bab III Bab IV Bab V Bab VI 41 42 46 46 47 51 52 Penilaian SD . Pemetaan Standar Kompetensi.Daftar Isi Kata Pengantar Daftar Isi Bab I PENDAHULUAN A. Prinsi-Prinsip Penilaian Kelas I . Tujuan C. Penilaian Produk f. Pemanfaatan Hasil Penilaian B. Penetapan Teknik Penilaian PENGOLAHAN HASIL PENILAIAN A. Penjelasan Pengisian Masing-Masing Mata Pelajaran D. Tenik-Teknik Penilaian a. Penilaian Hasil Belajar Masing-Masing Kelompok Mata Pelajaran F. Sasaran Pengguna Pedoman Bab II KONSEP DASAR PENILAIAN A. Fungsi Penilaian Kelas D. Indikator dan Teknik Penilaian C. Pengolahan Hasil Penilaian B. Manfaat Penilaian Kelas C. Penilaian Unjuk Kerja b. Ranah Penilaian TEKNIK PENILAIAN I.Januari 4 . Rambu-Rambu G.III LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN PENILAIAN A.

4. akan dijelaskan apa yang dimaksud dengan penilaian. sedangkan yang diselenggarakan pemerintah termasuk penilaian eksternal (external assessment). 3. manfaat penilaian. Penilaian hasil belajar dilakukan oleh pendidik (dalam hal ini guru). pengelolahan hasil penilaian serta pemanfaatan dan pelaporan hasil penilaian. Memberikan informasi mengenai orientasi baru dalam penilaian hasil belajar peserta didik. Penilaian eksternal merupakan penilaian yang dilakukan oleh pemerintah sebagai pengendali mutu. teknik penilaian. Penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh guru satuan pendidikan termasuk penilaian internal (internal assessment). Memberikan prinsip-prinsip perencanaan.Memberikan wawasan tentang konsep penilaian hasil belajar yang dilaksanakan pada tingkat kelas oleh pendidik.Januari 5 . dan menentukan Penilaian SD . langkah-langkah pelaksanaan penilaian. fungsi penilaian dan rambu-rambu penilaian. Penilaian kelas merupakan penilaian internal terhadap proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan oleh pendidik. Dalam konsep penilaian. pengolahan dan pelaporan hasil penilaian. pemetaan kompetensi dan teknik penilaian yang sesuai serta contoh penilaiannya. 2. Latar Belakang Implementasi PP No. Tujuan Penyusunan model Penilaian Kelas ini bertujuan untuk: 1. 19 tentang Standar Pendidikan Nasional membawa implikasi terhadap sistem penilaian.BAB I PENDAHULUAN A. B. Ruang lingkup Isi model penilaian kelas ini meliputi konsep dasar penilaian kelas. dalam hal ini guru di kelas atas nama satuan pendidikan untuk menilai kompetensi peserta didik pada saat dan akhir pembelajaran. menginterpretasi. Penilaian internal adalah penilaian yang direncanakan dan dilakukan oleh pendidik pada proses pembelajaran berlangsung dalam rangka penjaminan mutu. penetapan kriteria ketuntasan setiap indikator. Pengelolaan hasil penilaian memberikan arahan dalam menganalisis. Langkah-langkah pelaksanaan penilaian memberikan arahan penetapan indikator. Teknik penilaian akan menjelaskan berbagai cara dan alat penilaian. C. termasuk konsep dan teknik penilaian yang dilaksanakan di kelas.Memberikan rambu-rambu penilaian hasil belajar. satuan pendidikan dan pemerintah. seperti ujian nasional.

Pengawas dan kepala satuan pendidikan untuk merancang program supervisi pendidikan di satuan pendidikan. 2. bentuk laporan hasil penilaian dan penentuan kenaikan kelas. Pemanfaatan dan pelaporan hasil penilaian mencakup pemanfaatan hasil. Penilaian SD . D. Para pendidik di satuan pendidikan untuk menyusun program penilaian kelas. Sasaran Pengguna Model Penilain Kelas Model Penilain kelas ini diperuntukkan bagi pihak-pihak berikut: 1.nilai pada setiap proses dan hasil pembelajaran. Para penentu kebijakan di daerah untuk membuat kebijakan dalam penilaian kelas yang sesuai untuk satuan pendidikan.Januari 6 . 3.

dan lain-lain. apakah cara mengajar saya kurang menarik?. Dari proses ini. Manfaat Penilaian Kelas Manfaat penilaian kelas antara lain sebagai berikut: 1. 2.BAB II KONSEP DASAR PENILAIAN KELAS A. Pengertian Penilaian Kelas Penilaian kelas merupakan suatu kegiatan yang dilakukan guru yang berkaitan dengan pengambilan keputusan tentang pencapaian kompetensi dasar setelah mengikuti proses pembelajaran. penilaian produk. maka guru memunculkan pertanyaan. B. Untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik agar mengetahui kekuatan dan kelemahannya dalam proses pencapaian kompetensi. Penilaian SD . seperti penilaian unjuk kerja (performance). Data tersebut diperlukan sebagai informasi yang diandalkan sebagai dasar pengambilan keputusan. sehingga memungkinkan peserta didik menunjukkan apa yang dipahami dan mampu dikerjakannya. Tingkat kemampuan satu peserta didik tidak dianjurkan untuk dibandingkan dengan peserta didik lainnya. bila tidak terdapat peningkatan yang signifikan. diperoleh potret/profil kemampuan peserta didik dalam mencapai sejumlah standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dirumuskan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan masing-masing. penyusunan alat penilaian. penilaian tertulis (paper and pencil test) atau lisan. penilaian melalui kumpulan hasil kerja/karya peserta didik (portfolio). Data yang diperoleh pendidik selama pembelajaran berlangsung dijaring dan dikumpulkan melalui prosedur dan alat penilaian yang sesuai dengan kompetensi dasar atau indikator yang akan dinilai. agar tidak merasa rendah diri. apakah program yang saya buat terlalu sulit?. merasa dihakimi oleh pendidik tetapi dibantu untuk mencapai kompetensi atau indikator yang diharapkan. apakah media yang digunakan tidak sesuai?.Januari 7 . Penilaian hasil belajar baik formal maupun informal diadakan dalam suasana yang menyenangkan. pengolahan. dan dianalisa apakah ada peningkatan kemampuan. penilaian proyek. Untuk memantau kemajuan dan mendiagnosis kesulitan belajar yang dialami peserta didik. dan penilaian diri. dan penggunaan informasi tentang hasil belajar peserta didik. Penilaian kelas merupakan suatu proses yang dilakukan melalui langkahlangkah perencanaan. pengumpulan informasi melalui sejumlah bukti yang menunjukkan pencapaian hasil belajar peserta didik. Penilaian kelas dilaksanakan melalui berbagai teknik/cara. Hasil belajar seorang peserta didik dalam periode waktu tertentu dibandingkan dengan hasil yang dimiliki peserta didik tersebut sebelum mengikuti proses pembelajaran.

. 6.Januari 8 . Penilaian SD .”. olahraga dan kesehatan. 4. maka penilaian valid apabila mengunakan penilaian unjuk kerja. penilaian akan reliabel jika hasil yang diperoleh itu cenderung sama bila unjuk kerja itu dilakukan lagi dengan kondisi yang relatif sama. pengembangan kepribadian maupun untuk penjurusan (sebagai bimbingan). Menemukan kesulitan belajar dan kemungkinan prestasi yang bisa dikembangkan peserta didik dan sebagai alat diagnosis yang membantu pendidik menentukan apakah seseorang perlu mengikuti remedial atau pengayaan. 5. 4. Untuk memberi umpan balik bagi pengambil kebijakan (Diknas Daerah) dalam mempertimbangkan konsep penilaian kelas yang digunakan. Penilaian yang reliable (ajeg) memungkinkan perbandingan yang reliable dan menjamin konsistensi. pendidik menilai dengan unjuk kerja. Dalam mata pelajaran pendidikan jasmani. Jika menggunakan tes tertulis maka penilaian tidak valid. C. Menemukan kelemahan dan kekurangan proses pembelajaran yang sedang berlangsung guna perbaikan proses pembelajaran berikutnya. 3. Untuk masukan bagi pendidik guna merancang kegiatan belajar. baik untuk pemilihan program. Prinsip-prinsip Penilaian Kelas 1. Menggambarkan sejauhmana seorang peserta didik telah menguasai suatu kompetensi. 2. dan sumber belajar yang digunakan. Sebagai kontrol bagi pendidik dan satuan pendidikan tentang kemajuan perkembangan peserta didik. Untuk umpan balik bagi pendidik dalam memperbaiki metode. Fungsi Penilaian Kelas Penilaian kelas memiliki fungsi sebagai berikut: 1. kegiatan. Mengevaluasi hasil belajar peserta didik dalam rangka membantu peserta didik memahami kemampuan dirinya. Validitas Validitas berarti menilai apa yang seharusnya dinilai dengan menggunakan alat yang sesuai untuk mengukur kompetensi. Misal. D. pendekatan. Untuk memberikan informasi kepada orang tua dan komite satuan pendidikan tentang efektivitas pendidikan.3. 5. 2. Untuk menjamin penilaian yang reliabel petunjuk pelaksanaan unjuk kerja dan penskorannya harus jelas. Reliabilitas Reliabilitas berkaitan dengan konsistensi (keajegan) hasil penilaian. misalnya indikator ” mempraktikkan gerak dasar jalan. membuat keputusan tentang langkah berikutnya.

Ulangan.Januari 9 . dan 2). 2). Ujian. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran jasmani. Obyektif Penilaian harus dilaksanakan secara obyektif. sehingga tergambar profil kompetensi peserta didik. Penilaian Hasil Belajar Masing-masing Kelompok Mata Pelajaran 1. 3. dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik. Menyeluruh Penilaian harus dilakukan secara menyeluruh mencakup seluruh domain yang tertuang pada setiap kompetensi dasar.dan kesehatan dilakukan melalui: 1). 5. bertahap dan terus menerus untuk memperoleh gambaran pencapaian kompetensi peserta didik dalam kurun waktu tertentu. dan menerapkan kriteria yang jelas dalam pemberian skor. dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik. dan/atau bentuk lain yang sesuai dengan karakteristik materi yang dinilai. Untuk itu. E. 4. Penilaian harus menggunakan beragam cara dan alat untuk menilai beragam kompetensi peserta didik. memperbaiki proses pembelajaran bagi pendidik. Berkesinambungan Penilaian dilakukan secara terencana. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi diukur melalui ulangan. meningkatkan kualitas belajar dan membina peserta didik agar tumbuh dan berkembang secara optimal. penugasan. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran estetika dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan ekspresi psikomotorik peserta didik. penilaian harus adil. ulangan. 2. Pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan kepribadian peserta didik. Pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan psikomotorik dan afeksi peserta didik. Penilaian SD . Mendidik Proses dan hasil penilaian dapat dijadikan dasar untuk memotivasi. terencana. 4. olahraga. 6.3. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui: 1).

penilaian tertulis. Menggunakan cara dan alat penilaian yang bervariasi. Penilaian kelas dapat dilakukan dengan teknik atau cara penilaian unjuk kerja. penilaian proyek. standar kompetensi dasar dan kompetensi. dan penilaian diri. Penilaian SD . Muatan dari standar isi pendidikan adalah standar kompetensi dan kompetensi dasar. 5. Rambu-Rambu Penilaian Kelas Dalam melaksanakan penilaian. Satu standar kompetensi terdiri dari beberapa kompetensi dasar. Mengembangkan strategi yang mendorong dan memperkuat penilaian sebagai cermin diri. Indikator-indikator yang dikembangkan tersebut merupakan acuan yang digunakan untuk menilai pencapaian kompetensi dasar bersangkutan. keterampilan. psikomotor dan afektif. Mengembangkan dan menyediakan sistem pencatatan yang bervariasi dalam pengamatan kegiatan dan hasil belajar peserta didik. 7. Tidak menutup kemungkinan bahwa satu indikator dapat diukur dengan beberapa teknik penilaian. penggunaan portofolio. 2.F. hal ini karena memuat domain kognitif. G. dan sikap sesuai karakteristik masing-masing mata pelajaran. Di dalamnya memuat standar kompetensi dan kompetensi dasar secara utuh yang merefleksikan pengetahuan. Melakukan berbagai strategi penilaian di dalam program pengajaran untuk menyediakan berbagai jenis informasi tentang hasil belajar peserta didik. Mempertimbangkan berbagai kebutuhan khusus peserta didik. 3. penilaian sikap. dan setiap kompetensi dasar dijabarkan ke dalam indikator-indikator pencapaian hasil belajar yang dirumuskan atau dikembangkan oleh pendidik dan komite satuan pendidikan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi satuan pendidikan/daerah masingmasing. Teknik penilaian yang digunakan harus disesuaikan dengan karakteristik indikator. penilaian produk.Januari 10 . Ranah Penilaian Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan merupakan penjabaran dari standar isi dan standar kompetensi lulusan. 4. pendidik sebaiknya: 1. Mendidik dan meningkatkan mutu proses pembelajaran seefektif mungkin. Memandang penilaian dan kegiatan belajar-mengajar secara terpadu. 6.

penilaian tertulis. Penilaian unjuk kerja perlu mempertimbangkan hal-hal berikut: 1) Langkah-langkah unjuk kerja yang diharapkan dilakukan peserta didik untuk menunjukkan kinerja dari suatu kompetensi. TEKNIK – TEKNIK PENILAIAN . baik berhubungan dengan proses belajar maupun hasil belajar.Januari 11 . bermain peran. 2) Kelengkapan dan ketepatan aspek yang akan dinilai dalam unjuk kerja tersebut. 1. Penilaian ini cocok digunakan untuk menilai kompetensi yang menuntut peserta didik melakukan tugas tertentu seperti: praktek di laboratorium. 3) Kemampuan-kemampuan khusus yang diperlukan untuk menyelesai-kan tugas. Penilaian satu kompetensi dasar dilakukan berdasarkan indikator-indikator pencapaian hasil relajar. maupun psikomotor. membaca puisi/ deklamasi dan lain-lain. bernyanyi. baik berupa domain kognitif. sehingga semua dapat diamati. praktek olahraga. memainkan alat musik. Pengertian Penilaian unjuk kerja merupakan penilaian yang dilakukan dengan mengamati kegiatan peserta didik dalam melakukan sesuatu. penilaian portofolio. praktek sholat. afektif. Penilaian SD . Ada lima teknik yang dapat digunakan. Cara penilaian ini dianggap lebih otentik daripada tes tertulis karena apa yang dinilai lebih mencerminkan kemampuan peserta didik yang sebenarnya. penilaian produk. A. yaitu penilaian unjuk kerja. penilaian proyek. 5) Kemampuan yang akan dinilai diurutkan berdasarkan urutan pengamatan. Penilaian Unjuk Kerja a.BAB III TEKNIK PENILAIAN DAN PENILAIAN DI KELAS AWAL SEKOLAH DASAR Untuk mengumpulkan informasi atau data tentang kemajuan belajar peserta didik dapat dilakukan beragam teknik. Teknik mengumpulkan informasi atau data tersebut pada prinsipnya adalah cara penilaian kemajuan belajar peserta didik terhadap pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar. 4) Upayakan kemampuan yang akan dinilai tidak terlalu banyak.

1. teknik mendarat. Untuk menilai kemampuan lompat jauh peserta didik. Skala penilaian terentang dari tidak sempurna sampai sangat sempurna. Untuk mengamati unjuk kerja peserta didik dapat menggunakan alat atau instrumen berikut: a). 2. teknik tumpuan. karena pemberian nilai secara kontinum di mana pilihan kategori nilai lebih dari dua. Berikut contoh daftar cek. Kelemahan cara ini adalah penilai hanya mempunyai dua pilihan mutlak. Daftar Cek (Check-list) Pengambilan data penilaian unjuk kerja dapat dilakukan dengan menggunakan daftar cek (ya-tidak). 2 = cukup kompeten. Dengan demikian. sikap/posisi tubuh saat di udara. misalnya dilakukan pengamatan atau observasi yang beragam. guru memberikan tanda (V) pada setiap aspek yang dinilai. Dengan demikian tidak terdapat nilai tengah. gambaran kemampuan peserta didik akan lebih utuh.Januari 12 . namun daftar cek lebih praktis digunakan mengamati subjek dalam jumlah besar. Contoh checklists Penilaian Lompat Jauh Gaya Menggantung (Menggunakan Daftar Tanda Cek) Nama peserta didik: ________ Kelas: _____ No. 3 = kompeten dan 4 = sangat kompeten. Skala Penilaian (Rating Scale) Penilaian unjuk kerja yang menggunakan skala penilaian memungkinkan penilai memberi nilai tengah terhadap penguasaan kompetensi tertentu. seperti: teknik mengambil awalan. Berikut contoh skala penilaian. Selama melakukan pengamatan unjuk kerja peserta didik. Teknik Penilaian Unjuk Kerja Pengamatan unjuk kerja perlu dilakukan dalam berbagai konteks untuk menetapkan tingkat pencapaian kemampuan tertentu. Misalnya: 1 = tidak kompeten. Aspek Yang Dinilai Teknik awalan Teknik tumpuan Sikap/posisi tubuh saat di udara Teknik mendarat Skor yang dicapai Skor maksimum Baik Tidak baik b). 4. Penilaian SD . 3. misalnya benar-salah. Aspek yang akan dinilai dicantumkan di dalam format penilaian penilaian unjuk kerja. dapat diamati-tidak dapat diamati.b.

pecak (panjang telapak kaki) langkah kaki dll) Peserta didik menyebutkan alat ukur baku cm . Peserta didik dapat menarik kesimpulan bahwa pengukuran dengan alat ukur tidak baku hasilnya berbeda. 4. Contoh Penilaian Unjuk Kerja: Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : II / 1 Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : II / 1 No 1 SK Menggunakan pengukuran waktu.Januari 13 . Indikator KK 65% Aspek Pemahaman Konsep • Peserta didik menyebutkan macam – macam alat ukur panjang tidak baku dalam kehidupan sehari-hari (jengkal.depa. m yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari – hari . KD Menggunaka n alat ukur tidak baku dan baku (cm. Peserta didik dapat menggunakan alat ukur baku untuk mengukur panjang suatu benda.depa. 3.langkah. 1. Aspek Yang Dinilai 1 Teknik awalan Teknik tumpuan Sikap/posisi tubuh saat di udara Teknik mendarat Jumlah Skor Maksimum 2 Nilai 3 Kelas: _____ 4 16 Keterangan penilaian: 1 = tidak kompeten 2 = cukup kompeten 3 = kompeten 4 = sangat kompeten Jika seorang Peserta didik memperoleh skor 16 dapat ditetapkan ”sangat kompeten”.panjang. kaki dll) Peserta didik dapat menggunakan alat ukur tidak baku (jengkal. 2.da n berat dalam pemecahan masalah .Contoh rating scales Penilaian Lompat Jauh Gaya Menggantung (Menggunakan Skala Penilaian) Nama Peserta didik: ________ No.m) yang sering digunakan . Tehnik Penilaian Tetulis • 65% Penalaran dan Komunikasi Unjuk Kerja 65% • Pemahaman Konsep Tertulis 65% • Pemecahan masalah Unjuk Kerja 60% Pemecahan masalah Tertulis • Penilaian SD .

.... Mendemonstrasi kan bermain alat musik ritmis campuran.... • Memberikan penilaian terhadap penampilan bernyanyi dan bermain musik temannya. 65 % Kreasi Unjuk Kerja Tertulis 70 % Apresia si Jenis tugas: mainkanlah salah satu alat musik ritmis dengan teknik yang benar... 1 2 3 4 5 Nama Peserta didik Yuri MR Refi MR Yundi AM Penampila n 1 2 ● ● 3 ● Teknik bermain alat musik 1 2 3 ● ● ● Harmoni 1 2 ● 3 ● ● Score 9 7 8 Nilai 100 77 88 Keterangan Penilaian. Mata Pelajaran : Seni dan Budaya (Seni Musik) Kelas/Semester : IV/1 No 1 SK Mengekspresikan diri melalui karya seni musik... Score Maksimum = 9 Konversi Nilai: Score Yang didapat Score Maksimum Kriteria Dalam Penilaian. KK 70% Aspek Kreasi Tehnik Penilaian Unjuk Kerja Unjuk Kerja • 70 % Kreasi • Mendemonstrasi kan bernyanyi dan bermain alat musik ritmis. Ukurlah lebar buku matematika dengan penggaris! 5..Contoh Penilaian Kinerja Jenis tugas: Catatlah hasil kerja pada laporan hasil kerja Lakukan kegiatan di bawah ini secara individu ... Bentuk Penilaian Unjuk Kerja Permainan alat musik ritmis... • Indikator Mendemostrasi kan permainan alat musik ritmis. 14 .. Ukurlah lebar mejamu dengan jengkal! 3. 1..Januari X 100 = .. No. KD Menyiapkan permainan alat musik ritmis. Penilaian SD .. Ukurlah panjang buku matematika dengan penggaris! 4. Ukurlah lebar mejamu dengan penggaris! Konversi Nilai: Score Yang didapat Score Maksimum X 100 = ... Ukurlah panjang mejamu dengan jengkal! 2.

tetapi masih kaku. Penampilan.. Keserasian nada dengan teknik permainan alat musik sempurna. 3. Penampilan sempurna. Nama Peserta didik Yuri MR Refi MR Yundi AM Penampilan 1 1 2 3 4 5 2 ● ● 3 ● Teknik bernyanyi dan bermain alat musik 1 2 3 ● ● ● Harmoni 1 2 ● 3 ● ● Scor e 9 7 8 Nilai 100 77 88 Keterangan Penilaian. 3. sering membelakangi penonton. Penilaian SD . Teknik bernyanyi dan bermain alat musik ritmis. Penampilan tidak sempurna. No. Teknik Bermain alat musik ritmis. 2.. kurang luwes.Januari 15 . Keserasian nada dengan teknik permainan alat musik ritmis masih ada yang kurang sempurna. tetapi masih ada yang kurang sempurna. 1. Penampilan tidak sempurna. Harmoni/Aransemen. 1. kurang luwes. 1. Bentuk Penilaian Unjuk Kerja Bernyanyi dan bermain alat musik ritmis. Kriteria Dalam Penilaian. 3.. Penampilan baik. 2. Teknik bermain alat musik sempurna.. Jenis tugas: nyanyikanlah salah lagu pilihan dengan iringan alat musik ritmis. 2.... Penampilan baik.. Penampilan sempurna. Bermain alat musik dengan teknik sempurna. sering membelakangi penonton. tetapi masih kaku.. 1.. 3. Bermain alat musik dengan teknik tidak sempurna. Penilaian Unjuk Kerja.. Score Maksimum = 9 Konversi Nilai: Score Yang didapat Score Maksimum X 100 = . Keserasian nada dan permainan alat musik ritmis kurang sempurna.Penampilan. 2.

Tes Tertulis merupakan tes dimana soal dan jawaban yang diberikan kepada peserta didik dalam bentuk tulisan. Keserasian nada dan permainan alat musik ritmis kurang sempurna. b. Selain itu pilihan ganda kurang mampu memberikan informasi yang cukup untuk dijadikan Penilaian SD . mewarnai. isian singkat. tes memilih jawaban benarsalah. 2. dan menjodohkan merupakan alat yang hanya menilai kemampuan berpikir rendah. Pengertian Penilaian secara tertulis dilakukan dengan tes tertulis.Januari 16 . Keserasian nada dengan teknik permainan alat musik ritmis sempurna. Soal dengan mensuplai-jawaban. 1. Teknik bernyanyi dengan iringan alat musik kurang sempurna. menggambar dan lain sebagainya. Pilihan ganda mempunyai kelemahan. Keserasian nada dengan teknik permainan alat musik ritmis masih ada yang kurang sempurna. Hal ini menimbulkan kecenderungan peserta didik tidak belajar untuk memahami pelajaran tetapi menghafalkan soal dan jawabannya. Tes pilihan ganda dapat digunakan untuk menilai kemampuan mengingat dan memahami. ya-tidak) • menjodohkan b). Harmoni. prosedur. • isian singkat atau melengkapi • uraian terbatas • uraian obyektif / non obyektif • uraian terstruktur / nonterstruktur . Soal dengan memilih jawaban • pilihan ganda • dua pilihan (benar-salah. dan aturan-aturan. yaitu kemampuan mengingat (pengetahuan). Dalam menjawab soal peserta didik tidak selalu merespon dalam bentuk menulis jawaban tetapi dapat juga dalam bentuk yang lain seperti memberi tanda. maka peserta didik akan cenderung menerka jawaban. 2. 3. Teknik Penilaian Ada dua bentuk soal tes tertulis. Penilaian jenis ini cenderung digunakan untuk mengukur kemampuan peserta didik berkaitan dengan konsep. Dari berbagai alat penilaian tertulis. yaitu peserta didik tidak mengembangkan sendiri jawabannya tetapi cenderung hanya memilih jawaban yang benar dan jika peserta didik tidak mengetahui jawaban yang benar. 1. Penilaian Tertulis a. 2. yaitu: a). Teknik bernyanyi dengan iringan alat musik ritmis sempurna. Teknik bernyanyi dengan iringan alat musik ritmis masih ada yang kurang sempurna.3.

dan mengorganisasikan gagasannya atau hal-hal yang sudah dipelajari.m) yang sering digunakan . Tes tertulis bentuk uraian adalah alat penilaian yang menuntut peserta didik untuk mengingat. Contoh Penilaian Tertulis: Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : II / 1 No 1 SK Menggunakan pengukuran waktu.k aki dll) Peserta didik dapat menggunakan alat ukur tidak baku (jengkal. Dalam menyusun instrumen penilaian tertulis perlu dipertimbangkan hal-hal berikut. misalnya kesesuian soal dengan kompetensi dasar dan indikator pencapaian pada kurikulum tingkat satuan pendidikan. memahami. 2) Konstruksi. 1) Materi. Indikator KK 65% Aspek Pemahaman Konsep • Peserta didik menyebutkan macam – macam alat ukur panjang tidak baku dalam kehidupan sehari-hari (jengkal. misalnya rumusan soal atau pertanyaan harus jelas dan tegas. 3) Bahasa. dan menyimpulkan.Januari 17 .pecak (panjang telapak kaki) langkah kaki dll) Peserta didik menyebutkan alat ukur baku cm . misalnya rumusan soal tidak menggunakan kata/ kalimat yang menimbulkan penafsiran ganda. dan berat dalam pemecahan masalah . panjang.umpan balik guna mendiagnosis atau memodifikasi pengalaman belajar.langkah. Karena itu kurang dianjurkan pemakaiannya dalam penilaian kelas. Peserta didik mengemukakan atau mengekspresikan gagasan tersebut dalam bentuk uraian tertulis dengan menggunakan kata-katanya sendiri.depa. Kelemahan alat ini antara lain cakupan materi yang ditanyakan terbatas. m yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari – hari Peserta didik dapat menggunakan alat ukur baku untuk mengukur panjang suatu benda. KD Menggunakan alat ukur tidak baku dan baku (cm. 4) Kaidah penulisan . berpikir logis. misalnya mengemukakan pendapat. Peserta didik dapat menarik kesimpulan Tehnik Penilaian Tetulis • 65% Penalaran dan Komunikasi Unjuk Kerja • 65% Pemahaman Konsep Tertulis • 60% Pemecahan masalah Pemecahan masalah Unjuk Kerja Tertulis • 60% Penilaian SD . harus berpedoman pada kaidah penulisan soal yang baku dari berbagai bentuk soal penilaian .depa. Alat ini dapat menilai berbagai jenis kompetensi.

Menyebutkan contoh sikap positif dari globalisasi . meter b.. II.Januari 18 . Satuan panjang langkah kaki . Bentuk Isian Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat ! Skor :Setiap jawaban benar diberi nilai 2. 3. • • Indikator Menjelaskan pengertian globalisasi . dst. Satuan panjang Centimeter dan Meter adalah contoh alat ukur . 4. cm b. KK 65 % 70 % Aspek Penguasaan Konsep Penguasaan Konsep Tehnik Penilaian Tertulis Tertulis • • 65 % 70 % Penguasaan Konsep Penguasaan Konsep Penerapan Tertulis Tertulis • 65 % Penilaian Sikap Penilaian SD ....centimeter c. 1. depa dan jengkal termasuk alat ukur …. maka hasil pengukurannya …... a. KK Aspek Tehnik Penilaian I. Menyebutkan contoh pengaruh negatif dari globalisasi Menunjukkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan kepribadian Indonesia. depa c. 1.langkah kaki 3. Yang termasuk alat ukur baku ialah ….. a.No SK KD Indikator bahwa pengukuran dengan alat ukur tidak baku hasilnya berbeda.jengkal 2.. KD Menentukan sikap pengaruh globalisasi yang terjadi di lingkungannya. Penilaian: Nilai = Banyak jawaban benar Banyak soal x 100 Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan Kelas/Semester : IV / 2 No 1 SK Menunjukkan sikap terhadap globalisasi yang terjadi di lingkungannya . Bentuk Piliahan Ganda Berilah tanda silang pada huruf di depan jawaban yang paling tepat ! Skor : Setiap jawaban benar diberi nilai 1 . Yang termasuk alat ukur tidak baku yaitu …. dst... Mengidentifikasi sikap-sikap yang sesuai dengan kepribadian Indonesia . 2.... Karena menggunakan alat ukur tidak baku .

Jelaskan yang dimaksud dengan istilah globalisasi ! 2. misalnya kecoa . Menyebutkan urutan daur hidup hewan. Terhadap kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia sikap kita seharusnya …. Menyimpulkan Tehnik Penilaian Proyek 70% Penguasaan Konsep Tertulis 65% Penguasaan Konsep Tertulis 60% Kinerja Ilmiah Proyek Penilaian SD . Kecenderungan masyarakat menyukai jenis musik jaz termasuk pengaruh negatif globalisasi bidang ….. Pengaruh positif globalisasi di bidang komunikasi di lingkugan masyarakat misalnya …. nyamuk dan kecoa secara lengkap dan jelas. Dengan globalisasi kitta semakin mudah menikmati siaran televisi luar negeri . 3. 3.. Penilaian: Nilai = Banyak jawaban benar Banyak soal Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Kelas/Semester : IV / 1 No 1 SK Memahami daur hidup beragam jenis makhluk hidup .Januari 19 . dst. b. kupukupu dan kucing. 4. Jawablah pertanyaan di bawah ini ! 1. dst.Contoh Penilaian Tertulis I. Berikan tanggapan dan alasan terhadap pernyataan di bawah ini ? a. 2. Isilah titik – titik pada soal di bawah ini dengan jawaban singkat dan tepat ! 1. Indikator KK 65% Aspek Kinerja Ilmiah x 100 • • • • • Mengadakan pengamatan tahapan kehidupan kupukupu. KD Mendeskripsikan daur hidup beberapa hewan di lingkungan sekitar .. Misalnya : kupukupu . Melaporkan hasil pengamatan terhadap daur hidup pada kambing dan kucing.... Karena pengaruh globalisasi masyarakat cenderung bersikap konsumtif .. Kecoa dan nyamuk. Mendeskripsika n metamorfisis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.. II.

b. Jentik-jentik Gbr. Daun dan telur kupu-kupu Gbr. Kecoa Gbr. dua d. Kecoa kecil Gbr. Penilaian penguasaan konsep I. Berapa hari dari ulat berubah menjadi kepompong dan kepompong menjadi kupu-kupu? 5. Urutkan gambar-gambar berikut ini yang menunjukkan pertumbuhan insekta dengan cara memberi nomor di bawahnya. Daur hidup nyamuk memerlukan … tahap. Jawablah dengan singkat dan jelas 1. Silangilah huruf a. kepompong Gbr. c. atau d di depan jawaban yang paling tepat. KK 65% Aspek Penguasan Konsep Tehnik Penilaian Tertulis Contoh Penilaian A. Kepompong Penilaian SD . ulat memakan daun b. tiga b.telur nyamuk Gbr. satu c. Gbr. 1. Berapa hari perubahan dari telur menjadi kupu-kupu? 4. Pada tahap apa dalam daur hidup nyamuk hidup di air? 3. a. a. Kecoa dewasa 2. empat 2.Januari 20 . Berilah keterangan pada daur hidup nyamuk berikut ini. Apakah semua hewan mengalami tahapan daur hidup yang sama? 6. Gbr. Telur kecoa Gbr. Kupu-kupu Gbr.No SK KD Indikator bahwa tidak semua hewan mengalami perubahan dalam hidupnya (metamorfosis) berdasarkan pengamatan. Kupu-kupu hinggap di bunga Gbr. Daur hidup kupu-kupu memerlukan … tahap. Nyamuk II.

satu c. Untuk itu. dua d. perkembangbiakan c. empat 3. tiga b. Penilaian proyek dapat digunakan untuk mengetahui pemahaman. pengolahan dan penyajian data. Setelah telur kupu-kupu menetas kemudian berubah menjadi … a. ulat d. kepompong c. pengumpulan data. aktivitas hewan d. mencari informasi dan mengelola waktu pengumpulan data serta penulisan laporan. Penilaian Proyek a. pengorganisasian. kemampuan penyelidikan dan kemampuan menginformasikan sesuatu secara jelas. kemampuan mengaplikasikan. Pengertian Penilaian proyek merupakan kegiatan penilaian terhadap suatu tugas yang harus diselesaikan dalam periode/waktu tertentu. pemahaman dan keterampilan dalam pembelajaran. Teknik Penilaian Proyek Penilaian proyek dilakukan mulai dari perencanaan. Perubahan bentuk pada hewan menunjukkan adanya … a. pendidik perlu menetapkan hal-hal atau tahapan yang perlu dinilai. dengan mempertimbangkan tahap pengetahuan. Tugas tersebut berupa suatu investigasi sejak dari perencanaan. seperti penyusunan disain. sampai hasil akhir proyek. Dalam penilaian proyek setidaknya ada 3 (tiga) hal yang perlu dipertimbangkan yaitu: 1) Kemampuan pengelolaan Kemampuan peserta didik dalam memilih topik.Januari 21 . jentik-jentik 4. Penilaian SD . dengan mempertimbangkan kontribusi pendidik berupa petunjuk dan dukungan terhadap proyek peserta didik. kupu-kupu b. persamaan hewan Penilaian: Nilai = Banyak jawaban benar Banyak soal x 100 3. analisis data. 2) Relevansi Kesesuaian dengan mata pelajaran. pertumbuhan b. pengumpulan data. Laporan tugas atau hasil penelitian juga dapat disajikan dalam bentuk poster. dan penyiapkan laporan tertulis.a. 3) Keaslian Proyek yang dilakukan peserta didik harus merupakan hasil karyanya. Pelaksanaan penilaian dapat menggunakan alat/instrumen penilaian berupa daftar cek ataupun skala penilaian. b. proses pengerjaan.

Beberapa contoh kegiatan peserta didik dalam penilaian proyek: Tugas : lakukan penelitian sederhana tentang kandungan yudium dalam garam yang beredar di masyarakat . Penilaian SD .Januari 22 .

Sedang : 3 Kurang : 1 . Tanggungjawab dalam menjalankan tugas (keseriusan) Skor Sedang Kurang Keterangan: Baik : 5 . menggambar hasil pengamatan 4.Januari 23 . Contoh Penilaian Proyek Penilaian SD . 3. Membuat laporan sementara (konsep) hasil pengamatan 4. Memperbaiki laporan setelah menerima masukan. alat dab bahan) 2. sistematis dalam mengerjakan tugas 3. Sikap : 1. Merencanakan penelitian/pengamatan (menyiapkan perlengkapan . Unsur Yang Dinilai Baik Ketrampilan : 1. K: skor 1 Contoh Penilaian Proyek ( Aspek Kinerja Ilmiah ). pembuatan catatan hasil pengamatan 5. mampu bekerjasama 2. C: skor 3. pelaporan Sikap 1. Sistematis dalam mengerjakan tugas kelompok 3. 5. Kemampuan bekerja sama dalam kelompok 2. Aktifitas pelaksanaan pengamatan. merencanakan penelitian 2. Menyusun hasil pengamatan dan menerima masukan perbaikan.Contoh Penilaian Proyek: Penilaian Kinerja ilmiah Aspek yang dinilai B Keterampilan 1. aktivitas pengamatan 3. mengerjakan tugas dengan serius Skor C K Keterangan: B: skor 5.

Contoh Pemetaan Penilaian Kelompok Mata Pelajaran : Matematika/SD Kelas/Semester : V/1
Tehnik Penilaian Tes Performance Sikap Produk Proyek Portofolio √ Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator KK Aspek Penilaian Diri -

4. Menghitung volume kubus dan balok dan menggunakannya dalam pemecahan masalah.

4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan volume kubus dan balok.

Menggunakan volume 70% Penalaran kubus dan balok dan untuk komunikasi menyelesaiakan masalah.

-

-

-

Mata Pelajaran : Matematika. Nama Proyek : Masalah yang berkaitan dengan volume kubus dan balok. Alokasi Waktu : Satu bulan Aspek : Penalaran dan komunikasi. Nama Siswa No 1 2 : …………………… Aspek Perencanaan: a. Persiapan b. Rumusan Judul Pelaksanaan: a. Sistematika Penulisan b. Keakuratan Sumber Data/Informasi c. Kuantitas Sumber Data d. Analisis Data e. Penarikan Kesimpulan Laporan Proyek a. Performance b. Presentasi / Penguasaan Total Skor Kelas/semester : V/1 Skor (1 – 5)

3

Contoh Soal Carilah benda berbentuk bangun ruang sederhana yang ada di sekitar rumahmu, misal benda itu berbentuk kubus, balok, limas, atau prisma. Selanjutnya hitunglah berapa banyaknya air yang dapat dimasukkan ke dalam benda ruang tersebut.

Penilaian SD - Januari

24

Rubrik Penskoran Level
4 (superior) • • • • • 3 (memuaskan) • • • • • 2 (cukup memuaskan) • • • • • 1 (cukup) • • • • •

Deskripsi
Membuat perencanaan yang di dalamnya memuat langkah-langkah dalam persiapan, tempat pengambilan data, rumusan judul baik dan menarik. Sistematikanya baik, sumber data akurat dan memadai. Membuat daftar hasil pengukuran. Melakukan perhitungan, hasil yang diperoleh benar, dan membuat kesimpulan. Performance hasil pekerjaannya bersih, rapi. Membuat perencanaan yang di dalamnya memuat langkah-langkah dalam persiapan, tempat pengambilan data, rumusan judul baik dan menarik. Sistematikanya baik, sumber data akurat dan memadai. Membuat daftar hasil pengukuran. Melakukan perhitungan, hasil yang diperoleh benar, dan membuat kesimpulan. Performance hasil pekerjaannya kotor dan tidak rapi. Membuat perencanaan yang di dalamnya memuat langkah-langkah dalam persiapan, tempat pengambilan data, rumusan judul baik dan menarik. Sistematikanya baik, sumber data akurat dan memadai. Membuat daftar hasil pengukuran. Melakukan perhitungan, hasil yang diperoleh benar, dan tidak membuat kesimpulan. Performance hasil pekerjaannya kotor dan tidak rapi. Membuat perencanaan yang di dalamnya memuat langkah-langkah dalam persiapan, tempat pengambilan data, rumusan judul baik tetapi tidak menarik. Sistematikanya kurang baik, sumber data akurat dan memadai. Membuat daftar hasil pengukuran. Melakukan perhitungan, hasil yang diperoleh benar, dan tidak membuat kesimpulan. Performance hasil pekerjaannya kotor dan tidak rapi.

4. Penilaian Produk a. Pengertian Penilaian produk adalah penilaian terhadap proses pembuatan dan kualitas suatu produk. Penilaian produk meliputi penilaian kemampuan peserta didik membuat produk-produk teknologi dan seni,

Penilaian SD - Januari

25

seperti: makanan, pakaian, hasil karya seni (patung, lukisan, gambar), barang-barang terbuat dari kayu, keramik, plastik, dan logam. Pengembangan produk meliputi 3 (tiga) tahap dan setiap tahap perlu diadakan penilaian yaitu: 1) Tahap persiapan, meliputi: penilaian kemampuan peserta didik dan merencanakan, menggali, dan mengembangkan gagasan, dan mendesain produk. 2) Tahap pembuatan produk (proses), meliputi: penilaian kemampuan peserta didik dalam menyeleksi dan menggunakan bahan, alat, dan teknik. 3) Tahap penilaian produk (appraisal), meliputi: penilaian kualitaws produk yang dihasilkan peserta didik sesuai kriteria yang ditetapkan. b. Teknik Penilaian Produk Penilaian produk biasanya menggunakan cara holistik atau analitik. 1) Cara holistik, yaitu berdasarkan kesan keseluruhan dari produk, biasanya dilakukan pada tahap appraisal. 2) Cara analitik, yaitu berdasarkan aspek-aspek produk, biasanya dilakukan terhadap semua kriteria yang terdapat pada semua tahap proses pengembangan. CONTOH PEMETAAN PENILAIAN Kelompok Mata Pelajaran : IPTEK/Matematika/SD Kelas/Semester : V/2
Tehnik Penilaian Tes Performance Sikap Produk Proyek Portofolio Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Kriteria Ketuntasan Aspek Penilaian Diri -

6. Memahami sifat-sifat bangun dan hubungan antar bangun.

6.3. Menentukan jaring-jaring berbagai bangun ruang sederhana.

Menggambar jaring-jaring kubus, balok, prisma dan limas. Membuat jaringjaring kubus, balok, prisma dan limas.

70

Pemahaman Konsep Pemecahan Masalah

-

-

-

65

-

-

-

Penilaian SD - Januari

26

Jaring-jaring bangun ruang sisi datar. rapih dan bersih Terdapat unsur inovasi Membuat perencanaan alat dan bahan dengan Deskripsi Membuat perencanaan alat dan bahan dengan 2 (memuaskan 1 (cukup memuaskan) Penilaian SD . Tehnik Pembuatan h. bahan aman dan efisien Membuat uraian langkah-langkah pembuatan Membuat uraian cara penggunaannya Hasil yang diperoleh benar. Penggunaan alat. Keamanan. bahan aman dan efisien Membuat uraian langkah-langkah pembuatan Membuat uraian cara penggunaannya baik. bahan aman dan efisien Membuat uraian langkah-langkah pembuatan Membuat uraian cara penggunaannya Hasil yang diperoleh benar. rapih dan bersih Tidak terdapat unsur inovasi Membuat perencanaan alat dan bahan dengan baik.Januari 27 . Satu bulan Pemecahan Masalah Kelas/semester : Skor (1 – 4) : …………………… V/2 Aspek Perencanaan Bahan Proses Pembuatan: f. Ukuran panjang rusuk minimal 10 cm. Prosedure Penilaian Menggunakan rubrik penskoran Rubrik Penskoran Level 3 (superior) • • • • • • • • • • • • • • • • baik. Bentuk fisik d. Penggunaan alat. Persiapan Alat dan Bahan g. Keselamatan dan Kebersihan Hasil Produk: c.Mata Pelajaran Nama Produk Alokasi Waktu Aspek Nama Siswa No 1 2 : : : : Matematika. Penggunaan alat. Inovasi Total Skor 3 Contoh Soal: Buatlah jaring-jaring bangun ruang sisi datar masing-masing satu buah.

Januari 28 .Saling percaya antara pendidik dan peserta didik Dalam proses penilaian pendidik dan peserta didik harus memiliki rasa saling percaya. tidak rapih dan tidak Tidak terdapat unsur inovasi Membuat perencanaan alat dan bahan dengan Penggunaan alat. Informasi tersebut dapat berupa karya peserta didik yang dikumpulkan dari waktu ke waktu dari proses pembelajaran dan membandingkan hasil setiap karya tersebut. 2). Dan pada setiap hasil karya peserta didik diungkapkan kekuatan dan kelemahannya.Level • • 0 (cukup) • • • • • • baik. portofolio dapat memperlihatkan perkembangan kemajuan belajar peserta didik melalui karyanya. bersih Deskripsi Hasil yang diperoleh benar. Dengan demikian. Penilaian portofolio pada dasarnya menilai karya-karya Peserta didik secara individu pada satu periode untuk suatu mata pelajaran. 3). antara lain: 1). sehingga peserta didik memiliki catatan-catatan yang dapat memperbaiki hasil karyanya. Berdasarkan informasi perkembangan tersebut. puisi. tidak rapih dan tidak Tidak terdapat unsur inovasi bersih 5. Akhir suatu priode hasil karya tersebut dikumpulkan dan dinilai oleg pendidik dan peserta didik. Hal-hal yang perlu diperhatikan dan dijadikan pedoman dalam penggunaan penilaian portofolio di satuan pendidikan. Pendidik melakukan penelitian atas hasil karya peserta didik yang dijadikan bahan penilaian portofolio agar karya tersebut merupakan hasil karya yang dibuat oleh peserta didik itu sendiri. surat.Karya Peserta didik adalah benar-benar karya peserta didik itu sendiri. musik. Penilaian Portofolio a. Pengertian Penilaian portofolio merupakan penilaian berkelanjutan yang didasarkan pada kumpulan informasi yang menunjukkan perkembangan kemampuan peserta didik dalam satu periode tertentu. antara lain: karangan. pendidik dan peserta didik sendiri dapat menilai perkembangan kemampuan peserta didik dan terus melakukan perbaikan. saling memerlukan dan saling membantu sehingga terjadi proses pendidikan berlangsung dengan baik. bahan aman dan efisien Membuat uraian langkah-langkah pembuatan Tidak membuat uraian cara penggunaannya Hasil yang diperoleh benar.Kerahasiaan bersama antara pendidik dan peserta didik Penilaian SD . komposisi.

Dengan melihat portofolionya peserta didik dapat mengetahui kemampuan. 2). 5).Milik bersama (joint ownership) antara peserta didik dan pendidik Pendidik dan peserta didik perlu mempunyai rasa memiliki berkas portofolio sehingga peserta didik akan merasa memiliki karya yang dikumpulkan dan akhirnya akan berupaya terus meningkatkan kemampuannya. 6). tetapi membutuhkan waktu bagi peserta didik untuk belajar meyakini hasil penilaian mereka sendiri. sedangkan penilaian hasil diarahkan pada karya peserta didik. 8). Teknik Penilaian Portofolio Teknik penilaian portofolio di dalam kelas memerlukan langkahlangkah sebagai berikut: 1). b. 7).Januari 29 . Tentukan bersama peserta didik sampel-sampel portofolio apa saja yang akan dibuat.Penilaian dan pembelajaran Penilaian portofolio merupakan hal yang tak terpisahkan dari proses pembelajaran. tidak hanya merupakan kumpulan hasil kerja peserta didik yang digunakan oleh pendidik untuk penilaian. keterampilan. tetapi digunakan juga oleh peserta didik sendiri. Portofolio antara peserta didik yang satu dan yang lain bisa sama bisa berbeda.Kepuasan Hasil kerja portofolio sebaiknya berisi keterangan dan atau bukti yang memberikan dorongan peserta didik untuk lebih meningkatkan diri.Kerahasiaan hasil pengumpulan informasi perkembangan peserta didik perlu dijaga dengan baik dan tidak disampaikan kepada pihak-pihak yang tidak berkepentingan sehingga memberi dampak negatif proses pendidikan 4). Jelaskan kepada peserta didik bahwa penggunaan portofolio. dan minatnya. Penilaian SD .Penilaian proses dan hasil Penilaian portofolio menerapkan prinsip proses dan hasil.Kesesuaian Hasil kerja yang dikumpulkan adalah hasil kerja yang sesuai dengan kompetensi dasar. Proses ini tidak akan terjadi secara spontan. Manfaat utama penilaian ini sebagai diagnostik yang sangat berarti bagi pendidik untuk melihat kelebihan dan kekurangan peserta didik. Proses belajar yang dinilai misalnya diperoleh dari catatan pendidik tentang unjuk kerja.

Kriteria penilaian kemampuan menulis karangan yaitu: penggunaan tata bahasa. Namun. dan sistematika penulisan. Kumpulkan dan simpanlah karya-karya tiap peserta didik dalam satu map atau folder di rumah masing atau loker masing-masing di satuan pendidikan. Selanjutnya. Penilaian Diri (self assessment) a. Setelah suatu karya dinilai dan nilainya belum memuaskan. maka peserta didik diberi kesempatan untuk memperbaiki. Minta peserta didik menilai karyanya secara berkesinambungan. Penilaian kompetensi afektif. Pendidik dapat membimbing peserta didik. Penilaian dirinya didasarkan atas kriteria atau acuan yang telah disiapkan. Jika perlu. Bila perlu. serta bagaimana cara memperbaikinya. 6. Penilaian konpetensi kognitif di kelas. Berilah tanggal pembuatan pada setiap bahan informasi perkembangan peserta didik sehingga dapat terlihat perbedaan kualitas dari waktu ke waktu.3). proses dan tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajarinya. peserta didik diminta untuk melakukan penilaian Penilaian SD . misalnya: peserta didik diminta untuk menilai penguasaan pengetahuan dan keterampilan berpikirnya sebagai hasil belajar dari suatu mata pelajaran tertentu. Dengan demikian. misalnya. Pengertian Penilaian diri adalah suatu teknik penilaian di mana peserta didik diminta untuk menilai dirinya sendiri berkaitan dengan status. afektif dan psikomotor. bagaimana cara menilai dengan memberi keterangan tentang kelebihan dan kekurangan karya tersebut. peserta didik dapat diminta untuk membuat tulisan yang memuat curahan perasaannya terhadap suatu objek tertentu. 4). Tentukan kriteria penilaian sampel portofolio dan bobotnya dengan para peserta didik. 8). antara peserta didik dan pendidik perlu dibuat “kontrak” atau perjanjian mengenai jangka waktu perbaikan. sehingga orangtua dapat membantu dan memotivasi anaknya. jadwalkan pertemuan untuk membahas portofolio. undang orang tua peserta didik dan diberi penjelasan tentang maksud serta tujuan portofolio. misalnya 2 minggu karya yang telah diperbaiki harus diserahkan kepada pendidik. 6). Teknik penilaian diri dapat digunakan untuk mengukur kompetensi kognitif. 5). peserta didik mengetahui harapan (standar) yang ditetapkan dan berusaha mencapai standar tersebut.Januari 30 . kelengkapan gagasan. Hal ini dapat dilakukan pada saat membahas portofolio. Diskusikan cara penilaian kualitas karya para peserta didik. Contoh. pemilihan kosa-kata. 7).

Peserta didik menyadari kekuatan dan kelemahan dirinya. 3). dan melatih peserta didik untuk berbuat jujur. Menampilkan nilai-nilai Pancasila. karena mereka dituntut untuk jujur dan objektif dalam melakukan penilaian. 2). atau skala penilaian. Mate Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : : : Aspek Pendidikan Kewarganegaraan II / 2 4. : Penerapan . Pendidik mengkaji sampel hasil penilaian secara acak. peserta didik dapat diminta untuk menilai kecakapan atau keterampilan yang telah dikuasainya berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan.Januari 31 . Menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan. 4. Oleh karena itu. Berkaitan dengan penilaian kompetensi psikomotorik. Dapat menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik. Menentukan kompetensi atau aspek kemampuan yang akan dinilai. untuk mendorong peserta didik supaya senantiasa melakukan penilaian diri secara cermat dan objektif. daftar tanda cek. kedisiplinan. 1). Dengan pernyataan sikapmu terhadap pernyataan pada kolom sebelumnya. 4). penilaian diri oleh peserta didik di kelas perlu dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut. Meminta peserta didik untuk melakukan penilaian diri. Keuntungan penggunaan penilaian diri di kelas antara lain: 1). 2). 3. membiasakan. dapat berupa pedoman penskoran. 6). Menyampaikan umpan balik kepada peserta didik berdasarkan hasil kajian terhadap sampel hasil penilaian yang diambil secara acak. 5). Contoh Penilaian Diri . Teknik Penilaian Diri Penilaian diri dilakukan berdasarkan kriteria yang jelas dan objektif. karena ketika mereka melakukan penilaian. Merumuskan format penilaian. Penggunaan teknik ini dapat memberi dampak positif terhadap perkembangan kepribadian seseorang. PETUNJUK : 1.1 Mengenal nilai kejujuran. b. Penilaian SD . senang bekerja dalam kehidupan sehari– hari.berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan. Isilah tabel di bawah ini dengan tanda ceklis (V) pada kolom yang sesuai 2. Dapat mendorong. karena mereka diberi kepercayaan untuk menilai dirinya sendiri. harus melakukan introspeksi terhadap kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya.

6. menulis dan berhitung merupakan kemampuan yang harus dikuasai oleh peserta didik kelas I . Menyerahkan nilai ulangan di satuan pendidikan walaupun nilainya jelek. Penilaian SD . maupun sikap/nilai. Mengingat bahwa peserta didik kelas I SD belum semuanya lancar membaca dan menulis. 5. Beberapa prinsip penilaian UNTUK Kelas I – III antara lain : 1. Penilaian dilakukan dengan mengacu pada indikator-indikator dari masing-masing kompetensi dasar dari setiap mata pelajaran. penguasaan terhadap ke tiga kemampuan tersebut adalah prasyarat untuk kenaikan kelas. PRINSIP – PRINSIP PENILAIAN KELAS I – III. Prinsip integral dan komprehensif yakni penilaian dilakukan secara utuh dan menyeluruh terhadap semua aspek pembelajaran. kegiatan penilaian harus sudah direncanakan bersamaan dengan kegiatan penyusunan program semester dan dilaksanakan sesuai dengan program yang telah disusun. B. Mengerjakan Tugas / PR sesuai dengan yang dujadwalkan. sehingga dapat menggambarkan kemampuan yang diukur. baik pengetahuan.Januari 32 . Prinsip objektif yakni penilaian dilakukan dengan menggunakan alat ukur yang handal dan dilaksanakan secara objektif. Pulang sekolah langsung bermain dengan teman sebelum sampai ke rumah. terusmenerus dan bertahap untuk memperoleh gambaran tentang perkembangan tingkah laku Peserta didik sebagai hasil dari kegiatan belajar. 3. berarti Peserta didik tersebut tingkat kejujurannya perlu diperbaiki. Mengerjakan ibadah tepat waktu.III. Untuk memenuhi prinsip ini. Menyampaikan alasan yang benar ketika terlambat masuk kelas Kedisiplinan Datang ke satuan pendidikan tidak terlambat Bahkan lebih awal. keterampilan. maka cara penilaian di kelas I tidak ditekankan pada penilaian secara tertulis.No A 1 2 3 4 B 1 2 3 4 Aspek Penilaian/Kriteria Kejujuran . Oleh karena itu. Kemampuan membaca. 4. Setiap hari berkata jujur kepada orang tua . 2. Selalu Kadangkadang Tidak Pernah Catatan : Jika peserta didik memberikan jawaban tidak sesuai dengan kenyataan sehari-hari dari hasil pengamatan pendidik di satuan pendidikan. Prinsip kesinambungan yakni penilaian dilakukan secara berencana. Mengembalikan uang kembalian belanja kepada orang tua .

Penilaian tunggal tidak cukup untuk memberikan gambaran/informasi tentang kemampuan.Januari 33 . Penilaian SD .7. pengetahuan dan sikap seseorang. keterampilan. keterampilan. Kompetensi tersebut dapat dikenali melalui sejumlah indikatornya yang dapat diukur dan diamati. Untuk itu dalam pelaksanaan penilaian kelas pendidik diharapkan menggunakan beragam teknik penilaian untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik. Hasil belajar tersebut pada hakekatnya merupakan kompetensi-kompetensi yang mencakup aspek pengetahuan. Penilaian proses belajar adalah upaya pemberian nilai terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik dan Peserta didik. 8. Penilaian pembelajaran tematik mencakup penilaian terhadap proses dan hasil belajar Peserta didik. Hasil karya/kerja peserta didik dapat digunakan sebagai bahan masukan pendidik dalam mengambil keputusan. Perlu dicatat bahwa satu jenis penilian tidak dapat mengumpulkan informasi hasil dan kemajuan belajar peserta didik secara lengkap. sedangkan penilaian hasil belajar adalah proses pemberian nilai terhadap hasil-hasil belajar yang dicapai dengan menggunakan kriteria tertentu. sikap dan nilai-nilai.

serta nilai kerjasama tim. mempraktekkan. Contoh: Penjabaran Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar menjadi Indikator. 1. dan daya dukung sekolah. Olah Raga dan Kesehatan : IV/1. menghitung. dan mendeskripsikan. pembuatan atau proses yang berkontribusi/menunjukkan ketercapaian suatu kompetensi dasar. Langkah Pertama: menjabarkan Kompetensi Dasar ke dalam Indikator Pencapaian Hasil Belajar Indikator merupakan ukuran. keluasan dan kedalaman kompetensi dasar. Mata pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Mempraktikkan gerak dasar ke dalam permainan sederhana dan olahraga serta nilai-nilai yang terkandung didalamnya : Pendidikan Jasmani. Kompetensi Dasar Mempraktikkan gerak dasar dalam permainan bola kecil sederhana dengan peraturan yang dimodifikasi. dan kejujuran**) Indikator* • • • Melempar Melempar bola ke berbagai arah bola ke sararan Menangka p bola dengan dua tangan dari berbagai arah.Satu KD dapat dikembangkan menjadi beberapa indikator . Setiap kompetensi dasar dapat dikembangkan menjadi beberapa indikator pencapaian hasil belajar. membedakan. menceritakan kembali. Indikator dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur. sportivitas. Indikator* : dikembangkan oleh pendidik satuan pendidikan sesuai dengan kondisi daerah dan satuan pendidikan masing-masing .BAB IV LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN PENILAIAN Untuk melaksanakan penilaian kelas terdapat beberapa urutan kerja yang harus dilakukan yaitu: A. karakteristik. ciri-ciri. Indikator pencapaian hasil belajar dikembangkan oleh pendidik dengan memperhatikan perkembangan dan kemampuan setiap peserta didik. • Menyebut kan manfaat permainan kasti terahadap kesehatan tubuh. 2. Indikator-indikator pencapaian hasil belajar dari setiap kompetensi dasar merupakan acuan yang digunakan untuk melakukan penilaian. Mata pelajaran : IPS Penilaian SD . seperti: mengidentifikasi. • Memukul bola dengan tongkat pemukul • Menerapk an kerjasama team dalam permainan kasti. menyimpulkan. misalnya kemampuan guru dan sarana atau perasarana penunjang. mendemonstrasikan.Januari 34 .

misalnya melalui ujian nasional. Mata pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Menulis Mengungkapkan pikiran. 3. namun diharapkan semaikin lama semakin meningkat. apakah 50%. Kriteria ketuntasan ideal untuk masing-masing indikator adalah 75%. Peserta didik dapat menyebutkan sebutan kerabat dalam keluarga. Peserta didik dapat menyebutkan nama-nama anggota keluarga inti . rentang persentase kriteria ketuntasan setiap indikator adalah antara 0% – 100%.Kelas / Semester Standar Kompetensi Memahami identiTas diri dan keluArga .perasaan dan informasi dalam karangan sederhana dan puisi. Langkah kedua: menetapkan Kriteria Ketuntasan setiap indikator Setelah menjabarkan kompetensi dasar menjadi beberapa indikator. 60% atau 70%. • • • • Indikator* Peserta didik dapat menyebutkan identitas diri secara lisan di depan teman-temannya. serta sikap Saling menghormati dalam Kemajemukan keluarga .Januari 35 .Satu KD dapat dikembangkan menjadi beberapa indikator . Indikator* : dikembangkan oleh pendidik satuan pendidikan sesuai dengan kondisi daerah dan satuan pendidikan masing-masing . :I/1 Kompetensi Dasar Mengidentifi kasi identitas diri. kompleksitas indikator dan daya dukung pendidik serta ketersediaan sarana dan prasarana. Melalui pemeringkatan ini diharapkan Penilaian SD . • Peserta didik dapat menulis puisi dengan benar . Sudut pandang yang diguanakn dalam penetapan adalah tingkat kemampuan akademis peserta didik. : Bahasa Indonesia : III / 2 Kompetensi Dasar Menulis puisi berdasarkan gambar dengan ilihan kata yang menarik Indikator* Peserta didik dapat menyebutkan ciri – ciri kalimat dalam puisi. maka langkah selanjutnya adalah menetapkan kriteria ketuntasan setiap indikator. Peserta didik dapat menyebutkan sebutan anggota keluarga inti . Namun satuan pendidikan dapat menetapkan kriteria atau tingkat pencapaian indikator. • Indikator* : dikembangkan oleh pendidik satuan pendidikan sesuai dengan kondisi daerah dan satuan pendidikan masing-masing . keluarga. B. dan kerabat. Hasil penilaian ini akan menunjukkan peringkat suatu satuan pendidikan dibandingkan dengan satuan pendidikan lain (benchmarking). Pada tahap awal penetapan kriteria ketuntasan indikator boleh-boleh saja agak rendah.Satu KD dapat dikembangkan menjadi beberapa indikator . hal ini karena kualitas satuan pendidikan akan dinilai oleh pihak luar secara berkala.

satuan pendidikan terpacu untuk meningkatkan kualitasnya. Penilaian SD .Januari 36 . dalam hal ini meningkatkan kriteria ketuntasan pencapaian indikator semakin mendekati 100%.

serta nilai kerjasama tim. : IPS :I/1 Kompetensi Dasar Mengidentifi kasi identitas diri . serta sikap saling menghormati dalam kemajemukan keluarga . dan kejujuran**) • • • 75% 75% 75% 2. sportivitas. Memukul bola dengan tongkat Memintas dan menangkap bola dengan konsisten Mengembalikan bola dengan cepat dan akurat Memilih jenis lemparan dan pukulan untuk menyulitkan lawan Memperkirakan kemampuan berlari untuk mencetak angka Memilih tempat berdiri saat menjadi regu penjaga untuk menyulitkan regu pemukul Bermain kasti dengan menerapkan kerjasama team Menerapkan peraturan permainan Mengetahui manfaat setiap aktivitas terhadap tubuh Kriteria Ketuntasan 85% 85% 80% 80% 80% 80% 80% 80% Mempraktikkan gerak dasar dalam permainan bola kecil sederhana dengan peraturan yang dimodifikasi. Mata pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Mempraktikkan gerak dasar ke dalam permainan sederhana dan olahraga serta nilai-nilai yang terkandung didalamnya : Pendidikan Jasmani. Kompetensi Dasar Indikator • • • • • • • • Melempar bola dengan kontrol yang meningkat.Contoh: penetapan kriteria ketuntasan indikator pada beberapa mata pelajaran: 1. Peserta didik dapat menyebutkan nama-nama anggota keluarga inti . Peserta didik dapat menyebutkan sebutan anggota keluarga inti . Indikator* • • • • Peserta didik dapat menyebutkan identitas diri secara lisan di depan temantemannya. Olah Raga dan Kesehatan : IV/1. keluarga . dan kerabat. Mata pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Memahami identitas diri dan keluarga .Januari 37 . Peserta didik dapat menyebutkan Kriteria Ketuntasan 90% 90 % 90 % 85 % Penilaian SD . Menangkap bola dengan kontrol yang meningkat.

sebutan kerabat dalam keluarga .Januari 38 . Penilaian SD .

kaki dll) Peserta didik dapat menggunakan alat ukur tidak baku (jengkal. • Peserta didik dapat membacakan puisi dengan . • 65% 65% • 60% • 60% • C.dan berat dalam pemecahan masalah . : Matematika : II / 1 KD Menggunakan alat ukur tidak baku dan baku (cm.Januari 39 .m) yang sering digunakan . kriteria ketuntasan dan Aspek yang terdapat pada raport pada beberapa mata pelajaran (pada raport) Penilaian SD . • Peserta didik dapat menangkap isi puisi yang didengar Kriteria Ketuntasan 80 % 75 % 70 % 80 % 70 % Mata Pelajaran Kelas / Semester SK Menggunakan pengukuran waktu. : Bahasa Indonesia : III / 2 Kompetensi Dasar Menulis puisi berdasarkan gambar dengan ilihan kata yang menarik Indikator* • Peserta didik dapat menyebutkan ciri – ciri kalimat dalam puisi. • Peserta didik dapat menyebutkan ketentuan menulis puisi.panjang.perasaan dan informasi dalam karangan sederhana dan puisi. kriteria ketuntasan dan Aspek yang terdapat pada raport Contoh:pemetaan Stanar Kompetensi. Indikator.langkah.3. • Peserta didik dapat menulis puisi dengan benar . Mata pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Menulis Mengungkapkan pikiran.pecak (panjang telapak kaki) langkah kaki dll) Peserta didik menyebutkan alat ukur baku cm . Indikator KK 65% • Peserta didik menyebutkan macam – macam alat ukur panjang tidak baku dalam kehidupan sehari-hari (jengkal.depa. Kompetensi Dasar. Indikator. Langkah ketiga: pemetaan Stanar Kompetensi. Peserta didik dapat menarik kesimpulan bahwa pengukuran dengan alat ukur tidak baku hasilnya berbeda. Peserta didik dapat menggunakan alat ukur baku untuk mengukur panjang suatu benda. Kompetensi Dasar. m yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari – hari .depa.

serta nilai kerjasama tim. Kriteria Aspek Ketuntasan 90% Penguasaan konsep 90 % 90 % Penguasaan Konsep Penguasaan konsep Penilaian SD . Mata pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Mempraktikkan gerak dasar ke dalam permainan sederhana dan olahraga serta nilai-nilai yang terkandung didalamnya : Pendidikan Jasmani. Memukul bola dengan tongkat Memintas dan menangkap bola dengan konsisten Mengembalika n bola dengan cepat dan akurat Memilih jenis lemparan dan pukulan untuk menyulitkan lawan Memperkiraka n kemampuan berlari untuk mencetak angka Memilih tempat berdiri saat menjadi regu penjaga untuk menyulitkan regu pemukul Bermain kasti dengan menerapkan kerjasama team Menerapkan peraturan permainan Mengetahui manfaat setiap aktivitas terhadap tubuh Kriteria Ketuntasan 85% Aspek Kemampuan gerak dasar Kemampuan gerak dasar Kemampuan gerak dasar Kemampuan gerak dasar Kemampuan gerak dasar Kemampuan gerak dasar Kemampuan gerak dasar Kemampuan gerak dasar Kompetensi Dasar Mempraktikkan gerak dasar dalam permainan bola kecil sederhana dengan peraturan yang dimodifikasi. Menangkap bola dengan kontrol yang meningkat. Mata pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Memahami identitas diri dan keluarga .Januari 40 . sportivitas. dan kerabat. dan kejujuran**) • • • • • 85% 80% 80% 80% 80% • 80% • 80% • • • 75% 75% 75% Kemampuan gerak dasar Sikap Kebugaran dan kesehatan 2. serta sikap saling menghormati dalam kemajemukan : IPS :I/1 Indikator* Kompetensi Dasar Mengidentif i kasi identitas diri .1. Indikator • Melempar bola dengan kontrol yang meningkat. Peserta didik dapat menyebutkan sebutan anggota keluarga inti . keluarga . • • Peserta didik dapat menyebutkan identitas diri secara lisan di depan temantemannya. Olah Raga dan Kesehatan : IV/1.

Pe serta didik dapat menyebutkan ketentuan menulis puisi. 1. Peserta didik dapat menyebutkan sebutan kerabat dalam keluarga . Mata Pelajaran Kelas / Semester : Pendidikan Jasmani. Kriteria Aspek Ketuntasan 85 % Penguasaan Konsep 3. Kompetensi Dasar. Mata pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Menulis Mengungkapkan pikiran. : Bahasa Indonesia : III / 2 Kompetensi Dasar Menulis puisi berdasarkan gambar dengan ilihan kata yang menarik Indikator* • • • • • Pe serta didik dapat menyebutkan ciri – ciri kalimat dalam puisi. Penilaian SD . Indikator. dan Teknik Penilaian pada beberapa mata pelajaran. Aspek.Standar Kompetensi keluarga .perasaan dan informasi dalam karangan sederhana dan puisi. Olahraga dan Kesehatan : IV/1. Pe serta didik dapat menangkap isi puisi yang didengar Kriteria Ketuntasaan 80 % Aspek Berbicara 75 % Berbicara 70 % Menulis 80 % 70 % Bebicara Mendengarkan D. Aspek penilaian dan Teknik Penilaian Contoh: pemetaan Standara Kompetensi. Kriteria Ketuntasa. Kompetensi Dasar Indikator* • • Peserta didik dapat menyebutkan nama-nama anggota keluarga inti . Langkah keempat: pemetaan Standar Kompetensi. Kompetensi Dasar. Kriteria Ketuntasan. Pe serta didik dapat menulis puisi dengan benar. Indikator.Januari 41 . Pe serta didik dapat membacakan puisi dengan.

Mata Pelajaran Kelas / Semester :IPS : I/1 Penilaian SD .Januari 42 . serta nilai kerjasama tim. dan kejujuran*) • Melempa r bola dengan kontrol yang meningkat. Menangk ap bola dengan kontrol yang meningkat.Teknik Penilaian Unjuk kerja Produk Tes Indikator KK Aspek Sikap v v Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Portofolio v v v v - Mempraktikkan gerak dasar ke dalam permainan sederhana dan olahraga serta nilainilai yang terkan-dung didalam-nya Mempraktikkan gerak dasar dalam permainan bola kecil sederhana dengan peraturan yang dimodifikasi. Memukul bola dengan tongkat Meminta s dan menangkap bola dengan konsisten Mengem balikan bola dengan cepat dan akurat Memilih jenis lemparan dan pukulan untuk menyulitkan lawan Memperk irakan kemampuan berlari untuk mencetak angka Memilih tempat berdiri saat menjadi regu penjaga untuk menyulitkan regu pemukul Bermain kasti dengan menerapkan kerjasama team Menerap kan peraturan permainan Mengeta hui manfaat setiap aktivitas terhadap tubuh 85% Kemampuan gerak dasar - v - • 85% Kemampuan gerak dasar Kemampuan gerak dasar Kemampuan gerak dasar - v - • • 80% 80% - v v - • 80% Kemampuan gerak dasar Kemampuan gerak dasar - v - • 80% - v - • 80% Kemampuan gerak dasar - v - • 80% Kemampuan gerak dasar - v - • 75% Kemampuan gerak dasar Sikap Kebugaran dan kesehatan - v - • • 75% 75% v v - - KK = Kriteria Ketuntasan 2. sportivitas.

Januari 43 .Teknik Penilaian Unjuk kerja Produk Indikator KK Aspek Sikap V V Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Portofolio Portofolio Tertulis V V V v Tertulis Memahami identitas diri dan keluarga . keluarga . Mengidentifikasi identitas diri . serta sikap saling menghormati dalam kemajemukan keluarga . KK = Kriteria Ketuntasan 3. 90% Penguasaan konsep • Peserta didik dapat menyebutk an namanama anggota keluarga inti . Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi : Bahasa Indonesia : III/2 Unjuk kerja KK Teknik Penilaian Produk Aspek Sikap Indikator Kompetensi Dasar Menulis Mengungkap kan pikiran.pera saan dan informasi Menulis puisi berdasarkan gambar dengan ilihan kata • 80 % Berbicara V Peserta didik dapat menyebutka n ciri – ciri kalimat 75 % Berbicara V Penilaian SD . dan kerabat • 90% Peserta didik dapat menyebutk an identitas diri secara lisan di depan temantemannya. 85% Penguasaan Konsep • Peserta didik dapat menyebutk an sebutan kerabat dalam keluarga . Penguasaan konsep 90% Penguasaan Konsep • Peserta didik dapat menyebutk an sebutan anggota keluarga inti .

langkah. yang menarik dalam puisi.m) yang sering digunakan . • Peserta didik dapat menangkap isi puisi yang didengar KK = Kriteria Ketuntasan 4. : Matematika : II / 1 KD Menggunakan alat ukur tidak baku dan baku (cm.dan berat dalam pemecahan masalah .depa.pecak (panjang telapak kaki) langkah kaki dll) Peserta didik menyebutkan alat ukur baku cm .Unjuk kerja Produk Indikator Aspek dalam karangan sederhana dan puisi. 70 % Mendengar kan v • Peserta didik dapat membacaka n puisi dengan.Januari 44 Portofolio KK Tertulis Teknik Penilaian . m yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari – hari . Tehnik Penilaian Tetulis 65% • Penalaran dan Komunikasi 65% • Pemahaman Konsep Tertulis 60% Pemecahan masalah Penilaian SD .panjang. kaki dll) Peserta didik dapat menggunakan alat ukur tidak baku (jengkal. • Peserta didik dapat menyebutka n ketentuan menulis puisi.depa. 70 % Menulis v Sikap V Unjuk Kerja Unjuk Kerja Standar Kompetensi Kompetensi Dasar v • 80 % Bebicara V Peserta didik dapat menulis puisi dengan benar. Indikator KK 65% Aspek Pemahaman Konsep • Peserta didik menyebutkan macam – macam alat ukur panjang tidak baku dalam kehidupan sehari-hari (jengkal. Mata Pelajaran Kelas / Semester No 1 SK Menggunakan pengukuran waktu.

No SK KD Indikator KK Aspek Tehnik Penilaian Tertulis • Peserta didik dapat menggunakan alat ukur baku untuk mengukur panjang suatu benda.Januari 45 . 60% Pemecahan masalah • KK = Kriteria Ketuntasan Penilaian SD . Peserta didik dapat menarik kesimpulan bahwa pengukuran dengan alat ukur tidak baku hasilnya berbeda.

• Indikator Mendemostrasikan permainan alat musik ritmis. nyamuk dan kecoa secara lengkap dan jelas. Mata Pelajaran Kelas / Semester No 1 SK : Seni Budaya dan Keterampilan : IV / 1 KD Menyiapkan permainan alat musik ritmis. • Mendemonstrasikan bernyanyi dan bermain alat musik ritmis.5. Kecoa dan nyamuk. kupukupu dan kucing. : Pendidikan Kewarganegaraan : IV / 2 KD Menentukan sikap pengaruh globalisasi yang terjadi di lingkungannya. • Memberikan penilaian terhadap penampilan bernyanyi dan bermain musik temannya. • Memberikan contoh pengaruh positif dari globalisasi bidang komunikasi . misalnya kecoa . Mata Pelajaran Kelas / Semester No 1 SK Menunjukkan sikap terhadap globalisasi yang terjadi di lingkungannya . Indikator KK 65% Aspek Kinerja Ilmiah • • • • Mengadakan pengamatan tahapan kehidupan kupukpup. • Memberikan contoh pengaruh positif dari globalisasi bidang komunikasi . • Indikator Menjelaskan pengertian globalisasi . KK 70 % 70 % 65 % 70 % Aspek Kreasi Kreasi Kreasi Apresiasi Tehnik Penilaian Unjuk Kerja Unjuk Kerja Unjuk Kerja Tertulis Mengekspresikan diri melalui karya seni musik. • Mendemonstrasikan bermain alat musik ritmis campuran. KK 65% Aspek Penguasaan Konsep Penerapan Tehnik Penilaian Tertulis 70% Tertulis atau sikap 65% Penerapan Tertulis atau sikap 7. KK = Kriteria Ketuntasan 6. Melaporkan hasil pengamatan terhadap Tehnik Penilaian Unjuk Kerja 70% Penguasaan Konsep Tertulis 65% Penguasaan Konsep Tertulis 60% Kinerja Ilmiah Unjuk Kerja Penilaian SD .Januari 46 . Mendeskripsikan metamorfisis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Misalnya : kupukupu . Mata Pelajaran Kelas / Semester No 1 SK Memahami daur hidup beragam jenis makhluk hidup . : Ilmu Pengetahuan Alam : IV / 1 KD Mendeskripsikan daur hidup beberapa hewan di lingkungan sekitar . Menyebutkan urutan daur hidup hewan.

Kecoa dan nyamuk. Penetapan Teknik Penilaian Dalam memilih teknik penilaian mempertimbangkan ciri indikator. • Indikator Mengadakan pengamatan tahapan kehidupan kupu-kupu. kupukupu dan kucing. • Menyebutkan urutan daur hidup hewan. • Mendeskripsikan metamorfisis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. KK 65% Aspek Penguasan KOnsep Tehnik Penilaian Tertulis • Mata Pelajaran Kelas / Semester No 1 SK Memahami daur hidup beragam jenis makhluk hidup . untuk kolom kriteria ketuntasan. Menyimpulkan bahwa tidak semua hewan mengalami perubahan dalam hidupnya (metamorfosis) berdasarkan pengamatan.No SK KD Indikator daur hidup pada kambing dan kucing. • Melaporkan hasil pengamatan terhadap daur hidup pada kambing dan kucing. Penilaian SD . maka teknik penilaiannya adalah unjuk kerja (performance). maka langkah perencanaan penilaian ini disatukan dengan silabus. • Apabila tuntutan indikator berkaitan dengan pemahaman konsep. Misalnya : kupu-kupu . E. KK 65% Aspek Kinerja Ilmiah Penguasaan Konsep Tehnik Penilaian Unjuk Kerja Tertulis 70% 65% Penguasaan Konsep Tertulis 60% Kinerja Ilmiah Penguasan KOnsep Unjuk Kerja Tertulis 65% Catatan: untuk memudahkan pekerjaan pendidik (guru). contoh: • Apabila tuntutan indikator melakukan sesuatu. misalnya kecoa . • Menyimpulkan bahwa tidak semua hewan mengalami perubahan dalam hidupnya (metamorfosis) berdasarkan pengamatan. maka teknik penilaiannya adalah tertulis. : Ilmu Pengetahuan Alam : IV / 1 KD Mendeskripsikan daur hidup beberapa hewan di lingkungan sekitar .Januari 47 . nyamuk dan kecoa secara lengkap dan jelas. yakni dengan menambahkan satu kolom setelah indikator.

catatan-catatan tentang peserta didik yang dimiliki guru kelas atau guru mata pelajaran. dan unjuk kerja peserta didik. Pada akhir semester. Dengan demikian. Pengolahan Hasil Penilaian 1. Apabila ditetapkan batas ketuntasan penguasaan kompetensi minimal 70%. hal yang harus dicatat dalam buku Catatan Harian peserta didik adalah kejadian-kejadian yang menonjol.BAB V PENGELOLAAN HASIL PENILAIAN A. menatap kepada hadirin. baik positif maupun negatif. dapat memberi masukan pula kepada Pendidik Bimbingan Konseling untuk merumuskan catatan. baik berupa peringatan Penilaian SD . Selain itu. Yang dimaksud dengan kejadian-kejadian yang menonjol adalah kejadian-kejadian yang perlu mendapat perhatian. Apabila aspek yang dinilai dalam berpidato 8. yang berkaitan dengan sikap. Data hasil pengamatan pendidik dapat dilengkapi dengan hasil penilaian berdasarkan pertanyaan langsung dan laporan pribadi. perilaku. Data Penilaian Sikap Data penilaian sikap bersumber dari catatan harian guru berdasarkan pengamatan/observasi terhadap sikap/perilaku peserta didik. Deskripsi tersebut menjadi bahan atau pernyataan untuk diisi dalam kolom Catatan Pendidik pada rapor peserta didik untuk semester.75 x 10 = 7. maka untuk kompetensi tersebut dapat dikatakan bahwa peserta didik telah mencapai ketuntasan belajar. Apabila seseorang mendapat skor 6. maka skor maksimumnya 8. Data Penilaian Unjuk Kerja Data penilaian unjuk kerja adalah skor yang diperoleh dari pengamatan yang dilakukan terhadap penampilan peserta didik dari suatu kompetensi. antara lain: berdiri tegak. guru kelas atau guru mata pelajaran merumuskan sintesis.5 yang dicapai peserta didik mempunyai arti bahwa peserta didik telah mencapai 75% dari kompetensi ideal yang diharapkan untuk unjuk kerja tersebut. atau perlu diberi peringatan dan penghargaan dalam rangka pembinaan peserta didik. penyampaian gagasan jelas. maka nilai yang akan diperoleh adalah = 6/8 x 10 = 0. Skor diperoleh dengan cara mengisi format penilaian unjuk kerja yang dapat berupa daftar cek atau skala penilaian.5. ada 8 aspek yang dinilai. Seperti telah diutarakan sebelumnya. Nilai 7. dalam suatu penilaian unjuk kerja pidato. peserta didik tersebut dapat melanjutkan ke kompetensi berikutnya.Januari 48 . sistematis. perilaku. dan unjuk kerja peserta didik dalam semester tersebut untuk mata pelajaran yang bersangkutan. sebagai deskripsi dari sikap. 2. Misalnya. Nilai yang dicapai oleh peserta didik dalam suatu kegiatan unjuk kerja adalah skor pencapaian dibagi skor maksimum dikali 10 (untuk skala 0 -10) atau dikali 100 (untuk skala 0 -100).

menjodohkan. Soal bentuk uraian dibedakan dalam dua kategori. Setiap kriteria jawaban diberikan rentang nilai tertentu. jawaban singkat.X 100 jumlah seluruh butir soal Prosedur ini juga dapat digunakan dalam menghitung skor perolehan peserta didik untuk soal berbentuk benar salah. dan jawaban singkat. Soal tes tertulis dapat berbentuk pilihan ganda. 3. Dalam proses penggabungan dan penyatuan nilai. Nilai akhir semester ditulis dalam rentang 0 sampai 100. Skor maksimal butir soal adalah sama dengan jumlah konsep kunci yang dituntut untuk dijawab oleh peserta didik. Soal bentuk pilihan ganda diskor dengan memberi angka 1 (satu) bagi setiap butir jawaban yang benar dan angka 0 (nol) bagi setiap butir soal yang salah. dengan mempertimbangkan tingkat kesukaran dan kompleksitas jawaban. misalnya 0 . bukan berupa konsep kunci yang sudah pasti. karena jawaban yang dinilai dapat berupa opini atau pendapat peserta didik sendiri. Uraian objektif dapat diskor secara objektif berdasarkan konsep atau kata kunci yang sudah pasti sebagai jawaban yang benar. uraian objektif dan uraian non-objektif. Skor penilaian yang diperoleh dengan menggunakan berbagai bentuk tes tertulis perlu digabung menjadi satu kesatuan nilai penguasaan kompetensi dasar dan standar kompetensi mata pelajaran. Skor yang diperoleh peserta didik untuk suatu perangkat tes pilihan ganda dihitung dengan prosedur: jumlah jawaban benar -----------------------------. benar salah. Soal bentuk uraian non objektif tidak dapat diskor secara objektif. sebagai bahan bagi guru kelas dalam mengisi kolom deskripsi perilaku dalam rapor. data yang diperoleh dengan masingmasing bentuk soal tersebut juga perlu diberi bobot. Besar-kecilnya skor yang diperoleh peserta didik untuk suatu kriteria ditentukan berdasarkan tingkat kesempurnaan jawaban dibandingkan dengan kriteria jawaban tersebut. dikali dengan 100. Penilaian SD . uraian. dibagi skor maksimal.atau rekomendasi. Data Penilaian Tertulis Data penilaian tertulis adalah skor yang diperoleh peserta didik dari hasil berbagai tes tertulis yang diikuti peserta didik. dengan dua angka di belakang koma. Tidak ada jawaban untuk suatu kriteria diberi skor 0.Januari 49 . Keempat bentuk soal terakhir ini juga dapat dilakukan penskoran secara objektif dan dapat diberi skor 1 untuk setiap jawaban yang benar. Setiap konsep atau kata kunci yang benar yang dapat dijawab peserta didik diberi skor 1. Pedoman penilaiannya berupa kriteria-kriteria jawaban.5. menjodohkan. Skor capaian peserta didik untuk satu butir soal kategori ini adalah jumlah konsep kunci yang dapat dijawab benar.

5.4 1. Data tercatat dengan rapi.4 Pengumpulan data Pengolahan data Penyajian data/ laporan 1. dan tahap penilaian (appraisal). pengolahan data.4 1. Informasi tentang data penilaian produk diperoleh dengan menggunakan cara holistik atau cara analitik. yaitu tahap persiapan. Jadi total skor terendah untuk keseluruhan tahap adalah 4 dan total skor tertinggi adalah 16. tahap pembuatan (produk). Merumuskan topik. 4. perkiraan data yang akan diperoleh. Dalam menilai setiap tahap. pengumpulan data. Data Penilaian Proyek Data penilaian proyek meliputi skor yang diperoleh dari tahap-tahap: perencanaan/persiapan. memuat kesimpulan dan saran. Berikut tabel yang memuat contoh deskripsi dan penskoran untuk masing-masing tahap. Dengan cara holistik. tempat penelitian. Cara penilaian analitik. Misalnya. langkah-langkah kerja. daftar pertanyaan atau format pengamatan yang sesuai dengan tujuan.Nilai akhir semester yang diperoleh peserta didik merupakan deskripsi tentang tingkat atau persentase penguasaan Kompetensi Dasar dalam semester tersebut. waktu. menguraikan cara kerja (langkah-langkah kegiatan) Penulisan laporan sistematis. Penyajian data lengkap. pendidik dapat menggunakan skor yang terentang dari 1 sampai 4. penafsiran data sesuai dengan tujuan penelitian. tujuan. Ketepatan menggunakan alat/bahan Ada pengklasifikasian data. Tahap Perencanaan/ persiapan Deskripsi Memuat: topik.Januari 50 . merumuskan tujuan penelitian. bahan/alat. Data Penilaian Produk Data penilaian produk diperoleh dari tiga tahap. menggunakan bahasa yang komunikatif. jadwal. pendidik menilai hasil produk peserta didik berdasarkan kesan keseluruhan produk dengan menggunakan kriteria kualitas dan kegunaan produk tersebut pada skala skor 0 – 10 atau 1 – 100.4 Keterangan: Semakin lengkap dan sesuai informasi yang diperoleh peserta didik pada setiap tahap semakin tinggi skor yang diperoleh. dan penyajian data/laporan. jelas dan lengkap. Skor 1 merupakan skor terendah dan skor 4 adalah skor tertinggi untuk setiap tahap. pendidik menilai hasil Penilaian SD . nilai 65 dapat diinterpretasikan peserta didik telah menguasai 65% unjuk kerja berkaitan dengan Kompetensi Dasar mata pelajaran dalam semester tersebut. Total Skor Skor 1. menuliskan alat dan bahan.

Data penilaian Portofolio Data penilaian portofolio peserta didik didasarkan dari hasil kumpulan informasi yang telah dilakukan oleh peserta didik selama pembelajaran berlangsung. Berdasarkan ketiga komponen penilaian tersebut.100.produk berdasarkan tahap proses pengembangan. Hasil pekerjaan peserta didik diberi skor berdasarkan kriteria (1) rangkuman isi portofolio. menentukan alat dan bahan Pembuatan 1-10 • Kemampuan menyeleksi dan menggunakan Produk bahan. dan tahap penilaian. Dengan demikian akan diperoleh skor peserta didik berdasarkan portofolio masing-masing. • Produk memenuhi kriteria keindahan. (5) presentasi dan (6) penampilan. • semakin baik kemampuan yang ditampilkan peserta didik. (2) hasil pekerjaan peserta didik. Ketiga komponen ini dijadikan suatu informasi tentang tingkat kemajuan atau penguasaan kompetensi peserta didik sebagai hasil dari proses pembelajaran. • Kemampuan menyeleksi dan menggunakan alat. Hasil profil perkembangan peserta didik mampu memberi skor berdasarkan gambaran perkembangan pencapaian kompetensi peserta didik pada selang waktu tertentu. yaitu mulai dari tahap persiapan. (4) ringkasan setiap dokumen. semakin tinggi skor yang diperoleh. tahap pembuatan. Pensekoran dilakukan berdasarkan rambu-rambu atau kriteria penskoran portofolio yang telah ditetapkan. dikali dengan 10 atau 100. dan (3) profil perkembangan peserta didik. Komponen penilaian portofolio meliputi: (1) catatan pendidik. Penilaian 1-10 • Kemampuan peserta didik membuat produk produk sesuai kegunaan/fungsinya. Contoh tabel penilaian analitik dan penskorannya. Kriteria penskoran: • menggunakan skala skor 0 – 10 atau 1 – 100. (3) perkembangan dokumen. • Kemampuan menyeleksi dan menggunakan teknik. Deskripsi Skor Kemampuan merencanakan seperti: 1-10 • menggali dan mengembangkan gagasan. • mendesain produk. 6. (2) dokumentasi/data dalam folder. pendidik menilai peserta didik dengan menggunakan acuan patokan kriteria yang artinya apakah peserta didik telah mencapai kompetensi yang diharapkan dalam bentuk persentase (%) pencapaian atau dengan menggunakan skala 0 – 10 atau 0 . Skor pencapaian peserta didik dapat diubah ke dalam skor yang berskala 0 -10 atau 0 – 100 dengan patokan jumlah skor pencapaian dibagi skor maksimum yang dapat dicapai.Januari 51 . Tahap Persiapan Penilaian SD .

Apabila semua indikator telah tuntas. dapat dikatakan peserta didik telah menguasai Kompetensi Dasar bersangkutan. Hasil penilaian diri yang dilakukan peserta didik juga dapat dipercaya serta dapat dipahami. atau penguasaan kompetensi tertentu. Dua atau tiga kali pendidik melakukan langkah-langkah koreksi dan telaahan seperti ini. dan dilakukan penilaian ulang. Pada taraf awal. pendidik dapat mengembalikan seluruh hasil pekerjaan kepada peserta didik untuk dikoreksi kembali.Januari 52 . Sebaliknya. dapat dikatakan bahwa peserta didik itu telah menuntaskan indikator itu. Pendidik perlu mengambil sampel antara 10% s. dikoreksi. sangat terbuka kemungkinan bahwa peserta didik banyak melakukan kesalahan dalam penilaian.d. B. dan jujur. Apabila jumlah indikator dari suatu Kompetensi Dasar yang telah tuntas lebih dari 50%. para peserta didik menjadi terlatih dalam melakukan penilaian diri secara baik. karena terdorong oleh keinginan untuk mendapatkan nilai yang baik. peserta didik dapat mempelajari Kompetensi Dasar berikutnya dengan mengikuti remedial untuk indikator yang belum tuntas. Apabila hasil koreksi ulang yang dilakukan oleh pendidik menunjukkan bahwa peserta didik banyak melakukan kesalahan-kesalahan dalam melakukan koreksi. Pertama. Sebuah indikator dapat dijaring dengan beberapa teknik penilaian. objektif. ada kemungkinan peserta didik sangat subjektif dalam melakukan penilaian. karena peserta didik belum terbiasa dan terlatih. diinterpresikan. hasil penilaian diri yang dilakukan oleh peserta didik tidak dapat langsung dipercayai dan digunakan. Apabila nilai peserta didik untuk indikator pencapaian sama atau lebih besar dari kriteria ketuntasan. Penilaian dilakukan pada waktu pembelajaran atau setelah pembelajaran berlangsung. sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Kedua. 20% untuk ditelaah. Penilaian SD . Dengan demikian. dan digunakan seperti hasil penilaian yang dilakukan oleh pendidik. Interpretasi Hasil Penilaian dalam Menetapkan Ketuntasan Belajar Penilaian dilakukan untuk menentukan apakah peserta didik telah berhasil menguasai suatu kompetensi dasar mengacu ke indikator. peserta didik dapat diinterpretasikan telah menguasai Standar Kompetesi dan mata pelajaran. kecakapan. dengan menunjukkan catatan tentang kelemahan-kelemahan yang telah mereka lakukan dalam koreksian pertama. Data Penilaian Diri Data penilaian diri adalah data yang diperoleh dari hasil penilaian tentang kemampuan. Oleh karena itu. yang dilakukan oleh peserta didik sendiri. Apabila peserta didik telah terlatih dalam melakukan penilaian diri secara pendidik. karena dua alasan utama.7. pendidik perlu melakukan langkah-langkah telaahan terhadap hasil penilaian diri peserta didik. pada taraf awal.

Mengidentifikasi ciri-ciri lapisan atmosfer dan pemanfaatannya 2. Nilai indikator pada kompetensi dasar ke 2 bervariasi. dapat dikatakan peserta didik itu belum menuntaskan indikator itu. Jadi nilai kompetensi dasar ke 2: 61 + 80 + 90 = 77 atau 7. angin. Mengklasifikasikan berbagai tipe iklim 60% 70% 61 80 Tuntas Tuntas 60% 90 Tuntas Berdasarkan tabel dapat diketahui bahwa nilai indikator pada kompetensi dasar 1 cenderung 60. Mengidentifikasi degradasi lahan dan dampaknya terhadap kehidupan Kriteria Ketuntasan 60% Nilai pesert a didik 60 Ketuntasan Tuntas 60% 59 Tidak Tuntas Tuntas 50% 59 Menganalisis atmosfer dan dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi 1. gempa bumi dan pembentukan relief muka bumi 2. suhu. Menganalisis unsur-unsur cuaca dan iklim (penyinaran. sehingga dihitung nilai rata-rata indikator. Apabila jumlah indikator dari suatu Kompetensi Dasar yang belum tuntas sama atau lebih dari 50%. Kompetensi Dasar Menganalisis dinamika dan kecenderungan perubahan litosfer dan pedosfer serta dampaknya terhadap kehidupan dimuka bumi Indikator 1. Mengidentifikasi ciri bentang lahan sebagai akibat proses pengikisan dan pengendapan 3. kelembaban. Menganalisis keterkaitan teori tektonik lemeng terhadap persebaran gunung api. awan. Jadi peserta didik perlu mengikuti remedial untuk indikator tersebut. Jadi nilai kompetensi dasar 1 adalah 60 atau 6. peserta didik belum dapat mempelajari Kompetensi Dasar berikutnya.7 3 Penilaian SD . Pada kompetensi dasar 1.2 belum tuntas.apabila nilai indikator dari suatu Kompetensi Dasar lebih kecil dari kriteria ketuntasan. Contoh penghitungan nilai kompetensi dasar dan ketuntasan belajar pada suatu mata pelajaran.Januari 53 . indikator ke. curah hujan) 3.

memberikan bantuan sesuai dengan gaya belajar peserta didik pada waktu yang tepat sehingga kesulitan dan kegagalan tidak menumpuk. Remedial hanya diberikan untuk indikator yang belum tuntas. Misalnya. 2. agar dapat mengembangkan potensi secara optimal. Misalnya. atau peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar ketika sebagian besar peserta didik yang lain belum. Pengayaan dapat dilaksanakan setiap saat baik pada atau di luar jam efektif. bila peserta didik mendapat bantuan yang tepat. latihan tambahan atau tugas individual yang bertujuan untuk memperkaya kompetensi yang telah dicapainya. program yang telah dirancang.BAB VI PEMANFAATAN DAN PELAPORAN HASIL PENILAIAN KELAS Penilaian kelas menghasilkan informasi pencapaian kompetensi peserta didik yang dapat digunakan antara lain: (1) perbaikan (remedial) bagi indikator yang belum mencapai kriteria ketuntasan. atau mengerjakan tugas mengumpulkan data. Pengayaan dilakukan bagi peserta didik yang memiliki penguasaan lebih cepat dibandingkan peserta didik lainnya. atau guru harus mengulang pelajaran dengan mengubah strategi pembelajaran. dan (5) penentuan kenaikan kelas. kemudian dilakukan penilaian dengan cara: menjawab pertanyaan.Januari 54 . A. atau mungkin diganti apabila ternyata tidak efektif Penilaian SD . Bagi peserta didik yang memerlukan pengayaan. Bagi peserta didik yang memerlukan remedial. Pemanfaatan Hasil Penilaian 1. Hasil penilaian kegiatan pengayaan dapat menambah nilai npeserta didik pada mata pelajaran bersangkutan. Kegiatan dapat berupa tatap muka dengan guru atau diberi kesempatan untuk belajar sendiri. Bagi peserta didik yang secara konsisten selalu mencapai kompetensi lebih cepat. Waktu remedial diatur berdasarkan kesepakatan antara peserta didik dengan guru. dapat dilaksanakan pada atau di luar jam efektif. dan bahan yang telah disiapkan perlu dievaluasi. membuat rangkuman pelajaran. Oleh karena itu. direvisi. guru kelas. dapat diberikan program akselerasi. Dengan demikian peserta didik tidak frustasi dalam mencapai kompetensi yang harus dikuasainya. (4) pelaporan. 3. Salah satu kegiatan pengayaan yaitu memberikan materi tambahan. atau oleh guru lain yang memiliki kemampuan memberikan bantuan dan mengetahui kekurangan peserta didik. (3) perbaikan program dan proses pembelajaran. guru dapat mengambil keputusan terbaik dan cepat untuk memberikan bantuan optimal kepada kelas dalam mencapai kompetensi yang telah ditargetkan dalam kurikulum. Peserta didik yang berprestasi baik perlu mendapat pengayaan. Bagi Guru Guru dapat memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan program dan kegiatan pembelajaran. (2) pengayaan apabila mencapai kriteria ketuntasan lebih cepat dari waktu yang disediakan. dan memperbaiki program pembelajarannya. strategi pembelajaran yang telah disiapkan. Remedial dilakukan oleh guru mata pelajaran. Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan belajar. Guru harus percaya bahwa setiap peserta didik dalam kelasnya mampu mencapai kriteria ketuntasan setiap kompetensi.

dan akurat. Isi Laporan Pada umumnya orang tua menginginkan jawaban dari pertanyaan sebagai berikut. komprehensif. 4. aljabar. statistika. Menjamin orangtua mendapatkan informasi secepatnya bilamana anaknya bermasalah dalam belajar 2. Data kuantitatif disajikan dalam angka (skor). transparansi dan akuntabilitas publik. Pelaporan Hasil Penilain Kelas 1. makna nilai tunggal seperti itu kurang dipahami peserta didik maupun orangtua karena terlalu umum.membantu peserta didik dalam mencapai penguasaan kompetensi. Merinci hasil belajar peserta didik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan dan dikaitkan dengan penilaian yang bermanfaat bagi pengembangan peserta didik b. tetapi juga di bidang akademik. Bentuk Laporan Laporan kemajuan belajar peserta didik dapat disajikan dalam data kuantitatif maupun kualitatif. Atas dasar itu. Dengan demikian orangtua/wali lebih mudah mengidentifikasi kompetensi yang belum dimiliki peserta didik. geometri.Januari 55 . c. dan instansi terkait lainnya. a. atau hal lain. Unsur penting dalam manajemen berbasis sekolah adalah partisipasi masyarakat. ia dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan dirinya serta aspek mana yang perlu ditingkatkan. di mana peran-serta masyarakat di bidang pendidikan tidak hanya terbatas pada dukungan dana saja. Memberikan informasi yang jelas. Laporan tersebut merupakan sarana komunikasi dan kerja sama antara sekolah. laporan kemajuan hasil belajar peserta didik dibuat sebagai pertanggungjawaban lembaga sekolah kepada orangtua/wali peserta didik. Namun. misalnya seorang peserta didik mendapat nilai 6 pada mata pelajaran matematika. Sejauh mana anak berpartisipasi dalam kegiatan di sekolah? Penilaian SD . Pelaporan hasil belajar hendaknya: a. orang tua. masyarakat. komite sekolah. karena bila dilakukan pada akhir semester bisa saja perbaikan itu akan sangat terlambat. B. Perbaikan program tidak perlu menunggu sampai akhir semester. Bagaimana keadaan anak waktu belajar di sekolah secara akademik. Laporan Sebagai Akuntabilitas Publik Kurikulum berbasis kompetensi dirancang dan dilaksanakan dalam kerangka manajemen berbasis sekolah. fisik. dan masyarakat yang bermanfaat baik bagi kemajuan belajar peserta didik maupun pengembangan sekolah. sehingga dapat menentukan jenis bantuan yang diperlukan bagi anaknya. sosial dan emosional? b. Bagi Kepala Sekolah Hasil penilaian dapat digunakan Kepala sekolah untuk menilai kinerja guru dan tingkat keberhasilan Peserta didik. Hal ini membuat orangtua sulit menindaklanjuti apakah anaknya perlu dibantu dalam bidang aritmatika. Laporan harus disajikan dalam bentuk yang lebih komunikatif dan komprehensif agar “profil” atau tingkat kemajuan belajar peserta didik mudah terbaca dan dipahami). Dipihak anak.

b. (Contoh model rapor beserta petunjuk pengisiannya lihat lampiran). Nilai suatu KD dapat diperoleh dari tes formatif. Laporan prestasi mata pelajaran.. a. Nilai yang ditulis merupakan rekap nilai setiap KD dari setiap aspek penilaian. Berkaitan erat dengan hasil belajar yang harus dicapai dalam kurikulum. Kemampuan/kompetensi apa yang sudah dan belum dikuasai dengan baik? d. Rapor Rapor adalah laporan kemajuan belajar peserta didik dalam kurun waktu satu semester. hasil pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. NR Mendengarkan Berbicara Membaca NAMA Kd 1 Kd Kd . sehingga diketahui kapan peserta didik memerlukan remedial. Rata-rata nilai KD dalam setiap aspek akan menjadi nilai pencapaian kompetensi untuk aspek yang bersangkutan. Rekap Nilai Rekap nilai merupakan rekap kemajuan belajar peserta didik. Untuk model rapor.. Nilai tersebut berasal dari nilai Ulangan Harian. NR Kd Kd Kd .. NR 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 Riri Toto * NR = nilai rata-rata KD untuk setiap aspek penilaian yang akan dimasukkan pada rapor 4. CONTOH FORMAT REKAP NILAI MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN NO : Bahasa Indonesia : Kd1 Menulis Kd2 Kd3 . Menitikberatkan kekuatan dan apa yang telah dicapai anak. Apa yang harus orangtua lakukan untuk membantu dan mengembangkan prestasi anak lebih lanjut? Untuk menjawab pertanyaan tersebut. NR Kd Kd Kd . tes sumatif..c.. nilai tugas perseorangan maupun kelompok. 3.Januari 56 . d. c. . dalam kurun waktu 1 semester. e. masing-masing sekolah boleh menetapkan sendiri model rapor yang dikehendaki asalkan menggambarkan pencapaian kompetensi peserta didik pada setiap matapelajaran yang diperoleh dari ketuntasan kompetensi dasarnya. dan Ulangan Akhir Semester. Oleh Penilaian SD . Memberikan perhatian pada pengembangan dan pembelajaran anak. Berisi informasi tentang tingkat pencapaian hasil belajar. Nilai pada rapor merupakan gambaran pencapaian kemampuan peserta didik dalam satu semestar. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami.. informasi yang diberikan kepada orang tua hendaknya. yang berisi informasi tentang pencapaian kompetensi peserta didik untuk setiap KD. Rekap nilai diperlukan sebagai alat kontrol bagi guru tentang perkembangan hasil belajar peserta didik.. berisi informasi tentang pencapaian kompetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan. Ulangan Tengah Semester.

75. emosi atau mental sehingga tidak mungkin berhasil dibantu mencapai kompetensi yang ditargetkan. misal: 60% . Kompetensi Dasar. Kompetensi Dasar. 65. Berikut contoh pembobotan nilai untuk Rapor Contoh 1.karena itu. maka peserta didik dianggap layak naik ke kelas berikutnya. dan indikatornya dan sekolah mempertimbangkan mata pelajaran. Rata-rata = 66 55 65 (60% x 66) + (20% x 55) + (20% x 65) = 40 + 11 + 13 = 64 Contoh 2. Standar Kompetensi. kompetensi dasar (KD). peserta didik yang tidak naik kelas diharapkan mengulang semua mata pelajaran beserta Standar Kompetensi. Pembobotan nilai Ulangan Harian lebih besar dari Ulangan Tengah Semester dan Ulangan Akhir Semester. dan 3) Jika karena alasan yang kuat. maka tidak perlu ada anak yang tidak naik kelas (automatic promotion). kedudukan atau bobot nilai Ulangan Harian sama atau lebih besar dari nilai Ulangan Tengah Semester.Januari 57 .2.20% . misal karena gangguan kesehatan fisik. dan indikator yang telah tuntas pada tahun ajaran sebelumnya. dan Ulangan Akhir Semester. dan standar kompetensi (SK) suatu mata pelajaran telah terpenuhi ketuntasannya. Penilaian SD . Penentuan Kenaikan Kelas Peserta didik dinyakan tidak naik kelas apabila: 1) memperoleh nilai kurang dari kategori baik pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia 2) Jika peserta didik tidak menuntaskan 50 % atau lebih Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar lebih dari 3 mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran sampai pada batas akhir tahun ajaran. Untuk memudahkan administrasi. Apabila setiap anak bisa dibantu secara optimal sesuai dengan keperluannya mencapai kompetensi tertentu.dan 3 Nilai Ulangan Tengah Semester Nilai Ulangan Akhir Semester Jadi Nilai pada rapor = = = = C.20% 60. Automatic promotion apabila semua indikator. Pembobotan nilai Ulangan Harian sama besar dengan Ulangan Tengah Semester dan Ulangan Akhir Semester Keterampilan Membaca: Nilai rata-rata Ulangan Harian Nilai Ulangan Tengah Semester Nilai Ulangan Akhir Semester Jadi Nilai pada rapor = = = = 66 55 65 66 + 55 + 65 3 = 62 Keterampilan Membaca: Nilai Ulangan Harian 1.

Penilaian SD . PENJELASAN UMUM Informasi tentang hasil belajar dalam rapor ini diperoleh dari Format Penilaian Kemajuan Belajar yang dirangkum pendidik selama proses pembelajaran berlangsung. berisi no. Kotak pertama.40). Untuk memudahkan pengisian. dan komprehensif (menyeluruh) memberikan gambaran tentang hasil belajar peserta didik.Januari 58 . misalnya: delapan koma empat puluh. RASIONAL Rapor merupakan dokumen yang menjadi penghubung komunikasi baik antara satuan pendidikan dengan orangtua peserta didik maupun dengan pihakpihak lain yang ingin mengetahui tentang hasil belajar anak pada kurun waktu tertentu. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan sesuai dengan karakteristik masing-masing mata pelajaran. Mata Pelajaran merupakan nama mata pelajaran sesuai dalam struktur kurikulum yang digunakan c. nama mata pelajaran. d. B. Aspek Penilaian merupakan aspek-aspek pada masing-masing mata pelajaran yang ingin dikomunikasikan. Nomer merupakan nomer mata pelajaran sesuai dalam struktur kurikulum yang digunakan. misalnya identitas peserta didik dan satuan pendidikannya. Nilai tersebut ditulis dalam huruf pada kolom nilai huruf. Dengan demikian nilai pada rapor bukan nilai tunggal tetapi dikelompokkan menurut dimensi masing-masing mata pelajaran. maka aspek-aspek penilaian pada rapor diusahakan sama dengan aspek-aspek yang tertuang dalam Standar Kompetensi mata pelajarannya.Lampiran 2 : Model Rapor PETUNJUK PENGISIAN RAPOR A. Nilai merupakan nilai rata-rata dari masing-masing aspek penilaian. 2. Satuan pendidikan dapat menetapkan sendiri kelengkapan dari model rapor ini. Catatan pendidik merupakan deskripsi pencapaian kompetensi Peserta didik termasuk sikap yang berhubungan dengan mata pelajaran. a. e. sehingga dapat diketahui lebih jelas kelebihan maupun kekurangan peserta didik ybs. Karena itu. b. informatif. Kolom nilai angka diisi dengan angka dalam skala 10 (misal 8. Format maupun cara pengisiannya dapat dilihat dalam Buku Pedoman Penilaian. aspek penilaian. rapor harus komunikatif. nilai (angka dan huruf) serta catatan pendidik. Setiap mata pelajaran memiliki dimensi yang berbeda satu dengan lainnya. Secara umum pengisian rapor adalah sebagai berikut (Lihat format): 1. sehingga orientasi pembelajaran dan penilaian adalah penguasaan kompetensi sesuai dengan dimensi masingmasing mata pelajaran. Setiap mata pelajaran memberikan informasi secara kuantitatif maupun deskriptif tentang perkembangan belajar peserta didik.

2) Penerapan. C. Hasil belajar yang dicantumkan dalam Rapor merupakan keputusan akhir yang menyimpulkan pencapaian pada setiap aspek. PENJELASAN PENGISIAN MASING-MASING MATA PELAJARAN PADA MASINGMASING SATUAN PENDIDIKAN SATUAN PENDIDIKAN DASAR 1. Misal. Kotak ke tiga: Pengembangan diri Merupakan catatan pendidik pembina extrakurikuler tentang peserta didik yang berkaitan dengan pengembangan potensi diri yang dilakukan di luar jam belajar effektif (ekstrakurikuler). nilai hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang dicantumkan dalam Rapor mencakup aspek: 1) Penguasaan Konsep dan Nilai-nilai. perbendaharaan kata kurang sehingga mengalami kesulitan dalam mengarang. Kristen. Untuk kepentingan pembelajaran dan penilaian. yaitu: 1) Kemampuan untuk mengembangkan konsep dan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara.Misalnya (Bahasa Indonesia) intonasi sangat bagus. 2. sains. pengembangan diri dalam bidang olah raga. Hindu. dan Budha) dikelompokkan menjadi dua aspek. 4. kurang berani berlatih berpidato. dan 2) Penerapan. yaitu: 1) Kemampuan untuk mengembangkan konsep dan nilai-nilai kehidupan beragama. dan 2) Kemampuan untuk menerapkan konsep dan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara melalui Praktik atau Pengalaman Belajar.Januari 59 . dan tanggung jawab. Katolik. Pendidikan Kewarganegaraan INDIKATOR yang terdapat dalam Standar Kompetensi mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dikelompokkan menjadi dua aspek. Kotak ke dua: Perilaku Merupakan penjelasan tentang rangkuman catatan pendidik Bimbingan dan Konseling yang berkaitan dengan perilaku umum peserta didik yang menonjol positif maupun negatif. Misal kedisiplinan. yaitu: 1) Penguasaan Konsep dan Nilai-nilai. nilai hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama yang dicantumkan dalam Rapor juga mencakup dua aspek. dan 2) Kemampuan untuk menerapkan konsep dan nilai-nilai kehidupan beragama melalui Praktik atau Pengalaman Belajar. Pendidikan Agama Indikator yang terdapat dalam Standar Kompetensi mata pelajaran Pendidikan Agama (Islam. Penilaian SD . Berdasarkan hal itu. keaktifan mengikuti kegiatan satuan pendidikan. seni dan budaya. 3. analisis terhadap seluruh indikator diperlukan untuk menentukan indikator-indikator yang termasuk ke dalam masing-masing aspek. Berdasarkan hal itu.

(e) Menghargai kegunaan matematika. Aspek sastra sudah melekat pada keempat aspek tersebut yang dijadikan sebagai alat untuk mengembangkannya. (c) Pengelolaan data. (c) Penalaran dan komunikasi. Demi kepraktisan dan kemudahan. 3) Membaca dan 4) Menulis. akurat. (b) Geometri dan pengukuran. Indikator yang menunjukkan pemahaman konsep antara lain adalah: a) menyatakan ulang sebuah konsep Penilaian SD . pendidik memasukkan nilai tersebut berdasarkan kesimpulan yang dibuat sesuai aspek-aspek tersebut. 2) Berbicara. Kecakapan atau kemahiran matematika yang diharapkan dalam pembelajaran matematika yang mencakup ke tiga aspek tersebut diatas adalah mencakup: (a) Pemahaman konsep. Pemecahan masalah Alasan: 1) Pemahaman konsep merupakan kompetensi yang ditunjukkan Peserta didik dalam memahami konsep dan dalam melakukan prosedur (algoritma) secara luwes. maka aspek penilaian matematika dalam rapor dikelompokkan menjadi 3 aspek yaitu: a. Jadi pada saat mengisi rapor. (d) Pemecahan masalah. efisien dan tepat. Bahasa Indonesia Standar Kompetensi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD dikelompokkan dalam aspek: 1) Mendengarkan. Penalaran dan komunikasi c. Aspek Penilaian juga dikelompokkan dalam aspek: 1) Mendengarkan.Untuk kepentingan pembelajaran dan penilaian. 3) Membaca dan 4) Menulis. Pemahaman Konsep b. sedangkan untuk kelas 6 mencakup aspek : (a) Bilangan. 4. Matematika Standar kompetensi mata pelajaran matematika SD terdiri dari 3 aspek yaitu Untuk kelas 1 sampai dengan kelas 5 mencakup aspek : (a) Bilangan. 2) Berbicara. Hasil belajar yang dicantumkan dalam Rapor merupakan keputusan akhir yang menyimpulkan pencapaian setiap aspek.Januari 60 . analisis terhadap seluruh indikator diperlukan untuk menentukan indikator-indikator yang termasuk ke dalam masing-masing aspek. (b) Prosedur. 3. (b) Geometri dan pengukuran.

memilih pendekatan dan strategi pemecahan. memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran solusi e) menarik kesimpulan dari pernyataan f) memeriksa kesahihan suatu argumen g) menemukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi 3) Pemecahan masalah merupakan kompetensi strategik yang ditunjukkan Peserta didik dalam memahami. gambar dan diagram b) mengajukan dugaan c) melakukan manipulasi matematika d) menarik kesimpulan. 3) Hasil penilaian terhadap Indikator yang menunjukkan kompetensi siwa dalam pemecahan masalah dimasukkan dalam aspek penilaian pemecahan masalah. 2) Hasil penilaian terhadap Indikator yang menunjukkan kompetensi siwa dalam penalaran dan komunikasi dimasukkan ke dalam aspek penilaian penalaran dan komunikasi. tertulis. menyusun bukti. dan memilih prosedur atau operasi tertentu g) Mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah 2) Penalaran dan komunikasi merupakan kompetensi yang ditunjukkan Peserta didik dalam melakukan penalaran dan mengkomunikasikan gagasan matematika. memanfaatkan.Januari 61 . maka : 1) Hasil penilaian terhadap Indikator yang menunjukkan kompetensi siwa dalam pemahaman konsep dimasukkan ke dalam aspek penilaian pemahaman konsep. Penilaian SD . dan menyelesaikan model untuk menyelesaikan masalah. Indikator yang menunjukkan penalaran dan komunikasi antara lain adalah: a) menunjukkan pemahaman masalah b) mengorganisasi data dan memilih informasi yang relevan dalam pemecahan masalah c) menyajikan masalah secara matematik dalam berbagai bentuk d) memilih pendekatan dan metode pemecahan masalah secara tepat e) mengembangkan strategi pemecahan masalah f) membuat dan menafsirkan model matematika dari suatu masalah g) menyelesaikan masalah yang tidak rutin Sehingga ketika akan memasukkan nilai ke dalam rapor. Indikator yang menunjukkan penalaran dan komunikasi antara lain adalah: a) menyajikan pernyataan matematika secara lisan.b) mengklasifikasi objek-objek menurut sifat-sifat tertentu (sesuai dengan konsepnya) c) memberi contoh dan non-contoh dari konsep d) menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis e) mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep f) menggunakan.

7. sedangkan Hasil Penilaian terhadap semua aktifitas sains yang melatih dan mengembangkan keterampilan sains dan Sikap Ilmiah dimasukkan ke dalam aspek Kinerja Ilmiah. Untuk kepentingan pembelajaran dan penilaian. yaitu: 1) Kemampuan untuk mengembangkan konsep kehidupan sosial. Seni Budaya dan Keterampilan Standar Kompetensi Mata Pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan dikelompokkan dalam 1) Seni Rupa. nilai hasil belajar mata pelajaran Pengetahuan Sosial yang dicantumkan dalam Rapor mencakup aspek: 1) Penguasaan Konsep. Berdasarkan hal itu. Penilaian SD . analisis terhadap seluruh indikator diperlukan untuk menentukan indikator-indikator yang termasuk ke dalam masing-masing aspek. 2) Penerapan. Ilmu Pengetahuan Sosial INDIKATOR yang terdapat dalam Standar Kompetensi mata pelajaran Pengetahuan Sosial dikelompokkan menjadi dua aspek. Kelompok Standar Kompetensi tersebut kemudian diurai menjadi kompetensi dasar (KD) yang mencakup: 1) konsepsi. 4) Kerajinan dan 5) Teknologi. Ilmu Pengetahuan Alam Standar Kompetensi Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dikelompokkan ke dalam: 1) Pemahaman Konsep dan Penerapannya 2) Kerja Ilmiah Sedangkan Aspek Penilaian dalam Ilmu Pengetahuan Alam dikelompokkan menjadi: 1) Pemahaman dan Penerapan konsep 2) Kinerja Ilmiah Alasan: 1) Pemahaman dan Penerapan Konsep mencakup semua sub ranah dalam ranah kognitif 2) Kinerja Ilmiah mencerminkan semua aktivitas Sains yang melatih dan mengembangkan baik keterampilan sains dan sikap ilmiah Sehingga ketika akan memasukkan nilai pada rapor.5.Januari 62 . Hasil belajar yang dicantumkan dalam Rapor merupakan keputusan akhir yang menyimpulkan pencapaian setipa aspek. dan 2) Kemampuan untuk menerapkan konsep kehidupan sosial melalui Praktik atau Pengalaman Belajar. 6. hasil penilaian terhadap Pemahaman dan penerapan konsep yang mencakup semua sub ranah dalam kognitif dimasukkan ke dalam aspek Pemahaman dan Penerapan Konsep. 3) Seni Tari . 2) Seni Musik.

4) aktivitas Ritmik. minimal sama dengan yang dicapai pada tahun sebelumnya. nilai Peserta didik untuk semua indikator. misal karena gangguan kesehatan fisik. olah raga dan kesehatan terdiri atas: 1) Permainan dan Olahraga. dan c) Jika karena alasan yang kuat. 4) Pilihan akuatik dan pendidikan luar kelas 9. emosi atau mental sehingga tidak mungkin berhasil dibantu mencapai kompetensi yang ditargetkan. Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun 2.Januari 63 .2) apresiasi dan 3) kreasi Aspek Penilaian dalam mata pelajaran ini dikelompokkan dalam aspek: 1) Apresiasi dan 2) Kreasi. MEKANISME PENENTUAN NAIK KELAS DAN TINGGAL KELAS 1. 3) Uji diri/senam. D. maka pengelompokan nilai dalam rapor ditetapkan oleh satuan pendidikan/daerah masing-masing. 3) Kebugaran dan kesehatan. 8. Muatan Lokal Muatan Lokal ditetapkan oleh daerah/satuan pendidikan. nilai KD konsepsi dilebur ke dalam aspek apresiasi dan/atau kreasi sesuai dengan tuntutan kompetensinya. Ketika mengisi rapor. kompetensi dasar (KD). 7) Kesehatan Aspek Penilaian yang dimasukan ke dalam rapor adalah: 1) Keterampilan gerak dasar. dan SK yang ketuntasan belajar minimumnya sudah dicapai. Penilaian SD . a) memperoleh nilai kurang dari kategori baik pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia b) Jika peserta didik tidak menuntaskan kompetensi dasar dan standar kompetensi lebih dari 3 mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran sampai pada batas akhir tahun ajaran. 5) Akuatik dan 6) Pendidikan Luar Kelas. 2) Keterampilan cabang olah raga. Pendidikan jasmani. 2) Aktivitas Pengembangan. olah raga dan kesehatan. Peserta didik dinyatakan naik kelas. 3. 4. Standar Kompetensi Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani . Peserta didik dinyatakan harus mengulang di kelas yang sama bila. apabila yang bersangkutan telah mencapai kriteria ketuntasan minimal pada semua indikator. dan standar kompetensi (SK) pada semua mata pelajaran. sedangkan nilai KD kreasi masuk ke dalam aspek penilaian kreasi. Ketika mengulang di kelas yang sama. Nilai KD apresiasi masuk ke dalam aspek penilaian apresiasi. KD.

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraa n Bahasa Indonesia : ………………………………………….Tahun Pelajaran : 2006/2007 : …………………………………………….Kelas : V : ………………………………………. 3. 6 7 8 Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial Seni Budaya dan Keterampilan Pendidikan Jasmani..Luar Satuan pendidikan Nilai Angka Huruf Catatan Pendid ik 2. Aspek Penilaian Penguasaan Konsep dan nilainilai Penerapan Penguasaan Konsep dan nilainilai Penerapan Mendengarkan Berbicara Membaca Menulis Pemahaman Konsep Penalaran dan Komunikasi Pemecahan masalah Pemahaman dan penerapan konsep Kinerja Ilmiah Penguasaan Konsep Penerapan Apresiasi Kreasi Kemampuan gerak dasar Keterampilan cabang olahraga Kebugaran dan kesehatan Pilihan: Akuatik/Pend. Olahraga dan Kesehatan 9.Januari 64 .Semester Ke : 1 ( satu) : …………………………………. Matematika 5. 1.Model Rapor SD/MI Nama Satuan pendidikan Alamat Nama Peserta didik Nomor Induk No. Muatan Lokal……… Penilaian SD . 4.

....................................................................... .................................................................................................................... Tanpa Keterangan Mengetahui Orang Tua/Wali Hari Diberikan di: Jakarta Tanggal : 4 Januari 2006 Wali Kelas ( …………………………) ( …………………………) Penilaian SD ............................................................................................................... Sakit 2...................... ....................................................................................................Januari 65 .......................................................................... .................................. ..................................................... .................................................................. ...............................................................................................................................................................................................................................PERILAKU .................... ........................ Izin 3.......................... PENGEMBANGAN DIRI .............................. ...... ................................................................................................................... ................................................................................................ ............. ......................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... Ketidakhadiran 1............................................................................................. .... .................................................................... ............................................................. ........ .......................................................................................................................... ................................................................

Januari 66 . Camberwell. Measurement and Assessment in Teaching. E. G. Paper amd Pen Assessment Resource Kit.E. Constructing Achievement Tests. Melborne: The Australian Council for Educational Research Ltd. Forster. Forster. Forster. Margaret. (1998). Project Assessment Resource Kit. Camberwell. Melborne: The Australian Council for Educational Research Ltd. dan Masters. G. Forster. R. (1996). Melborne: The Australian Council for Educational Research Ltd. Melborne: The Australian Council for Educational Research Ltd. dan Masters. (1995). Linn. (1996). N. dan Masters.J. Portfolios Assessment Resource Kit. (1982). dan Masters.L. Margaret. Camberwell. Camberwell. Product Assessment Resource Kit. G. (1995) Classroom Assessment. Margaret. Boston: Allyn & Bacon. W.. London: Prentice Hall. dan Gronlund. Popham. Camberwell. Melborne: The Australian Council for Educational Research Ltd. G. Norman. (1996). Penilaian SD . dan Masters. What Teachers Need to Know. G. New Jersey: Prentice Hall.DAFTAR PUSTAKA Forster. (1999). Margaret. Gronlund. Performance Assessment Resource Kit. Margaret.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.