P. 1
Manual-Mutu-090520121.pdf

Manual-Mutu-090520121.pdf

|Views: 61|Likes:
Publicado porwakasensei99

More info:

Published by: wakasensei99 on Jan 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2013

pdf

text

original

MANUAL MUTU (QUALITY MANUAL) ISO 9001 : 2008 LABORATORIUM SENTRAL ILMU HAYATI UNIVERSITAS BRAWIJAYA Kode Dokumen

: 00012 03000

Revisi Tanggal Disiapkan oleh

: : :

06 09 Mei 2012 Manajer Administrasi

Dikaji ulang oleh

:

Dr. Dra. Sri Winarsih, Apt., Ph.D Manajer Mutu

Disahkan oleh

:

Prof. Dr.Ir Kuswanto, MS Direktur

Prof Yenny Risjani, DEA, P,hD

Halaman 1 dari 24
Manual Mutu LSIH-UB 2012

KEBIJAKAN MUTU Laboratorium Sentral Ilmu Hayati Universitas Brawijaya (LSIH-UB) merupakan institusi pelaksana dibidang penelitian yang mendorong terwujudnya Universitas Brawijaya sebagai Universitas terkemuka dibidang pendidikan untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Sesuai dengan klausul 5.3. tentang kebijakan mutu pada ISO 9000:2008 maka seluruh jajaran pimpinan dan staf LSIH-UB telah berkomitmen untuk menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) secara konsisten dan meningkatkan efektivitas pelaksanaannya secara berkesinambungan. Seluruh jajaran pimpinan dan staf LSIH-UB terus berusaha untuk meningkatkan mutu layanan yang diberikan sebagai bentuk kontribusi terhadap kemajuan Universitas Brawijaya, bangsa dan masyarakat Indonesia. Secara umum sasaran mutu LSIH-UB adalah : a. Mempertahankan semua aspek mutu pada setiap proses dan kegiatan b. Menghasilkan produk/layanan dengan mutu yang baik dan konsisten selaras dengan sasaran di atas, LSIH-UB bertekad: a. Mengembangkan SMM ISO 9001:2008 dibidang pelayanan dengan dukungan dari seluruh personil organisasi, dengan pola kebersamaan yang saling asah dan asuh serta didasari oleh nilai-nilai dasar akhlak mulia yaitu: amanah, ibadah, credible dan accountable. b. Bersikap tanggap terhadap perubahan dalam sistem penyelenggaraan pelayanan laboratorium di perguruan tinggi dengan tetap mempertahankan konsistensi mutu produk atau layanan melalui SMM. c. Manajemen, semua personil dan analis sepakat untuk memenuhi standar mutu sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, sebagai kontribusi untuk mendukung hubungan kerja yang sehat. d. Meningkatkan SDM melalui program pelatihan bagi semua personil dan analis, sehingga setiap pihak dapat melakukan tugas dengan pengetahuan dan ketrampilan yang memadai. e. Mengkaji efektivitas dan efisiensi kinerja organisasi sehingga LSIH-UB dapat mendukung peningkatan pencapaian sasaran mutu UB. f. Meningkatkan mutu pelayanan kepada customer.

Malang, 09 Mei 2012 Direktur Laboratorium Sentral Ilmu Hayati Universitas Brawijaya

Prof. Yenny Risjani, DEA, P.hD NIP. 19610523 198703 2 003

Halaman 2 dari 24
Manual Mutu LSIH-UB 2012

Manual Mutu ini mencakup kebijakan umum (visi. 1.MANUAL MUTU LABORATORIUM SENTRAL ILMU HAYATI UNIVERSITAS BRAWIJAYA 1.1 Sejarah LSIH UB Laboratorium Sentral Ilmu Hayati Universitas Brawijaya (LSIH-UB) merupakan laboratorium bagian dari Universitas Brawijaya dibawah koordinasi langsung oleh Rektor dengan tugas mendukung penelitian dan penyelenggaraan pelayanan pengujian.2. tujuan mutu dan sasaran mutu). Sementara itu. struktur organisasi. Dalam melaksanakan tugasnya. LSIH-UB berdiri berdasar Surat Keputusan Rektor No: 368/SK/2007 tanggal 23 Oktober 2007. kebijakan mutu. Secara fungsional LSIH-UB bertanggungjawab: a) Menyediakan peralatan dan bahan kimia. garis besar proses dan profil organisasi serta lingkup sistem manajemen mutu yang ditetapkan dalam ISO 9001:2008. b) Memberikan layanan dan pendayagunaan fasilitas laboratorium. Ruang Lingkup dan Kebijakan Umum 1. c) Melakukan pelayanan uji.1 Tujuan dan Ruang Lingkup Manual Mutu ini mendokumentasikan sistem mutu organisasi LSIH-UB untuk menunjukkan kemampuan organisasi dalam menghasilkan produk secara konsisten sesuai dengan kebutuhan customer dan peraturan yang berlaku. Manual Mutu ini menjelaskan lingkup SMM yang terkait dengan mandat utama LSIH-UB yaitu sebagai unit kerja penunjang pelaksana akademik dengan peran : memberikan layanan fasilitas laboratorium untuk keperluan pendidikan.2 Kebijakan Umum 1. penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Manual Mutu ini juga menyediakan panduan bagi pengembangan sistem secara keseluruhan. LSIH-UB dilengkapi dengan peralatan penelitian yang mutakhir sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan IPTEK agar mampu menghasilkan karya ilmiah yang terakui secara internasional. Manual Mutu ini merupakan bagian dari Sistem Manajemen Mutu yang dirancang untuk memenuhi persyaratan ISO 9001:2008. Kedudukan LSIH UB berdasar Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 dalam Struktur Organisasi Universitas Brawijaya adalah Unsur Penunjang Pelaksana Akademik. Semua persyaratan SMM ISO 9001:2008 diaplikasikan oleh LSIH-UB tanpa pengecualian (Lampiran 1). Guna menunjang fungsi tersebut di atas maka laboratorium memiliki personil laboratorium yang tersertifikasi dalam ruang lingkup uji. e) Menyediakan pelayanan magang/pencangkokan penelitian dan f) Melakukan urusan tata administrasi LSIH-UB. Akreditasi berlaku terhitung mulai tanggal 19 Januari 2012 LSIH-UB Halaman 3 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 . Prestasi LSIH-UB ini ditunjukkan dengan meraih akreditasi ISO 17025:2005 untuk Laboratorium Pengujian dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). d) menyelenggarakan kegiatan pelatihan/training/workshop. misi. Sebagai unit pendukung Universitas. pembatasan terminologi yang digunakan dalam SMM ini dijelaskan di Bagian 2 tentang Deskripsi Istilah dan Definisi. LSIH-UB mencatatkan prestasi dalam pelaksanaan penelitian yang handal.

II Universitas Brawijaya Direktur Manajer Administrasi Manajer Teknis Manajer Mutu Ka.Div/ Deputi Pangan Ka.3 Struktur Organisasi Sesuai klausul 4. pelaksana penelitian dan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Memberikan jasa pelayanan untuk penelitian dan pengembangan ilmu-ilmu hayati. 3. Meningkatkan kemampuan dan kualitas peneliti (SDM) yang profesional serta berkepribadian.2 Visi dan Misi LSIH-UB Visi LSIH-UB adalah menjadi institusi yang menyediakan segala informasi penelitian. 1. Melakukan pengembangan dan penyebarluasan IPTEK dan mengupayakan penggunaannya pada masyarakat. Sedangkan Misi LSIH-UB adalah: 1.2.1 persyaratan ISO 9001:2008 maka berdasar SK Rektor No : 110/SK/2012 struktur organisasi Laboratorium Sentral Ilmu Hayati adalah: Rektor Universitas Brawijaya Pembantu Rektor I. Struktur Organisasi LSIH-UB Halaman 4 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 .dengan ruang lingkup pengujian dengan nomor kode laboratorium LP564-IDN 1.2. 2. kesehatan masyarakat. ilmu-ilmu dasar serta bidangbidang kajian yang terkait untuk bisa memberikan solusi penyelesaian masalah yang ada di masyarakat. kedokteran.Div/Deputi Molekuler dan Seluler Gambar 1.

1. 6. Melakukan sosialisasi akreditasi Laboratorium ke instansi yang membutuhkan. Memimpin kaji ulang manajemen. 3. Menyetujui usulan kegiatan pelatihan. 2. apabila Manajer Mutu berhalangan hadir. 1. Menjamin bahwa implementasi manajemen mutu dilaksanakan secara konsisten. 4. Menyiapkan materi kaji ulang sistem manajemen mutu. 3. Bertanggung jawab pada pelaksanaan / implementasi sistem mutu laboratorium. Jabatan Job Deskripsi 1. 4. Memimpin organisasi dan melaksanakan fungsi manajemen laboratorium. Penghubung dengan Komite Akreditasi Nasional 5. 8. Menyetujui kebutuhan pengadaan peralatan. Mengawal dan memelihara keberlangsungan Sistem Manajemen Mutu. 10. Merencanakan dan menyelenggarakan audit internal laboratorium. 4. Merumuskan dan melaksanakan sasaran pendidikan. 3. Menjalin kerjasama dengan laboratorium terakreditasi lainnya dan organisasi pemberi akreditasi nasional/internasional. Menjamin tersedianya sumber daya. Memeriksa manual mutu untuk disahkan oleh Direktur. Mengesahkan manual prosedur. Mensosialisasikan dan menjamin sistem mutu. pelatihan dan ketrampilan personil. 5. Menyeleksi dan bertanggung jawab terhadap kompetensi personil. 5.2. Menanggapi pengaduan Customer. 6. 7. Manager Representatif dipegang oleh Manajer Mutu Halaman 5 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 .1. Direktur 1. 2.4 Rincian Tugas dan Tanggung Jawab No. Bertanggung jawab terhadap tugas-tugas Manajer Mutu. Bertanggung jawab untuk mempersiapkan rekaman-rekaman yang diperlukan untuk audit internal dan kaji ulang manajemen. 8. 9. 2. 2. 7. Manajer Administrasi 3. Bertanggung jawab terhadap jaminan mutu. Mengesahkan dan menetapkan manual mutu dan kebijakan mutu laboratorium. Bertanggung jawab terhadap pengadaan barang dan jasa. 6.

Menggantikan tugas dan wewenang Manajer Teknis apabila Manajer Teknis berhalangan. Memeriksa laporan hasil pengujian. 8. 13. 6. Divisi/Deputi Biomol 6. Manajer Teknis 5. Melakukan kalibrasi peralatan. Memeriksa Instruksi Kerja. Mengesahkan lembar pengujian. 4. 4. Memeriksa laporan hasil pengujian. Bertanggungjawab terhadap pelaksanaan pengujian. Bertanggung jawab terhadap kinerja analis. 9. 5. 3. 1. Mengesahkan Instruksi Kerja. 9.4. Peningkatan fasilitas peralatan untuk penelitian 3. Rencana Strategis 2012-2016 ini dibuat berdasarkan pada: 1. 10. Merencanakan kebutuhan alat dan kemikalia pengujian setiap 3 bulan. analis dan staf administrasi 4. 12. Peningkatan kualitas dan penjaminan jadwal pelaksanaan pelatihan dan workshop Secara umum Renstra LSIH-UB merupakan arah pengembangan LSIH-UB dalam 4 tahun ke depan serta berguna sebagai dasar Halaman 6 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 . 7. Membantu Manajer Teknis dalam menjamin mutu pengujian. Menginventarisasi alat dan kemikalia. Divisi/Deputi Pangan 1. 3. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pengujian oleh analis. Mengusulkan pelatihan analis/teknisi. Bertanggung jawab terhadap proses dan hasil analisis. Bertanggung jawab terhadap jaminan mutu pengujian. 6. Menandatangani sertifikat pengujian. Peningkatan layanan pengujian tersertifikasi ISO 17025:2005 2. Bertanggung jawab terhadap kinerja alat. Peningkatan kualitas penelitian 5. 7. Ka. Mengusulkan bahan dan alat yang dibutuhkan untuk pengujian serta alat yang harus dikalibrasi ulang. Mengusulkan pelatihan analis/teknisi. 11. 2. Membantu Manajer Teknis dalam menjaga kinerja alat. 2. Peningkatan pendidikan/kemampuan bagi dosen.2. Ka. 1. 8.5 Rencana Strategis Rencana Strategis (Renstra) Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB 2009-2012 merupakan wujud komitmen pada Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dan keberlanjutan dari kegiatan tahunan LSIH-UB 2005-2008.

. Civitas akademika terdiri dari mahasiswa (S1. peneliti atau dosen). Pengujian . b. Penambahan lingkup pengujian tersertifikasi Penambahan jumlah alat terkalibrasi Penambahan peralatan penelitian Peningkatan kemampuan staf analisis untuk penanganan alat penelitian melalui pelatihan operasional alat.Membayar uang muka bench fee lab sesuai dengan kriteria pengguna lab (mahasiswa S1. Penelitian . c. f. 3. secara garis besar meliputi program : a. d. .2.Mengisi formulir permohonan pelatihan/training/workshop/ magang/pencangkokan. .S2 dan S3).Customer mengajukan permohonan untuk melakukan penelitian di LSIH-UB dan melampirkan proposal penelitian serta foto 3x4 sebanyak 3 lembar.Customer telah memahami ketentuan dan peraturan yang berlaku di LSIH UB. . Halaman 7 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 . Penelitian hasil kerjasama dan hibah meningkat Publikasi Ilmiah Nasional dan Internasional Pengembangan jurnal internasional Penyelenggaraan seminar tahunan Inventarisasi materi dan jadwal pelatihan Inventarisasi materi dan jadwal workshop 1. .Customer telah memahami ketentuan dan peraturan yang berlaku di LSIH UB. 2.pengembangan laboratorium di lingkungan UB. S2. Civitas non akademika adalah pihak umum misalnya dari perusahaan dan instansi. g. Rencana Strategis LSIH-UB empat tahun ke depan (2012-2016). S3.Customer telah memahami ketentuan dan peraturan yang berlaku di LSIH UB. j. . analisis dan dosen untuk mengikuti pelatihan sesuai tupoksinya.Mengisi formulir permohonan pengujian. Persyaratan customer antara lain: 1. i.Membayar uang muka untuk pengujian. Pengiriman staf administrasi. . dosen dan peneliti.6 Customer Customer adalah pengguna layanan laboratorium yang berupa layanan penelitian dan pengujian di LSIH-UB yang meliputi civitas akademika dan civitas non akademika. Pelatihan/Training/Workshop atau Magang/Pencangkokan Penelitian . e.Mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan. h. . k.Membayar uang muka untuk pengujian.Menyerahkan sampel pengujian.

4 Pembelian Tim Pengadaan Barang UB bertanggung jawab untuk mengkoordinir perencanaan. Pimpinan Universitas serta pihak lain yaitu civitas non akademika. Halaman 8 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 . Dalam pengembangan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB berlaku rantai pasokan yang menjelaskan hubungan antara supplier (Perundangan-undangan. Laboratorium mentaati dan melaksanakan peraturan yang berlaku.1. penyusunan dan pelaksanaan pengadaan barang serta jasa sesuai kebijakan LSIH-UB. Acuan Normatif Laboratorium melakukan pengujian hanya atas permintaan customer. Proses pengadaan barang diatur dalam Manual Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa di LSIH-UB (MP 00012 04010). cepat dan akurat. Personil yang tersertifikasi sesuai dengan kompetensinya Tingkat kepuasan customer Lama penyelesaian analisis Kadar air. dengan melibatkan seluruh jajaran LSIH-UB. 2. Keputusan Senat dan Rektor UB)  organization Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB  customer adalah civitas akademika meliputi Mahasiswa. Diknas atau Peraturan. Butir mutu Alat-alat penelitian yang terkalibrasi Lingkup pengujian yang terakreditasi 3.2. Sasaran mutu yang akan dicapai adalah: Sasaran mutu Capaian Rencana 2011 2011 2012 15 unit 20 unit 30 unit 2 Dalam 3 tahap PANTEK 3 orang 4 orang 6 orang 90 % 20 hari 97. 3% KA : 5 hari KP : 3 hari K. Dikti. Kadar protein dan Kadar abu Karyotyping 25 hari 25 hari 2.7 Sasaran Mutu Laboratorium Sentral Ilmu Hayati Universitas Brawijaya (LSIH-UB) memberikan pelayanan yang mengutamakan mutu dan kepuasan customer serta menjamin bahwa pekerjaan pengujian dilaksanakan dengan kejujuran teknis. 4. Pengujian yang dilakukan laboratorium bersifat independen. 3. mengacu pada ISO/IEC 17025-2005. 5. Deskripsi Istilah dan Definisi Rantai pasokan (Supply Chain). teliti. ISO 9001:2008 Klausul 7. Abu : 4 hari 20 hari 98% 15 hari No. Supplier  organization  customer Product Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB dapat berupa penyediaan jasa layanan penelitian dan layanan uji laboratorium berdasarkan mandat yang diberikan oleh pimpinan universitas melalui Rektor UB. Dosen. Pengadaan jasa layanan juga dilakukan untuk implementasi standarisasi sistem manajemen mutu dan sertifikasi ISO 9001:2008. 1.

b. Pengendalian dilakukan dengan kalibrasi alat (MP 00012 04005) sedangkan pemantauan dilakukan dengan pengisian log book penggunaan alat. Menentukan kriteria dan metode yang diperlukan untuk memastikan bahwa proses operasi berlangsung efektif (Lampiran 4).2. Staf manajerial adalah dosen di UB dari beberapa fakultas dengan kompetensi di bidang hayati. Mengambil tindakan yang diperlukan dan melakukan peningkatan berkelanjutan. laboran dan teknisi. adalah : a. 4. Memantau. Tindakan perbaikan dilakukan bila diperlukan dan kemudian ditinjau ulang. Pemantauan layanan uji dilakukan dengan menyebarkan kuisioner terhadap kepuasan customer (MP 00012 04011). 4.6 Pengendalian Peralatan Pemantauan dan Pengukuran LSIH-UB melakukan pengendalian dan pemantauan terhadap peralatan penelitian dan layanan uji.2 Persyaratan Dokumentasi 4.3 Pengendalian Dokumen dan Rekaman LSIH-UB menetapkan dan memelihara prosedur terdokumentasi mengenai pengendalian seluruh dokumen dan catatan perangkat yang terkait Halaman 9 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 . Menjamin ketersediaan sumber daya dan informasi yang diperlukan untuk mendukung kegiatan operasional dan pemantauan proses operasi tersebut (Klausul 6. implementasi dan pengendalian proses kegiatan LSIHUB. 4. Identifikasi dan pengelolaan proses dilakukan untuk memastikan persyaratan yang sesuai telah terpenuhi.2 hal 25). diambil langkah-langkah menentukan Manajer Mutu (MM) dan proses-proses yang dibutuhkan dalam SMM. menerapkan. mendokumentasikan. e.2. ISO 9001:2008 Klausul 7. Dalam rangka menerapkan SMM di Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB. Menentukan urutan dan interaksi proses-proses manajemen (Lampiran 1). memelihara dan melakukan peningkatan berkelanjutan. Hal ini menjadi alat komunikasi efektif dan menjamin konsistensi tindakan untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan persyaratan customer dan peningkatan mutu yang berkelanjutan. Staf laboran dan teknisi adalah SDM hasil rekruitment yang kompeten dan memenuhi persyaratan administrasi sesuai kebutuhan pekerjaan di Laboratorium Sentral Ilmu Hayati. mengukur dan menganalisis proses operasi tersebut (MP 00012 0014).Personil Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB meliputi staf manajerial. c.2.2 Manual Mutu Untuk memberikan gambaran tentang kebijakan dalam pengelolaan LSIH-UB maka dibuat Manual Mutu yang merupakan rangkuman kebijakan organisasi untuk mencapai kebijakan mutu. Sistem Manajemen Mutu 4.1 Persyaratan Umum Manajemen LSIH-UB berkomitmen untuk menjalankan sistem manajemen mutu yang efektif dengan membuat. sasaran mutu dan perencanaan mutu.1 Umum Adanya sistem dokumentasi memungkinkan jaminan keselarasan antara perencanaan. 4. d.

Memastikan ketersediaan sumber daya yang mempengaruhi kegiatan LSIH-UB. Membuat sasaran mutu yang dipahami oleh setiap elemen organisasi secara keseluruhan. Memastikan bahwa proses manajemen yang sesuai telah diterapkan dan sustainable. g. d. kerjasama yang efektif. Untuk itu LSIH-UB berkomitmen untuk: a. Menetapkan dan memelihara kebijakan maupun pencapaian sasaran mutu LSIHUB. serta terpenuhinya persyaratan customer. e. Mendidik seluruh elemen organisasi untuk memenuhi dan bertanggung jawab terhadap manajemen mutu. Konsisten terhadap visi organisasi. b. Tata cara pengendalian dokumen dan rekaman diatur dalam Manual Prosedur Pengendalian Dokumen dan Rekaman. Mengikuti dan mematuhi semua undang-undang dan peraturan yang berlaku. Melakukan sosialisasi komitmen mutu kepada semua elemen organisasi dengan kepemimpinan yang jelas oleh Direktur LSIH-UB. Keberhasilan jangka panjang LSIH-UB menuntut komitmen menyeluruh tentang standar kinerja dan produktivitas yang tinggi. Menginformasikan sasaran mutu dan kinerja LSIH-UB kepada seluruh elemen organisasi dan pihak terkait.dengan persyaratan SMM. mengambil keputusan untuk bertindak berdasarkan kebijakan dan perbaikannya. Memastikan bahwa Sistem Manajemen Mutu yang efektif dan efisien telah diterapkan dan dipelihara agar sasaran mutu tercapai. Manajemen LSIH-UB melaksanakan tanggung jawabnya untuk: a. c. Mensosialisasikan kebijakan dan sasaran mutu di LSIH-UB untuk meningkatkan kesadaran. kesediaan untuk menyerap gagasan-gagasan baru serta keinginan untuk belajar secara berkelanjutan. b. Meninjau ulang sistem manajemen mutu secara berkala. c.01/LSIH. maka dalam pelaksanaannya diupayakan untuk : a. d. Mengadopsi pandangan ke depan terhadap kebijakan yang berdampak terhadap mutu. Menjalankan konsep peningkatan mutu berkelanjutan dan melakukan yang terbaik dalam mengatur sumber daya yang diperlukan untuk mencapai sasaran mutu. motivasi dan keterlibatannya DP/4. Direktur LSIH-UB memperhatikan komitmen terhadap mutu dan faktor yang mempengaruhi keberhasilan sasaran mutu. f. Tanggung Jawab Manajemen 5. c. Kebijakan mutu di LSIH-UB didasarkan pada komitmen untuk menghasilkan produk dengan hasil terbaik.1 Komitmen Manajemen Direktur LSIH-UB memberikan komitmennya sehubungan dengan pengembangan penerapan sistem manajemen mutu dan meningkatkan efektivitasnya secara berkelanjutan berdasarkan prinsip manajemen mutu. MP 00012 04001. Memastikan bahwa mandat yang diberikan kepada LSIH-UB dilaksanakan oleh seluruh jajaran Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB. b.6. Halaman 10 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 . sehingga sasaran mutu tercapai. e. d.1. Agar kebijakan mutu dapat dikomunikasikan oleh Direktur LSIH-UB secara efektif. 5.

Selain itu keterpaduan sistem manajemen mutu akan tetap dipelihara meskipun ada perubahan pada sistem manajemen mutu. Meminimalkan aktivitas LSIH-UB yang tidak sesuai dengan visi misi atau kontra produktif dengan fungsi Laboratorium Sentral Ilmu Hayati.e. ditetapkan untuk fungsi dan tingkat yang relevan dalam organisasi. mengkomunikasikan dan meninjau kesesuaiannya secara terus menerus. pihak yang terlibat. Menjadikan LSIH-UB sebagai Laboratorium Sentral Ilmu Hayati yang memenuhi kriteria ISO 9001:2008. 5. Sasaran ini harus disebarluaskan secara efektif pada seluruh jajaran LSIH-UB diikuti dengan tanggung jawabnya untuk mencapai sasaran yang ditetapkan untuk setiap bidang terkait. d. Meminimalkan kesenjangan ekspektasi customer akibat ketidaksesuaian aktivitas LSIH-UB dengan kebutuhan customer. pengendalian proses. Ditujukan untuk peningkatan mutu berkelanjutan dan kesesuaiannya untuk memenuhi kepuasan customer.2. serta pencapaian sasaran dan peningkatan mutu berkelanjutan. Perencanaan mutu (quality planning) dilakukan dengan menyusun rencana kegiatan berikut tahapan proses. Halaman 11 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 . b.4. Sasaran ini harus ditinjau secara periodik dan direvisi sesuai keperluan. antara yang direncanakan dengan yang diterapkan.1 dan 8. penyediaan sumber daya. Meningkatkan peran LSIH-UB dalam penyelenggaraan kegiatan penelitian dan layanan uji. 5. Direktur LSIH-UB memastikan bahwa rencana sistem manajemen mutu dijalankan dalam rangka memenuhi persyaratan yang diberikan pada sasaran mutu.2 Perencanaan SMM Dalam perencanaan sistem manajemen mutu.2 Fokus Pada Pelanggan Direktur memastikan bahwa persyaratan customer telah ditetapkan guna meningkatkan kepuasan customer sesuai klausul 7. 5. Laporan kemajuan dipresentasikan secara periodik dalam rapat bulanan sehingga kegagalan dapat dihindari melalui penetapan alternatif pemecahan masalah.1 Sasaran Mutu Dalam menentukan sasaran mutu. pengukuran dan pemantauan proses.4. Sasaran mutu LSIH-UB adalah: a. Sasaran mutu ditetapkan secara terukur. sasaran mutu ditetapkan dan dibuat konsisten dengan kebijakan mutu. Direktur LSIH-UB harus memastikan bahwa sasaran mutu termasuk yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan produk. c.4 Perencanaan 5.1. Laporan tertulis yang terdokumentasi baik tersebut menunjukkan komitmen Direktur LSIH-UB pada peningkatan mutu berkelanjutan.2. Sejak tahap perencanaan kegiatan. 5. sumber daya yang dibutuhkan berikut target indikator keberhasilan.3 Kebijakan Mutu Direktur memastikan bahwa kebijakan mutu sesuai dengan sasaran organisasi. Perencanaan sistem manajemen mutu berhubungan dengan identifikasi. operasi.

5. Wewenang dan Komunikasi 5. termasuk kebijakan mutu dan sasaran mutu. umpan balik dari customer.5.3. b. Komunikasi internal dapat didelegasikan kepada Kepala Divisi. Wakil Manajemen Direktur LSIH-UB menunjuk Manajer Mutu yang diluar tanggung jawabnya memiliki tanggung jawab dan wewenang: a. Manajemen juga dituntut untuk mengkomunikasikan hasil pencapaian sasaran mutu dan evaluasi pencapaiannya serta pemenuhan kepuasan customer (MP 00012 04012). kinerja proses dan kesesuaian produk terkait.5 Tanggung Jawab. perubahan yang dapat mempengaruhi sistem manajemen mutu serta rekomendasi untuk peningkatan mutu. Komunikasi ini juga mencakup komunikasi dengan pihak dalam dan luar organisasi. 5. Adanya etika. (DP/5. Komunikasi Internal Komunikasi yang efektif dan efisien tentang kebijakan mutu.01/9001/LSIH Rekaman hasil kaji ulang manajemen 9001). setiap elemen dalam organisasi dituntut untuk berkontribusi dalam peningkatan mutu. 5.5. diterapkan dan dipelihara.6. Deskripsi tugas yang terkait dengan SMM ditetapkan dan diterapkan pada keseluruhan struktur organisasi.5. tanggung jawab pada dua bidang bertujuan untuk memfasilitasi manajemen mutu yang efektif dan komunikatif. didokumentasikan serta ditindaklanjuti. Memastikan bahwa kebutuhan customer (pengguna Laboratorium Sentral Ilmu Hayati) terkait layanan LSIH-UB telah dirumuskan dan dikomunikasikan pada seluruh jajaran staf Laboratorium Sentral Ilmu Hayati sehingga secara sinergis pihak terkait peduli untuk memenuhinya. Halaman 12 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 .2. c. status dari tindakan pencegahan dan perbaikan.3.6 Tinjauan Manajemen Manajemen LSIH-UB meninjau sistem manajemen mutu organisasi secara periodik untuk memastikan kesesuaian.01/LSIH). tindak lanjut dari tinjauan manajemen sebelumnya. Memastikan bahwa proses yang dibutuhkan untuk sistem manajemen mutu dibuat.1 Tanggung Jawab dan Wewenang Direktur LSIH-UB memastikan bahwa tanggung jawab dan wewenang setiap pihak pelaksana kegiatan Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB telah ditetapkan serta dikomunikasikan. perbaikan dan perubahan kebutuhan sistem manajemen mutu. persyaratan. (MP 00012 04012).5.14. hubungan. Pelaporan dilakukan dalam rapat manajemen. kecukupan dan efektivitas yang berkelanjutan. Untuk pencapaian kebijakan dan sasaran mutu. Melaporkan kepada direktur tentang kinerja sistem manajemen mutu dan kebutuhan untuk koreksi. sasaran dan kinerja dalam sistem manajemen mutu ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja organisasi dan semua elemen organisasi mencapai sasaran yang ditargetkan. perbaikan produk yang sesuai dengan keinginan customer dan sumber daya yang dibutuhkan (DP/4. Input untuk tinjauan manajemen meliputi : hasil audit. Sedangkan output dari tinjauan manajemen meliputi keputusan dan tindakan yang berhubungan dengan perbaikan yang efektif dari dalam manajemen mutu dan prosesnya. Rekaman dari tinjauan manajemen dipelihara dengan baik. Tinjauan ini memberi peluang untuk peningkatan. Rekaman hasil dari tinjauan manajemen dicatat.0.

6.2. Pelatihan Dan Keterampilan Personil) 3.1 Umum Setiap personel yang terlibat dalam LSIH-UB sangat berpengaruh besar terhadap mutu produk. kursi dan lemari dokumen.5. 2. 4. Pengelolaan Sumber Daya 6. voice recorder. alat komunikasi (telepon. kinerja dan tindakan yang dilakukan. prasarana yang disediakan meliputi peralatan laboratorium.1 Manajemen Sumber Daya Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB menentukan dan menjamin ketersediaan sumber daya yang dibutuhkan dengan tujuan menerapkan.3.2. ketrampilan dan pengalaman kerja (MP 00012 04001). ketrampilan dan pengalaman yang sesuai dengan pekerjaannya. papan tulis. maka LSIH-UB: 1. Direktur LSIH-UB akan selalu memastikan bahwa kompetensi dan pengalaman yang dibutuhkan sesuai dengan standar kinerja organisasi yang efektif. setiap personel memiliki kompetensi berdasarkan pelatihan. Memastikan keterlibatan dan kepedulian tiap personil dengan kontribusinya dalam usaha pencapaian sasaran mutu. scanner. ruang laboratorium.3 Prasarana Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB menyediakan dan memelihara beberapa infrastruktur yang diperlukan untuk mempermudah organisasi dalam pencapaian sistem manajemen mutu.2. Di dalam organisasi LSIH-UB. ruang staf. 6. dan produktif (DP 5. Sarana yang dibutuhkan meliputi front office.4. Pelatihan. internet). printer.6. Hal ini termasuk sumber daya yang digunakan untuk menjalankan dan meningkatkan sistem manajemen.5. Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB telah membuat rencana pengembangan sumber daya sesuai dengan visi LSIH-UB. fax. Mengadakan pelatihan bagi anggota baru dan pendampingan bagi pemula untuk mencapai kompetensi yang diperlukan.0/LSIH (Prosedur Pendidikan. 5.3.2 Kompetensi. yang penggunaannya diupayakan untuk meningkatkan efektivitas kinerja organisasi. Pemeliharaan rekaman sesuai dengan pelatihan. dinamis. kondusif. komputer. software. Menempatkan personel yang sesuai dengan kompetensinya pada bidang yang relevan sehingga mutu produk terjamin (DP/5. Seluruh personil LSIH-UB bertanggung jawab untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman.2. 6. Infrastruktur mencakup sarana dan prasarana. kamera. dan Kepedulian Untuk memenuhi tuntutan terhadap tanggung jawab sebagaimana ditetapkan dalan SMM. Mengevaluasi efektivitas proses. Lingkungan Kerja Dalam penetapan infrastruktur pertimbangan sebagai berikut : Manual Mutu LSIH-UB 2012 dan lingkungan kerja digunakan Halaman 13 dari 24 . memelihara sistem manajemen mutu dan terus menerus mengembangkan dan memperbaiki efektivitasnya. 6.01). ruang seminar dan ruang sidang.01/LSIH). Sementara itu. meja. Prosedur pelatihan personel diatur dalam PRM/5.2 Sumber Daya Manusia dan Pelatihan 6. kepuasan customer dan pihak lain yang terkait.

mutu layanan. Perencanaan realisasi produk berjalan sesuai dengan persyaratan proses lainnya dari sistem manajemen mutu.1 Perencanaan Realisasi Produk Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB telah merancang spesifikasi produk dan telah merencanakan proses yang diperlukan untuk merealisasikannya. sasaran. Mekanisme dan standar yang dilaksanakan. Sasaran dan persyaratan mutu bagi produk. c. pihak manajemen terlebih dahulu meninjau permintaan customer untuk memastikan pemenuhan mekanisme dan standar yang disesuaikan dengan kemampuan organisasi. kecepatan. kemampuan pengadaan dan pemeliharaan.2 Proses yang Berhubungan dengan Customer 7. b. keamanan dan pembaharuan. b. inspeksi. pemantauan. Menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk menjadi bukti bahwa proses menghasilkan produk yang memenuhi persyaratan. Kebutuhan untuk penetapan proses. c. ketepatan waktu proses.1 Penetapan Persyaratan yang Berkaitan dengan Produk Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB telah menentukan mekanisme dan standar realisasi produk dan meninjau ulang mekanisme dan standar tersebut secara periodik. kegiatan pengujian khusus dan kriteria untuk penerimaan produk.2. Mekanisme dan standar yang tidak ditentukan tetapi dibutuhkan pada realisasi produk. c. LSIH-UB memiliki kemampuan untuk memenuhi mekanisme dan standar yang sudah ditentukan. 7. Dalam perencanaan realisasi produk. LSIH-UB menentukan: a. Kesesuaian sarana dan prasarana tersebut dengan fungsi. b. d. kuantitas dan akuntabilitas. d. Mekanisme dan standar produk sudah didefinisikan. Tinjauan ini dilakukan sebelum organisasi memenuhi janji untuk menyampaikan produk ke customer. Untuk itu. Mekanisme dan standar dari undang-undang dan peraturan yang berhubungan dengan produk.1. kinerja. Melakukan verifikasi.2 Tinjauan Persyaratan yang Berkaitan dengan Produk Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB meninjau mekanisme dan standar yang berhubungan dengan produk. pembiayaan operasional. validasi.2. LSIH-UB telah menetapkan hal-hal sebagai berikut: a. Ada kejelasan jika mekanisme dan standar proses berbeda antara yang dinyatakan sebelumnya dengan yang direalisasikan. 2. Halaman 14 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 . LSIH-UB menentukan mekanisme dan standar lainnya. mencakup ketersediaan. Bukti laporan hasil uji 7. Realisasi Produk 7. Dalam hal ini harus dipastikan bahwa : a. 7. Sebelum menentukan dan menetapkan peraturan. dokumentasi dan penyediaan sumber daya untuk menghasilkan produk. Mengevaluasi sumber daya yang diperlukan untuk keberlangsungan kinerja.

Mengidentifikasi ruang lingkup dan sasaran. Perencanaan Desain dan Pengembangan Dalam rangka melakukan desain produk. Menetapkan jangka waktu.5 Verifikasi Desain dan Pengembangan Verifikasi dilakukan sesuai dengan pengaturan yang direncanakan untuk memastikan bahwa lingkup uji produk ataupun layanan yang dikeluarkan telah memenuhi persyaratan. Persyaratan peraturan perundangan yang berlaku 7. dipelihara untuk menjawab kebutuhan dan harapan pengguna maupun pihak yang berkepentingan lainnya. 7. c. Menugaskan personel yang memiliki kualifikasi dan bertanggung jawab untuk perencanaan desain. Rekaman hasil validasi dan setiap tindakan yang diperlukan disimpan dalam rekaman hasil verifikasi (DP /5.3. 7. Organisasi merencanakan dan mengendalikan desain produk dengan menentukan: a. dasar dari aktivitas verfikasi dan pengesahan desain. d. c. Halaman 15 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 .01/LSIH). e.4 Tinjauan Desain dan Pengembangan Produk pengembangan ditinjau secara sistematis untuk menilai kemampuan memenuhi kebutuhan customer dan mengidentifikasi setiap masalah yang kemungkinan timbul untuk dilakukan tindakan yang diperlukan.5.1. 7. diterapkan. Informasi produk dengan membuat brosur yang disediakan di front office. Dilakukan identifikasi masalah sebagai tindakan pencegahan apabila ditemukan ketidaksesuaian produk yang dihasilkan.7. pengujian produk serta kriteria produk yang diterima. f.2.3. Menyiapkan sarana pendukung yang diperlukan.01/LSIH. Direktur LSIH-UB memastikan bahwa keperluan proses perancangan telah dirumuskan.3. Dalam melakukan perencanaan dan pengembangan desain. Tinjauan. g. b. Keluaran produk dan pengembangan harus memenuhi persyaratan yang berlaku.3. b. Pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan layanan produk. frekuensi. 7.2 Masukan Desain dan Pengembangan Organisasi mengadakan rapat dengan melibatkan bidang terkait untuk memastikan keefektifan komunikasi dan kejelasan tanggung jawab yang diemban. Menetapkan metode pengukuran.3 Keluaran Desain dan Pengembangan Produk laboratorium berupa lingkup pengujian ataupun penggunaan peralatan laboratorium harus disetujui rapat staf sebelum dikeluarkan. verifikasi dan validasi yang sesuai untuk tiap tahapan desain. Tanggung jawab dan wewenang dari desain. Umpan balik dan pengaduan customer direkam dalam DP/4. b.3 Komunikasi Customer Laboratorium menetapkan dan menerapkan pengaturan yang efektif untuk komunikasi dengan customer berkaitan dengan: a.3 Desain Produk 7.2. instruksi yang harus dilakukan : a.4.3.8. Tahap desain dan pengembangan. Menyusun jadwal pekerjaan yang berurutan atau dan paralel. c.

Halaman 16 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 .4.6 Pengendalian Peralatan.5.01/LSIH.0/LSIH). 7.7. Menerapkan pemantauan dan pengukuran keberhasilan.4 Milik Customer Laboratorium memelihara sampel milik customer sesuai dengan prosedur yang berlaku di laboratorium (PRM/5. Menentukan pemantauan dan pengukuran keberhasilan proses produksi. Untuk itu.5. d.5. LSIH-UB mengidentifikasi setiap komponen dan produk dari setiap proses produksi sampai pengiriman ke customer (Lampiran 3). 7. 7.1 Pengendalian Produksi dan Penyediaan Jasa Untuk merencanakan dan melaksanakan pengendalian proses produksi LSIH-UB melakukan hal-hal sebagai berikut : a. faktor yang sangat penting dalam pencapaian tujuan tersebut adalah menjamin bahwa semua kebutuhan yang digunakan dalam proses produksi sesuai dengan spesifikasi mutu yang ditetapkan LSIH-UB termasuk didalamnya informasi produk dan verifikasi produk yang dibeli (PRM/4. e.3 Identifikasi Laboratorium mengidentifikasi lingkup pengujian dan layanan penelitian berkaitan dengan metode dan keabsahan yang masih berlaku (PRM/5. Validasi harus menunjukkan kemampuan proses mencapai hasil yang direncanakan yang mencakup peralatan dan kualifikasi personil dan penggunaan metode (PRM/5.6.0/LSIH).6. Pemantauan dan Pengukuran Keberhasilan Memperhatikan bahwa produk yang dihasilkan LSIH-UB adalah sertifikat hasil uji maka LSIH-UB melakukan evaluasi kinerja (MP.0/LSIH).5. Menyediakan informasi yang menggambarkan karakteristik produk.5 Proses Produksi Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB merencanakan dan melaksanakan produksi di bawah kondisi terkendali.3. c. Mengadakan pemantauan dan pengukuran keberhasilan. LSIH-UB: a.8. b. 7.0/LSIH). Menggunakan peralatan kerja yang sesuai. 7.3.4 Pembelian Untuk menghasilkan produk yang bermutu dalam memenuhi kepuasan customer. Pengendalian Perubahan Desain dan Pengembangan Perubahan lingkup pengujian dan layanan penelitian dievaluasi. Menyediakan Manual Prosedur dan Instruksi Kerja. Rekaman hasil tinjauan perubahan dan setiap tindakan yang diperlukan direkam dalam MP 00012 04013.9. Validasi Desain dan Pengembangan Validasi dilakukan untuk memastikan bahwa produk layanan dan lingkup pengujian yang dihasilkan mampu memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Rekaman hasil validasi direkam dalam DP /5. 7. 7.7. 7.2 Validasi Proses Produksi dan Penyediaan Jasa Laboratorium melakukan validasi setiap lingkup pengujian dan layanan penelitian.5.9. 00012 04011) dengan kuisioner dan feedback sebagai alat untuk mengukur keberhasilan mekanisme dan standar layanan.

1 Kepuasan Customer Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB menentukan metode yang diperlukan dan digunakan untuk melakukan pengukuran kinerja sistem manajemen mutu dalam organisasi yang menjadi variabel terikat adalah kepuasan customer. Pengukuran kinerja organisasi mencakup:  Pengukuran dan evaluasi produk. Hasil analisis pengukuran digunakan sebagai alat komunikasi informasi. Efektivitas dan efisiensi komunikasi dengan customer perlu diukur untuk menentukan informasi secara jelas. Pengukuran. Metode pengukuran perlu secara periodik ditinjau dan data yang ada diverifikasi supaya tetap akurat dan lengkap. LSIH-UB menetapkan agar kinerja organisasi diukur hingga mencapai efektivitas dan efisiensi yang ditentukan. c. Pengukuran dan informasi yang dihasilkan adalah esensial yang digunakan sebagai dasar peningkatan kinerja dan atau pengambilan keputusan. Mengumpulkan data pengukuran.2 Pemantauan dan Pengukuran 8.2. kesesuaian sistem manajemen dan melakukan peningkatan berkelanjutan yang efektif.  Pencapaian sasaran sistem manajemen mutu. analisis dan pengembangan untuk menjamin kesesuaian produk. Mengadakan pemantauan dan pengukuran yang dibutuhkan untuk menyediakan bukti-bukti kesesuaian produk yang ditetapkan. f. c. d. analisis dan perbaikan pelayanan.  Pencapaian usaha perbaikan secara berkelanjutan. h. analisis. Analisis Dan Perbaikan 8.  Kemampuan proses. Dalam melakukan pengukuran. e. efisiensi dan adaptibilitasnya. Menggunakan teknik analisis statistik yang relevan untuk membantu pemahaman dan interpretasi hasil verifikasi pengukuran. pihak manajemen membuat ketentuan sebagai berikut : a.1 Umum Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB merencanakan dan menerapkan proses pemantauan. LSIH-UB memantau tindakan peningkatan dan penerapannya sebagai input melalui tinjauan manajemen untuk meningkatkan kinerja organisasi. kemudian dianalisis dan disajikan menjadi informasi. 8. peningkatan produk dan prosesnya perlu digunakan dalam menetapkan sasaran yang tepat. Pemantauan dan pengukuran pencapaian sasaran mutu menjadi faktor penting untuk meningkatkan motivasi kerja dan inovasi secara berkelanjutan. g.  Kepuasan customer. pengukuran. Pengukuran kepuasan customer perlu difokuskan sebagai salah satu prioritas untuk mengevaluasi kinerja organisasi. Pengukuran kinerja harus fokus pada faktor yang menjadi kunci perbaikan efektivitas. Kepuasan customer dapat dipantau melalui kuisioner Halaman 17 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 . Pengukuran. Melakukan evaluasi hasil pemantauan dan pengukuran kinerja untuk digunakan pada kaji ulang proses.b. 8. b.

seleksi auditor dan pelaksanaan audit harus dapat memastikan sasaran dan kejujuran dari proses tersebut.3 Pengendalian Produk yang Tidak Sesuai Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB memastikan bahwa produk yang tidak sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan akan dicegah penggunaannya. Kriteria. Prosedur audit interal diatur dalam MP 00012 04002. 8. Metode tersebut dapat mengukur mutu proses dan capaian hasil yang telah ditargetkan. Pengendalian meliputi identifikasi. Klarifikasi informasi dilakukan secara sampling dan pemantauannya dilakukan secara rutin. Frekuensi pengumpulan dan tinjauan analisis data yang relevan. frekuensi dan metode audit telah ditentukan. Manajemen yang bertanggung jawab untuk lingkup yang diaudit harus memastikan bahwa tindakan yang dilakukan tidak tertunda sehingga hal ini menghilangkan deteksi ketidaksesuaian dan penyebabnya.2.3 Pemantauan dan Pengukuran Proses LSIH-UB menggunakan metode yang tepat untuk pemantauan dan pengukuran proses sistem manajemen mutu. Memenuhi persyaratan standar internasional dan persyaratan sistem manajemen mutu yang ditetapkan organisasi. Pengendalian dilakukan oleh Manajer Teknis LSIH-UB dibantu oleh Kepala Divisi dengan menetapkan dan memelihara prosedur terdokumentasi untuk menangani hal ini. c. 8. evaluasi. maka akan dilakukan koreksi dan tindakan pencegahan yang tepat sehingga kesesuaian produk terjamin (MP 0012 04004). Dalam pengukuran kinerja sistem manajemen yang mengacu pada kepuasan customer. termasuk mempertimbangkan hasil audit sebelumnya. b.2.4 Pemantauan dan Pengukuran Produk Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB memantau dan mengukur karakteristik produk untuk memastikan jika persyaratan produk telah terpenuhi. b. Hasil audit dan bukti kesesuaian kinerja dengan kriteria yang ditetapkan harus dipelihara (MP 00012 04002).2 Audit Internal Organisasi merencanakan program audit internal dengan proses yang tepat sesuai lingkup audit. Auditor tidak boleh mengaudit pekerjaannya sendiri. yaitu : a. Dipelihara dan diterapkan secara efektif. Sesuai dengan perencanaan yang disusun. Pengumpulan data komprehensif dan mencakup sumber informasi terkait. c. Hasil audit dicatat dalam prosedur yang terdokumentasi. Hal ini dilaksanakan pada penanggung jawab proses realisasi produk menurut pengaturan yang sudah direncanakan. Audit internal dilakukan oleh PJM minimal 1 kali dalam setahun. Bila hasil yang direncanakan tidak tercapai.tervalidasi yang secara rutin disampaikan kepada customer (MP 00012 04011). Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB menjadwalkan rencana audit internal tiap 1 tahun sekali untuk memastikan kesesuaian SMM dengan kinerja laboratorium. 8. 8. pemisahan dan Halaman 18 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 .2. lingkup. diterapkan persyaratan sebagai berikut : a. dokumentasi.

2 Tindakan Koreksi dan Pencegahan Tindakan korektif dan pencegahan dilakukan untuk mengurangi kemungkinan ketidaksesuaian dan mencegah ketidaksesuaian terulang kembali. Data dihasilkan dari pemantauan. analisis data.5. c. Pengendalian dilakukan dengan: a. Karakteristik dan kecenderungan proses maupun produk. 8. serta pemberitahuan kepada bidang terkait. Halaman 19 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 . termasuk tindakan pencegahan dan korektif. Melakukan tindakan pencegahan pemakaian produk yang tidak sesuai (MP 00012 04003). Mengambil tindakan untuk menghilangkan penyebab ketidaksesuian.5. Tindakan korektif dan pencegahan harus sesuai dengan penyebab ketidaksesuaian dan akar penyebab masalah yang ditemukan. b.disposisi produk-produk yang tidak sesuai. tindakan korektif dan pencegahan serta tinjauan manajemen.4 Analisis Data Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB menentukan. sasaran mutu.5 Perbaikan 8. Hasil tindakan korektif dan pencegahan dicatat dan ditinjau untuk menjamin kesesuaian produk yang dihasilkan. pengukuran dan dari sumber lainnya yang relevan.1 Perbaikan Berkelanjutan Laboratorium Sentral Ilmu Hayati UB melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap efektivitas SMM melalui penggunaan kebijakan mutu. mengumpulkan dan menganalisis data yang tepat dan akurat untuk memperlihatkan kesesuaian dan efektivitas sistem manajemen mutu serta mengevaluasi efektivitas peningkatan berkelanjutan. Menetapkan prosedur terdokumentasi yang mendefinisikan proses-proses yang terlibat dalam pengendalian produk yang tidak sesuai. 8. Analisis data harus menyediakan informasi yang berhubungan dengan : a. b. hasil audit. Kesesuaian dengan persyaratan produk. c. Kepuasan customer. 8.

Proses Sistem Manajemen Mutu Yang Berlaku Di LSIH-UB PROSES SISTEM MANAJEMEN MUTU MANUAL MUTU CUSTOMER PENGENDALIAN DOKUMEN PENGENDALIAN PRODUK YANG TIDAK SESUAI PROSES OPERASIONAL Proses Sistem Manajemen Mutu yang berlaku di LSIH-UB. Manual mutu dilakukan evaluasi dan perbaikan berdasarkan kepada proses operasional laboratorium dan umpan balik dari customer. Halaman 20 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 .Lampiran 1.

dan umpan balik customer. Proses Organisasi Dalam Perencanaan.Lampiran 2. Dalam pelaksanaan SMM selalu mengacu pada hasil audit internal dan pengembangan. implementasi dan perbaikan SMM di LSIH-UB. Halaman 21 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 . Implementasi Dan Perbaikan Sistem Mutu Di LSIH-UB Proses Organisasi dalam perencanaan. kaji ulang. implementasi dan perbaikan sistem mutu di LSIH-UB CUSTOMER PELAKSANAAN PERENCANAAN AUDIT DAN PENGEMBANGAN KAJI ULANG Proses organisasi dalam perencanaan.

Lampiran 3. Evaluasi dilakukan berdasarkan pada audit internal dan eksternal untuk mencapai akreditasi. Sistem ini berlaku setiap tahun. Skema SMM LSIH-UB Dalam Menuju Akreditasi ISO 9001:2008 Skema SMM LSIH-UB dalam menuju Akreditasi ISO 9001:2008 MANAGEMENT SYSTEM ADMINISTRATIVE LABORATORY PROCESS INTERNAL AUDIT NO MANAGEMENT REVIEWS YES ACCREDITATION Skema SMM LSIH-UB dalam menuju akreditasi ISO 9001:2008. Halaman 22 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 .

analisis dan pembuatan laporan Sertifikat hasil uji Customer (proposal/ surat ijin) Persetujuan dan pelaksanaan penelitian laboratorium Surat keterangan bebas lab Customer (Form pendaftaran) Persetujuan dan pelaksanaan Pelatihan/Training/Workshop atau Magang/Pencangkokan Penelitian Sertifikat Halaman 23 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 .Lampiran 4. Alur Proses Bisnis Produk LSIH-UB Customer (sampel) Proses penerimaan.

0/LSIH PM/1.2.4 Lembar pengesahan Daftar isi Kebijakan mutu Tujuan dan Ruang Lingkup Struktur organisasi Acuan normatif Deskripsi istilah dan definisi Sistem manajemen mutu Tinjauan Manajemen Ketersediaan sumber daya Sumber daya manusia dan pelatihan Infrastruktur dan lingkungan kerja Klausul i Klausul iv PM/4.1 Klausul 6.3 PM/5.4 Kalusul 7.2/LSIH PM/5.1/LSIH PM/2.0/LSIH PM/4.2 PM/5.6 Pembelian Pengendalian.3 PM/4.3/LSIH Klausul 7. pemantauan dan pengukuran Pemantauan dan pengukuran Pengendalian produk yang tidak sesuai PM/4.3 2 3 4 Klausul 5.14/LSIH PM/4.2 Klausul 8.6/LSIH PM/5.9/LSIH Kondisi akomodasi dankondisi lingkungan Pembelian jasa dan perbekalan Metode pengujian.0/LSIH PM/3.2/LSIH Klausul 6.Lampiran 5.10/LSIH ISO 17025 Lembar pengesahan Daftar isi Persyaratan Manajemen Ruang Lingkup Organisasi Acuan normatif Istilah dan definisi Sistem manajemen mutu Peningkatan sistem manajemen Personil Personil Klausul 6. Acuan Silang Nominal ke ISO 17025 ISO 9001 Klausul i Klausul v 00 1.0/LSIH PM/4.2/LSIH PM/4.4/LSIH Klausul 8.1 1. verifikasi dan validasi metode Audit internal Pengendalian pekerjaan pengujian yang tidak sesuai Halaman 24 dari 24 Manual Mutu LSIH-UB 2012 .

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->