P. 1
Bagian Bagian Sel

Bagian Bagian Sel

|Views: 33|Likes:
Publicado porWardy Aceh

More info:

Published by: Wardy Aceh on Nov 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

1.

Membran Sel Membran sel (bahasa Inggris: cell membrane, plasma membrane, plasmalemma) adalah fitur universal yang dimiliki oleh semua jenis sel berupa lapisan antarmuka yang disebut membran plasma, yang memisahkan sel dengan lingkungan di luar sel,[1] terutama untuk melindungi inti sel dan sistem kelangsungan hidup yang bekerja di dalam sitoplasma. Salah satu fungsi dari membran sel adalah sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah. Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain ialah molekul hidrofobik (CO2, O2), dan molekul polar yang sangat kecil (air, etanol). Sementara itu, molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa), ion, dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel.

2. Mitokondria Mitokondria, kondriosom (bahasa Inggris: chondriosome, mitochondrion, plural:mitochondria) adalah organel tempat berlangsungnya fungsi respirasi sel makhluk hidup, selain fungsi selular lain, seperti metabolisme asam lemak, biosintesis pirimidina, homeostasis kalsium, transduksi sinyal selular dan penghasil energi[1] berupa adenosina trifosfat pada lintasan katabolisme. Peran utama mitokondria adalah sebagai pabrik energi sel yang menghasilkan energi dalam bentuk ATP. Metabolisme karbohidrat akan berakhir di mitokondria ketika piruvat di transpor dan dioksidasi oleh O2¬ menjadi CO2 dan air. Energi yang dihasilkan sangat efisien yaitu sekitar tiga puluh molekul ATP yang diproduksi untuk setiap molekul glukosa yang dioksidasi, sedangkan dalam proses glikolisis hanya dihasilkan dua molekul ATP. Proses pembentukan energi atau dikenal sebagai fosforilasi oksidatif terdiri atas lima tahapan reaksi enzimatis yang melibatkan kompleks enzim yang terdapat pada membran bagian dalam mitokondria. Proses pembentukan ATP melibatkan proses transpor elektron dengan bantuan empat kompleks enzim, yang terdiri dari kompleks I (NADH dehidrogenase), kompleks II (suksinat dehidrogenase), kompleks III (koenzim Q – sitokrom C reduktase), kompleks IV (sitokrom oksidase), dan juga dengan bantuan FoF1 ATP Sintase dan Adenine Nucleotide Translocator (ANT) [Wallace, 1997]

nuklease. ataupun sulfatase. dan autofagi. glikosidase. Setelah itu.[1] Ribuan filamen aktin disusun sejajar satu sama lain di sepanjang sel otot yang diselingi dengan filamen yang lebih tebal yang terbentuk dari protein yang disebut miosin. Satu enzim hidrolitik mengandung banyak oligosakarida sehingga dapat mengandung banyak residu M6P. Kemudian terdapat enzim kedua yang memotong GlcNac sehingga membentuk M6P. Mikrofilamen Mikrofilamen atau filamen aktin adalah bagian dari kerangka sel (sitoskeleton) yang berupa batang padat berdiameter sekitar 7 nm dan tersusun atas protein aktin. lipase. Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. Fungsinya untuk alat kontraksi sel otot. 4. Semua enzim tersebut aktif pada pH 5. fosfolipase. fosfatase. Berfungsi untuk mengikat enzim hidrolitik secara spesifik dan menambah GlcNacfosfat ke enzim. dari cis Golgi. organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease. yaitu suatu protein globular. Lisosom Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. enzim hidrolitik ini akan ditransfer ke trans Golgi. Fungsi utama lisosom adalah endositosis. fagositosis. Di dalamnya.3.[1] Kontraksi otot terjadi akibat .

mikrofilamen dan miosin yang saling melncur melewati yang lain. yang akan memperpendek selnya. Mikrotubulus berkelompok membentuk 3 mikrotubulus yang tersusun secara paralel. Struktur ini sering disebut sebagai "Struktur 9+2".2 μm dan panjangnya 0. Sebelum sel membelah. tetapi agak miring. Sentriol dan Silia Silia adalah benang tipis setebal 0. Sentriol berfungsi membentuk benang spindel untuk memisahkan kromosom. Sentriol adalah struktur berbentuk tabung yang terbentuk dari mikrotubulus dengan lebar 0. kemudian gelendong terbentuk 6. Sembilan kelompok semacam ini membentuk dinding sentriol. Dinding dari silia adalah 9 pasang mikrotubulus dan bagian tengah dari benang ini adalah 2 mikrotubulus yang tidak berpasangan.4 μm. Tiap kelompok tidak tegak lurus dengan inti tabung. Silia berfungsi menggerakkan fluida di permukaan sel dan menggerakkan sel di dalam fluida. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linier panjang yang . Fungsinya adalah menarik kromatid menuju kutub pembelahan.25 μm dengan bundel mikrotubulus di bagian intinya. yang biasa disebut axoneme. Nukleus Nucleus adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. 5. sentrosom berduplikasi menghasilkan dua sentriol dan masing-masing berpindah ke sisi berlawanan pada nukleus.

Retikulum Endoplasma merupakan bagian sel . 7.3 tergantung spesiesnya. serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai. Fungsinya adalah sebagai tempat pembuatan protein yang akan digunakan untuk membuat ribosom dan juga sebagai tempat menggandakan sintesis RNA 8. Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. dijalankan.membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein. Nukleolus Nukleolus adalah butiran bersifat asam yang terletak di inti sel. memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel. sebagai tempat sintesis ribosom. Jumlahnya bisa 1. nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel. Selain itu. atau endoplasmic reticula) adalah organel yang dapat ditemukan pada semua sel eukariotik. Retikulum Retikulum Endoplasma (RE. dan diakhiri.2. tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA.

Membran ini berhubungan langsung dengan selimut nukleus atau nuclear envelope Retikulum endoplasma mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut. 3. Membentuk dinding sel tumbuhan 4. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. 4) Menetralkan racun (detoksifikasi). Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. 2) Menampung protein yang disintesis oleh ribosom untuk disalurkan ke kompleks Golgi dan akhirnya dikeluarkan dari sel (RE kasar). 5. 10-9 meter). Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel . Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut. 1) Mensintesis lemak dan kolesterol (RE kasar dan RE halus). Badan Golgi Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi. Fungsi badan golgi: 1. 2. Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom. Membentuk membran plasma. Di sekitar Retikulum Endoplasma adalah bagian sitoplasma yang disebut sitosol. kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. berisi enzim dan bahan-bahan lain. 9. 3) Transportasi molekul-molekul dari bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain (RE kasar dan RE halus). Retikulum Endoplasma sendiri terdiri atas ruanganruangan kosong yang ditutupi dengan membran dengan ketebalan 4 nm (nanometer.yang terdiri atas sistem membran. misalnya RE yang ada di dalam sel-sel hati. dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Tempat untuk memodifikasi protein 6. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma.

Untuk membentuk lisosom .7.

You're Reading a Free Preview

Descarga
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->